Selasa, 12 Januari 2016

Hiu : Pemahaman Umum, Ciri Fisik, Mitologi, Mitos dan Film


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Hiu)
_______________________________________________________________












__________________

Kata Pengantar
__________________

Lewat link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/lumba-lumba-dan-seluk-beluknya.html
penulis mengurai sekitar Lumba-Lumba bersama lagu Lembe-lembe.

Untuk melengkapinya, maka berikut info sekitar Hiu atau Ikan Hiu.

Selamat menyimak...!









_________________________________

Sekilas info tentang Hiu
_________________________________
















* Pemahaman Umum

Ikan Hiu adalah sekelompok (superordo Selachimorpha) ikan dengan
kerangka tulang rawan yang lengkap [1] dan tubuh yang ramping.
Mereka bernapas dengan menggunakan lima liang insang (kadang-kadang
enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai
sedikit di belakang, kepalanya. Hiu mempunyai tubuh yang dilapisi
kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan,
dari parasit, dan untuk menambah dinamika air. Mereka mempunyai
beberapa deret gigi yang dapat digantikan.









Hiu mencakup spesies yang berukuran sebesar telapak tangan. Hiu pigmi,
Euprotomicrus bispinatus, sebuah spesies dari laut dalam yang panjangnya
hanya 22 cm, hingga hiu paus, Rhincodon typus, ikan terbesar yang mampu
tumbuh hingga sekitar 12 meter dan yang, seperti ikan paus, hanya
memakan plankton melalui alat penyaring di mulutnya. Hiu banteng,
Carcharhinus leucas, adalah yang paling terkenal dari beberapa
spesies yang berenang di air laut maupun air tawar (jenis ini
ditemukan di Danau Nikaragua, di Amerika Tengah) dan di delta-delta.


* Ciri-ciri fisik (Kerangka)









Kerangka hiu sangat berbeda dibandingkan dengan ikan-ikan bertulang
seperti misalnya ikan kod, karena terbuat dari tulang muda (tulang
rawan), yang sangat ringan dan lentur, meskipun tulang muda di ikan-
ikan hiu yang lebih tua kadang-kadang sebagian bisa mengapur, sehingga
membuatnya lebih keras dan lebih seperti tulang.

Rahang hiu beraneka ragam dan diduga telah berevolusi dari rongga insang
yang pertama. Rahang ini tidak melekat pada cranium dan mempunyai deposit
mineral tambahan yang memberikannya kekuatan yang lebih besar.








Hiu umumnya lambat mencapai kedewasaan seksualnya dan menghasilkan
sedikit sekali keturunan dibandingkan dengan ikan-ikan lainnya yang
dipanen. Ini telah menimbulkan keprihatinan di antara para biologiwan
karena meningkatnya usaha yang dilakukan untuk menangkapi ikan hiu
selama ini, dan banyak spesies yang kini dianggap terancam punah.

Beberapa organisasi, seperti misalnya Shark Trust, melakukan kampanye
untuk membatasi penangkapan hiu.

* Hiu dalam mitologi







Hiu sangat menonjol dalam mitologi Hawaii. Ada cerita-cerita tentang
manusia hiu yang mempunyai rahang hiu di belakang mereka. Mereka dapat
berubah bentuk antara hiu dan manusia pada waktu-waktu yang mereka
inginkan.

Sebuah tema umum dalam cerita-cerita ini adalah bahwa manusia-manusia
hiu ini akan memperingatkan orang-orang yang ke pantai bahwa di
perairan itu terdapat hiu. Orang-orang yang ke pantai itu akan
menertawai dan mengabaikan peringatan-peringatan mereka dan akan
tetap berenang, dan karena itu kemudian mereka dimakan oleh manusia
hiu yang sama, yang memberikan peringatan kepada mereka agar tidak
turun ke air.

Mitologi Hawaii juga mengandung banyak dewa hiu. Mereka percaya bahwa
hiu adalah penjaga samudra, dan mereka disebut Aumakua:

Kamohoali'i –











Dewa hiu yang paling terkenal dan dihormati. Ia lebih tua dan menyukai
saudara dari Pele, dan menolong serta berjalan bersamanya ke Hawaii.
Ia mampu mengambil rupa manusia dan ikan. Sebuah tebing yang tinggi
di kawah Kilauea dianggap sebagai salah satu tempatnya yang paling
suci. Di salah satu tempat itu, ia mempunyai sebuah he'iau (kuil)
yang dipersembahkan baginya di setiap potong tanah yang menjorok ke
laut di pulau Moloka'i.

Ka'ahupahau –









Dewi ini dilahirkan sebagai manusia, dengan ciri khasnya karena
rambutnya yang merah. Ia belakangan berubah ke dalam bentuk hiu
dan diyakini melindungi rakyat yang hidup di O'ahu dari ikan-ikan
hiu. Ia juga diyakini hidup dekat Pearl Harbor.

Kaholia Kane –

Ini adalah dewa hiu dari ali'i Kalaniopu'u dan diyakini tinggal
di sebuah gua di Puhi, Kaua'i.

Kane'ae –








Dewi hiu yang berubah menjadi manusia agar dapat mengalami
suka cita menari.

Kane'apua – Yang paling umum, ia diyakini sebagai saudara laki-laki
dari Pele dan Kamohoali'i. Ia adalah dewa yang suka mempermainkan
orang yang melakukan banyak tindakan kepahlawanan, termasuk
menenangkan dua bukit legendaris yang konon bertabrakan sehingga
menghancurkan perahu-perahu yang berusaha melewatinya.

Kawelomahamahai'a –

Asalnya manusia, ia kemudian diubah menjadi hiu.

Keali'ikau 'o Ka'u –











Ia adalah sepupu dari Pele dan anak laki-laki dari Kua. Ia disebut
pelindung rakyat Ka'u. Ia pernah mengadakan hubungan dengan seorang
gadis manusia, yang melahirkan seekor hiu hijau.

Kua – ini adalah dewa hiu yang utama dari rakyat Ka'u, dan diyakini
merupakan nenek moyang mereka.

Kuhaimoana –










Ia adalah saudara laki-laki dari Pele dan tinggal di pulau Ka'ula.
Panjangnya konon 55 m dan merupakan suami dari Ka'ahupahau.

Kauhuhu – Ia adalah raja hiu yang kejam yang hidup di sebuah gua
di Kipahulu di pulau Maui. Kadang-kadang ia pindah ke gua yang lain
di sisi angin bertiup dari pulau Moloka'i.

Kane-i-kokala –

Sejenis dewa hiu yang menyelamatkan orang-orang yang
karam kapalnya dengan membawa mereka ke pantai. Orang-orang yang
menyembahnya tidak mau memakannya, menyentuh atau melintasi asap
kokala, ikannya yang suci. Dalam budaya-budaya Samudra Pasifik
lainnya, Dakuwanga adalah dewa hiu yang juga merupakan pemakan
jiwa-jiwa yang tersesat.

Di Yunani kuno, orang dilarang makan daging hiu pada festival-
festival perempuan.

* Mitos









Ada mitos yang populer bahwa hiu kebal terhadap penyakit dan kanker;
namun hal ini tidak benar. Ada penyakit dan parasit yang memengaruhi
hiu. Bukti bahwa hiu setidak-tidaknya tahan terhadap kanker dan
penyakit boleh dikatakan hanya anekdot dan kalaupun ada, sedikit
sekali studi ilmiah atau statistik yang membuktikan bahwa hiu dapat
meningkatkan kekebalan terhadap penyakit. Namun sekarang sudah ada
beberapa perusahaan obat-obatan yang memproduksi minyak hati ikan
hiu (Squalene) untuk meningkatkan kesehatan hati dan jantung.

* Film









Jaws (1975)
Deep Blue Sea (1999)
Open Water (2003)
Shark Tale (2004)
Soul Surfer (2011)

_______________

Penutup
_______________










Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam...!
________________________________________________________________________
Cat :

http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar