Minggu, 04 Oktober 2015

HUT TNI KE-70 / 2015 : ISTILAH-ISTILAH DALAM SATUAN MILITER (TENTARA)

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Istilah-Istilah Militer / Tentara dalam
hubungannya dengan Nama-Nama dalam Satuan Tugas Militer)
__________________________________________________________________














_____________________

Kata Pengantar
_____________________






















Ket :
(Photo di atas ini)

Para kawan dimanpun berada...!
Khsususnya yang bukan tentara Indonesia apakah karena bukan
cita-cita, karena cita-cita yang kandas, tak cukup modal, tak cukup
tinggi atau kurang vitamin, dan lain sebagainya, tak jadi tentara.

Jika kita melihat photo di atas tentu tak salah jika kita
menyebutnya "Tentara Seorang" atau "Seorang tentara". Dan
jika mereka ada 2, 3, 4 atau lima kita juga masih bisa
menyebutnya 2, 3, 4 atau lima tentara Titik.

Tapi bagaimana jika jumlah mereka yang sedang melakukan
suatu tugas sebanyak :

- 20 orang
- 50 orang
- 180 orang
- 500 orang
- 1000 orang

apakah kita akan menyebutnya :

- 20 orang tentara sedang berlari
- 50 orang tentara sedang di serbu
- 180 orang tentara sedang bedangdur ria
- 500 orang tentara disebar di 4 sudut kota
- 1000 orang tentara sedang diberangkatkan ke Angkola

Para kawan yang penulis hormati...!

Tentu tidak demikian bukan...?
Nah untuk dapat lebih memahaminya sehubungan dengan "Hari Tentara
Indonesia" kE-70  yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2015 ini, penulis
akan menyajikan istilah-istilah dalam ketentaraan sehubungan
dengan penyebutan jumlah ora-orang diatas.

Selamat menyimak....!
_______________________________________________________________

ISTILAH - ISTILAH DALAM SATUAN MILITER (TENTARA)
_______________________________________________________________


























1. REGU

Regu adalah satuan militer terkecil dalam Bataliyon (Infanteri)
yang terdiri minimal 20 personel.

Komandannya berpangkat Sersan Satu atau Kopral Kepala senior
(yang berpengalaman).

Regu adalah bagian dari peleton.

2. PELETON

Kesatuan militer di bawah Kompi yang terdiri dari beberapa regu
(biasanya tiga regu),

kekuatan personilnya kurang lebih 30 sampai 50 orang dan biasanya
dipimpin seorang Letnan Dua.

       
Posisi Komandan Peleton biasanya merupakan penugasan PERTAMA, bagi
perwira yang baru lulus dari Akademi Militer (Angkatan Darat) dan
Akademi Angkatan Laut (kecabangan Marinir).

3. KOMPI

Kesatuan militer yang berada di bawah Batalyon terdiri dari beberapa
peleton (biasanya tiga peleton)

Kekuatan personilnya kurang lebih dari 180 hingga 250 orang.
Biasanya dipimpin seorang Kapten.

Dalam satuan infanteri, ada tiga macam kompi, yang disesuaikan
dengan fungsinya, yaitu Kompi Senapan (Kipan), Kompi Markas (Kima),
Kompi Bantuan (Kiban). Kompi Senapan disiapkan untuk operasi lapangan,
dengan dukungan Kompi Bantuan.

Persenjatan Kompi Bantuan lebih berat dari persenjataan Kipan,
persenjataan Kipan terdiri dari Senjata Mesin Sedang (SMS),
mitraliur, dan mortir.

4. BATALIYON















Satuan dasar tempur di bawah Brigade atau Resimen yang terdiri dari
suatu Markas, Kompi Markas dan beberapa Kompi (biasanya tiga Kompi)
atau Baterai (istilah Kompi khusus untuk satuan Altileri).

Khusus untuk Batalyon Infantri dapat merupakan bagian taktis dari
suatu Brigade dan dapat juga berdiri sendiri dengan tugas taktis
dan administrasi.

Contoh Bataliyon Infanteri (Yonif) yang tergabung dalam Brigade
Infanteri (Brigif), adalah Yonif 312/Kala Hitam (Subang), Yonif 310/
Iklas Karya Utama (Sukabumi), dan Yonif 327/Brajawijaya (Cianjur),
ketiganya berada di bawah komando Brigif 15/Kujang (bermarkas di
Bandung).

Yonif yang berstatus "BS" (Berdiri Sendiri), adalah Yonif yang
tidak bergabung dalam Brigif, namun komandonya langsung dari Pangdam
(setempat), karena biasanya Yonif tersebut adalah Yonif andalan, yang
biasa disebut sebagai bataliyon pemukul Kodam.

Contoh Yonif yang berstatus "BS", antara lain adalah Yonif 401/Banteng
Raiders (Kodam IV/Diponegoro), Yonif 507/Sikatan (Kodam V/Brawijaya),
Yonif Linud 733/Masariku (Kodam VIII/Trikora), Yonif Linud 100/Prajurit
Setia (Kodam I/Bukit Barisan), dan lain-lain. Kategori lain adalah
bataliyon yang di bawah komando Korem (Komando Resort Militer).

Ini adalah kategori yang paling umum. Contoh Yonif 315/Garuda (di
bawah Korem 061/Suryakencana, Bogor), Yonif 408/Subrastha (basis
Kendal, di bawah Korem 073/Makutarama, Salatiga), Yonif 521 (basis
Kediri, di bawah Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun), dan lain-lain.

Jumlah personil Yonif kurang lebih 700 hingga 1000 orang, Batalyon
biasanya dipimpin seorang Mayor (senior) atau Letnan Kolonel.

Sedang untuk Bataliyon di luar infanteri, seperti Bataliyon Kavaleri
(Yonkav), Bataliyon Artileri Medan (Yonarmed), Bataliyon Zeni Tempur
(Yonzipur), Bataliyon Perbekalan dan Angkutan (Yonbekang), hitungan
personelnya bukan sekadar orang per orang, namun jumlah kekuatan
peralatannya dan anggota yang menjadi operator (awak) peralatan
tersebut, misalnya Yonkav terdiri dari sekian tank atau sekian
panser, Yonarmed terdiri dari sekian meriam, dan seterusnya.
Jadi jumlah personelnya tidak sebanyak bataliyon infanteri biasa.

Bataliyon artileri ada dua macam, sesuai fungsinya: Bataliyon Artileri
Medan (sasaran darat) dan Bataliyon Artileri Pertahanan Udara
(sasaran udara).

Yonkav unsur persenjataan yang utama ada dua, yaitu tank dan panser.
Ada Yonkav yang persenjataannya khusus panser atau khusus tank saja,
atau gabungan antara keduanya. Contoh Yonkav yang persenjataannya
hanya tank: Yonkav 1/Kostrad.

Sedang khusus panser, contohnya Yonkav 7/Panser Khusus Kodam Jaya.
Contoh yang gabungan: Yonkav 9/Serbu (Kodam Jaya), Yonkav 4/Serbu
(Kodam III/Siliwangi). Yonkav yang berunsur gabungan panser dan tank,
adalah bentuk yang paling umum.

5. BRIGADE


















Satuan tempur di atas Batalyon, dan di bawah Divisi yang merupakan
satuan dasar tempur terdiri dari unsur-unsur tempur (biasanya tiga
Batalyon), unsur-unsur bantuan tempur dan unsur-unsur bantuan
administrasi.

Brigade dapat berdiri sendiri atau merupakan bagian dari komando
yang lebih besar (Divisi).

Jumlah kekuatan personelnya kurang lebih 3000 hingga 5000 personel.
Karena merupakan satuan tempur yang relatif besar (gabungan tiga
bataliyon), maka ketika operasi pada tingkat brigade, kesatuan
tersebut bisa bergerak sendiri, lengkap dengan unsur Bantuan Tempur
(Banpur) dan Bantuan Administrasi (Banmin) sendiri. Koordinasi Banpur
dan Banmin berada di bawah unit tersendiri, yaitu Detesemen Markas,
dipimpin seorang Dandema.

Brigade Infanteri (Brigif) di lingkungan TNI ada beberapa macam,
bisa berdasar garis komando, bisa berdasar kualifikasi.

Berdasar garis komando, ada Brigif yang berada di bawah :
Kodam [Brigif yang berada di bawah Kodam hanya ada dua, yaitu
Brigif 1/Jaya Sakti (Kodam Jaya) dan Brigif 15/Kujang (Kodam III/
Siliwangi)]

Kostrad [Brigif Linud 3 (Makassar), Brigif Linud 17/Kujang I (Jakarta),
Brigif Linud 18/Trisula (Malang), Brigif 13/Galuh (Tasikmalaya),
Brigif 9 (Jember), dan Brigif 6 (Solo)]

Berdasar kualifikasi, ada Brigif Lintas Udara (linud), dan Brigif
Lintas Medan (Brigif biasa).

6. RESIMEN

Satuan militer di bawah Divisi yang terdiri dari beberapa Batalyon
(biasanya 3 Batalyon).

Resimen merupakan satuan dengan kesenjataan yang sejenis, misalnya
Resimen Arteleri Medan, Resimen Arhanud.

Resimen biasanya dipimpin seorang Kolonel.
Unsur-unsur satuan di bawah Resimen, hampir sama dengan Brigade.

Tampaknya TNI lebih cenderung memakai sistem Brigade. Itu terlihat
tidak adanya lagi satuan yang memakai sebutan Resimen, setidaknya di
lingkungan Angkatan Darat.

Terakhir, mungkin kita masih ingat, satuan yang pernah memakai nama
resimen, adalah Kopassus, saat masih bernama Resimen Para Komando
Angkatan Darat (RPKAD).

7. DIVISI


















Satuan tempur militer terbesar, dengan kekuatan penuh. Maksudnya
secara operasional, memilki kesatuan kesatuan tempur, berikut unsur
pendukungnya, yaitu bantuan tempur dan bantuan administrasi, yang
berada dalam garis komando Divisi tersebut, jadi tidak perlu
mendatangkan dari komando lain di luar Divisi. Seperti Divisi
Infanteri yang ada di Indonesia.

Angkatan Darat memiliki dua satuan setingkat Divisi, yang keduanya
berada di bawah Kostrad, yaitu Divisi Infanteri 1 (markas di Cilodong,
Bogor), dan Divisi Infanteri 2 (markas diSingosari, Malang). Divisi-
divisi tersebut, selain memiliki unsur tempur sendiri (infanteri,
kavaleri dan artileri), juga memiliki unsur bantuan tempur (Bataliyon
Zeni, Bataliyon Perhubungan, dan Bataliyon Peralatan), dan unsur
bantuan administrasi sendiri (perbekalan, angkutan, kesehatan,
polisi militer, dll).

Divisi biasanya dipimpin oleh seorang Mayor Jendral.

8. DETASEMEN

Ada beberapa pengertian istilah Detasemen :

Kesatuan yang terdiri dari pasukan atau kapal-kapal yang diambil
dari kesatuan yang lebih besar dikirim untuk suatu tugas khusus.

Untuk Angkatan Darat, bisa berupa kendaraan lapis baja, seperti
Detasemen Kavaleri.

Kesatuan tetap yang berkekuatan kurang lebih sebesar Peleton hingga
Kompi yang dibentuk untuk tugas-tugas tertentu. Contoh: Detasemen
Intel (Denintel) Kostrad, Denintel Kodam, Denma Brigif, Detasemen
Polisi Militer, dan Detasemen 81/Anti Teror Kopassus (sebelum
dilikuidasi). Untuk kategori ini komandannya, perwira berpangkat
Mayor atau Letkol.

Nama tingkat kesatuan untuk organisasi kemarkasan tingkat Komando
Utama ke atas. Contoh: Detasemen Markas (Denma) Markas Besar
Angkatan Darat, Denma Mabes TNI, dan Denma Makodam. Komandannya
biasanya berpangkat Kolonel (untuk Mabes), atau Letkol (untuk
Makodam).
____________

Penutup
____________

Demikian info istilah istilah mileternya para kawan dengan fokus
pada Istilah dalam ketentaraan. Semoga memberi manfaat dalam
perluasan wawasan kita.

Selamat malam...!

....dan.....

"Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia"
Ke- 70 - 5 Oktober 2015.
Bersama Rakyat TNI Kuat
Bersama Rakyat TNI Hebat
Bersama Rakyat TNI Profesional
Siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat
Mandiri dan Berkepribadian".























Lanjut ke :
 http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/10/hut-tni-ke-70-2015-komando-daerah.html

___________________________________________________
Cat :
http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/09/rangkaian-peringatan-hari-tni-ke-70/

cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar