Wednesday, December 14, 2016

Sejarah Marga Harahap Antara Hayal dan Fakta oleh Wikipedia Indonesia


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info Penghapusan atau  peyempurnaan
atau pancantuman Sumber Artikel Marga Harahap di
Wikipedia Indonesia karena di asumsikan Artikel
berbau antara kahayal dan fakta)
_____________________________________________________









___________________

Kata Pengantar 
___________________

Para kawan sekalian...!

Lewat Link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/12/marga-harahap-dan-tunggal-kuayam.html
Penulis mengurai mengenai Marga Harahap versi Silsilah
Marga Harahap Pargarutan dalam hubungannnya dengan
Silsilah Batak. Dan penulis setuju pada silsilah
tersebut berdasarkan pengetahuan dan pengalaman
penulis pada sejarah dan budaya Tanah batak Angkola.

Tapi...dan tapi...!

Itu Uraian / Artikel / Informasi Marga Harahap di
Wikipedia Indonesia benar-benar menghancurkan pengetahuan
atau budaya Batak Angkola tentang Marga Harahap. Artikel
tersebut benar-benar memberi kesan "Antara hayal dan
fakta" mengenai sejarah Harahap di Angkola.

Karena itu, postingan ini berisi tentang uraian yang
dimaksud dan saran penghapusannnya pada penulisnya
atau pada pihak pengelola situs Wikipedia Indonesia,
ensklopedia bebas.

Berikut uraiannnya.

Selamat menyimak...!

________________________________________________________

Sekilas Uraian / Artikel / Informasi Marga Harahap di
Wikipedia Indonesia yang menurut penulis antara Hayal
dan fakta
_________________________________________________________


Marga Harahap kepanjangan dari Halak Arab ( Orang Arab )
dalam sezarahnya adalah keturunan Bangsa Arab yang berlayar
sampai ke tanah Mandailing, makanya setiap perkampungan
Harahap di Mandailing diberi nama Padang seperti Padang
Bolak, Padang Lawas dan Padang Sidempuan dan setiap
orang Pemuda Pemudinya selalu di panggil Angin yang
mengartikan mereka adalah Pelayar yang hebat dan juga
di panggil Bayo Allogo karena yang menyelamatkan Harahap
dari Badai di Lautan adalah Allah SWT.

Di perkirakan Harahap berasal dari Hadramaut , Yaman,
asal keturunan nabi Muhammad yang berada di Indonesia.
Bangsa Hadramaut berlayar melalui samudera Hindia
melewati Maladewa sehingga Harahap dahulu dikenal
sebagai bangsa Mauli atau bangsa Mulia.

Pemakaian nama orang Arab masih dipakai sampai sekarang
oleh marga Harahap, seperti seorang anak perempuan
mengambil nama saudara perempuan bapak nya dan anak
laki-laki memakai nama kakeknya, budaya ini sangat
identik dengan bangsa arab.

Diperkirakan sebagian marga harahap memiliki darah nabi
soalnya nama harahap banyak mengikuti nama garis
keturunan nabi seperti Habib, Ahmad, Muhammad, Said,
Syarif , Alwi ,Bashir, Fakhri ,Ikhwan, Fatimah, Husein,
Toyib dll.

Kehadiran bangsa arab ini sendiri membuat Pagaruyung
menyerang Tanah Padang Bolak dengan membloking daerah
pesisir barat Mandailing.

Diperkirakan marga dibuat untuk melindungi keluarga
dari serangan kerajaan lain, karena kita tahu sendiri
Tanah mandailing tanah paling sering di serang di
Indonesia.

Harahap sempat mendirikan Kerajaan Aru yang diperkirakan
kerajaan Islam pertama di Indonesia, yang dipimpin oleh
Sultan Husin bergelar Ompu Toga Langit yang saat itu
disebarkan oleh Sa'ad bin Abi Waqqas saat menuju Negeri
Cina.

Kerajaan Aru bekas kerajaan budha yaitu Sriwijaya yang
hancur ,kerajaan Sriwijaya berhasil direbut dari Rajanya
Siregar , Harahap mengubahnya jadi kesultanan Islam
kesultanan aru sesuai namanya Aru/Ara (Pohon) yang
orang Mandailing dulu menyembah Pohon sebagai
tempat Begu.

Tetapi penyebaran Islam masa kerajaan Aru tidak sehebat
dan secepat kerajaan Aceh, hal ini dikarenakan penyebaran
agama islam hanya dilakukan dengan Pola Bertahan jadi
kerajaan manapun yang menyerang Kerajaan Aru dilawan
ditempat ,makanya marga Harahap dibuat untuk memperkuat
pasukan, beberapa kerajaan Hindu Budha yang pernah
menyerang Kerajaan Aru yang kemudian berhasil di
Islamkan Tongku dan Sultan- Sultan Harahap yaitu
diantaranya Kerajaan Chola (Aceh), Pagaruyung
(Minangkabau), Malayupura,(Melayu) Kerajaan Mataram
( Jawa), Kerajaan Bulungan ( Banjar) , dan Kerajaan
Luwu (Bugis).

Dan penyebaran Islam pada suku batak lain adalah dengan
media perkawinan makanya sampai sekarang yang satu
marga dilarang menikah ini ditujukan agar agama
islam bisa menyebar tanpa peperangan dan juga letak
kerajaan Aru sendiri yang jauh dari selat malaka jalan
lintas hanya melalui sungai Barumun ,Siak ,Bilah dan
Rokan.

Berakhirnya Kerajaan Aru pada masa Sultan Syarifuddin
atau bergelar Sutan Nasinok yang memiliki jiwa yang
malas dan tidak berwibawa. Menurut Kisah leluhur dulu
Sultan - Sultan Haru sangat menginginkan Negerinya
jadi Negara Syariah yang menjalankan Hukum Islam
secara penuh.

________________________________________________________

Sekilas info tentang alasan Peralatan atau Penghapusan 
artikel Marga Harahap di wikipedia karena penulis
perkirakan mengandung macam kalimat hayal
________________________________________________________

1. Tentang apa itu wikipedia Indonesia, telah penulis urai
   lewat link :
   ..............
   Dari hasil uraian tersebut, penulis berkesimpulan Wikipedia
   Indonesia adalah satu-satunya situs Indonesia yang banyak
   dikutif orang isinya karena salah satu syarat tulisannnya
   harus pakai sumber.

2. Tulisan diatas tidak mencantumkan sumber. Padahal Wikipedia
   adalah salah satu sumber penulisan bagi banyak situs (Kalau
   situnya seperti situs penulis ini, mungkin tidak masalah
   karena situs ini jarang dikutif orang)

3. Sejarah Marga di tanah Batak bukan-lah hal yang bisa di
   fiksikan atau dihayalkan atau diangan-angankan. Dia
   merupakan sejarah yang ada tanda buktinya. Ada logikanya
   atau ada hbungan sebab akibatnnnya.

4. Tulisan diatas memberi kesan, seperti tulisan khayalan
   dan alinea yang satu tidak terlalu berhubungan dengan
   alinea lainnnya.

4. Berikut Macam pernyataan yang meragukan :

Pernyataan 1 :
Marga Harahap kepanjangan dari Halak Arab ( Orang Arab ) 

Komentar:
Marga di Tanah Batak umumnya di pendekkan dan bukan di
panjangkan, seperti Harahap jadi HRP. Siregar jadi SRG,
atau SIR. Nasution jadi NST, Hasibuan jadi Hsb, Dll.

Karena itu jika ada marga yang dipanjangkan, maka itu
memberi kesan mengada-ada :

Contoh :

- Akhir Matua Harahap (Benar)
- Akhir Matua Halak Arab (Meragukan karena Halak Arab
  Bukan Marga
- Akhir matua HRP (Benar, karena HRP di tanah Batak
  memang umumnya Harahap.

Bagimana pula dengan SIREGAR...?
SI = IIBUK
RE = REPOT
GAR = GAOR

Masa hal seperti ini mau dibikin sejarah Siregar...?
Bisa ngamuk Siregar Sedunia nantinya. Inikan
protes seorang suami jawanya ini di Medan yang
istrinya Boru Regar.


Pernyataan 2 :
...makanya setiap perkampungan Harahap di Mandailing diberi 
nama Padang seperti Padang Bolak, Padang Lawas dan Padang 
Sidempuan

Comentar :
Rusak sekali pernyataan ini, hampir sama dengan, "Makanya
nama-nama Ibu kota di Sulawesi adalah Medan, Lampung, Padang,
Batam dan Bandung".

Mandailing adalah satu wilayah Sub Batak yang ada di
Tapanuli Selatan masa lampau dan Madina sekarang. Angkola
adalah salah satu Sub Suku Batak yang disebut sekarang,
dan telah menjadi Kab. Tapsel, Kab, Paluta dan Kab. Palas.

Perkampungan Harahap masuk dalam wilayah Angkola dan
bukan masuk dalam wilayah Mandailing. Karena itu Padang
Lawas, Padang Bolak dan Padang Sidempuan bagian dari
Ankola.


Pernyataan 2 :
Berakhirnya Kerajaan Aru pada masa Sultan Syarifuddin 
atau bergelar Sutan Nasinok yang memiliki jiwa yang 
malas dan tidak berwibawa.


Comentar :
Ah...betul-betul pernyataan yang merusak budaya batak
Angkola. Sutan Nasinok memang Harahap, tapi beliau
termasuk Raja namartua, sebagaimana disepakati pada
saat pertemuan Raja-Raja Tanah Batak Angkola Mandailing
di tahun 1980'an akhir.

Begini kesepakatanya :

"Bayo Angin Bayo Alogo, Harahapmai tutu margana,
padomu tahi na lobi gogo boti nabahat taporanna.
Ima Tunggual Kuayam sangape Oppui Saroedak.

Sutan Mujalo, Sutan Sulampe. Songoni Sutan
Nasinok, Sutan Mangamar, Sutan Nalumbang,
Oppu Raja Sori. Songoni Mangaraja Imbang Desa,
Oppu Tikada Jantan Padang Bolak. Sude-on Raja
Namar Tua.

Lalu tu Oppu Tonga Langit. Oppu Toga langit Simaliot,
Simaliotong. Mulai sian Bona Pasongit Sundut marsundut
Hamora on.

Oppu Raja Tua-Tua, poparanna Patuan ni Kalasan. Raja
nasangap Martua Parroha  na denggan habiaran.

Jabosar Nagaga najungal, Naga Panjang Marga Soalo-on.
Opat marsana ina madung tarbonggal. Onom paropppuan
tolo dohonon".

Oya...!
Kerajaan Aru atau Haru pada masa lampau, bisa jadi
pengaruhnya sampai ke Angkola atau Mandailing, tapi
Kerajaan ini sendiri tak begitu diperhitungkan
sejarahnya di Tanah batak. Sudah tak ada tanda bukti
sejarahnya, juga dihubung-hubungkan dengan Gajah
Mada lewat Sumpah Palapa-nya.

Bagiman pula ceritanya Sumpah Palapa sampai ke
Tanah Batak...? (Asumsi penulis, penulis marga harahap
di situs wikipedia Indonesia,, meninjau Marga harahap
dari sejarah Kerajaan Aru).

Pernyataan 3 :
Harahap sempat mendirikan Kerajaan Aru yang diperkirakan 
kerajaan Islam pertama di Indonesia, yang dipimpin oleh 
Sultan Husin bergelar Ompu Toga Langit yang saat itu 
disebarkan oleh Sa'ad bin Abi Waqqas saat menuju Negeri 
Cina. 

Comentar :
Termasuk pernyataan tak jelas....dll...yang memberi
kesan hayal.
__________

Sedangkan faktanya :

- Harahap memang salah satu nama Marga di Tanah batak
- Sutun Nasinok dan Oppu Toga Langit memang pemilik
  Marga Harahap

Fakta lainnya :

1. darli henri

marga harahap bangun dibabuat turunannya dua ompu sumur
dan tunggal huayan yang berningrasi ke selatan ompu
sumur menjadi raja gelar mangaraja lmbang desa dipljor
koling jadi cerita ompung dulu mangaraja imbang desa
kendaraan nya gajah putih dan menurut tarombo harauap
mangaraja imbang desa dikatakan harahap sebatang kayu
turunan mangaraja imbang desa karena berasal dari
sebatang kayu janjl raja dekat barus dan tarombo
mangaraja imbang desa bisa kita uraikan karena
saya ini turunannya generasi ke 17


2. Harahap batang onang.

sutan nasinok kuburannya ada di sekitar padang garugur.
sutan sulappe kuburannya berada di seputaran danau tasik.
kurang lebih 5 km dari desa batu nanggar.

baik desa padang garugur, batu nanggar dan juga desa
morang, semuanya masih dalam satu kecamatan yaitu
kecamatan batang onang, yg ibu kotanya di pasar
matanggor.

artinya. harahap sutan nasinok, dan harahap sutan
sulappe itu ada. sebagian orang yg bermarga harahap
kadang kurang memahami kalau marga harahap tidak
saja sidakkal, tunggal huayan, simatoktong, moppang
dan simata niari saja. ada kami keturunan sutan sulappe
dan sutan nasinok di kawasan batang onang, pasar
matanggor, padang garugur, batu nanggar, danau tao
dan danau tasik.

3. AmasTaha harahap

Abanganda Al syits Andalas Memang Betul masyarakat
pada umum mengenal Marga Harahap Yaitu Harahap sidakkal,
Harahap Tunggal Huayan, Simatoktong, mompang dan simata
niari. dan tidak sedikit Masyarakat mengenal Kita Harahap
Sutan Pulungan, Sutan Solappe dan sutan nasinok yang
disebut juga Harahap Batang Onang.

Dan setau Saya Kuburan Yang ada diDanau Tasik itu bukanlah
Sutan Solappe kalau tidak salah itu kuburan Bangun Batari
orang Tua Dari Sutan Solappe. dan Sutan Sulappe itu
dikuburkan diDesa Batang Oang Baru dan Makamnya
Berdampingan persis dengan Makam Sutan Pulungan dari
pangkal Dolok dan Sutan Nasinok diKuburkan diDesa
Gunung Tua Godang Sekitaran Padang Garugur.
Salam dari Saya Abanganda Keturunan Sutan Solappe.

Uraian lainnya :

1. Harahap Sidakkal – Harahap ini merupakan keturunan
dari Sutan Maujalo yang berasal dari Jambur Batu. Jambur
Batu berada di Tabusira terus ke arah Luat Harangan.

Harahap Sidakkal ini keturunannya sudah menyebar di
Padang Bolak, Mandailing, Angkola, dll.

2. Harahap Mompang – Harahap ini merupakan keturunan
dari Sutan di Langit yang berasal kata orang-orang
kuburannya ada di Siharang-karang Sidempuan.

Harap Mompang ini juga menyebar ke Padang Bolak
sepanjang Aek Sirumambe sampai ke Portibi, apalagi
di Angkola, dan Mandailing

3. Harahap Simataniari – Harahap ini berasal dari
Sianlang di pinggir sungai Batang Ilung. Harahap
Simataniari ini sudah menyebar banyak di Padang Bolak.
4. Harahap Simatongtong – Harahap ini banyak tersebar
disekitar Padang Sidempuan, tapi asal nya kata orang-
orang berasal dari Sipaho di daerah Halongonan.

5. Harahap Batang Onang – Harahap ini berasal dari
sekitar Batang Onang dan keturunannya tersebar
sampai ke Mandailing, Padang Bolak dan Batang
Onang Sendiri. Harahap Batang Onang ini selanjutnya
terbagi atas keturunan Sutan Sulappe dan keturunan
Sutan Nasinok.

* Galeri Marga Harahap













______________________

Penutup dan Saran
______________________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

Dan ini saran penulis :

1. Pada pengurus situs Wikipedia Indonesia yang memang situs
   membolehkan siapa saja menulis di situs tersebut, penulis
   memohon agar Artikel yang berjudul Marga Harahap di hapus.

2. Jika memang tidak perlu dihapus, maka cantumkan-lah sumbernya
   berdasarkan buku sejarah Batak.

3. Info wikipedia diseluruh dunia adalah situs utama dan
   terlengkap, sebagai sumber pengutipan banyak orang.
   Dan itu-lah sebabnya setiap negara punya situs Wikipedia

"Jangan kiranya hanya gara-gara 1 artikel menjadi rusak nama
wikipedia Indonesia, karena tulisannnya tidak begitu jelas.
Dengan perkiraan tulisan hayal 90% dan Faktanya hanya 10%".

Padahal...!

Semua orang tahu...!

Marga di Tanah Batak bukan hanya sekedar Identitas, tapi
merupakan gambaran Gent. Gambaran garis keturunan yang
tak bisa dikarang atau di hayalkan.

Dan pada Anda pencari data mengenai marga harahap, maka
cobalah kesitus-situs resmi yang penulisnya marga harahap.
Karena tidak mungkin orang batak menulis mengenai Sejarah
marganya secara main-main.

"Ada hal-hal tertentu di Mandailing atau-pun di Angkola
yang sifatnya atau sejarahnya dapat dicandakan atau di
hayalkan, tapi ada pula yang tidak. Khsusnya mengenai
Marga tak dapat dicandakan".

Ia dapat berakibat penuntutan, seperti dicandakannnya
orang sunda lewat istilah "Sampurasun menjadi "Campur
Racun". Disampaikannnya ditempat umum lagi dan juga
dipublikasikan, Link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/12/plesetan-istilah-sampurasun-jadi-campur.html

Selamat malam...!

___________________________________________________________________
Cat :
https://id.wikipedia.org/wiki/Harahap








No comments:

Post a Comment