Kamis, 22 Oktober 2015

Malam Jum'at Kliwon Dalam Budaya Jawa dan Agama Islam

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Malam Jum'at Kliwon dalam tinjauan Budaya
Jawa dan Ajaran Agama Islam lewat perbandingan budaya Batak)
_____________________________________________________________________













___________________

Kata Pengantar
___________________

Yah begitulah Padang...!
Karena pada masa lampau disimpulkan setiap padang ada belalangnya,
maka timbullah istilah, "Lain Padang Lain belalang" padahal tidak
semua padang ada belalangnya.

Padang Bolak misalnya, tidak ada belalangnya, tapi yang ada adalah
kerbau. Begitu juga padang Bulan, tidak ada belalangnnya tapi yang
ada adalah Bulan. Tak terkecuali Padang Sidempuan, tidak ada
belalangnya, yang ada adalah sidimpuan-nya.

Para kawan dimanapun berada...!

Jika Lain padang lain belalang kita tafsir sebagai persamaan dari
istilah lain Malam Jum'at di tanah Batak dan lain pula di Tanah Jawa,
maka inilah yang penulis maksud :

* Malam Jum'at di Tanah Batak

- Tanah Batak tidak mengenal Malam jum'at sebagai suatu malam yang
  istimewa dilihat dari sisi budaya Batak. Dengan kata lain orang
  Batak tidak punya pendapat umum yang mengatakan malam Jum'at adalah
  malam dimana hantu belau atau begu ganjang (Hantu) akan menganggu
  manusia.

- Malam Jum'at di tanah batak banyak dilihat dari sisi Agama Islam,
  khsusnya yang tingaal di wilayah Angkola Mandailing sekitarnya.
  Artinya, malam ini akan menjadi berbeda dengan malam-malam lainnya
  karena dimalam ini ummat Islam banyak beribadah sesuai ajaran
  agama Islam itu sendiri.

* Malam Jum'at di Tanah Jawa

- Dari hasil pengalaman bergaul dan hasil menyimak macam buku
primbon Jawa pun dari hasilmenonton macam acara di Media, maka
penulis berkesimpulan, "Malam Jum'at bagi orang Jawa ternyata adalah
malam yang sedikit berbeda dengan malam-malam lainnya dalam perpaduan
penulisan hari/tgl masehi dan hari/tgl Jawa.

- Hari yang lain dari pada yang lain itu namanya adalah hari Jum'at
  Kliwon dalam penyebutan orang Jawa dengan tanpa melihat tanggal
  harinya.

- Dan lebih menyeramkan lagi jika Hari Jum;at Kliwon itu jatuhnya
  di tanggal 13 dalam hari Masehi.

Para kawan dimanapun berada...!

Berikut info sekitar Hari Ju'at kliwon dalam sisi tinjauan Budaya
Jawa dan ajaran Agama Islam.

Selamat menyimak...!
____________________________________________________________

Sekilas info Hari Ju'mat Kliwon dalam tinjauan Budaya Jawa
____________________________________________________________










* Hal Arti Kliwon

Kliwon adalah nama hari dalam sepasar atau juga disebut dengan nama
pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam
budaya Jawa dan Bali.

* Hal Hari yang baik dan Kramat dalam budaya jawa

Hari Selasa-Kliwon dinamakan hari Anggara Kasih dan dianggap sebuah
hari yang istimewa dalam budaya Jawa dan Bali. Lalu oleh Orang Jawa,
terutama hari malam Jumat Kliwon dianggap hari yang keramat.

* Hal Hari yang paling ditakuti dalam Budaya Jawa

REPUBLIKA.CO.ID, Sebagian masyarakat menganggap angka 13 sebagai
angka sial. Khususnya di daerah Jawa, jika tanggal 13 tersebut
jatuh di hari Jumat Kliwon, maka hari tersebut merupakan hari
paling ditakuti.

Banyak diantara masyarakat yang masih mempercayai mitos ini hingga
bahkan takut keluar rumah. Mereka lebih memilih berdiam diri di
dalam rumah khawatir jika terjadi sesuatu yang menimpa mereka
di luar rumah.

* Hal Tanggal yang paling menakutkan

Lalu bagaimana dengan esok, 13 September 2013 yang jatuh pada Jumat
Kliwon? Ketakutan akan Jumat 13 ini memang ada dan diyakini oleh
sebagian orang.

Mereka yang mengidapnya disebut paraskevidekatriaphobia atau
friggatriskaidekaphobia. Sedangkan orang yang takut terhadap angka 13
disebut triskaidekaphobia.

Pengidapnya ternyata bukan hanya dari orang-orang kampung yang
percaya tahyul dan mitos. Bahkan, orang sekelas mantan presiden
AS Franklin D Roosevelt juga ikut-ikutan mempercayainya.

Diketahui, ternyata Roosevelt tidak pernah bepergian pada tanggal
13. Ia juga menghindari hal-hal yang berbau 13 seperti menjamu
tamu yang jumlahnya 13 orang, menaiki gedung di lantai 13, dan
lain sebagainya.

Demikian juga orang-orang tenar lainnya seperti Napoleon, Stephen
King, dan presiden Herbert Hoover. Semua mereka percaya kalau angka
13 merupakan angka yang membawa sial bagi mereka.

Phobia ini awalnya berkembang dari Barat. Bahkan, sejumlah film dan
novel-novel banyak mengekspos soal angka 13 ini. Seperti buku karangan
Simon Hawke yang berjudul "Friday The 13th". Buku ini pertama kali
diterbitkan pada tahun 1987.

Buku ini bercerita tentang pembunuhan misterius yang dilakukan oleh
Jason akibat dendam masa lalu terhadap orang-orang yang telah membunuh
ibunya. Ide dari buku tersebut akhirnya diangkat kedalam film yang
berjudul "Friday The 13th". Film ini berkisah tentang Jumat tanggal
dan dirilis tahun 2009.

________________________________________________

Sekilas Pandangan Islam Pada hari Jum'at Kliwon
________________________________________________




















 * Hal Pandangan pada angka 13
Jadi bagaimanakah pandangan Islam terhadap angka 13 dan Hari Jumat
yang jatuh pada Tanggal 13? Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa
Ya'qub mengatakan dalam Islam tidak dikenal istilah hari sial.

"Kita perlu sosialisasikan kepada masyarakat, tidak ada istilahnya
hari sial atau yang berkaitan dengan tahyul pada angka 13," jelasnya
kepada Republika, Kamis (12/9).

* Hal Pandangan Pada Hari Jum'at

Ia mengatakan, Hari Jumat merupakan hari yang agung. Dalam Islam Hari
Jumat disebut dengan 'sayyidul ayyam' (Penghulu dari seluruh hari).
Malah Hari Jumat merupakan hari berkah, didalamnya terdapat waktu-
waktu mustajab untuk berdoa.

* Hal Bilangan Ganjil


Demikian juga dengan angka 13. Dalam Islam, justru bilangan ganjil
seperti 1 dan 3 merupakan bilangan yang disukai. Seperti salah satu
hadis yang mengatakan "Sesungguhnya Allah itu witir (Bilangan ganjil)
dan Dia juga suka kepada hal-hal yang witir (jumlahnya ganjil)."


* Hal Hari Ibadah

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, "Maka hari Jum'at adalah hari ibadah.
Kedudukannya dibandingkan hari-hari yang ada seperti bulan Ramadhan di
antara bulan-bulan lainnya.

Sementara waktu istijabah (dikabulkannya doa) yang ada pada hari itu
seperti laiatul qadar di bulan Ramadhan." (Zaad al-Ma'ad: 1/398).
Karena itulah bagi setiap muslim wajib mengagungkan dan memuliakan
hari tersebut, memperhatikan keutamaan-keutamaannya dengan ber-taqarrub
(mendekatkan diri) kepada Allah Ta'ala pada hari tersebut dengan
melaksanakan berbagai kegiatan ibadah.

Ibnul Qayyim berkata, "Adalah di antara petunjuknya Rasulullah SAW
mengagungkan hari (Jum'at) ini dan memuliakannnya, serta mengisti
mewakannya dengan ibadah yang dikhususkan pada hari tersebut yang
tidak dikhususkan pada hari lainnya." (Zaad al-Ma'ad: 1/378).

Hari Jum’at tak akan memiliki kemuliaan jika Allah tidak mensyari’atkan
berbagai macam ibadah di dalamnya. Jadi, kemuliaan hari Jum’at tidak
terletak pada hari Jum’at itu sendiri, tetapi kemuliaan itu karena
adanya berbagai ibadah yang disyari’atkan oleh Allah pada hari itu.

Oleh karena itu, jika seseorang ingin mendapatkan kemuliaan di hari
Jum’at, maka hendaknya ia melakukan berbagai ibadah yang disyari’
atkan secara maksimal sesuai dengan kemampuannya pada hari Jum’at.

Jika tidak demikian, maka Jum’at baginya adalah sama seperti hari-
hari lainnya, tidak istimewa. Apa saja ibadah yang disyari’atkan
antara lain memperbanyak membaca Al Qur’an. Dan ini tidak melulu
harus fokus pada Surah tertentu saja seperti tradisi Yasinan atau
membaca Surah Yaasin pada malam Jum’at.

Sebab tradisi Yasinan ini juga berasal dari utak atik angka, dimana
jumlah ayat dalam Al Qur’an yaitu 6236 ayat (bukan 6666 ayat) dibagi
tepat di tengah menjadi angka 62 dan 36.Lalu dicocokkan dengan Surah
ke-62 yaitu Al Jumu’ah dan Surah ke-36 yaitu Yaasiin. Sehingga untuk
mudahnya langsung dimaknai malam Jum’at membaca Surah Yaasiin.

Selain membaca Al Qur’an juga disunnahkan memperbanyak sholat malam
atau Qiyamul-lail. Juga dianjurkan untuk memperbanyak bersedekah pada
malam dan hari Jum’at, berbagi dengan orang yang membutuhkan. Bagi kaum l
aki-laki diwajibkan untuk melaksanakan sholat Jum’at berjamaah.


* Malam Jum'at Kliwon Hari yang baik

Misteri malam jumat kliwon yang katanya serem ternyata
hari baik gan misteri malam jumat kliwon kadang banyak orang jadi
mrinding nih gan tapi sebenernya malem jumat kliwon tu adalah hari
yang baik gan ya dari mitos" yang ada dari orang" muslim nih gan
Bagi kita umat lslam, malam Jum'at Kliwon bukanlah seperti yang
dibayangkan orang. Malam yang menakutkan. Sebaliknya, malam Jum'at
Kliwon itu tidak berbeda dengan malam Jum'at lainnya.

Ia adalah malam yang mubarakah. Malam yang diberkati. Orang yang
meninggal di malam Jum'at Kliwon atau Jum’at-Jum'at lainnya
seharusnya berbahagia. Karena itu adalah pertanda bahwa ia
adalah orang baik. Orang yang terbebas dari ancaman siksa
kubur.

Abdullah bin Amr bin Ash meriwayatkan bahwa
Rasulullah SAW. Bersabda, "َﺔـَﻨْﺘِﻓ َﻲـِﻗُﻭ ِﺔــَﻌﻤُﺠﻟﺍ َﺔَﻠْﻴَﻟ ﻭَﺍ ِﺔــَﻌْﻤُﺠﻟْﺍ َﻡْﻮـَﻳ َﺕﺎَﻣ ْﻦَﻣ ِﺮْﺒـَﻘﻟﺍ"
“Barangsiapa meninggal di hari Jum'at atau malam Jum'at, dia
dibebaskan dan siksakubur." (HR. Ahmad)
__________

Penutup
__________

Demikian infonya para kawan sekalian, khsusnya para kaum muslimin
muslimat dimanpun berada. Dan mari kita khiri postingan ini
dengan  bacaan Surah Yasin dan Selamat malam...!

_________________________________________________________
Cat. Hasil kompilasi dari :
Wiki Ind
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/09/13/mt0mb5-pandangan-islam-soal-jumat-kliwon-dan-tanggal-13
http://www.kompasiana.com/iraannisa/merubah-mitos-malam-jum-at-yang-salah-kaprah_550d43eda333119f1e2e3cb0
https://web.facebook.com/serizalis/posts/299127826857421



cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar