Sabtu, 19 Desember 2015

Layang gantung dan Menara Masjid Mezquita - Cordoba

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Layang gantung dan Seluk Beluk-nya)
____________________________________________________________










___________________

Kata Pengantar
___________________

Layang Gantung adalah sebutan untuk OLah Raga seperti yang anda
lihat pada photo dibawah ini :

Selain...!

Disebut Layang Gantung disebut juga Gontole. Juga ada yang
menyebut sebagai...

Para kawan dimana-pun berada...!

Percayakah anda bahwa sejarah layang gantung bermula dari menara
suatu Masjid di Cordoba...?

Jawab :
Percaya...!


Yah...!
Sudahlah kalau begitu.
kalau yang sudah percaya-nya untuk apa lagi dilanjutkan
postingan ini.

Selamat malam...!





































































































































































Jika anda sampai pada postingan ini, berarti anda tidak begitu
percaya. Iyakan...???

Oke-la kalau begitu...!
Kita lanjut....dan....

Selamat menyimak...!

______________________________________________________________

Sekilas info tentang Layang gantung dan Seluk Beluk-nya
______________________________________________________________

























* Pemahaman Umum

Layang Gantung atau Gantolle adalah salah satu olah raga angin.
Dia merupakan olah raga rekreasi atau kompetitif yang berhubungan
dekat dengan gliding, tetapi menggunakan pesawat yang lebih sederhana
yang kadangkala hanya terdiri dari sayap kain yang berangka-metal,
dengan pilot berada di sebuah harness yang menggantung dari kerangka
sayap dan melakukan kontrol dengan menggerakan badan terhadap rangka
yang berbentuk segitiga yang juga menempel di kerangka utama.

Eksperimen awal dengan penerbangan gliding dilakukan pada akhir
abad ke-19 oleh pioneer seperti Otto Lilienthal. Pesawat ini
sekarang ini dikenal sebagai hang glider.

* Sejarah Layang Gantung





















Ket :
Sketsa Leonardo da Vinci: "Flying Machine"

Layang gantung atau Gantole dapat ditelusuri kembali ke masa
Ibnu Firnas adalah manusia yang telah terlebih dahulu melakukannya
dengan melakukan terbang di udara dialah orang yang pertama kali
terbang di udara sebelum Leonardo da Vinci, yang membuat sketsa
tentang keinginannya untuk penerbangan manusia.

Melalui fakta dan fiksi, penerbangan telah memainkan peran utama
dalam mimpi manusia untuk melayang bersama dengan burung.

Pada tahun 852, di bawah pemerintahan Khalifah Abdul Rahman II,
Ibnu Firnas memutuskan untuk melakukan ujicoba ‘terbang’ dari
menara Masjid Mezquita di Cordoba dengan menggunakan semacam
sayap dari jubah yang disangga kayu.

Sayap buatan itu ternyata membuatnya melayang sebentar di udara dan
memperlambat jatuhnya, ia pun berhasil mendarat walau dengan cedera
ringan. Alat yang digunakan Ibnu Firnas inilah yang kemudian
dikenal sebagai parasut pertama di dunia.

Keberhasilannya itu tak lantas membuatnya berpuas diri. Dia kembali
melakukan serangkaian penelitian dan pengembangan konsep serta teori
yang ia adopsi dari gejala-gejala alam yang kerap diperhatikannya.





















Pada tahun 875, saat usianya menginjak 65 tahun, Ibnu Firnas merancang
dan membuat sebuah mesin terbang merupakan cikal-bakal layang gantung
yang mampu membawa manusia.

Setelah versi finalnya berhasil dibuat, ia sengaja mengundang orang-
orang Cordoba untuk turut menyaksikan penerbangan bersejarahnya di
Jabal Al-‘Arus (Mount of the Bride) di kawasan Rusafa, dekat Cordoba.

Penerbangan yang disaksikan secara luas oleh masyarakat itu terbilang
sangat sukses. Sayangnya, karena cara meluncur yang kurang baik, Ibnu
Firnas terhempas ke tanah bersama layang gantung buatannya. Dia pun
mengalami cedera punggung yang sangat parah. Cederanya inilah yang
membuat Ibnu Firnas tak berdaya untuk melakukan ujicoba berikutnya.

Kecelakaan itu terjadi karena Ibnu Firnas lalai memperhatikan bagaimana
burung menggunakan ekor mereka untuk mendarat. Dia pun lupa untuk
menambahkan ekor pada model layang gantung buatannya. Kelalaiannya
inilah yang mengakibatkan dia gagal mendaratkan layang gantung
ciptaannya dengan sempurna.

Namun usaha Ibnu Firnas bukan usaha ilmuwan Muslim terakhir. Pada
tanun 1630-1632 M, Hezarfen Ahmad Celebi di Turki berhasil menyeberangi
Selat Bospurus di Istanbul. Ahmad melompat dari menara Galata yang
tingginya 55 meter dan berhasil terbang dengan layang gantungnya kira-
kira sejauh 3 km serta mendarat dengan selamat.

Usaha meraih teknologi aeronautika ini sejalan dengan tantangan
Allah di dalam firman-Nya: "Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu
sanggup melintasi penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak
dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan".(QS. ar Rahman (55):33).

Dari saat penerbangan nahas Icarus ke zaman pionir olahraga seperti
Otto Lilienthal, Octave Chanute dan John Montgomery, manusia telah
mencoba melakukan terbang bebas di hampir setiap fase sejarah modern.

Saat Wright Bersaudara menciptakan penemuan mereka untuk penerbangan
bermesin, mereka mengasah keterampilan terbang mereka dalam "gantolle".
Setelah penerbangan bersejarah mereka di Kitty Hawk, seluruh dunia
menjadi semakin tertarik pada pengembangan teknologi penerbangan bermesin,
meninggalkan gantole untuk generasi berikutnya.

Gantole tidak muncul lagi sampai tahun 1960-an, sampai penelitian
Dr. Francis Rogallo dengan "Sayap Rogallo" dalam sebuah proyek NASA
untuk sistem pemulihan untuk pesawat ruang angkasa.

Sedikit yang disadari Francis bahwa desainnya akan memulai kelahiran
kembali gantole pada awal tahun 1970-an.

Di zaman modern gantole menggabungkan teknologi modern, desain teknologi
tinggi dan peralatan elektronik. Gantole-gantole zaman sekarang harus
lolos dari tes "beban" dan disertifikasi untuk kelaikan udaranya.

Pilot-pilotnya terbang dengan altimeter, variometers, parasut cadangan
dan bahkan komputer penerbangan onboard. Terbang sejauh 100 sampai 200
kilometer bukanlah hal yang tidak biasa. Manfred Ruhmer dari Austria
memecahkan rekor dunia untuk terbang sejauh 700,6 kilometer pada
tahun 2001.

Layang Gantung di Indonesia

Komunitas layang gantung di Indonesia ada di Sumatera Utara, Jakarta,
Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

* Galeri Animasi

























_____________

Penutup
_____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam untuk yang kedua kalinya...!
________________________________________________________________________
Cat :


http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar