Sabtu, 05 November 2016

Kopi Luwak : Pengertian, Sejarah, Daerah Penghasil dan Kontroversi


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Kopi Luwak)
_______________________________________________________









_______________

Kata Pengantar
_______________

"Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya
tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka
kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda".

Demikian gambaran sekilas mengenai asal muasa adanya
Kopi Luwak ini para kawan sekalian...!

Dan ini terjadi karena Belanda pada masa itu tidak
memberi ijin atau mengijinkan penduduk pribumi minum
kopi, sehingga mereka mencari kopi dari kotoran Luwak
atau kopi luwak tersebut.

Berikut info lengkapnya.

Selamat menyimak...!
____________________________________

Sekilas info tentang Kopi Luwak
____________________________________














* Pengertian

Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi
yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa.

Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda
setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak.

Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah
lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di
peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun
1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia,
mencapai USD100 per 450 gram.


* Sejarah









Asal mula Kopi Luwak terkait erat dengan sejarah
pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad
ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial
di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan
Sumatera.

Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan
dari Yaman. Pada era "Tanam Paksa" atau Cultuurstelsel
(1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi
memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi
penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal
itu.

Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa
ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi
hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji
kopinya masih utuh dan tidak tercerna.

Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti,
dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh
dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak.

Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya
tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka
kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda.

Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak
lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak
zaman kolonial.


* Luwak









Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali
mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk
buah kopi sebagai makanannya.

Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih
buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya,
dan setelahnya, biji kopi yang masih dilindungi kulit keras
dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak.

Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan
yang sederhana, sehingga makanan yang keras seperti biji
kopi tidak tercerna.

Biji kopi luwak seperti ini, pada masa lalu hingga kini
sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal
dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara
alami di dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan rasa
kopi luwak memang terasa spesial dan sempurna di kalangan
para penggemar dan penikmat kopi di seluruh dunia.

Kopi Luwak yang diberikan oleh Presiden Indonesia, Susilo
Bambang Yudhoyono kepada PM Australia, Kevin Rudd, pada
kunjungannya ke Australia di awal Maret 2010 menjadi
perhatian pers Australia karena menurut Jawatan Karantina
Australia tidak melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Pers
menjulukinya dung diplomacy.

* Daerah penghasil










Gayo, Aceh
Sidikalang
Desa Janji Maria, Kecamatan Barumun Tengah,
Kabupaten Padang Lawas, 40 kilometer dari Laguboti.
Kota Pagaralam
Semende, Kabupaten Muara Enim
Liwa, Kabupaten Lampung Barat
Kotabumi, Lampung
Jawa Barat
Jawa Timur

* Kontroversi









Suatu investigasi di Takengon, Aceh oleh PETA yang
bekerja sama dengan BBC mengungkapkan tentang sebuah
penangkaran yang berisi luwak yang ditangkap dari alam,
dimasukkan ke dalam kandang kecil, dan hanya diberi
makan biji kopi setiap harinya hanya untuk diambil
kotorannya yang kemudian diolah menjadi kopi luwak.

Tak hanya itu, luwak-luwak itu juga menjadi berperilaku
tidak normal seperti terus bergerak mondar-mandir,
berputar-putar, dan menggigit kerangkeng.

Gerakan untuk memboikot kopi luwak pun bermunculan.
Bantahan mengenai hal tersebutpun bermunculan
terutama dari kalangan produsen kopi luwak.

______________

Penutup
______________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam...!

____________________________________________________________
Cat :
CIVET COFFEE - WEASEL COFFEE - KOPI LUWAK
https://www.youtube.com/watch?v=wInyaSvnIR8
Pengolahan Kopi Luwak Lengkap - Traditional Processing Of Civet Coffee Complete
https://www.youtube.com/watch?v=QnPpp0ZQCN0

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar