Minggu, 23 Agustus 2015

Tips Mencegah Kebakaran dan Animasi Api

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Tips mencegah kebakaran dari polda Metro
Jaya dalam tampilan macam animasi api)
____________________________________________________________________






____________________

Kata Pengantar
____________________
























Postingan ini adalah pendalaman dari link :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/08/pemadam-kebakaran-indonesia-dan-pemadam.html

yang mana penulis mengurai tentang "Pemadam Kebakaran Indonesia dan
Pemadam Kebakaran Kota Medan.

Pada penutup tulisan-nya penulis memberikan link pula tentang Tips
tersebut, yaitu postingan ini sendiri.

Nah...!

Untuk lebih memberi kesan, sekaligus untuk lebih mengingatkan pula
maka postingan inipun di iringi dengan macam animasi api.

Selamat menyimak....!
____________________________________________________________

Sekilas Tips Mencegah Kebakaran dari Polda Meto Jaya
____________________________________________________________

















Puskominfo - Api kecil jadi sahabat api besar jadi lawan. Kata-kata
ini mungkin dulu sering kita dengar tetapi belum tentu benar karena
api besar kita butuhkan untuk berbagai keperluan kita yang bermanfaat.
Api kecil juga bisa membuat masalah yang tidak dikehendaki jika tidak
sesuai dengan pemanfaatan yang kita inginkan.

Agar bangunan seperti rumah, kantor, sekolah, gudang dan lain
sebagainya tidak terbakar dan menimbulkan kebakaran, maka diperlukan
pencegahan kebakaran dengan tips dan trik mencegah terjadinya kebakaran
sebagai berikut :

1. Waspada Rokok
























Tidak membuang puntung rokok sembarangan. Pastikan rokok telah
mati total sebelum dibuang ke tempat sampah. Rokok 99% memberikan
masalah daripada manfaat, sehingga sebaiknya jangan merokok
agar tidak rugi.

2. Waspada Pada Penerang Api


























Ketika mati lampu dan menggunakan penerangan api seperti lilin dan
lampu tempel semprong / petromak maka jangan pernah lalai untuk
mengawasi lampu tersebut dan tidak menaruh di tempat sembarang
yang bisa jatuh atau berpindah tempat sehingga bisa membakar benda
mudah terbakar yang ada di sekitarnya. Awasi pula penggunaan anti
nyamuk bakar.

3. Waspada Anak-Anak dan Lansia





























Jauhkan benda-benda yang berapi atau yang dapat mengeluarkan api.
Paling tidak ada orang dewasa yang mengawasi seperti bermain korek
api, korek gas, kembang api, petasan, obat nyamuk bakar serta
benda-benda yang mengeluarkan api dan panas seperti kompor gas,
kompor minyak, setrikaan, dispenser air, pemasak nasi, dan lain-lain.
Anak-anak sangat berpotensi bertindak ceroboh yang bersifat fatal.

4. Waspada & Rawat Perangkat Listrik dan Perangkat Api



























Rawat dengan baik dan rutin kompor gas, setrikaan, mejik jar, solder,
kabel-kabel listrik dan perangkat listrik dan api lainnya. Jaringan
listrik di rumah, kantor, dll jika sudah usang sebaiknya dilakukan
penggantian total dengan mengganti seluruh perangkat jaringan listrik
diganti dengan yang berkualitas bagus dan baru demi keamanan dari
korsleting listrik (hubungan arus pendek). Hindari mencuri listrik
pln agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti misal
kesetrum dan konslet listrik.

5. Siapkan Perangkat Pemadam Kebakaran Ringan




























Jika bangunan cukup besar gunakan sistem pemadam detektor asap,
pemancar air, perangkat penunjang hidup saat kebakaran, hidran,
selang penyemprot air, tabung pemadam semprot, dan lain sebagainya.
Jangan lupa berikan penyuluhan bagi penghuni bangunan dalam menghadapi
bencana kebakaran. Untuk bangunan kecil minimal ada karung yang dapat
dibasahi untuk meredam kebakaran ringan / kecil. Siapkan selang panjang
atau ember untuk memudahkan menyiram kebakaran dengan air.

6. Melakukan Pembinaan dan Sosialisasi Kebakaran


























Berikan penyuluhan kepada seluruh anggota keluarga, pegawai/karyawan
kantor, siswa guru sekolah, buruh pabrik, dan sebagainya mengenai
penanganan bencana kebakaran yang bisa saja terjadi kapan saja dan
di mana saja agar ketika terjadi kebakaran mereka mengerti apa yang
harus mereka lakukan. Beritahu nomor telepon polisi dan pemadam
kebakaran lokal dan sentral.

7. Waspada Lingkungan Sekitar




























Kebakaran juga bisa akibat dari bangunan sebelah yang terbakar sehingga
bangunan kita ikut menjadi korban karena api bisa membesar dan merembet
ke mana-mana. Tingkatkan kesadaran bencana kebakaran di lingkungan
masyarakat sekitar untuk meminimalisir terjadinya kebakaran di lingkungan
sekitar. Waspada juga dengan melakukan tindakan-tindakan yang dapat
memperkecil resiko kebakaran merembet dari bangunan sekitar ke
bangunan kita.

Sumber :
http://www.metro.polri.go.id/trips-a-trik/950-tips-cara-mencegah-kebakaran

____________

Penutup
____________




















Demikian tips-nya para kawan sekalian...!

"Dan mari kedepan, kita lebih sama waspada tentang segala hal yang
berhubungan dengan api, tak terkecuali api amarah. Baik amarah yang
datang dari para bos maupun dari Oppu ni Api (Para Istri), hingga kita
terhindar pula dari kebakaran hati.

Selamat malam...!
_______________________________________________________________________

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar