Showing posts with label Hal Wisata. Show all posts
Showing posts with label Hal Wisata. Show all posts

Monday, June 17, 2013

"AIR TERJUN SUMATRA UTARA, NUSANTARA DAN DUNIA

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak keberadaan air terjun Sumatra Utara,
Nusantara dan dunia. Hati-hati...awas jatuh adik-e...!)
________________________________________________________









Para kawan...!

"So nadong persoalan" adalah persoalan yang sering diucapkan
halak hita terhadap suatu persoalan. Biasanya persoalan ini
sering diucapkan pada saat persoalannya tak dapat dipecahkan.

Persoalannya, mengapa halak hita suka mengucapkan, "Sonadong
persoalan" padahal sesungguh adanya persoalannya. Dengan kata
lain mengapa persoalan sering dianggap bukan persoalan, padahal
persoalannya sudah jelas, tapi masih dianggap tidak ada persoalan.
Ah...

Memanglah hidup seru...! orang yang punya persoalan, sering
menganggap tidak ada persoalan. Sementara orang yang tidak punya
persoalan justru mencari persoalan.

Berikut persoalan yang penulis cari pada malam hari ini :

1. Air terjun apa saja yang populer di Sumatra Utara dan air
terjun apa yang paling tinggi.

2. Air terjun apa yang populer di Nusantara atau Indonesia dan
air terjun apa yang  paling tinggi.

3. Air terjun apa yang populer di dunia ini dan air terjun
apa pula yang palinggi.

Para kawan...!

Persoalan diatas, akan penulis jawab pada sub penutup tulisan ini.
Semoga persoalan dapat  menambah pengetahuan dan selamat
menyimak...!
______________________

Pengertian Air Terjun
______________________

Air terjun adalah formasi geologi dari arus air
yang mengalir melalui suatu formasi bebatuan
yang mengalami erosi dan jatuh ke bawah dari
ketinggian. Air terjun dapat berupa buatan yang
biasa digunakan di taman. Beberapa air terjun
terbentuk di lingkungan pegunungan
dimana erosi kerap terjadi.
____________________________

Air Terjun di Sumatra Utara
____________________________

*  Air Terjun Sigura-Gura (250 m) Utara

Air Terjun Sigura-Gura
Air Terjun ini terletak sekitar 250 km
dari Medan. Airnya dihasilkan oleh sungai
Asahan, yakni sungai yang biasa
diarungi untuk kegiatan olahraga
arung jeram yang berada pada area
sepanjang 22 km, mulai dari Desa
Tangga atau tepat di depan pintu
Bendungan Sigura-gura hingga Bandar
Pulau, yang menjadi muara sungai.

Air terjun Sigura-gura dengan ketinggian
250 meter merupakan salah satu tonggak
kehidupan masyarakat di Sumatera Utara,
sebab aliran air terjun ini digunakan
untuk penggerak utama generator.

Pada situs Jalan-jalan2 dengan alamat
http://jalan2.com/city/parapat/air-
terjun-sigura-gura/Bagaimana, Anda tertarik 
untuk berwisata ke Air Terjun Sigura-gura ?
dikatakan :

Apabila Anda tertarik, Anda dapat menempuh perjalanan dari Kota Medan
menuju Toba Samosir dengan jarak sekitar 250 kilometer, dengan
menggunakan kendaraan pribadi ataupun jasa sewa kendaraan. Untuk
jasa sewa kendaraan biasanya pemilik mematok harga sewa
Rp. 350.000,- hingga Rp. 400.000,- per harinya.

Selama diperjalanan Anda juga akan disuguhkan oleh panorama Danau
Toba yang membentang dengan luas, bahkan apabila Anda ingin menginap,
Anda tinggal memilih penginapan di sekitar Danau Toba dari mulai
penginapan berkelas mewah hingga yang sederhana.

* Air Terjun Sampuran Efrata (26 meter) Utara

Air Terjun Sampuran Efrata
Sampuran Efrata memiliki ketinggian
26 m dan lebar 10 m  dengan sumber
airnya berasal dari perut pegunungan
Bukit Barisan.  Secara geografi dan
topografi aliran airnya datang dari
permukaan Desa Partungkonaginjang
tidak mengalir ke Danau Toba
melainkan mengalir melalui
sungai Lau Renun ke arah
Kabupaten Dairi, lalu ke
wilayah Propinsi Nanggaro
Aceh hingga sampai
ke Samudera Hindia.

Konon dulunya air terjun ini
dipergunakan oleh masyarakat
dari Baniara untuk mengambil air guna mengairi sawah
mereka yang kering.  Bahkan juga tempat bagi para tetua
untuk melakukan ritual meditasi guna membersihkan diri
atau menenangkan jiwa.

Sumber : https://sites.google.com/site/wisataairterjun/sumatera-
utara/sampuran-efrata---toba-samosir


* Air Terjun Si piso-piso (800 m) Karo

Air Terjun Sipiso-piso
Air Terjun Sipiso-piso merupakan sebuah
kawasan wisata alam yang  terletak tidak
jauh dari permukiman masyarakat Desa Tongging,
Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi
Sumatra Utara. Dapat dibilang, mengunjungi desa
ini tidak berbeda dengan berwisata
ke Air Terjun Sipiso-piso. Secara geografis,
Desa Tongging berada di dataran lebih rendah,
sementara Air Terjun Sipiso-piso terletak di
perbukitan yang lebih tinggi dari Desa
Tongging.

Air terjun ini berada di ketinggian lebih kurang
800 meter dari permukaan laut (dpl) dan
dikelilingi oleh bukit yang
hijau karena ditumbuhi hutan pinus.
Nama air terjun yang dikelola oleh
Pemerintah Daerah Kabupaten
Karo ini memiliki makna yang khas.
Sebagaimana disebut dalam
berita harian Suara Indonesia Baru, bahwa Sipiso-piso berasal
dari piso yang artinya pisau. Derasnya air-air yang berjatuhan
dari bukit berketinggian di atas seratus meter ini diperumpamakan
layaknya berbilah-bilah pisau yang tajam. Selain itu, jurang
yang curam jika dilihat dari puncak bukit membuat orang setempat
menyebutnya piso dari Tanah Karo (http://www.hariansib.com).
Sumber : http://liburan.info/content/view/1038/43/

Berikut  video pendukung :




* Air Terjun Siborpa (30 m) Tapsel

Sappuran Siborpa atau air terjun Sappuran ini, berada di
Desa Tanjungbaru.Letaknya lumayan jauh, sekitar 31
kilometer dari Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel),
Propinsi Sumatar Utara.

Medan berat dan berbatu jadi kendala menuju Desa
Tanjungbaru.Karena itu margetek atau ojek,
satu-satunya angkutan umum yang tersedia.Ongkosnya
pun tak murah, sekitar 250 ribu untuk
sekali jalan, dari Kecamatan Sipagimbar menuju Desa
Tanjungbaru. Menempuh perjalanan dua jam,

Demikian tulis situs "Dalil Harahap" lewat alamat
http://dalilharahap.wordpress.com/2012/04/05/wisata-sappuran-
siborpa-tapanuli-selatan-air-terjun-eksotis-di-tanjungbaru/

Mengenai ketinggiannya disebutkan :

Sap[uran Siborpa. Air terjun Sappuran ini tingginya
sekitar 30 meter. Terbentuk dari pertemuan
anak-anak sungai, antara lain sungai Sipange,
Balimbing, Aek Bilah, Sirau, dan anak Sungai

* Air Terjun Si Lima-lima (80 m) Tapsel

Situs "Bocah Rimba" lewat alamat
http://bocahrimba.wordpress.com/2012/03/05/air-terjun-silima-lima-
harta-karun-tersembunyi-tapanuli-selatan/
mengatakan mengenai air terjun ini :

Air terjun Silima – Lima terletak di Kecamatan Marancar, Kabupaten
Tapanuli Selatan. Menbutuhkan 1 jam perjalanan
dengan kendaraan bermotor dari Kota Padangsidimpuan
untuk mencapai desa ini. Kecamatan Marancar secara
geografis berada di lembah sempit yang diapit oleh dua
buah gunung, yakni Gunung Sibuali-buali
dan Gunung Lubuk Raya. Berada di atas
ketinggian sekitar 800 meter dari permukaan laut.

Mengenai ketinggiannya disebutkan :

Dengan ketinggian kurang lebih 80 Meter, air terjun
bebas dengan riak putih karena menghantam
dinding tebing batu dalam jatuhannya ke dasar.
Seumur hidup saya, baru kali ini saya melihat
air terjun yang sangat tinggi di Wilayah
Tapanuli Selatan. Beruntunglah saya
dan sobat petualang dari KPA FORESTER
dapat melihat langsung keindahan alam ciptaan Tuhan ini.

Berikut vdeo pendukung :



 * Air Terjun Si Dua-Dua ( Susundung) Tapsel

Air terjun ini terletak di Desa sisundung Kecamatan Angkola
Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Air terjun ini belum masuk
kedalam objek wisata Pemerintah daerah. Jalan menuju air
terjun ini mulai dari simpang Sisundung. keunikan air
terjun ini memiliki dua air terjun yang berdampingan
yang mengalir dari atas sebuah batu besar.

Tlis situs "Tapanuli Najeges" lewat alamat
http://tapanulinadeges.blogspot.com/2013/03/air-terjun-sisundung.html

Berikut video pendukung :


___________________

Air Terjun Nusantara
___________________

Para kawan...!

Pada situs "Kompas.Com" dengan alamat
http://forum.kompas.com/travel/78950-foto-12-air-terjun-tertinggi-
dan-terindah-di-indonesia.html dikatakan :

"Ada12 Air Terjun Tertinggi dan Terindah di Indonesia", sbb :

12. Air terjun Grojogan Sewu (81 meter)

















Terletak di kaki Gunung Lawu (2632 mdpl), 27 km dari Kab. Karang anyar,
Jawa Tengah. Air terjun ini merupakan salah satu dari program wisata
yang disebut "INTANPARI" (Industri Pertanian dan Pariwisata), air
terjun ini memiliki ketinggian 81 meter diukur dari bawah ke atas.

11. Air terjun Curug Cimahi (85 meter)



























Terletak di Desa Cisarua, sekitar 10 kilometer dari Cimahi, atau
sekitar satu jam dari Bandung. Bagi warga sekitar yang ingin
mencari hiburan alam dan menjauh dari hingar bingar kota
metropolitan, air terjun ini merupakan tujuan wisata yang
pas untuk mereka.

10. Air terjun Curug Cipendok (92 meter)



























Terletak di Desa Karang Tengah, kabupaten Cilingok, sekitar 25 km
dari Purwokerto. Dengan ketinggian 92 meter dan dikelilingi
dengan hutan alam yang indah.

9. Air Terjun Curup Tenang (99 meter)



























Air terjun Curup Tenang adalah air terjun tertinggi di Sumatera
Selatan, yang terletak didekat desa Bedegung, Kabupaten Tanjung
Agung, sekitar 56 kilometer Selatan Kabupaten Muara Enim.

8. Air terjun Moramo (100 meter)



























Terletak 65 km di sebelah timur Kendari, Air Terjun Moramo
mudah diakses oleh mobil atau dengan perahu. Keunikan dari
air terjun ini yakni memiliki tingkatan sebanyak 127
tingkatan setinggi 100 meter sepanjang 2 km diperbukitan
dataran tinggi Sulawesi Tenggara. Dan dikelilingi oleh
hutan alami yang menjadi tempat habitat asli Sulawesi Tenggara.

7. Air terjun Curug Citambur (100 meter)




























Air terjun Citambur, sebuah air terjun yang tingginya sekitar
100 meter di Desa Karang Jaya, Kecamatan Pagelaran, Cianjur
Selatan, Jawa Barat. Dikelilingi oleh hutan alami dengan
pemandangan yang sangat indah menjadikan air terjun ini
merupakan objek wisata yang eksotis.

6. Air Terjun Sedudo (105 meter)



























Air Terjun Sedudo terletak di Ngliman, kecamatan Sawahan. sekitar
30 km dari Nganjuk. Selain sebagai objek wisata, air terjun ini
sering dijadikan tempat pelaksanaan Upacara Tradisional oleh
masyarakat dan Pemerintah setempat. Hal ini semakin menambah
daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

5. Air terjun Jarakan (115 meter)


























Air Terjun Jarakan terletak di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan.
Air Terjun Jarakan ini sebagai bagian dari kawasan objek wisata
air terjun yang dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Magetan.

4. Air terjun Sipiso piso (120 meter)


























Air terjun Sipisopiso adalah air terjun terjun yang terletak 
di dataran tinggi Sumatra Utara. Dengan ketinggian 120 meter, 
sekitar 25 km dari kota Kabanjahe.

3. Air terjun Payakumbuh di Ngarai Harau (150 meter)



























Terletak di Ngarai Harau, 35 km dari Bukittinggi. Di sela-sela 
perbukitan dan lembah harau terdapat sebuah jurang yang dalam 
dan sebuah air terjun yang sangat indah, bahkan kadang dipenuhi 
oleh sekumpulan kupu-kupu beterbangan, sehingga membuat air 
terjun ini merupakan kombinasi alam dengan pemandangan yang 
sangat indah.

2. Air Terjun Madakaripura (200 meter)



























Air Terjun Madakaripura terletak di Kecamatan Lumbang, 
Probolinggo merupakan salah satu air terjun di kawasan 
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun ini 
dikenal sebagai tempat pertapaan Mahapatih Gajah Mada 
sebelum mengabdi di kerajaan Majapahit. Air terjun 
Madakaripura berbentuk ceruk yang dikelilingi bukit-
bukit yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya 
seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan 
mengucur deras membentuk air terjun lagi.

1. Air terjun Sigura gura (250 meter)






















Terletak sekitar 250 km dari Medan. Air terjun yang dihasilkan 
oleh sungai Asahan yang berasal dari Danau Toba ini memiliki 
ketinggian 250 meter.
______________

Air Terjun Dunia
______________

Para kawan...!

Berikut daftar nama-nama Air Terjun di Duinia yang populer
bersumber pada http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_air_terjun_
tertinggi_di_dunia




























Mengacu pada daftar di atas, maka kita mengetahui bahwa yang
paling atas itu adalah air terjun teratas. Iya kan...? Ya iyalah...!

Berikut 3 image dari air terjun tersebut :

1. Air Terjun Salto Angel (975 m)

Air Terjun Angel (Venezuela)




























Mengenai penemu dan kondisi gunung ini, wikipedia mengatakan :

Air Terjun Angel atau Salto Angel adalah air terjun jatuh-bebas tertinggi di
dunia dengan ketinggian 979 meter (3.212 kaki) dengan jatuh tanpa hambatan
sekitar 807 meter (2.647 kaki).  Air terjun ini terletak di Rio Caroni, Taman Nasional
Canaima, Venezuela.

Meskipun pertama kali dilihat di awal abad ke-20 oleh penjelajah  Ernesto de Santa
Cruz, air terjun ini tidak dikenal dunia sampai ditemukan secara resmi oleh penerbang
Amerika, James Crawford Angel yang  sedang terbang mencari lokasi tambang emas.

Pada tahun 1936, James Angel kembali dan mendaratkan pesawatnya di dekat air
terjun. Air terjun ini dinamakan  "Air terjun Angel" untuk mengenang penemunya,
James Crawford Angel.

Suku Indian Pemon menyebut air terjun ini sebagai
"Auyan-tepui"
("Aiyan-tepui") yang berarti "Gunung Setan".

Ketinggian resminya ditentukan oleh National Geographic Society
pada 1949. Air terjun ini merupakan atraksi turis paling
terkenal di Venezuela.

Berikut video pendukungnya :


_________________________

2. Air Terjun Tugela (948 m)

Air Terjun Tugela (Afrika Selatan)



























Tugela Falls adalah air terjun ke dua tertinggi di dunia. Gunung ini berada di Taman Nasional
Kerajaan di KwaZulu-Natal Province,  Republik Afrika Selatan dengan ketinggian 948

Mengenai nama "Tugela" dikatakan :

Tugela adalah ejaan fonetik dari kata "Thukela", yang berarti "tiba-tiba" atau "mengejutkan".
Memang, ini aliran lembut membuat lompatan yang sangat mendadak dari sebuah gawir besar.

3. Utigord (Utigordsfoss)

Air Terjun Utigord (Norwegia)




























__________

Penutup
__________

Berikut jawaban persoalan pada tulisan ini :

1. Air terjun apa saja yang populer di Sumatra Utara dan air
terjun apa yang paling tinggi.

Jawab :

Air terjun yang pupuler antara lain, si piso-piso, si gura-gura, Efrata
dan air terjun yang paling tinggi adalah "Si Piso-Piso (800 m).

2. Air terjun apa yang populer di Nusantara atau Indonesia dan
air terjun apa yang  paling tinggi.

Jawab :

Paling tidak ada 12 nama-nama air terjun yang populer di Indonesia
dan dari ke-12 tersebut "Air Terjun Sigura-gura" yang paling tinggi.

3. Air terjun apa yang populer di dunia ini dan air terjun
apa yang palinggi.

Jawab :

Sedikitnya ada 42 nama-nama air terjun di Dunia yang populer  dan
yangpaling tinggi adalah air terjun Angel di  venezuela (975 m)

Dengan demikian, persoalan diatas dapat terjawab. Tentang benar
tidaknya jawaban, para pembacalah yang memberi penilaiannya.

Pendek kata :

Selamat malam para kawan dan selesai persoalan.

"Untuk Sebuah Nama" penutup tulisan. Modom hita...karejo atcogot...!

br />
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Tuesday, April 30, 2013

"ANJUNGAN SUMATRA UTARA TMII : RUMAH BATAK ANGKOLANYA MANA ?"

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Mencari jawaban sekaligus menyarankan solusi agar rumah adat Batak
Angkola ada di Anjungan Sumatra Utara Taman Mini Indonesia Indah)
___________________________________________________________________







Para kawan...!

Sebelum penulis mengurai lebih banyak tentang Anjungan Sumatra Utara
mari terlebih dahulu kita nikmati video "Siguleppong" Berikut ini. Video ini
adalah salah satu kegiatan di Anjungan Sumatra Utara dalam rangka merayakan
HUT TMII yang ke-38 (20 April 2013) :





Tulisan ini adalah sambungan dari http://angkolafacebook.blogspot.com/2013/04/
anjungan-sumatera-utara-rumah-tanpa-suku.html  yang telah penulis posting
sebelum HUT Taman Mini Indonesia Indah yang ke-38.

















______________

Pendahuluan
______________

Mengacu pada uraian postingan sebelumnya, penulis berniat akan mengunjungi
Anjungan Sumatra Utara Pada HUT ke-38-nya, tapi sayang sikon pada saat itu
tidak memungkinkan. Hingga penulis hanya dapat mengunjunginya pada tanggal
24 Maret 2013 (4 hari setelah HUT-nya).

Tujuannya penulis mengunjunginya hanya ingin memperjelas, benarkah di
Anjungan tersebut tidak ada "Rumah Batak Angkola" seperti yang telah
dituliskan oleh http://catatanavantgarde.wordpress.com/2013/03/31/ 
anjungan-sumatera-utara-rumah-delapan-suku/ lewat postingannya yang
berjudul Anjungan Sumatra Utara Rumah Delapan Suku.

Karena itu tulisan inipun seputar pertanyaan di atas dengan selingan macam
video sub suku di Sumatra Utara yang pernah tampil di TMII (sebagai
bukti pendukung tak di perhitungkan Suku Angkola di TMII-pen).

__________________________________________________________

Pemandangan sekilas lingkungan Taman Mini Indoesia Indah
__________________________________________________________

Musik tari terlebih dahulu dari Nias :





Para kawan...! Berikut beberapa photo sederhana yang menggambarkan
suasana Taman Mini Indonesia Indah pada 24 April 2013 :






______________________________________________________

Pemandangan sekilas Anjungan Sumatra Utara (dalam areal anjungan)
______________________________________________________

Berikut hasil cepretannya :







Dari gambar tersebut tentunya tergambar pula, bahwa Anjungan Sumatra
Utara itu tidaklah terlalu sempit, masih ada ruang / tanah bagi sub
suku lainnya yang ingin membangun rumah adatnya.
___________________________________________

Bangunan Batak Toba sebagai Bagunan utama
___________________________________________

Bagunan ini ada 2 tingkat para kawan...! Tingkat satu / dasar berisi
macam miniatur yang mengambarkan antara lain : Sejarah adanya suku
Batak di Pusuk Buhit, sejarah Belanda dalam hubungannya dengan Tanah Batak,
sejarah masuknya agama Kristen dan islam ke tanah Batak, sejarah terciptanya
macam sub suku batak, dll.

Termasuk macam miniatur dari gambaran kehidupan sehari-hari masyarakat
batak. Begitu juga dengan macam pakaian adat dari masing-masing sub suku
batak.

Yang juga cukup menarik dari keberadaan rumah batak toba ini adalah
disiapakannya / dipamerkannya macam hal yang berhubungan dengan budaya
seni musik Batak. Seperti macam gondang batak atau uning-uningan.

Berikut gambar pendukungnya :








Adapun bangunan bangunan lainnya menurut hemat penulis, tidaklah
selengkap bangunan batak toba sebagai cerminan dari keseluruhan
sub suku Batak. Seperti bangunan Batak Simalungun kecendrungannya
hanya menyediakan macam hal yang berhubungan dengan kebudayaan
mereka. Begitu juga dengan sub suku batak lainnya.




______________________________________________________

Hanya 6 Petunjuk Bagunan yang mewakili Sumatra Utara
______________________________________________________





Berikut 5 gambar petunjuk itu para kawan dan 1 tidak terlihat
karena pada saat di kodak (istilah Angkola) petunjuk tersebut
tertutup baju salah seorang pemain musik dari Medan yang sedang
latihan pertunjukan budaya Melayu Deli.







Berikut tari sebelum di lanjutkan tulisan ini para kawan :






_____________________________________

Tidak ditemukan Rumah Adat Angkola
_____________________________________

Dengan demikian jelas, di anjungan ini tidak ada rumah adat
Angkola. Apakah tidak ada karena orang angkola itu adalah orang-orang
yang dangol...? Hahahaha...entahlah...!




___________________________________

Kebudayaan Angkola Tetap Terwakili
___________________________________

Para kawan...!

Meskipun di Anjungan tersebut tidak ada rumah adat Angkola tidak berarti
kebudayaan Angkola tidak diwakilkan. Karena dari hasil pengamatan penulis,
beberapa ciri khas Angkola juga sangat terlihat pada rumah Batak Toba.

Menurut hemat penulis, rumah adat batak toba ini adalah rumah utama
dari Anjungan tersebut, karena itu rumah inipun berisi macam informasi
macam miniatur dari keseluruhan budaya Batak.

Berikut hasil cepretannya :







_____________________________________________________

Pentingnya Rumah Adat Angkola di Anjungan Sumatra Utara
_____________________________________________________

Jika penulis boleh memberikan pendapat, penulis ingin berkata rumah
adat Angkola ini sungguh sangat penting ada di anjungan tersebut
dengan alasan :

- Sebagai pengakuan / pengokohan bahwa suku Angkola itu ada. Anjungan
ini dipikiran penulis adalah anjungan gambaran keseluruhan kehidupan
budaya batak yang memberitahu bukan saja pada masyarakat nusantara
tapi juga pada dunia.

- Rumah adat angkola itu nantinya, bisa digunakan sebagai tempat
pameran / pemberitahuan macam hal yang berhubungan dengan suku
batak Angkola, seperti sejarah terjadinya, sejarah masuknya agama
islam, sejarah gajah lumpat, sejarah bungan bondar, baringin dan
bagas nagodang, serta huta-huta lainnya yang semuanya bisa saja
dihubungkan dengan marga yang ada di Angkola.

- Lebih mengakrabkan persatuan dan keatuan dari macam sub suku
di Sumatra Utara. (Jangan terkesan ada "gap" di antara sub suku)

- Sebagai tempat pengembangan seni budaya batak, misalnya mengadakan
pertunjukan-pertunjukan atau rekaman. Apa salahnya lagu kijom ini
sebagian video klifnya berasal dari anjungan terebut. Bukankah hal
ini lebih menguatkan keberadaan suku angkola itu.

Kijom ale kijom...kijom ale kijom...kijom ale dongan
ma dongan...dongan...





___________________________________________________________

Cara membangungun rumah adat Angkola Di Anjungan Sumatra Utara
___________________________________________________________

Para kawan .... !
Rumah adat Angkola tentunya bukan rumah adat pribadi, karena itu
meskipun ada pribadi / orang  Angkola yang punya uang / hepeng tidak
berarti belia bisa membangun sendiri  rumah adat tersebut.

Dari hasil pengamatan, rumah-rumah adat sub suku di anjungan ini
tidaklah dibangun bersamaan waktunya. Hal ini dapat kita ketahui
dari keterangan bangunan tersebut yang memberitahu, kapan mulai
di bangun, siapa yang membangun / pemborong dan kapan diresmikan
serta oleh siapa.

Berikut photo pendukungnya :





________________________________________________________

Peran Pemerintah Tapanuli Selatan (Angkola) yang paling utama
________________________________________________________

Yang paling berperan untuk membuat "ada atau tidak adanya" bagunan
suku Angkola di Anjungan Sumatra Utara ini menurut hemat penulis
adalah pemerintah setempat yaitu Bupati dan jajarannya. Karena
merekalah yang diwakilkan oleh masyarakat Angkola.

Dan dari hasil pengamatan penulis, segala macam bentuk kegiatan
budayapun seperti pertunjukan tor-tor atau opera semuanya
mengatasnamakan pemerintah penyelenggaranya.

Berikut photo pendukung :













_________________________

Kesimpulan dan Saran
_________________________





Dari uraian-uraian diatas tentunyasudah cukup jelas tergambar
bagaimana keadaan Anjungan Sumatra Utara itu.

Dalam hubungannya dengan Angkola, yang bukan saja mengambarkan
sebagai adanya suatu wilayah juga menggambarkan adanya suatu suku,
maka penulis ingin menyarankan pada pemerintah Tapanuli Selatan
agar mempertimbangkan penting tidaknya dibangun rumah adat Angkola
di Anjungan Sumatra Utara.

Jika dianggap tidak penting, mohon kiranya pemerintah setempat
memberikan penjelasan pada masyarakatnya mengapa tidak ada
bangunan tersebut di Anjungan Sumatra Utara TMII. Bukankah
suku Angkola cukup banyak di Jakarta ini...?. (Sodih awa melihat
suku awa ini, sudahlah kurang terkenal, mau di anggap tak ada
lagi. Jangan begitu la puang).

Selamat ulang Tahun Taman Mini Indonesia Indah. Dan semoga
tetap menjadi inspirasi beradaban bangsa :















Berikut "Si Boru Enggan" sebagai penutup tulisan. Si  Boru Enggan
ini di rekam di TMII :


Horas Angkola...! dan selamat malam para kawan...!
______________________________________________________
Cat :
*Penulis adalah suku Angkola (Halak Sipirok, Angkola / Tapsel)
*Penulis tidak menemukan satu kegiatan suku Angkola lewat dunia
maya ini di TMII.
br />
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Wednesday, April 17, 2013

"TUKAR INFORMASI MAHASISWA UMTS PADANGSIDEMPUAN DENGAN MAHASISWA BSI DEPOK"

#SELAMAT MALAM PARA MAHASISWA  UMTS DAN BSI#
(Menyimak info sekitar gunung Sibualbuali dan gunung Papan Dayan)
_________________________________________________________

Pendahuluan - Dasar Pemikiran :

1. Para Mahasiswa UMTS Padang Sidempuan lewat situs memberitahu
    bahwa mereka mengadakan "Study Lapangan di Cagar Alam Dolok
    Sibualbuali, Sipirok Tapanuli Selatan beberapa waktu yang lalu.

2. Ananda penulis (Rino Inovasi Siregar/Kaos putih+saroben) bersama
   para kawan-kawan mahasiswanya pernah melakukan perjalanan ke
   Gn. Papandayan di Garut - Jawa Barat.

Mengetahui kedua hal diatas, penulis blog angkolafacebook punya ide
untuk memadukan informasi hasil pengetahuan mereka atas study
lapangannya masing-masing + informasi dari pihak lainnya yang
pernah mendata macam hal di Gn. Sibualbuali.

Dengan harapan dapat lebih mengakrabkan para mahasiswa dimanapun
berada di Nusantara dan dapat lebh mencintai lingkungan hidup yang
asri / alami.

Selamat menyimak...!

Oya...! Para pengunjung blog angkolafacebook.com. Tulisan ini
dibuat atas dasar cinta, cinta pada tano hatubuan, cinta pada
Sibualbuali, cinta pada tanah perantauan, cinta pada papandayan
cinta pada UMTS Padang Sidempuan, cinta pada BSI Depok dan
cinta pada lingkungan hidup.

Marilah sayang, mari sirami... cinta yang tumbuh dalam diri agar
merekah sepanjang hari...! Mari...mari...mari....Musik...!



_____________________________________________________________

Seputar Gunung Sibualbuali dan Para Mahasiswa IMAFIS - UMTS
Padang Sidempuan Sumatra Utara - Indonesia
_____________________________________________________________


*Sekilas UMTS Padang Sidempuan

Logo UMTS
UMTS atau Universitas Muhammadiyah
Padang sidempuan adalah salah satu perguruan
tinggi swasta terbesar yang ada di wilayah
Sumatra Utara. Perguruan tinggi ini memliki
lebih dari 5000 mahasiwanya dan mendapat
dukungan penuh dari organisasi Muhammadiyah.

Demikian tersaji lewat situs Perguruan
Tinggi tersebut yang beralamat di
http://umtapsel.wordpress.com/




* Hal Gunung Sibualbuali

_____________________

Gunung Sibualbuali ada di Kecamatan Sipirok Tapanuli Selatan Sumatra  Utara.
Kurang lebih 40 Km dari Padang Sidempuan menuju Medan. Gunung  ini adalah
gunung stratovolcano di bagian utara Sumatera, Indonesia. Gunung ini
memiliki dua fumarol di lambung gunung bagian selatan. Dan Terdapat
kubah lava dari pergeseran sesar Toru-Asik.

* Ketinggian :

Gunung ini ada di ketinggian 1,819 meter (5,968 ft)di atas
permukaan laut dengan koordinat 1,556°LU 99,255°BT

*Status

1. Termasuk Gunung berapi
2. Termasuk Cagar alam

Kawasan itu ditetapkan menjadi kawasan Cagar Alam
pada  8 April 1982 sesuai Surat Keputusan Menteri
Pertanian No.215/Kpts/Um/141/1982 dengan luas
keseluruhan mencapai lebih kurang 5 ribu ha,
kondisi cagar alam itu masih utuh dan merupakan
sumber air bagi daerah sekitar. Disamping itu, kawasan
ini mengandung potensi geothermal atau panas bumi yang
sangat besar.

Kawah :

Kawahnya yang terkenal adalah kawah
"Haritte" dan terhadap hal ini situs
http://www.waspada.co.id/index.php?
option=com_content&view=article&id=
150564:pesona-kawah-gunung-sibualbua
li&catid=66:pariwisata&Itemid=50
mengatakan :

Gunung Sibualbuali tidak asing lagi bagi warga Kab. Tapanuli Selatan.
Gunung dalam Bahasa Batak Angkola disebut Dolok. Pesona alam Dolok
Sibualbuali tidak kalah dengan alam pegunungan yang ada di daerah
lain. Kawah gunung berapi itu masih aktif dan mengeluarkan
semburan air panas, yang diperkirakan hingga ratusan derajat
Celcius. Oukup atau mandi uap alami dari panas yang dikeluarkan
kawah gunung itu akan membuat tubuh segar.

* Letusan dan Erufsi

Tidak diketahui. Dan semoga tidak terjadi karena sungguh besar resiko
yang harus diterima. Group Gambus Mandahiling mengingatkan kita
akan hal ini :





* Objek wisata :

Objek wisata "Aek Milas Sosopan dan Aek Milas Parandolok" adalah
dua hal yang menjadi tempat pemandian air panas karena keberadaan
gunung tersebut.

Pemandian air panas ini ini cukup sering disinggahi oleh para
penumpang lintas Sumatra untuk mandi atau beristirahat sejenak.

Kawah Gn. Siubualbuali)
"Kawah haritte merupakan kawah yang
terbentuk akibat dari letusan
gunung sibual-buali beberapa ratus
tahun silam, kawah ini diameternya
kurang lebih 20 meter, yang sangat
mengandung zat belerang" ungkap
para Mahasiswa dari
Padang Sidempuan ini.



Rehat sejenak :



* Sumber Energi

Pada apa kabar Sidempuan disebutkan :
Kepala Dinas (Kadis) Pertambangan dan Energi (Tamben) Kabupaten
Tapsel, Ir Baduaman Siregar MM kepada METRO beberapa waktu lalu
mengatakan, sumber energi panas bumi tersebut merupakan titik
yang paling besar dari beberapa lokasi sumber energi panas bumi
yang ada di Sumatera Utara. Namun, hingga kini keberadaan sumber
energi itu belum dimanfaatkan.
“Potensi sumber energi panas bumi yang ada di daerah kita ini
memiliki 556 MWe, dan justru yang paling besar di Sumatera
Utara dari beberapa titik lainnya. Hanya saja hingga kini
belum dikelola untuk dimanfaatkan. Kita bersabar saja,”
katanya.

* Keaneragaman Hayati Gn Sibualbuali

1. Flora




Flora di dalam kawasan diantaranya macam jenis orchid
dan dapat dilihat lewat link : http://angkolafacebook.
blogspot.com/2013/03/anggrek-sibualbuali-tapsel.html
Dan ada juga bunga bangkai disamping bunga lainnya
dan dapat dilihat lewat link : http://angkolafacebook.blogspot.
com/2013/03/atturbung-sibualbuali.html

2. Fauna











Adapun faunanya dapat dilihat lewat link
http://angkolafacebook.blogspot.com/2013/03/marburu-hije-
di-gunung-sibualbuali_9.html
dan link http://angkolafacebook.blogspot.com/2013/03/imbow-
sibualbuali-symphalangus.html

Para kawan...! Flora dan fauna in i bisa saja punah jika lingkungan
hidup sudah tak terjaga, terjadi kemarau panjang.
mengingatkan kita lewat lagunya "Kemarau". Musik...!





* Koleksi photo Gn. Sibualbuali dan Sekitarnya

Musik pengiring dari Iwan Fals dengan judul "Isi rimba
tak ada lafi tempat berpijak...!





_________________________________________________________

Seputar Gunung Papan Dayan dan Para Mahasiswa dari BSI  Depok
Jawa Barat Indonesia
_________________________________________________________

* Sekilas BSI Jakarta dan  Depok

Pada situs http://id.wikipedia.org/wiki/Bina_Sarana_Informatika_Jakarta
dikatakan :

Bina Sarana Informatika adalah sebuah
perguruan tinggi swasta yang berlokasi di
Jakarta, Indonesia.pada tanggal 3 Maret 1988
didirikan Lembaga Pendidikan Komputer Bina
Sarana Informatika (LPK BSI) di Depok.

Lembaga Pendidikan ini Bertujuan mendidik
tenaga-tenaga  terampil atau profesional di bidang
komputer, untuk memenuhi kebutuhan SDM dalam
pembangunan nasional Dengan semakin besar
kepercayaan masyarakat terhadap
LPK BSI, maka pada Oktober
1989 Kantor Pusat Yayasan Bina Sarana Informatika di pindahkan
ke jakarta sekaligus meresmikan cabang ke 2 LPK BSI.

Dengan berkantor pusat di Jakarta, kepercayaan masyarakat tumbuh
semakin besar, sehingga guna mendekati peserta didik, maka secara
berturut-turut dan dengan persiapan yang matang berdirilah cabang-
cabang lainnya. Sejalan dengan perkembangan pada tahun 1990
Yayasan Bina Sarana Informatika mendirikan program pendidikan
program pendidikan siap kerja yang bernama Politeknik Bina Sarana
Informatika, dengan jurusan pertamanya Akuntansi Komputer dan
angkatan pertama pada tahun ajaran 1990/1991.

 * Hal Gunung Papandayan
________________________


Gunung Papandayan adalah gunung yang terletak di Kabupaten
Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan.

* Ketinggian :
Gunung ini ada di ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut
itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung.

* Status Gunung
Gunung berapi

* Kawah
Pada Gunung Papandayan,
terdapat beberapa kawah yang
terkenal.Di antaranya Kawah Mas,
Kawah Baru, Kawah Nangklak,
dan Kawah Manuk. Kawah-kawah
tersebut mengeluarkan
uap dari sisi dalamnya.





* Letusan dan Erupsi

Papandayan tercatat beberapa kali erupsi. Di antaranya pada 1773,
1923, 1942, 1993, dan 2003. Letusan besar yang terjadi pada tahun
1772 menghancurkan sedikitnya 40 desa dan menewaskan sekitar 2951
orang. Daerah yang tertutup longsoran mencapai 10 km dengan lebar 5 km.

Pada 11 Maret 1923 terjadi sedikitnya 7 kali erupsi di Kawah
Baru dan didahului dengan gempa yang berpusat di Cisurupan.
Pada 25 Januari 1924, suhu Kawah Mas meningkat dari 364
derajat Celsius menjadi 500 derajat Celcius. Sebuah letusan
lumpur dan batu terjadi di Kawah Mas dan Kawah Baru dan
menghancurkan hutan. Sementara letusan material hampir
mencapai Cisurupan. Pada 21 Februari 1925, letusan lumpur
terjadi di Kawah Nangklak. Pada tahun 1926 sebuah letusan kecil
terjadi di Kawah Mas.

Sejak April 2006 Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
(PVMBG) menetapkan status Papandayan ditingkatkan menjadi waspa
2008 Terjadi peningkatan suhu di 2 kawah, yakni Kawah Mas
(245-262 derajat Celsius), dan Balagadama (91-116 derajat Celsius).
Sementara tingkat pH berkurang dan konsentrasi mineral meningkat.
Pada 28 Oktober 2010, status Papandayan kembali meningkat menjadi level 2.

* Keaneragaman Hayati

1. Flora

Adelweis (Anaphalis javanica)

Flora di dalam kawasan diantaranya Pohon Suagi ( Vaccinium valium ),
Edelweis (Anaphalis javanica), Puspa (Schima walichii), Saninten
(Castanea argentea), Pasang (Quercus platycorpa), Kihujan
(Engelhardia spicata), Jamuju (Podocarpus imbricatus ), dan
Manglid (Magnolia sp ).

2. Fauna

Trenggiling (Manis javanicus)



















Sedangkan potensi fauna kawasan diantaranya Babi Hutan ( Sus
vitatus ), Trenggiling (Manis javanicus), Kijang (Muntiacus muntjak),
Lutung (Trachypitecus auratus ) serta beberapa jenis burung antara lain
Walik (Treron griccipilla ), dan Kutilang ( Pycononotus aurigaste ).

* Koleksi Photo di Papandayan dan sekitarnya

Persiapan sebelum berangkat







Masa di perjalanan

Mulai Mendaki

Sampai di Puncak Gunung

Kawah dan sekitarnya

































Penutup
________________

1. Gn. Sibualbuali dapat dipastikan lebh asri/alami dibandingkan dengan
    gn. Papandayan. Dan hal ini dimungkinkan karena Gn. Papan Dayan
    memang sering mengali erusi dan letusan.

2. Keindahan Gn. Papandayan disebabkan luasnya pandangan mata
    pengunjungnya karena-karena sudah tidak adanya pohon-pohon besar
    disekitar kawah tersebut dan ini berbeda dengan gn. Sibualbuali

Demikian yang dapat disajikan lewat blog ini semoga informasi ini dapat
memberi guna dalam pengembangan pengetahuan dan dapat pula menjadi
pengingat bagi para mahasiswa agar lebih menjaga lingkungan dimanapun
berada.

Para mahasiswa UMTS Padang Sidempuan...! Jika sikon memungkinkan
berkunjunglah ke Gn. Papandayan.

Para Mahasiswa BSI Depok...! Berkunjung jugalah ke Gn. Sibualbuali jika
sikon memungkinkan.

Dan sebagai penutup berikut lagu Lingkungan Hidup dengan judul "Panggilan
Gunung" Selamat mendengarkan. Aturnuhun / trimakasih atas semua
kesediaan menyimak dan horas...!
 

 ___________________________________________________________________
Cat sumber :
http://apakabarsidimpuan.com/2010/10/dolok-sibualbuali-berpotensi-
sumber-energi-panas-bumi/
http://imafisumts.blogspot.com/2012/11/studi-lapangan-cagar-
alam-dolok-sibual.html
http://umtapsel.wordpress.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Bina_Sarana_Informatika_Jakarta
http://desnantara-tamasya.blogspot.com/2012/01/pesona-kawah-papandayan-garut.html

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork