“Muda mangulang rap margulu, ippal songon palu-palu. Pambangunan bisa lalu muda gogotta di padomu "SALAMAT MAMBANGUN ANGKOLAKU TU SUDE SENDI KEHIDUPAN"

Senin, 26 Januari 2015

Taman Marga Satwa Ragunan : Soro Babiat,,,!

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Taman Marga Satwa Ragunan khsusnya info tentang
Harimau Sumatranya yang orang Sumatra Utar aBilang Khusunya orang Batak
Oppung Godang-ta, pun menymak istilah "Soro Babiat)
__________________________________________________________________










___________________

Kata Pengantar
___________________

O...w....how........how.....
.how........how.....o...w...
wela...wela...ena...enow....
wela...wela...ena...enow....
Aum....a..u m....au m....a...um.....



























Para kawan....!

Berikut info sekitan Taman Marga Satwa Ragunan.
Di Taman ini juga semuanya ada., tapi bukan dibidang makanan,
tapi justru dibidang satwa...!

Selamat menimak...!
_____________________________________________________________

Sekilas Taman Marga Satwa Ragunan dalam Hubungannya dengan
Lokasi, Peta, koordinat, Luas, website
_____________________________________________________________






* Lokasi Taman Marga Satwa Ragunan

Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Negara Indonesia

* Koordinat 

6,3°LS 106,8°BTKoordinat: 6,3°LS 106,8°BT

* Diresmikan 

* Luas

140 hektare

* Situs

Web www.jakartazoo.org
________________________________________________________________

Analisa Istilah Kebun Binatang Ragunan dan Taman Marga Satwa 
Ragunan untuk kemudian menyimpulkan istilah mana yang benar
________________________________________________________________






























Seperti kita ketahui, cukup banyak masyarakat Nusantara mengatakan
bahwa yang dimaksud dalam postingan ini adalah "Kebun Binatang
Ragunan dan Bukan "Taman Marga Satwa". Karena itu penulis mencoba
menganalisanya lewat pemahaman Istilahnya, sbb :

* Hal Pengertian Sendiri tentang "Kebun Binatang Ragunan"

Kebun Binatang Ragunan adalah kebun yang tidak seperti kebun pada
umumnya, karena kebun ini tidak ditanami singkong, tidak ditanami
pepaya, wortel, kentang, dll sebagaimana kebun-kebun pada umumnya
di Indonesia.

Tapi justru...!

Ditamankan (Dipelihara/dilelompokkan) beberapa jenis binatang baik
yang berasal dari dalam negeri maupun Luar Negeri.

Analisa :

Kurang tepat jika disebut, "Kebun Binatang Ragunan".

* Hal Pengertian Sendiri tentang "Taman Marga Satwa Ragunan"

Taman Marga Satwa Ragunan adalah taman atau tempat dimana macam jenis
binatang atau marga satwa dipelihara atau dirawat guna dipertontonkan
pada khalayak ramai dengan tujuan untuk pengetahuan, hiburan atau
untuk bahan penelitian.

Analisa : Tepat jika menggunakan istilah "Taman Marga Satwa"
_______________________________________________________

Sekilas Sejarah Kebun Binatang Ragunan (1864 - 2005)
_______________________________________________________

* Tahun 1864 (Namanya ; Planten En Dierentuin)

Ket :
Planten En Dierentuin 1920an




















Para kawan penyayang Binatang se-Nusantara...!

Kebun Binatang Ragunan yang sekarang ini telah ada sejak Tahun 1864.
Nama Kebun Binatang ini pada masa itu "Planten En Dierentuin" yang
kalau kita Indonesiakan artinya ""Tanaman dan Kebun Binatang."

Taman ini pada masa itu belumlah di Ragunan, tapi justru adanya di
daerah  Cikini Menteng - jakarta Pusat.

Adapun para pengelolanya adalah  Perhimpunan Penyayang Flora dan
Fauna Batavia yang tergabung dalam Culturule Vereniging Planten en
Dierentuin at Batavia.

* Tahun 1949 (Namanya; Kebun Binatang Cikini) 

Setelah berlangsung selama 84 Tahun, Taman Planten En Dierentuin ini
diganti namanya menjadi Kebun Binatang Cikini.

* Tahun 1964 (Lahan disiapkan di Ragunan)

Pada tahun ini Kebun Binatang telah direncanakan untuk di pindahkan
ke Ragunan, Pasar Minggu Jakrta Selatan saat ini. Pemda DKI-pun
pada masa itu menyiapkan lahan 30 Hektar.

* Tahun 1966 (Taman di pindahkan Keragunan / Taman Marga Satwa Ragunan )

Pada tahun ini Gubernur DKI Jakarata pada masa itu yaitu Ali Sadikin
memindahkan kebun Binatang tersebut ke Ragunan Pasar Minggu Jakarta
Selatan untuk kemudian menamakannya jadi, "Taman Marga Satwa Ragunan".


* Tahun 2005 (Taman Marga Satwa Ragunan di Tutup)

Taman Ragunan ini sempat ditutup selama sekitar tiga minggu sejak 19
September 2005 karena hewan-hewan di dalamnya ada yang terinfeksi
flu burung, namun dibuka kembali pada 11 Oktober 2005.

____________________________________________________________________

Cerita Sekilas Pengalaman Berkunjung Penulis ke Taman Marga Satwa 
Ragunan dari Tahun 1987  Sampai 2013
___________________________________________________________________

* Tahun 1987

Sekitar Juni tahun 1987 penulis telah sampai di Jakarta dengan tujuan
marjalang atau merantau untuk mengejar cita-cita yang dapat penulis
katakan sampai sekarang belum tercapai. Alagle...!

* Tahun 1988

Di Bulan Januari 1988, penulispun sudah berkunjung ke Taman ini bersama
beberapa orang teman halak lahi, halak hita (Belum punya pacar pada masa
itu atau berlum laku).

* Tahun 1989

Penulispun sudah berkunjung ketempat ini bersama seorang putri Jawa
yang namanya "Saya Lupa", karena dingat juga sudah tak terlalu bagus.

* Tahun 1990

Juga ketempat ini bersama seorang boru halak haita yang tentunya tak
perlu saya sebutkan namanya, apalagi marganya karena bisa membikin
Oppu ni api marapi (Marah-marah) dan marpikir naso tidak-tidak (Tidak
berhenti berkata tidak).

Nah...!

Inilah hebatnya daya ingat, "kunjungan wisata bersama lawan jenis
biasanya akan lebih banyak kita ingat dari pada satu jenis".

Pada saat itu info mengenai keadaan binatang atau faunanya tidaklah
hanya disajikan secara tertulis seperti yang ada sekarang ini, tapi
justru disajikan secara lisan lewat telepon koin yang disediakan
oleh pihak pengelola.

Pada masa ini penulis juga masih ingat bahwa, Kebun Binatang ini
masih dalam tahap pengembangan luas wilayahnya kearah Jagakarsa.

Oya...!

Pada masa ini, sesungguhnya tempat-tempat Faunanya atau binatangnya
jauh lebih bagus dibandingkan sekarang ini. Kebun ini masih memberi
kesan bukan saja sebagai tempat melihat macam binatang juga sebagai
tempat bermainnya para muda-mudi se-Jabodetabek. Bunga-bunganya juga
pada masa itu cukup banyak yang indah-indah.

Dan diantara bunga-bunga itu tak jarang para muda-mudi terselip
duduk berduaan yang mungkin menurut mereka masih tetap dalam lingkaran
sementara menurut agama Islam sudah di luar lingkaran.

Yah begitulah gambaran sekilasnya pada masa itu...!


* Tahun 1991

Seorang Ipar yang lagi berkunjung ke Jakarta dari Medan, saya juga
bawa juga main ketempat ini.

* Tahun 1995

Anak saya yang bernama Rino Inovasi Siregar dalam Usia 3 tahun lebih
dikitnya saya bawa juga main ketempat ini, karena pada masa ini
tempat bermain untuk anak juga telah tersedia.

* Tahun 2013

Penulis juga masih datang ke Kebun Binatang Ragunan ini atas Undangan
teman dari IKAPSI, karena ditempat inilah tepatnya di Gedung Serbagunanya
acara Halal Bil Halal Ikapsi 2013 dilaksanakan.

Dan ini photo kenangannya :

http://angkolafacebook.blogspot.com/2013/09/halal-bil-halal-ikapsi-jakarta-2013.html





















____________________________________________________________________

Cerita Sekilas Pengalaman Berkunjung Penulis ke Kebun Binatang 
Ragunan Minggu, 11 Januari 2015
____________________________________________________________________

Yah begitulah hidup...!

Kadang kita berpikir daripada duduk-duduk lebih baik berdiri-diri, dari
pada berdiri-diri lebih baik kita tidur-tidur. Dan dari pada tidur-tidur
lebih baik jalan-jalan.

Dan jalanlah penulis ke Kebun Binatang ini pada tanggal diatas dan ini
beberapa photo kenagannya :











Terlepas dari photo kenagan di atas maka inilah yang dapat penulis
sampaikan :

* Namanya Kebun Binatang tapi orang lebih banyak makan-makan

Demikian kesimpulan penulis setelah melihat beberapa pengunjung
Kebun Binatang ini. Mereka sepertinya adalah orang-orang yang
mengulangi kunjungannya ke Kebun ini. Karena itu, melihat binatang
itu bukan lagi sesuatu yang menarik.

* Namanya Kebun Binatang tapi banyak yang buang sampah sembarangan

Sesungguhnya pihak pengelola sudah menyediakan tempat sampah yang
banyak di Kebun ini, tapi sepertinya masih banyak yang tak tahu
apa guna tempat sampah tersebut, sehingga cukup banyak juga sampah
yang berserakan.

*

















Ket :
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Kebun Binatang
(Taman Margasatwa) Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Agustus 2013.























Ket :
Jangan kaget jika anda yang sedang berkeliling Taman Margasatwa Ragunan
(TMR) tiba-tiba bertemu dengan Puji. Puji adalah harimau Sumatera
dewasa yang sejak Sabtu (29/5/2010) akan dibiarkan  berkeliaran alias
jalan-jalan keliling TMR.



















Ket :
Sejak matinya jerapah koleksi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), tak
ada lagi hewan berleher panjang di kebun binatang milik Jakarta
itu. Namun, pihak TMR akan segera mendatangkan jerapah dari
Taronga Zoo, Sydney, Australia.

"Tukar menukar satwa dengan Taronga Zoo untuk mendatangkan jerapah.
Nanti akan ditukarkan dengan harimau Sumatera yang ada di sini
untuk dibawa ke sana," jelas Bambang saat ditemui di kantornya
di Kompleks TMR, Kamis (20/6/2013).
http://megapolitan.kompas.com/read/2013/06/20/1414245/Ragunan.Barter.Harimau.Sumatera.dengan.Jerapah
_______________

Penutup
_______________

Demikian yang dapat disampaikan lewat postingan ini para pembaca
angkolafacebook.blogspot.com sekalian.

Semoga dapat memperluas wawasan kita khsusnya dibidang Marga
satwa  Ragunan.

Selamat malam....!


____________________________________________________________________
Cat :
Postingan menyenang-nyenagkan hati ajanya ini kawan...!