Selasa, 22 September 2015

Mata : Mata dan Seluk beluknya pun Animasi Mata dan Mata Indah Bola pingpong

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar mata sekaligus menikmati macam
Animasi Main Mata pun menyimak syair Mata Indah Bola Pingpong)
____________________________________________________________________
_________________

Kata Pengantar
_________________

Hal pokok yang ingin penulis ketahui dari postingan ini sekaligus
jawab adalah "Bagaimana usia dapat berpengaruh pada pandangan
mata seseorang".

Sebelum penulis jawab pada penutup tulisan ada baiknya terlebih
dahulu mengurai mengenai macam hal yang berhubungan dengan mata.

Selamat menyimak...!
___________________________________

Sekilas info tentang Mata
___________________________________

* Pemahaman Umum

Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan
mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan
sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks
dipergunakan untuk memberikan pengertian visual.

* Organ mata manusia

1. Organ luar

- Bulu mata berfungsi menyaring cahaya yang akan diterima.
- Alis mata berfungsi menahan keringat agar tidak masuk ke bola mata.
- Kelopak mata berfungsi untuk menutupi dan melindungi mata.

2. Organ dalam

Bagian-bagian pada organ mata bekerja sama mengantarkan cahaya
dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf.
Bagian-bagian tersebut adalah:

- Kornea

Fungsi : Melindungi bagian sensitif di belakangnya, membantu mata
memfokuskan bayangan pada retina

Merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya
dari sumber cahaya

- Sklera

Merupakan bagian dinding mata yang berwarna putih. Tebalnya rata-
rata 1 milimeter tetapi pada irensi otot, menebal menjadi 3 milimeter.

- Pupil dan selaput pelangi

Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil menentukan
kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam.
Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap, dan
akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi
oleh selaput pelangi di sekelilingnya. Selaput pelangi berfungsi
sebagai diafragma. Selaput pelangi inilah terlihat sebagai bagian
yang berwarna pada mata.

- Lensa mata

Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada
retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga
cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek
yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan menipis.
Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat),
lensa mata akan menebal.

- Retina atau Selaput Jala

Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya,
khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina,
cahaya diteruskan ke saraf optik.

- Saraf optik

Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk
menuju ke otak.

* Sistem kerja mata

Mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna, mata dibentuk
dengan 40 unsur utama yang berbeda dan ke semua bagian ini memiliki
fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau ketiadaan salah satu
fungsi bagiannya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat.

Lapisan tembus cahaya di bagian depan mata adalah kornea, tepat di
belakangnya terdapat pupil, fungsi dari pupil sendiri adalah untuk
mengatur insensitas cahaya yang masuk ke mata. Selain pupil ada
juga bagian mata yang disebut selaput pelangi, fungsinya adalah
memberi warna pada mata, selaput pelangi juga dapat mengubah
ukuran pupil secara otomatis sesuai kekuatan cahaya yang masuk,
dengan bantuan otot yang melekat padanya. Misalnya ketika berada
di tempat gelap pupil akan membesar untuk memasukkan cahaya
sebanyak mungkin.

Ketika kekuatan cahaya bertambah, pupil akan mengecil untuk
mengurangi cahaya yang masuk ke mata. Hal yang mempengaruhi
perbesaran pupil itu adalah selaput pelangi. Sistem pengaturan
otomatis yang bekerja pada mata bekerja sebagaimana berikut.

Ketika cahaya mengenai mata sinyal saraf terbentuk dan
dikirimkan ke otak, untuk memberikan pesan tentang keberadaan
cahaya, dan kekuatan cahaya. Lalu otak mengirim balik sinyal dan
memerintahkan sejauh mana otot di sekitar selaput pelangi harus
mengerut. Bagian mata lainnya yang bekerja bersamaan dengan struktur
ini adalah lensa.

Lensa bertugas memfokuskan cahaya yang memasuki mata pada lapisan
retina di bagian belakang mata. Karena otot-otot di sekeliling
lensa cahaya yang datang ke mata dari berbagai sudut dan jarak
berbeda dapat selalu difokuskan ke retina. Semua sistem yang
telah kami sebutkan tadi berukuran lebih kecil, tapi jauh lebih
unggul daripada peralatan mekanik yang dibuat untuk meniru desain
mata dengan menggunakan teknologi terbaru, bahkan sistem perekaman
gambar buatan paling modern di dunia ternyata masih terlalu sederhana
jika dibandingkan mata. Jika kita renungkan segala jerih payah dan
pemikiran yang dicurahkan untuk membuat alat perekaman gambar buatan
ini kita akan memahami betapa jauh lebih unggulnya teknologi
penciptaan mata.

Jika kita amati bagian-bagian lebih kecil dari sel sebuah mata maka
kehebatan penciptaan ini semakin terungkap. Anggaplah kita sedang
melihat mangkuk kristal yang penuh dengan buah-buahan, cahaya yang
datang dari mangkuk ini ke mata kita menembus kornea dan selaput
pelangi kemudian difokuskan pada retina oleh lensa jadi apa yang
terjadi pada retina, sehingga sel-sel retina dapat merasakan adanya
cahaya ketika partikel cahaya yang disebut foton mengenai sel-sel
retina.

Ketika itu mereka menghasilkan efek rantai layaknya sederetan kartu
domino yang tersusun dalam barisan rapi. Kartu domino pertama
dalam sel retina adalah sebuah molekul bernama 11-cis retinal.

Ketika sebuah foton mengenainya molekul ini berubah bentuk dan kemudian
mendorong perubahan protein lain yang berikatan kuat dengannya yakni
rhodopsin.

Kini rhodopsin berubah menjadi suatu bentuk yang memungkinkannya
berikatan dengan protein lain yakni transdusin. Transdusin ini
sebelumnya sudah ada dalam sel namun belum dapat bergabung dengan
rhodopsin karena ketidak sesuaian bentuk. Penyatuan ini kemudian
diikuti gabungan satu molekul lain yang bernama GTP kini dua protein
yakni rhodopsin dan transdusin serta 1 molekul kimia bernama GTP
telah menyatu tetapi proses sesungguhnya baru saja dimulai senyawa
bernama GDP kini telah memiliki bentuk sesuai untuk mengikat satu
protein lain bernama phosphodiesterase yang senantiasa ada dalam sel.


Setelah berikatan bentuk molekul yang dihasilkan akan menggerakkan
suatu mekanisme yang akan memulai serangkaian reaksi kimia dalam sel.

Mekanisme ini menghasilkan reaksi ion dalam sel dan menghasilkan
energi listrik, energi ini merangsang saraf-saraf yang terdapat
tepat di belakang sel retina. Dengan demikian bayangan yang ketika
mengenai mata berwujud seperti foton cahaya ini meneruskan
perjalanannya dalam bentuk sinyal listrik.

Sinyal ini berisi informasi visual objek di luar mata. Agar mata
dapat melihat sinyal listrik yang dihasilkan dalam retina harus
diteruskan dalam pusat penglihatan di otak. Namun sel-sel saraf
tidak berhubungan langsung satu sama lain ada celah kecil yang
memisah titik-titik sambungan mereka lalu bagaimana sinyal listrik
ini melanjutkan perjalanannya di sini serangkaian mekanisme rumit
terjadi energi listrik diubah menjadi energi kimia tanpa kehilangan
informasi yang sedang dibawa dan dengan cara ini informasi
diteruskan dari satu sel saraf ke sel saraf berikutnya. Molekul
kimia pengangkut ini yang terletak pada titik sambungan sel-sel
saraf berhasil membawa informasi yang datang dari mata dari satu
saraf ke saraf yang lain.

Ketika dipindahkan ke saraf berikutnya, sinyal ini diubah lagi menjadi
sinyal listrik dan melanjutkan perjalanannya ke tempat titik sambungan
lainnya. Dengan cara ini sinyal berhasil mencapai pusat penglihatan
pada otak, di sini sinyal tersebut dibandingkan informasi yang ada
di pusat memori dan bayangan tersebut ditafsirkan akhirnya kita dapat
melihat mangkuk yang penuh buah-buahan sebagaimana kita saksikan
sebelumnya karena adanya sistem sempurna yang terdiri atas ratusan
komponen kecil ini dan semua rentetan peristiwa yang menakjubkan ini
terjadi pada waktu kurang dari 1 detik.

* Penyakit mata
1. Miopi

Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak
jauh. Biasanya terjadi pada pelajar. Dapat dibantu dengan kacamata
berlensa cekung.

2. Hipermetropi

Hipermetropi yaitu seseorang yang tidak dapat melihat benda yang
berjarak dekat dari mata. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa
cembung.

3. Presbiopi

Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang
berjarak dekat maupun berjarak jauh. Dapat dibantu dengan kacamata
berlensa rangkap. Biasa terjadi pada lansia.

4. Kerabunan dan kebutaan

Buta berarti seseorang tidak dapat melihat benda apa pun sama sekali.
Buta bisa saja diakibatkan keturunan, maupun kecelakaan. Bayi yang
lahir prematur dengan usia kehamilan kurang dari 32 minggu, juga
dapat mengalami Retinopathy of Prematurity (ROP) dan dapat mengalamai
ganguan penglihatan hingga kebutaan total, jika tidak diterapi
secepatnya. Rabun berarti seseorang hanya dapat melihat dengan samar-
samar. Orang-orang yang buta maupun rabun biasanya "membaca" menggunakan
jari-jarinya dengan alat bantu berupa huruf Braille.

5. Buta warna

Buta warna adalah suatu kondisi seseorang tidak mampu merepresentasikan
warna. Buta warna total sama sekali tidak dapat membedakan warna, yang
dapat dilihat hanyalah warna hitam, abu-abu, dan putih (grey scale).

Sedangkan jika tidak bisa membedakan warna tertentu disebut buta warna
parsial. Buta warna biasanya merupakan penyakit turunan, artinya jika
seseorang buta warna, pasti anaknya juga mewarisi gen buta warna, namun
belum tentu menderita buta warna.

6. Katarak

Katarak adalah suatu penyakit mata di mana lensa mata menjadi
buram karena penebalan, terjadi pada orang lanjut usia (lansia).

Astigmatis = ketidakaturan lengkung-lengkung permukaan bias mata
yang berakibat cahaya tidak fokus pada satu titik retina (bintik
kuning). Dapat dibantu dengan kacamata silinder/Operasi refraktif.
   
7. Rabun senja

Rabun senja adalah penyakit mata yang disebabkan karena mata kekurangan
vitamin A. Penderita biasanya tidak bisa melihat pada saat sore hari saja.

Segera temui dokter mata, jika mengalami tanda-tanda sebagai berikut:

- Nyeri yang sangat hebat pada mata (glaucoma atau infeksi akut)
- Pandangan kabur mendadak
- Mata merah disertai sakit kepala, mual, dan muntah (infeksi akut)
- Ada sensasi benda asing dalam mata, sekret atau cairan yang
  mengalir dari mata, disertai adanya riwayat goresan pada mata,
  paparan terhadap bahan kimia, atau partikel yang berterbangan

- Melihat bercak atau untaian hitam yang melayang-layang (floaters
  atau sobek/bocornya retina mata)

- Melihat kilatan/kedipan cahaya (sobek/lepasnya retina mata)
- Pandangan terhalang atau seperti melihat di dalam terowongan
  (tunnel vision atau glaucoma)

- Terdapat benjolan disertai luka di kelopak mata yang tidak sembuh-
   sembuh walau sudah diobati
- Mata yang menonjol (proptosis)
- Muncul pandangan ganda/double secara mendadak

8. Kebutaan

Berdasarkan WHO 2012, penyebab kebutaan yang utama adalah:

- Katarak, jika katarak tidak dibersihkan/diangkat, terutama
  masyarakat miskin
- Glaukoma
- Degenerasi Retina
- Kornea
- Diabetik Retinopathy, jika gula darah tinggi dalam waktu yang lama

Deteksi penyakit melalui kelainan mata

Penyakit lain juga dapat dideteksi melalui mata dengan tanda-tanda
sebagai berikut

Mata menonjol dapat berarti kelainan kelenjar gondok, somare, tumor
yang berasal dari organ lain seperti paru-paru, payudara, kelenjar
getah bening. Kadang-kadang disertai dengan gangguan pergerakan
bola mata sehingga penderita mengeluh berpenglihatan ganda.

Kelainan kelopak mata:

- Kelopak mata menurun (kelainan saraf, usia tua, atau kencing manis).
- Kelopak mata tidak bisa menutup rapat (kelainan kelenjar gondok,
  kelainan saraf atau tumor).
- Kelopak mata bengkak (ginjal, jantung, alergi, dan sinusitis).
- Kelopak mata tidak dapat berkedip (lepra).
- Kelopak mata berkedip secara berlebihan (kelainan saraf/ otak).

Mata juling (gangguan saraf/otak, stroke, kencing manis, tumor, dan gondok)

Mata merah

tanpa nyeri (cacingan, TBC, alergi ringan karena debu atau makanan,
alergi berat karena obat, tiroid, HIV/AIDS, tumor)
dengan nyeri hebat (rematik, sifilis, sarkoidosis, lupus (penyakit),
kencing manis (kadang kadang mata nyeri saat dibuka di waktu bangun)
disertai dengan kornea yang kering dan penebalan selaput lendir
(kekurangan vitamin A).

Lingkaran putih di sekeliling kornea pada usia muda (tingginya kolesterol).

Katarak pada usia dini (di bawah usia 61 tahun) menandakan kencing
manis. Ibu hamil yang selama masa kehamilan terinfeksi campak juga
dapat menyebabkan anaknya lahir dengan katarak.

____________________

Penutup
____________________

Demikian infonya para kawan...!

Mengacu pada uraian diatas, maka jawaban penulis pada pertanyaan
kata pengantar diatas adalah :

- Pandangan mata (Jauh tidaknya / jarak pandangan) berpengaruh besar
  pada usia seseorang.

- Pengaruh ini disebabkan terjadi-nya penebalan pada lensa mata
  seiring dengan bertambah-nya usia.

Para kawan...!

....musik untuk anda :
























 
 









_____________________________________________________
Cat :




cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar