Sunday, February 5, 2017

Fenomena Selat Gibraltar, Pertemuan Dua Jenis Air Laut yang Berbeda



#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Selat Gibraltar sebagai Tempat
Pertemuan Air Tawar dan Air laut dalam Tinjauan Islam)
_______________________________________________________________












_________________

Kata Pengantar
_________________

Para kawan sekalian...!

Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!

Ini dasar tinjauan Islamnya :

“Dan Dialah (Allah) yang membiarkan dua laut yang mengalir
(berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain
asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding
dan batas yang menghalangi.” (QS. Al-Furqaan : 53)

Dan berikut gambaran uraiannya atau penjelasannya pada
Selat yang bernama "Selat Gibral".

Selamat menyimak...!

__________________________________________

Sekilas info tentang Selat Gibralta
__________________________________________








* Pengertian

Selat Gibraltar (bahasa Arab: ??? ????, bahasa Spanyol:
Estrecho de Gibraltar) adalah selat yang memisahkan
Samudra Atlantik dengan Laut Tengah.

* Etimologi

Namanya berasal dari nama Arab "Jebel Tariq" yang berarti
gunung Tariq. Dia menunjuk ke Jenderal Muslim Tariq bin
Ziyad yang menaklukkan Spanyol pada 711.

* Batas wilayah

Pada sisi utara adalah Spanyol dan Gibraltar, pada sisi
selatan adalah Maroko dan Ceuta (sebuah eksklave Spanyol
di Afrika Utara).

Ada beberapa pulau kecil dalam selat ini yang diperebutkan,
seperti Pulau Perejil, yang diklaim oleh Spanyol dan Maroko.

* Lokasi

Selat Gibraltar memiliki lokasi yang sangat strategis.
Kapal-kapal yang berjalan dari Atlantik ke Mediterania
dan kebalikannya harus melewat selat ini terlihat oleh
Karang Gibraltar.

Juga, sangat banyak orang yang berjalan dari Eropa ke
Afrika dan sebaliknya, melewati selat ini.

Pada Perang Dunia II, Britania mengontrol selat ini dari
markas mereka di sekitar. Kapal selam Jerman yang memasuki
Laut Mediterania akan terjebak, karena mereka tidak bisa
melewatinya mengapung dan arus bawah laut terlalu kuat
untuk menyelam.
Logistik

Selat ini memiliki kedalaman sekitar 300 meter, dan lebar
sekitar 14 kilometer pada sisi tersempitnya.

Fakta : Batas di Antara Dua Lautan (Bukti Kebenaran Al
Quran dari sisi Ilmiah Modern)
 Ahimza Fatih  Dakwah, Pengetahuan Umum  No comments

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya
kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang
tidak dilampaui masing-masing.” (QS. Ar-Rahman:19-20)

Pendapat kebanyakan orang, air laut akan memiliki rasa,
warna dan kadar garam yang sama kecuali temperatur
suhunya.

Hal ini ternyata tidak berlaku pada laut Mediteranian
dan Samudera Atlantik, tepatnya di selat Gibaltar
terjadi suatu fonemona ilmiah yang merupakan bukti
dari preskripsi yang telah ungkapkan oleh Al Qur,an
pada abad ke 7 silam lewat lisan Rasulullah Shalallahu
'alaihi wa As-Salam. Air Laut di sana ternyata memiliki
sifat dan karakter yang berbeda walaupun bedampingan.


Sebelum lebih jauh membicarakan fenomena tersebut
saya di sini akan menjabarkan satu persatu karakteristik
dari masing-masing laut tersebut :


________________________________________________________

Sekilas info tentang Laut Mediterania dan Samudra
Atlantik
________________________________________________________










1. Laut Mediterania 

Laut Mediterania  atau sering di sebut Laut Tengah
('Mediterrania' berarti 'daratan/negeri tengah') adalah laut
antarbenua terletak antara Eropa di utara, Afrika di
selatan dan Asia di timur, mencakup wilayah seluas 2,5
juta km². Pada masa lalu, laut ini merupakan jalur lalu
lintas yang padat, memungkinkan perdagangan dan pertukaran
budaya antara orang Mesir, Yunani Kuno, Romawi Kuno dan
Timur Tengah. Sejarah Mediterania penting untuk pengertian
asal dan perkembangan Peradaban Barat.


Laut Tengah dihubungkan ke Samudra Atlantik oleh Selat
Gibraltar di barat dan Laut Marmara dan Laut Hitam,
oleh Selat Dardanella dan Bosporus, berurutan di timur.

Laut Marmara biasanya dianggap bagian dari Laut Tengah,
sedangkan Laut Hitam tidak. Terusan Suez buatan manusia
di tenggara menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah.
Pasang-surut di Laut Tengah sangat terbatas karena hubungan
yang sempit dengan samudra. Iklim Laut Tengah biasanya
musim dingin yang basah dan musim panas yang panas dan kering.
(wikipedia.org)



2. Samudra Atlantik :








Samudra Atlantik
Samudra Atlantik adalah samudra terbesar kedua di dunia,
meliputi sekitar 1/5 permukaan Bumi. Kata Atlantik berasal
dari mitologi Yunani yang berarti "Laut Atlas".

Samudra ini berbentuk huruf S, memanjang dari belahan
bumi utara ke belahan bumi selatan, terbagi dua oleh
garis khatulistiwa menjadi Atlantik Utara dan Atlantik
Selatan. Dibatasi oleh Amerika Utara dan Amerika Selatan
di bagian barat samudera dan Eropa dan Afrika di bagian
timur samudra.

Samudra Atlantik berhubungan dengan Samudra Pasifik,
di bagian utara bumi melalui Samudra Arktik dan di
bagian selatan bumi melalui Lintasan Drake. Hubungan
buatan manusia antara Samudra Atlantik dengan Samudra
Pasifik dibuat melalui Terusan Panama.

Batas antara Samudra Atlantik dengan Samudera Hindia
di bagian timur, dibatasi pada garis 20° Bujur Timur.
Batas antara Samudra Atlantik dengan Samudra Arktik
adalah garis dari Greenland keSvalbard di sebelah
utara Norwegia.

Samudra ini mencakup sekitar 20% permukaan Bumi. Samudra
Atlantik berada di urutan kedua terbesar dalam segi
ukurannya setelah Samudra Pasifik. Bersama dengan lautan
di sekitarnya ia mempunyai luas sebesar 106.450.000 km²;
jika lautan di sekitarnya tidak dihitung, luasnya
82.362.000 km². Jumlah wilayah yang mengalir ke Samudra
Atlantik lebih besar empat kali daripada Samudra Pasifik
maupun Samudra Hindia. Volume Samudra Atlantik dengan
lautan sekitarnya adalah 354.700.000 km³ dan tanpan
lautan tadi menjadi 323.600.000 km³.

Kedalaman rata-rata Samudra Atlantik, dengan lautan di
sekitarnya adalah 3.332 m (10.932 kaki); tanpanya adalah
3.926 m (12.877 kaki). Kedalaman terbesar, 8.605 m
(28.232 kaki), berada di Palung Puerto Riko. Lebar
Samudra Atlantik beragam, dari 2.848 km (1.769 mil)
di antara Brasil dan Liberia hingga sekitar 4.830 km
(3.000 mil) antara Amerika Serikat dan sebelah utara Afrika.

Samudra Atlantik mempunyai pesisir pantai yang tak beraturan
(ireguler) yang dibatasi berbagai teluk dan lautan, antara
lain Laut Karibia, Teluk Meksiko, Teluk St. Lawrence,
Laut Mediterania, Laut Hitam, Laut Utara, Laut Baltik,
dan Laut Norwegia-Greenland.

Pulau-pulau yang berada di kawasan Samudra Atlantik
di antaranya adalah Svalbard, Greenland, Islandia,
Rockall,Britania Raya, Irlandia, Fernando de Noronha,
Azores, Kepulauan Madeira, Kepulauan Canary, Tanjung Verde,
Bermuda, Hindia Barat, Ascension, St. Helena, Tristan da
Cunha, Kepulauan Falkland, dan Georgia Selatan dan
Kepulauan Sandwich Selatan. (wikipedia.or
_______________________________________________________

Sekilas info pertemuan laut Mediteranian dan dengan 
Samudera atlantik dalam tinajuan Islam
_______________________________________________________








Air laut Mediterania atau laut tengah memasuki Lautan
Atlantik melalui Selat Gibraltar. Keduanya mempunyai
karakteristik yang berbeda. Antara lain :

1. Suhu air.
2. Kadar garam.
3. Kerapatan air (density).

Waktu kedua lautan itu bertemu di Selat Gibraltar, karakter
air dari masing-masing laut tidak berubah. Laut Mediterania
memiliki air yang hangat, berkadar garam tinggi dan lebih
pekat dibanding dengan lautan Atlantik.








Ketika laut mediterania memasuki atlantik melalui selat
Gibaltar, air bergerak beberapa ratus kilometer ke wilayah
Atlantik.

Keanehannya pada kedalaman 1000 meter air dari laut
Mediterania tetap mempertahankan sifatnya yang hangat,
berkadar garam tinggi dan lebih pekat.

Air laut mediterania berada dalam keadaan stabil meskipun
ombak besar, arus dan pasang surut yang kuat. Seolah-olah
ada batas yang menghalangi percampuran air dari kedua
lautan tersebut.







Batas ini membagi kedua lautan sehingga setiap laut memiliki
suhu kadar garam dan batasan masing-masing.

Seperti terdapat batasan yang membatasi ke dua laut untuk
tidak becampur.

Ini dalah fakta ilmiah bidang oceanografi yang baru terkuak
oleh ilmu modern sekitar abad 20-an. Padahal, Rasulullah
Shalallahu 'alaihi wa As-Salam telah menyampaikan preskripsi
Fenomena alam tersebut  dalam Al-Quran sekitar abad ke 7 M.

Allahu Ta'ala Berfirman :
“Dan Dialah (Allah) yang membiarkan dua laut yang mengalir
(berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin
lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan
batas yang menghalangi.” (QS. Al-Furqaan : 53)








Ini adalah salah bukti bahwa Al-Quran tidak pernah salah.
Al-Quran adalah benar-benar firman Allah yang disampaikan
lewat Rasulullah Muhammad Shalallahu 'alaihi wa As-Salam.

Firman Allah Ta'alaa sang Pencipta akan selalu benar dan
wajib untuk diimani, dibaca dan diamalkan bagi seluruh umat
manusia. Pengamalan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari
adalah bentuk kehidupan terbaik bagi manusia jika mereka
mengetahui.


Wallahu ta'alaa 'alam bi Ash-Showab.

_____________

Penutup
_____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!










_________________________________________________________________
Cat :
KEAJAIBAN Selat GIBRALTAR air laut TERPISAH jadi DUA - YouTube
Fenomena Selat Gibraltar, Pertemuan Dua Jenis Air Laut yang Berbeda - Hot Shot 12 Juni 2016 - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=nrdV-XiJUWw&t=153s




No comments:

Post a Comment