Jumat, 11 Maret 2016

Rambutan : Pengertian, Pemerian Botani, Buah, Verietas, manfaat dan Animasi



#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Buah Rambutan)
_______________________________________________________________________




]










_________________

Kata Pengantar
_________________

Kuling-kuling acca Abang Anda, "Hibul namarimbulu ahamai...?" tanya
seorang Adinda pada abangnya dalam salah satu budaya batak yang disebut
"Kuling-Kuling Acca" atau "Teka teki lisan". Dan sang abang-pun menjawab,
"Lajo...!"

Para kawan dimanpun berada...!

"Apakah yang bulat banyak bulunya" adalah terjemahan bebasnya dan jawabannya
adalah "Lajo"atau "Kemiri...!". Benarkah...?

Berikut info sekitar Rambutan...!
dalam iringan animasi panen rambutan.
https://www.youtube.com/watch?v=P-2ngxMN4Jg

Selamat menyimak...!

_____________________________________

Sekilas info tentang Rambutan
_____________________________________













Rambutan adalah tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan
atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Kata
"rambutan" berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai
rambut.

Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia,
Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.


* Pemerian botani

https://www.youtube.com/watch?v=P-2ngxMN4Jg










Pohon hijau abadi, menyukai suhu tropika hangat (suhu rata-rata 25 derajat
Celsius), tinggi dapat mencapai 8m namun biasanya tajuknya melebar hingga
jari-jari 4m.

Daun majemuk menyirip dengan anak daun 5 hingga 9, berbentuk bulat telur,
dengan variasi tergantung umur, posisi pada pohon, dan ras lokal.

Pertumbuhan rambutan dipengaruhi oleh ketersediaan air. Setelah masa
berbuah selesai, pohon rambutan akan merona (flushing) menghasilkan
cabang dan daun baru. Tahap ini sangat jelas teramati dengan warna
pohon yang hijau muda karena didominasi oleh daun muda. Pertumbuhan ini
akan berhenti ketika ketersediaan air terbatas dan tumbuhan
beristirahat tumbuh.

* Pembungaan dan bunga









Tumbuhan ini menghasilkan bunga setelah tujuh tahun jika ditanam dari
biji, namun pada usia 2 tahun sudah dapat berbunga jika diperbanyak
secara vegetatif. Rambutan berumah dua, tetapi bersifat androdioecious,
ada tumbuhan penghasil bunga jantan saja dan tumbuhan penghasil bunga
banci. Tumbuhan jantan tidak pernah menghasilkan buah.

Pembungaan rambutan dipengaruhi oleh musim atau ketersediaan air. Masa
kering tiga bulan menghentikan pertumbuhan vegetatif dan merangsang
pembentukan bunga. Di daerah Sumatera bagian utara, yang tidak mengenal
musim kemarau rambutan dapat menghasilkan buah dua kali dalam setahun.
Di tempat lain, bunga muncul biasanya setelah masa kering 3 bulan (di
Jawa dan Kalimantan biasanya pada bulan Oktober dan November).

Bunga majemuk, tersusun dalam karangan, dengan ukuran satuan bunga
berdiameter 5 mm atau bahkan lebih kecil. Bunga jantan tidak menghasilkan
putik. Tumbuhan banci yang baru berbunga biasanya menghasilkan bunga
jantan, baru kemudian diikuti dengan bunga dengan alat betina (putik).

Bunga banci (hermafrodit) memiliki benang sari yang fungsional dan memiliki
dua bakal buah, meskipun jika terjadi pembuahan hanya satu yang biasanya
berkembang hingga matang, sementara yang lainnya tereduksi. Penyerbukan
dilakukan oleh berbagai jenis lebah, namun yang paling sering hadir adalah
Trigona, lebah kecil tanpa sengat berukuran sebesar lalat. Di berbagai
apiari, bunga rambutan juga menjadi sumber utama nektar bagi lebah
peliharaan.

* Buah Rambutan

https://www.youtube.com/watch?v=P-2ngxMN4Jg










Buah rambutan terbungkus oleh kulit yang memiliki "rambut" di bagian
luarnya (eksokarp). Warnanya hijau ketika masih muda, lalu berangsur kuning
hingga merah ketika masak/ranum. Endokarp berwarna putih, menutupi "daging".

Bagian buah yang dimakan, "daging buah", sebenarnya adalah salut biji
atau aril, yang bisa melekat kuat pada kulit terluar biji atau lepas
("rambutan ace"/ngelotok).

Pohon dengan buah masak sangat menarik perhatian karena biasanya
rambutan sangat banyak menghasilkan buah. Jika pertumbuhan musiman,
buah masak pada bulan Desember hingga Maret, dikenal sebagai "musim
rambutan". Masanya biasanya bersamaan dengan buah musiman lain,
seperti durian dan mangga.

* Varietas rambutan









Perbaikan varietas yang dilakukan di Indonesia dan sejumlah negara lain
hingga saat ini dilakukan oleh lembaga penelitian milik pemerintah. Di
Indonesia, Balai Penelitian Buah Solok yang melakukan tugas ini.

Pola perbaikan yang diterapkan hingga saat ini adalah seleksi dari
plasma nutfah yang tumbuh di berbagai pusat keanekaragaman di Indonesia,
terutama di Sumatera, Kalimantan, serta Jawa. Lembaga di Malaysia yang
melakukan perbaikan kultivar adalah MARDI.

Varietas unggul rambutan yang sudah dilepas Departemen Pertanian
Republik Indonesia hingga 2005 adalah

1. 'Rapiah' dari Pasar minggu,
2. 'Bahrang' dari Langkat,
3. 'Lebak bulus' dari Pasar minggu,
4. 'Sibatuk Ganal' dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan,
5. 'Nona' dari Kampar, Riau,
6. 'Binjai' dari Pasar minggu
7. 'Antalagi' dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan,
8. 'Sibongkok' dari Sungai Luhut, Kalimantan Selatan,
9. 'Garuda' dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan
10.'Tangkue Lebak' dari Kecamatan Maja, Banten,
11.'Narmada' dari NTB,

Selain itu, dikenal pula beberapa ras lokal yang juga dikenal baik
untuk keperluan terntentu, seperti 'Sinyonya' dan 'Sitangkue' yang
dianjurkan untuk digunakan sebagai batang bawah dalam okulasi.

____________

Penutup
____________



















Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam...!

https://www.youtube.com/watch?v=P-2ngxMN4Jg

















___________________________________________________________________
Cat :
Wikipedia
Video Tayang Youtube :
Rambutan Harvesting (Nephelium lappaceum)
https://www.youtube.com/watch?v=P-2ngxMN4Jg

http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/02/apel-pengertian-sejarah-aspek-budaya.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/02/jeruk-dan-seluk-beluknya.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/02/jagung-pengertian-klasifikasi-sejarah.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/pisang-abang-dan-kopi-adek-bagi-la-dek.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/02/salak-salak-merah-padang-sidempuan-dan.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/03/duku-langsat-pengertian-pemerian-botani.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/03/rambutan-pengertian-pemerian-botani.html



http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar