Sunday, January 27, 2013

KILAS BALIK TAON 2012 DAN KILAS KOJAR TAON 2013 WILAYAH TAPANULI SELATAN NAJOLO

#SELAMAT MALAM TAPANULI#
(Melihat sekilas situasi dan kondisi Tapanuli Selatan
di taon 2012 dan melihat sekilas peristiwa sikojaron di taon 2013) _____________________________________________________________

Ibukota Tapsel
Tulilla ma tu lilla, tulilla ni Padang-padang.
Tudiama na tu dia jolo mangidup majo
sabatang....!

Ahadope boru tulang, certek bojolo
sigaret nabion...! Cer...cer...cerrr...rrr....!
issst...ttttt....huh.hhhh....Ido,
gara do palang.


Gara mattong anak namboru,
goarnama nai certek tottu gara. Na
otamaho maho anak namboru...! Ena boru tulang...abang doda au
ulang dokkon au oto, durokoho...duroko...!

Indi mattong bo, hum mandoknape so nabisa ho, durako do dabo..
durako...! Olo borutulang duroko mada...! Durako maning iba
duroroko dope ningia...! Olle Tuhanku dappor ni namar khalaklahi
on, mai dokkon durako...lek durako dope ningia.

Jadi borutulang...napala bei... ! Duroko durako, naroko narako
saulakon noma ta hobari-i, ke manonton koni...got marassalamui
alaikum au...! Kakakakaka...kkk...kkk...(Intermezzo gaya Angkola
sebagai pembuka tulisan).

Assalamu'alaikumwartohmatullohiwabarakatuh...!
Waalaikumsalamwarahmotullohiwabarakatuh...!

Para dongan...! Di Minggu akhir taon 2012 tarpikir do diau aso
manulisjo, mengenai kilas balik ni Tapanuli Selatan 2012, tapi
karena banyak kesibukan keinginan tersebut jadi tartunda, sementara
sekarang sudah bulan Januari 2013. Bulan dimana secara umum kilas
balik sudah tidak ada.

Untuk mensiasati hal ini terpikir olehku, "Kilas Balik 2012 dan
kilas kojar 2013" Maksudnya saya ingin melihat sekilas kondisi
Tapanuli Selatan di Taon 2012 dan rencana sekilas peristiwa
yang akan diciptakan di taon 2013.

Karena yang mau dilihat adalah kondisi Tapanuli Selatan, maka saya
mengkreteriakan Tapanuli Selatan itu seperti apa yang tersyair
dalam lagu, "Tapanuli Selatan" Cipt. Mariati Lubis (ada baiknya
video muisik diatas didengar terlebih dahulu sebelum tulisan ini
dilanjut). Botima.

Berikut uraiannya :
___________________

1. Dolok Lubuk Raya
___________________

"Surat keputusan Menteri Kehutanan nomor 44/Menhut-II/2005 tanggal
16 Februari 2005" adalah salah satu acuan bagi para kawan yang
ingin tahu lebih banyak mengenai dolok ini.

Berdasarkan data BPS Tahun 2011 desa yang berada di sekitar kawasan
hutan SA. Dolok Lubuk Raya adalah Desa Aek Sabaon Kecamatan Marancar,
Desa Huraba Kecamatan Angkola Timur, Desa Sitara Toit, Desa Lembah
Lubu Raya dan Kel Simatorkis Sisoma Kecamatan Angkola Barat.

Demikian sekilas infonya, kiranya dolok ini dapat lebih menyatukan,
mengakrabkan masyarakat disekitarnya apalagi tu masa 2013 sampe
tu ginjangna. "Sadolok sapanggulangan, sasanggar saria-ria, padonok
ulang maralang-alang, aso songon namarsadaina" ninna.
____________________

2. Assasorik Marapi
____________________

Sorik Marapi adalah sebuah gunung yang masuk dalam kawasan Taman
Nasional Batang Gadis, secara administratif berada di Desa Sibanggor
Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal,
Sumatera Utara.

Sorik Marapi merupakan gunung berapi aktif yang berketinggian 2.145
meter. Koordinat puncak gunung adalah 0°41' 11" LS and 99° 32' 13" BT.
Di puncaknya terdapat sebuah danau vulkanik. Gunung ini tercatat
pernah meletus sebanyak tujuh kali. Masing-masing pada tahun
1830, 1879, 1892, 1893, 1917, 1970, 1986 dan terakhir pada
tahun 1987. Pada letusan terakhir, Sorik Marapi memuntahkan
debu dan lahar panas yang mengalir sampai ke Kabupaten Pasaman
di Sumatera Barat.

Demikian kutipan dari wikipedia tentang Gunung ini. "Sudahkah
alat pendeteksi Gunung Berapi dimiliki oleh pengawas gunung
ini" adalah pertanyaan yang timbul dalam diri penulis.

Harapan saya, "Cukup sudah 7 kali gunung ini meletus". Untuk 2013
dan sterusnya semoga tidak terulang lagi :

Ya Allah jauhkan kami dari marabahaya, hindari kami dari meletusnya
gunung berapi, karena hanya engkaulah penguasa jagat ini. Amin
ya  robbal alamin.
_____________

3. Dolok Malea
_____________

pada http://dolokmalea.wordpress.comdidokkon/dikatakan :

"Keluarga Besar Parsadaan Dolok Malea Mompang Julu – Medan adalah
wadah silaturrahmi bagi warga asal desa Mompang Julu dohot Anak
Boruna yang bermukim di kota Medan dan sekitarnya.

Kegiatan rutinnya adalah mengadakan pertemuan dan pengajian pada
tiap minggu terahir setiap bulannya. Bertempat di salah satu rumah
anggota yang telah ditetapkan sebelumnya".

Jika penulis memberi pendapat maka saya ingin berkata, " Mantap...!
Sukses...! dan Horas...! untuk parsadaan Dolok Malea. Kiranya
parsadaan yang menggunakan nama "Dolok ni nasahuta ini" dapat
ditiru atau diteladani oleh parsadaan-parsadaan lainnya yang
menggunakan nama dolok juga tentunya.

Ada puluhan dan mungkin ratusan nama dolok di wilayah Tapsel
najolo, dan tentunya sangat bagus menggunanakannya apalagi untuk
nama-nama organisasi kemasyarakatan.

Oke...! Sakalinai taon 2013 on sampe saterusna, semoga mejadi
tahun-tahun yang membawa perobahan bagi parsadaan dolok malea.
Botima.
_____________

4. Sibualbuali
_____________

Secara  umum, tentunya kita sepakat bagi orang Tapsel "Sibualbuali"
bukan saja nama gunung tapi juga nama motor. "Sibualbuali" bisa
juga nama Rumah Makan, toko sembako atau toko casset.

Bagi penulis, apapun usahanya dengan menggunakan nama "Sibualbuali"
ini semoga menjadi usaha yang sukses. Dan kalau boleh berharap
seiring dengan perkembangngnya kemajuan pembangunan, saya ingin
suatu saat ada juga nama, "Universitas Sibualbuali, English courcuse
Sibualbuali, Sibualbuali Plaza, SBL Bank, Sibualbuali entrepreneur,
Kriya Sibualbuali, dll tentunya yang berbau keren, sep, beteng
dan kokoh sekokoh gunung sibualbuali itu sendiri".

Semoga tahun 2013 sampe tuginjang menjadi menjadi tahun-tahun
yang membaha kemajuan nian bagi pemilik nama Sibualbuali.
Amin ya robbal alamin.
__________

5. Maratcar
__________

"PASTIKAN BEBAS BUTA HURUF DI KEC. MARANCAR"
demikian salah satu judul  pada situs http://komunitasmarancar.blogspot.
com/ 2010/07/pastikan-bebas-buta-huruf-di-kec.html
Situs ini bagi penulis, menimbulkan kesan  bahwa di maratcar
masih ada orang yang buta huruf. Betulkah demikian...?

Selanjutnya dikatakan :

Setelah sekian puluh tahun Dunia Pendidikan masuk ke wilayah
LUAT MARANCAR Kec. Marancar, Tapanuli Selatan, untuk meningkatkan
Mutu SDM (Sumber Daya Manusia) yang ada/tinggal di Wilayah Kec.
Marancar maka peningkatan Pendidikan di seluruh Wilayah kec.
Marancar harus terus menerus dilakukan. Pembangunan Sarana dan
Prasarana dari sekian banyak sekolah baik SD, SMP, SMA atau
sekolah sederajat lainnya perlu  dilakukan dan dijaga secara
bersama-sama antara pihak Pemda terkaid dengan pihak Masyarakat.

Ternyata judul tersebut adalah gambaran keraguan, ketakutan
sekaligus harapan tentang besarnya keinginan halak maratcar
mendapat perhatian dari pemda setempatnya dalam peningkatan
SDM-nya.

Oke...! Disebut halak hita, tentunya tidak lepas dari istilah
hita, karena itu jika orang maratcar men ginginkan agar pendidi-
kannya sebenarnya begitupun halak hita lainnya (diluar Maratcar)
tetap menginginkan pendidikannya maju.

Semoga pengalaman pendidikan 2012 dapat menjadi motivasi untuk
memperbaiki pendidikan di 2013 di Daerah Maratcar. Salam hormat
penulis blog untuk para pengelola pendidkan di daerah Maratcar.
______________

6. Batang Toru
______________

Ehem...! Jika dibilang, "Tano nai Tolangi, tano nai sidippuani,
nai Batang Torui adalah tano ni Tuhan doi" mungkin halak hitai
akan mar tata membegena. Bukan maksudnya halak hitai tidak
setuju, karena ketidak setujuan akan memberi gambaran pula pada
tidak adanya Tuhan. Dan

"...Dan, sungguh, kemarahan rakyat Batangtoru sudah bisa diprediksi
bakal meledak. Pasalnya, sebelum kemarahan itu dimanjakan, rakyat
Batangtoru sudah menyampaikan ketidaksenangan mereka, tapi tidak
diperdulikan. Mereka memprotes rencana PT Agincourt Resources
(PT AR), perusahaan pertambangan dan pengolahan hasil tambang emas,
mengalirkan limbahnya ke Sungai Batangtoru. Alasan protes jelas,
karena sungai itu merupakan sumber hajat orang banyak yang tinggal
di sepanjang DAS..." Demikian tulis Budi Hatees pada situs "Apa
Kabar Padangsidimpuan dengan judul Provokator untuk Batang Toru".

Bagi penulis, pun dalam kata apapun, pun dalam kata seberat apapun,
jika kita  menerapkan apa yang diajarkan oleh para "Orang kaya
huta/nappuna huta" maka semua persoalan akan dapat diselesaiakan
dengan baik.

pada http://www.rareplanet.org/en/blog-post/keberadaan-tanah-bagi- 
masyarakat-dolok-lubuk-raya-dan-dolok-sibualbuali dikatakan :

Jauh sebelum negara kesatuan Republik Indonesia terbentuk telah
ada sebuah tataran budaya sosial sediri di tengah-tengah masyarakat
Batang Toru bahkan kehadiran mereka bisa dibilang lebih dahulu dari
terbentuknya sebuah negara, ini bisa dilihat dari cerita masa
lampau ditengah-tengah masyarakat, pada masa itu dikenal dengan
"SURAT TUMBANGAN HOLING NA TASURAT, TAI TARBASA".
yang dibagi atas lima kategori
1. Patik
2. Uhum
3. Paho
4. Ugarai
5. Ujar-ujar

Terhadap hal ini, Dalam lembaran kata sambutan Raja Panusunan Bulung
(H. Tuongku Lelo Lubukraya Harahap) tanggal 30/11/2006,  dikatakan
"kelima kategori mempunyai makna tersendiri, yang disebut Andilo
nahinan hadang kadangan saonnari, adat opputta na hinan, ido nahita
pauman-pauman saonnari, dengan semboyan Hombardo.

Pendek ni hata, "Semoga masalah Batang Toru ini" dapat terselesaikan
dengan baik di 2013 ini" Botima harapan sian penulis blog on.
__________________

7. Angkola Sipirok
__________________

Dari hasil pengamatan, tahun 2012 ini bukanlah tahun yang
menyenangkan bagi warga Sipirok.  Usaha untuk menjadikannya
ibukota sampai pada saat tulisan ini dibuat belum berhasil.

Begitu rumitnya, begitu misterinya, begitu sulitnya merealisasikan UU
yang dibuat oleh para pembuat keputusan ini. Sebagai warga Sipirok,
penulis sangat merasa kecewa, atas belum jadinya Sipirok (Kota di
Sipirok) sebagai tempat dimana kantor Kabupaten Tapanuli Selatan
ditempatkan.

Begitupun, kilas kojar 2013 masih sangat diharapkan penulis agar
UU No.37 dan 38 itu tetap direalisasikan. Semoga...!
_____________

8. Padang Bolak
_____________

"Di hamparan rumput yang luas inilah, ratusan bahkan ribuan ternak
digembalakan. Hewan ternak horbo dan lombu, sebutan untuk kerbau
dan sapi, biasa dilepas bebas dari pagi hingga petang.

Biasanya, setiap hari, gerombolan hewan ternak kerbau dan sapi ini,
akan melalui rute harian ke tempat yang sama. Uniknya, walaupun
jumlahnya amat banyak, kawanan kerbau dan sapi ini, hanya diawasi
dan diikuti oleh seorang penggembala. Dalam perjalanan penggembalaan,
rata-rata hewan-hewan ternak ini bisa mencapai jarak, 20 hingga
30 kilometer"

Demikian kutipan dari situs http://www.indosiar.com/ragam/padang- 
bolak-padang-ribuan-ternak_39148.html

Dan bagi penulis, hal ini bukanlah hal yang mengherankan karena
sejak kecil penulis sudah mengetahuinya.

Begitupun, pencurian ternak di Padang Bolak dalam jumlah besar
sudah mulai  terdengar. Harapan saya untuk tahun 2013 ini
dan seterusnya, kiranya pencurian seperti ini tidak akan terjadi
lagi.

Dan kalau boleh berharap pada pemda Padang Bolak, kiranya
kesejahteraan para pengembala ini lebih diperhatikan karena
bukan tidak mungkin para pejabat itu bekas pengembala juga
yang sudah merasakan bagaimana sakitnya  pengembalakan ternak
milik orang lain. Salam hormat penulis tuk para pejabat Padang
Bolak.
_________

9. Natal
_________

Wikipedia bilang :

Sebelum Mandailing Natal menjadi sebuah kabupaten, wilayah ini masih
termasuk Kabupaten Tapanuli Selatan. Setelah terjadi pemekaran,
dibentuklah Kabupaten Mandailing Natal berdasarkan undang-undang
Nomor 12 tahun 1998, secara formal diresmikan oleh Menteri Dalam
Negeri pada tanggal 9 Maret 1999.

Jika 2012 dikurang 1999 maka dapotna jadi 13. "Sudahkah masyarakat
Natal najoloi memperoleh kehidupan yang lebih baik setelah wilayah
disatukan...? adalah pertanyaan yang timbul dalam diri penulis.

Pertanyaan lainnya, bagaimana pula dengan pembagian pendapat
daerahnya...? Sudahkah diterapkan seperti apa yang tertulis di UU
Pendapat Daerah itu...? Tentunya masyarakat dan pemda setempatnya-
lah yang mengetahui.

Harapan penulis, kiranya tahun 2013 ini sampai kedepannya Madina
bisa menjadi contoh kabupaten bagi kabupaten-kabupaten lainnya
setelah terjadi pemekaran Tapanuli Selatan Najoloi. Salam
hormat saya tuk para masyarakat pun pamarentanya.
______________

10. Barumun
______________

Terlepas dari macam berita mengenai Barumun yang merupakan bagian
Tapanuli Selatan Najolo, penulis tertarik melihat kilas baliknya
lewat tulisan yang berjudul, "Sungai Barumun: ‘Jalan Sutra’ Via
Daerah Candi Menuju Sumber Ekonomi di Tapanuli Bagian Selatan"

Pada tulisan yang berlamat di http://akhirmh.blogspot.com/2011/04/ 
sungai-barumun-jalan-sutra-via-daerah.html dikatakan :

- Sungai Barumum merupakan jalur transportasi melalui sungai yang
terpenting di masa lalu dari pantai timur Sumatra di Labuhan Bilik,
Kabupaten Labuhan Batu Selatan ke daerah pedalaman di Tapanuli
Bagian Selatan.

- Hulu Sungai Kanan yang melewati Kota Langgapayung di Kabupaten
Labuhan Batu Selatan berada di daerah Gunung Tampulon Anjing di
Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara.

- Hulu Sungai Sihapas yang melewati Kecamatan Sosopan, Kabupaten
Padang Lawas dan Kota Aek Godang di Kecamatan Hulu Sihapas, Kabupaten
Padang Lawas Utara berada di daerah Gunung Sibual Buali di Kecamatan
Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan.

- Hulu Sungai Batang Pane yang melewati Kota Gunung Tua Kecamatan
Batang Onang Kabupaten Padang Lawas Utara berada di daerah Gunung
Tampulon Anjing di Kecamatan Aek Bilah Kabupaten Tapanuli Selatan.

- Anak Sungai Batang Pane adalah Sungai Aek Sirumambe yang bercabang di
Desa Portibu Julu, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Bagi penulis blog, uraian ditas sepertinya memberi gambaran yang
jelas akan suatu pertanyaan yang sering diucapkan anak-anak Tapsel
dahulu yaitu "Tudia ma kehe ni aek godangon..." dan se cara umum
halak Tapsel itu cuma menjawab tu "Laut", karena  secara umum para
orang tua termasuk para guru pengetahuannya mengenai hal ini
sangat terbatas.

Terhadap hal ini ingin rasanya memberikan "kilas kojar" untuk
tahun 2013 pada para guru/pendidik di hitaan, kiranya pengetahuan
seperti ini dijelaskan juga pada para murid. Jangan seperti penulis
blog ini, setelah kepala opat baru paham bia pardalanan ni aek
godang di hitaan.
________

11. Sosa
________

Pada pencarian data kilas balig 2012 untuk Sosa, saya temukan ini

Dijual lahan sawit seluas 1350 ha, di Sosa, Tapanuli Selatan, Sumatera
Utara. harga 35 jt/ha, surat terdiri dari 600 pemilik telah menjadi
satu. Rincian 900 ha tertanam dengan baik dan 450 ha tanaman
jarang karena diserang gajah. Produksi 1000 ton.

serius hub: Neil Immaser Tarigan, SP
(081328892860)

Mengetahui hal ini, ro songon nagitik roha mangaligi halak sosa ini.
Napodo dia-dia mamanggadisi...! Okelah...postingannya memang di
Tahun 2009, semoga sudah terjual.

Begitupun, untuk kilas kojarnya taon 2013, jika belum terjual dan
ada pula diantara pembaca  blog Macam Status Angkola ini, silakan
menghubunginya. Situsnya ada  pada alamat :http://arontha.blogspot.
 com/2009/04/dijual-lahan-sawit.html
_______________

12. Rura Singkuang
_______________

"Rura Sintulang adalah nama yang salah jika kita mencari data Di
Tapanuli Selatan dan sekitarnya, seharusnya Rura Singkuang",
demikian yang dapat penulis sampaikan kilas balik 2012 sesuai
dengan nama-nama yang disebutkan pada Video Musik diatas.

Pencarian data kilas balik ini, membuat penulis mengambil kesimpulan
bahwa penulis masih terbatas pengetahuannya mengenai nama-nama wilayah
di Tapsel. Dan bukan tidak mungkin para kawan sebagian juga demikian
halnya. (Penulis mengira namanya Sintulang rupanya Singkuang/ada
waktu silakan lihat Peta Tapanuli Selatan di blog ini)

Untuk itu tentu tak ada salahnya, kilas kojar kita di taon 2013
adalah meningkatan pengetahuan mengenai nama-nama wlayah di Tapsel.

Adapun mengenai keadaan pada http://wahidsr.blogspot.com/2012/07/ 
cerita-singkat-singkuang.html Desa Singkuang, dikatakan :

Singkuang sebenarnya masuk dalam wilayah kecamatan Natal, namun
karena ada pemekaran, lantas Singkuang masuk dalam kecamatan Muara
Batang Gadis. Di desa kecil ini, terdapat sebuah Unit Pemukiman
Transmigrasi. Orang-orang di daerah itu menyebutnya UPT Singkuang.

Untuk bisa mencapai UPT Singkuang dibutuhkan waktu 4 jam perjalanan
dari Natal. Meski masuk dalam wilayah kecamatan Muara Batang Gadis,
namun Singkuang lebih dekat diakses dari Kecamatan Natal. Untuk
bisa sampai di UPT Singkuang bukan perkara mudah. Dibutuhkan waktu
4 jam perjalanan dari Natal.

Dengan demikian kita ketahui, singkuang adalah salah satu desa
yang boleh dibilang masih sangat tertinggal, karena itu pada
pemda Kecamatan Muara  Batang Gadis kiranya kilas  kojarnya di
taon 2013 lebih memperhatikan desa ini.

Malu kita pak, sampai TPA pun harus YAPI yang membangunnya.
(Kunjungi http://yapi.blogdetik.com/2010/05/20/sekolah-yapi/)
____________

Kesimpulan
____________

Dengan demikian tergambar sudah, meski hanya sekilas tentang keadaan
Tapanuli Selatan. Dan jika mau ditarik kesimpulan maka, " Tapanuli
Selatan" di taon 2012 masih punya banyak permasalahan.

Dan penulis blog berharap, kiranya masalah-masalah tersebut menjadi
bahan perrtimbangan, menjadi pengalaman bagi masyarakat Tapsel dan
para pejabatnya dalam mengejar/makkojar macam prestasi pembangunan
di Tapanuli Selatan di taon 2013 on.

Dan presatasi on, tentunya akan bisa berhasil jika kita menerapkan dan
memperaktekkan seperti apa yang dikatakan penyanyi kesayangan Tapsel
yang melegenda ini yaitu Mariati Lubis.

Katanya, khususon pada generasi penerus, pada naposo nauli bulung,
pada nagogo pamatang :

O...ale dongan...naposo pamatang
mare hita bangun tano namatua

Ulang behita sai mamangku tangan
anso torusma...ima pambangunan

"Selamat Mambangun Tapanuli Selatan 2013" dan Horas Indonesia...!


__________________________________________________
Cat :
* Image/gambar adalah salah satu sudut Kota Padang Sidempuan
Tapanuli Selatan
* Video Musik Lagu Tapanuli Selatan dengan judul "Tapanuli Selatan"
di youtube ada pada link : http://youtu.be/sQLythjg8GI atau di blog
ini pada link : http://angkolafacebook.blogspot.com/2013/01/lagu-tapanuli-selatan-mariati-lubiswmv_27.html
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment