Rabu, 02 Desember 2015

Zippo : Merk Dagang, Tentara Amerika, Coboy dan sabuk anti peluru

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Zippo dalam hubungannya dengan Merk
Dagang, tentara Amerika, Coboy dan sabuk anti peluru)
___________________________________________________________












____________________

Kata Pengantar
____________________


Postingan ini adalah kelanjutan dari lik :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/12/certek-dan-pemantik-korek-api-kayu.html
yang mana penulis mengurai tentang Pemantik Api secara umum dengan
nama-nama Korek Api Kayu, Korek Gas dan mancis.

Karena Zippo merupakan bagian dari pemantik api yang namanya sudah
sedemikian populer, maka penulis-pun mengurai mengenai Zippo ini.

Selamat menyimak...!

oya...!

Ada Film, entah Film apalah judul-nya itu, lupa pula aku ba.

...atau...

Lupa pula aku ba, entah film apa-lah judulnya itu. Di film itu,
dalam penilaian penonton, sudah seharusnya jagoannya mati, karena
dadanya tetempak.

Eh...ngak taunya masih dapat hidup, karena yang tertembak itu
adalah Zippo yang dikantongi di mana...? Di kantong baju atau
kemeja jagoanya-lah. Macam mana kita ini...! Itu-lah salah satu
kehebatan Zippo.

Kehebatan lainya masih banyak, kalau Cle'an tak percaya, Clean
baca postingan ini dan selamat menyimak kembali...!

Ini musik penemani Clean, biar sonang hati Cle'an.

Musik...!

Mana dia...?
Ngak adanya...!
____________________________________

Sekilas info tentang Zippo
____________________________________

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

A lit 1968 slim model Zippo

Brass-based case design with matched insert coloring

Zippo adalah merek korek api gas ”tahan angin” asal Amerika yang mulai
dijual di pasaran sejak tahun 1930-an. Merek dagang Zippo menjadi
salah satu icon kualitas kerajinan tangan Amerika.

Bahkan saking terkenalnya, dalam percakapan di antara perokok tidak j
arang mereka menyebutkan korek api lainnya dengan istilah Zippo,
padahal belum tentu merek yang dimaksud adalah Zippo. Inilah
keunikan dari Zippo dengan slogannya sejak dahulu kala "Windproof Lighter".

* Sejarah

Pabrik Zippo didirikan pada akhir tahun 1932 oleh George G. Blaisdell.
Produk pertama mulai diluncurkan sekitar bulan Januari dan Februari 1933.

Produk mula-mula dipajang di Zippo/Case Visitor Center dengan catatan
kecil tulisan tangan Mr. Blaisdell. Inovasi-inovasi dari Zippo sudah
dimulai sejak awal berdirinya.

Nama Zippo sendiri berasal dari kata Zipper (retsleting) yang diplesetkan
menjadi Zippo. Zippo pertama didunia ini dijual seharga US$. 1.95 dan
dijual untuk umum.

Ketika Zippo pertama kali dikeluarkan, bentuknya memang sudah segi
empat. Tapi bentuk sudutnya benar-benar kotak. Sedangkan kini, hampir
semuanya, sedikit melengkung pada bagian pinggirnya.

Bagian luarnya dibuat dari tabung braso kotak yang dilapis cat atau
dilapisi krom. Sementara, engsel antara bagian penutup atas dan tabung
bawah ada di bagian luar.

Letak engsel berpindah ke bagian dalam, pada tahun 1936. Dan setiap
tahun, dekorasi serta perkembangan terjadi di sana-sini. Tahun 1935
merupakan titik penting bagi pemasaran Zippo saat diluncurkan suatu
iklan khusus untuk produk Zippo. Pada 1939, lapisan luar Zippo yang
mengandung emas 14 karat diperkenalkan kepada publik.

Pada perang dunia II, Zippo menjadi korek api resmi tentara Amerika,
dimana korek api ini terkenal sangat kuat dan berguna di segala medan
tempur. Pada saat perang itu, Zippo dapat digunakan untuk memasak
ransum tentara yang di letakkan di helm, menyalakan api unggun,
sebagai sekering untuk memicu bahan peledak, memalu paku dan bahkan
isyarat kepada sesama tentara dengan klik Zippo yang terkenal.

Pada beberapa kesempatan, Zippo yang ringan di kemeja atau saku celana
bahkan menyelamatkan nyawa dengan membelokkan peluru.

Korek Api Zippo tidak memerlukan bahan bakar khusus, bahkan bisa diisi
dengan bensin, bahan bakar yang mudah ditemukan di berbagai daerah
sehingga benar benar sangat praktis untuk digunakan.

Pada waktu perang dunia II ini, Zippo secara penuh mendukung keperluan
tentara Amerika dan tidak membuat korek api untuk pasar umum. Namun
setelah perang selesai. Zippo kembali memproduksi korek api untuk umum.

Ketika Perang Dunia II berlangsung, braso dan krom pun menjadi sulit
didapat. Sehingga bahan dari baja yang dijadikan pilihan. Kemudian,
warna cat yang dipilih ketika itu yaitu warna hitam. Pendistribusian
Zippo model ini ditujukan pada toko-toko di kalangan militer.

Akhirnya, fungsi dari korek api gas yang satu ini begitu populer di
kalangan militer ketika Perang Dunia II berlangsung. Seorang wartawan
legendaris Ernie Pyle menuliskan bahwa korek api Zippo menjadi suatu
tuntutan di medan perang dan itu merupakan hal yang paling dirindukan
oleh kalangan tentara.

Hampir setiap saat, Zippo mengeluarkan desain-desain yang baru.
Baik itu dari jenis bahannya pada bagian tabung maupun permainan
warna yang ditampilkan.

Pada tahun 1950, Zippo mencoba hal baru lagi, pembungkus dari kulit
hadir di tengah-tengah penggemarnya. Dan pilihan warnanya pun variasi.
Ada yang merah, biru, hijau, warna kulit sapi dan lainnya. Ciri lain
selama tahun 1950-an, jenis Zippo keluar dengan bentuknya yang sedikit
ramping.

Sementara pada tahun 1960-an, jenis lapisan emas 14 karat yang ramping
pun dikeluarkan. Dan pada tahun 1969, ketika awak astronot dari NASA
berhasil mendarat di bulan, maka edisi yang berhubungan dengan angkasa
luar ini pun berkembang pesat.

Desain-desain yang berhubungan dengan tim suatu cabang olahraga pun
mulai bermunculan. Bahkan lambang-lambang dan nuansa-nuansa dari suatu
organisasi-organisai politik pun dibuat desainnya pada beberapa
edisi Zippo.

Semua desain ini bermunculan tanpa mengubah bentuk dasar Zippo. Variasi
yang dikembangkan dari korek api ini saat ini umumnya hanyalah gambar,
warna dan tekstur, sedangkan bentuk dasarnya tidak berubah. Korek api
terdiri dari dua bagian dengan engsel yang ketika dibuka akan berdenting
keras. Desain dasar ini yang menjadikan Zippo salah satu rancangan yang
dikatakan bersifat abadi.

Pada tahun 2007 zippo mengeluarkan variasi baru yang disebut Zippo Blu,
dimana bahan bakar yang digunakan adalah Butana atau sejenis gas yang
mana akan memancarkan api biru.

* Kode keterangan

Pada awal-awal pembuatan Zippo, keterangan yang ditulis menggunakan kata
Patent yang disertai tujuh digit angka. Setelah itu, dari tahun 1957-1986,
ada beberapa lambang seperti titik dan garis miring pada bagian bawah Zippo.

Kode yang tertera menunjukkan tanggal, logo Zippo, dan tempat pembuatan
yaitu AS. Tapi, justru ini tertulis agak samar-samar. Desainer Zippo,
Mr. Blaisdell, memberikan kode tertentu pula berupa titik atau garis miring.
Ini berguna ketika Zippo tersebut perlu direparasi jika ada kerusakan.

Oleh karenanya, setiap edisi pada Zippo pasti memiliki tanda bulan bahkan
tahun dibuatnya. Indikator nama-nama bulan diwakili dengan alfabet dari
huruf A hingga L. Sementara untuk tahun dilambangkan dengan huruf romawi.
Tanda-tanda tersebut di atas berlaku mulai 1 Juli 1986.

Zippo juga memperkenalkan produk berlapis cat/bubuk. Proses yang digunakan
untuk menempelkan bubuk tersebut memakai cara electrostatic. Sementara,
warna yang tersedia ada merah dan hijau namun warnanya cenderung redup
tidak berkilau / matte.

Pada akhir tahun 2003, proses Laser diberlakukan pada semua jenis yang
berlapis bubuk. Tujuannya yaitu agar tanggal pembuatan di bawah Zippo
dapat terlihat jelas dan keaslian Zippo yang dibuat di kota Bradford
Pensylvania itu benar-benar terbukti.

* Benda koleksi

Karena desain terus berubah dan menarik, banyak orang menjadi gemar untuk
mengoleksinya. Padahal, belum tentu sang kolektor Zippo adalah dari
kalangan perokok.

Para kolektor-kolektor Zippo pun bermunculan di seluruh dunia. Hal ini
akibat ketertarikannya pada setiap seri yang keluar. Tuntutan pasar
tersebut pun mendorong orang-orang untuk membuka toko menjual barang
yang satu ini.

Belum lagi kalau ada beberapa merek besar produk lainnya yang menjadikan
Zippo sebagai salah satu pelengkap aksesorisnya. Ini terjadi misalnya
pada Harley Davidson dan Marlboro.

Karena adanya kerja sama, maka mereka bebas meletakkan logo perusahaan
masing-masing di bagian permukaan yang terlihat jelas dengan mata.

* Komunitas

Ada berbagai macam komunitas yang dibentuk oleh para kolektor Zippo.
Pada umumnya berdasarkan wilayah atau negara. Seperti Klub Zippo Jerman,
Itali dan lain sebagainya.

Di Indonesia sendiri, baru-baru ini para penggemarnya mendirikan sebuah
klub Zippo Indonesia yang diberi akronim ID-Zippo (Indonesian Zippo Club).
ID-Zippo merupakan sebuah klub Zippo Indonesia pertama di Indonesia.

* Galeri


















__________

Penutup
__________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

Kira-nya dapat lebih meneguhkan pengetahuan anda atau kita mengenai
Zipp ini, jika sebelum-nya kita hanya mengetahui secara samar-samar.

Oya...!

Di usia 27 - 30Th, penulis termasuk pemakai Zippo juga, tapi Zippo
tersebut ternyata palsu, setelah memahami uraian di atas. Tapi justru
karena palsu-lah makanya kita bisa jadi pemakai.

Begitupun...?
Bangkai Zippo palsu saya ini, masih ada-nya di rumah. Kalau mau
Cle'an ambil Clean. Kalau sekarang ini, bagi saya yang penting
itu nyala. Ala lagi sekarang ini, uda tua-nya awak menurut orang.
Mana bisa lagi bergaya-gaya.

Berapa sebenarnya harga Zippo yang asli itu para kawan sekalian,
yang ciri-cirinya seperti gambaran di atas. Heh...! Berapa-nya...?
Dapat ngak 10.000 riabai 3. Seratus ribu-lah 3 biar mahlan dikit.
Daat ngak...? Masa ngak dapat...! Dapat-lah...!

Selamat malam...!
_______________________________________________________________________
Cat :

cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar