Rabu, 18 November 2015

Hukum Islam /Muslim mendo'akan Non Muslim (Pacar) yang sudah Wafat

#SELAMAT MALAM PARA KAUM MUSLIMIN MUSLIMAT#
(Menyimak info sekitar Hukum Islam /Muslim mendo'akan Non Muslim
yang sudah Wafat)
____________________________________________________________________

_____________________

Kata Pengantar
_____________________

















"Aku Islam, pacarku katolik. 3bln yg lalu dia meninggal. Dan papaku
menyarankan agar stop doain dia krn itu hanya akan menambah dosa
dalam hidupku.

Beliau menyarankan agar aku mendoakan keluarga yg di tinggalkan saja
biar mendapat hidayah. Itulah sepengetahuan papa yg memang Islamnya
sudah melekat di hati (bisa di bilang papaku itu ustad). Bagaimana
baiknya? Krn saya memang belum di tunjukkan dalil atau hadist ttg
ini".

Demikian komentar pada postingan penulis dengan judul
Rinto Harahap : Kelahiran, Keluarga, Karir, Berita Duka, Agama dan
Sholat Jenazahnya? yang penulis posting lewat link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/02/rinto-harahap-kelahiran-keluarga-karir.html?showComment=1447253951219#c6529384436235054460
\
Para kaum muslimin muslimat dimanapun berada...!

Tentu pertanyaan diatas akan sangat bagus jika ditanya langsung pada
para Ustat di negeri ini, karena merekalah pakarnya atau ahlinya.
Sedangkan penulis bukan-lah seorang Ustat ataupun guru Agama Islam,
tapi seorang yang mau dan bersedia, "Belajar Agama Islam".

Nah...!

Sehubungan dengan pertanyaan diatas, sekaligus untuk belajar maka
postingan ini-pun berisi jawabannya dari hasil pengalaman belajar
agama Penulis, baik setelah ada internet ini maupun sebelum ada.

Selamat menyimak...!

Oya...!
Jika ada yang bengkok dalam jawaban penulis mohon diluruskan.

Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!
________________________________________________________________________

Hukum Agama Islam (Muslim) Mendoakan Non Muslim yang Yang sudah Wafat
________________________________________________________________________

* Pemahaman Umum

Para ulama sepakat bahwa mendoakan non-muslim agar mereka mendapatkan
ampunan, agar masuk ke dalam sorga, serta doa-doa lain yang bersifat
ukhrawi adalah dilarang (Lihat QS at-Taubah: 114). Yang boleh adalah
mendoakan agar mereka mendapatkan hidayah atau petunjuk sebagaimana
hal ini dicontohkan oleh Rasul saw ketika berdoa agar salah satu dari
dua Umar masuk ke dalam Islam serta memperjuangkan agama ini di mana
doa ini dikabulkan dengan masuk Islamnya Umar ibn al-Khattab ra.
Juga doa beliau untuk ibunda Abu Hurayrah ra.

Sementara doa meminta kesembuhan, kesehatan, kelapangan, dan sebagainya
juga diperbolehkan apalagi jika dengan itu diharapkan mereka tertarik
kepada Islam. Hal ini pernah dilakukan sahabat misalnya kepada pimpinan
kaum yang terkena bisa ular. Sahabat tadi membacakan surat al-fatihah
dan ternyata dengan ijin Allah sembuh. Ini sekaligus menunjukkan bahwa
membaca Al-Fatihah atau yang lainnya sebagai doa adalah boleh.

* Macam Dalilnya

84. Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan jenazah seorang yang
mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri mendo'akan di kuburnya.
Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati
dalam keadaan fasik.

     
85. Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu.
Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengadzab mereka di dunia dengan
harta dan anak-anak itu dan agar melayang nyawa mereka dalam keadaan kafir .
(QS. At-Taubah 9:84-85)

113. Tidak sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan
ampun kepada Allah bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik
itu adalah kaum kerabatnya,sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-
orang musyrik itu adalah penghuni neraka Jahannam ".
(QS. At-Taubah 9:113)

80. Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu memohonkan ampun
bagi mereka adalah sama saja. Kendatipun kamu memohonkan ampun bagi
mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi
ampun kepada mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada
Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasiq.
(QS. At-Taubah 9:80)

* Penjelasan Umum pada Dalil

Orang yang telah wafat dalam keadaan tidak beriman itu tidak bisa
dibantu lagi, dan mereka akan menghadapi Allah SWT di akhirat sebagai
orang kafir yang tidak beriman, dan akan perlu bertanggung jawab atas
semua dosa mereka.

Dosa yang paling besar dari mereka adalah menolak Allah SWT dan
Rasulullah SAW, serta kebenaran Al Qur'an dan masih berpegang pada agama
lain yang tidak diterima di sisi Allah. Doa dari “anak saleh” yang Muslim,
dan orang Muslim lain, tidak diperbolehkan untuk mereka, dan semua bentuk
sedekah atas nama mereka dengan harapan mereka akan dapat pahala (untuk
kurangi dosanya) juga tidak diperbolehkan.

Dunia ini adalah tempat UJIAN. Kita diberikan waktu singkat untuk lulus
ujian itu dengan cara membuktikan kita akan taat dan beriman kepada Allah.
Orang yang wafat dalam keadaan non-Muslim telah GAGAL dalam ujian di dunia
ini, dan tidak layak kalau saudaranya minta mereka “diluluskan” saja.

Malaikat tidak terima “amplop” dan KKN tidak berlaku di sisi Allah untuk
membantu orang yang meninggal dalam keadaan kafir, walaupun mungkin itu
saudara kita yang disayangi.

Saudaranya Nabi Muhammad SAW yang wafat dalam keadaan tidak beriman juga
tidak bisa dibantu dengan syafaat dari Muhammad sebagai seorang Nabi Allah.

_____________________________

Pentup dan Kesimpulan
_____________________________

Para kaum muslimin muslimat dimanapun berada...!

Maka jawaban penulis pada pertanyaan di kata pengantar di atas, sbb :

1. Benar Saudara unknown / tidakdiketahui , bahwa Pacarnya yang Non
Muslim dan telah wafat 3 bulan yang lalu itu tak dapat dido'akan oleh
Anda yang muslim.

2. Adapun dalinya, al :(QS. At-Taubah 9:84-85), (QS. At-Taubah 9:113)
   dan (QS. At-Taubah 9:113) dari sumber Qur'an, sedangkan dari Hadist
   adalah

3. Pernyataan Orang tua Anda yang mengatakan agar berhenti mendo'akan
   dia yang sudah wafat (Pacar-nya), karena hanya menambah dosa, benar
   adanya.

dan ini dalil pendukungnya :

”Katakanlah, “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang
yang paling merugi perbuatannya?”Yaitu orang-orang yang telah sia-sia
perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa
mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap
ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia.
Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu
penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.” (QS Al-Kahfi ayat 103-105)

4. Pernyataan orang tua anda yang mengatakan agar mendoakan yang hidup
   saja meskipun Non muslim benar adanya, agar Non muslim tersebut dapat
   hidayah untuk masuk agama Islam.

Trims comentar-nya unknown (Tidak Diketahui) dan musik Islam agamaku
untuk anda

Wassalamu'alaikumwarahmatulahiwabarakatuh...!

_______________________________________________________________________
Cat. Sumber Pendukung :
http://www.eramuslim.com/suara-langit/undangan-surga/dua-syarat-mendoakan-orang-kafir.htm#.VkTKn24ZiIo
http://rumaysho.com/9910-mendoakan-non-muslim-semoga-engkau-mendapat-hidayah.html
http://genenetto.blogspot.co.id/2010/03/hukum-mendoakan-non-muslim.html

cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar