Monday, March 12, 2012

"GEREP DOHOT LEI"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Mangaligi Alat Tulis Sikola Najolo)
__________________________________

Dongan ale dongan...! berikut informasi mengenai alat tulis masa lampau yang disebut "Gerep dan Lei". Informasi ini di dapat dari group FB "Kompas/komunitas Parsipirok, Bayo dan Boru Regar Sedunia dan situs Gerep Nahinan serta situs kakkus.
__________________
 Pangartian Gerep
__________________

      Pak Gerep dalam situs GEREP NAHINAN (GEREP + NAHINAN, mestinya NA HINAN), mengatakan : Gerep adalah sejenis alat tulis (lama) yang sudah tak digunakan lagi oleh masyarakat saat ini. Pasangan gerep ialah batu tulis. Gerep adalah “pulpen” atau “pensil” lama yang tak bisa dituliskan di atas sembarang media (hanya di atas batu tulis). Nahinan (bhs Batak) adalah penunjukan waktu (masa silam)

    Sedangkan M. Simatupang dalam diskusi status FBnya mengatakan : Di taon 1971 mulai ma au masuk tu kalas sada es de.Hatiha i,anggo kalas sada napodo mar buku tulis dohot mar partolot muda manyuratkon parsiajaran. Gotti ni buku "Batu Lei" goarna,alat tulisna hatihai margoar "gerep".

    Pada situs Kakkus dikatakan : SABAK & GRIB adalah alat tulis jaman dahulu sebagai pengganti buku tulis.Dipakai pada jaman penjajahan untuk anak anak sekolah Sabak adalah papan sebagai bukunya dan grib sebagai pensilnya. Ukuran Sabak : 22,5 cm x 18 cm Ukuran Grib : 15,5 cm.
_____________
Bentuk Fisik
_____________

     Dongan ale dongan, khususnya  yang belum pernah melihat alat ini, maka berikut ciri-cirinya :

- Gerep dalam bentuk batangan terbuat dari batu. Begitu juga leinya,tapi lei dalam bentuk lempengan.

- Warna gerep dan lei hitam

- Warna tulisan putih

- Ukuran produksinya jaman dulu Lei : 22,5 cm x 18 cm Ukuran Gerep : 15,5 cm.
________________________________
Kelebihan dan Kekurangan Alat Tulis ini
________________________________

Kelebihanna dibanding buku sekarang ini :
- Mudah di bawa kemana-mana, dan tak perlu banyak buku seperti sekarang ini.
- Gerep yang runcing atau tumpul tetap bia dituliskan
- Ramah lingkungan dibandingkan kertas

Kekurangannya pada masa lampau :
- Gampang pecah
- Anak-anak jadi tidak bersih karena sering menggunakan air liur sebagai penghapus lei tersebut.
- Data yang ditulis tidak dapat bertahan lama karena akan ada mata pelajaran lain yang akan ditulis.
__________________________
Lagu Dan Effek Behavioral
__________________________

Sada dua tolu ninna gurui
opat lima onom mangihut sipitu i
ro ma si salapan dohot sambilan i
gonop ma bilangan dos dohot sappulu i

laho tu sikola piccuri gerep mi
oban ma botol mu marisi aek i
ulang ma tijuri batu tulis mi
dumenggan ma dibasu dohot aek tawari...

       Dongan ale dongan...! lagu ini begitu sederhana, tapi effeknya pada keinginan anak untuk belajar (Effek behavioral) cukup mempegaruhi. Karena itu tak jarang pula setiap mau belajar guru kelas terlebih dahulu menyuruh anak-anak muridnya menyanyikan lagu tersebut.

    Halida Srikandini mengatakan , halllaaah..... gabe mambaen mur malungun tu halak ompung ma ende on booohh.... dompak menek ibo na jolo... dor do i ende on ompung boru lagu on, sambil mangelek iba so ra marsiajar... dungi i janji n muse ma, naron sidung marsiajar , keta leh pung raund hita tu simpang sado". ninna sebagai bukti lainnya bahwa lagu ini berperan dalam memotivasi belajar.

    Karena itu, lagu ini atau lagu anak-anak lainnya khususnya yang dari Angkola agar dilestarikan juga, disampaikan pada anak-anak masa sekarang : "Anggo adong diattara ni dongan2 na apil ende on,patorus leh,, Bahat do najolo ende-ende na tar songonon, jot-jot buse diendehon dakdanak maso i,tai anggo au,nadong be na hu ingot,, Maradophon Dongan2 nadong di Gurup on,anggo adong dope diingot Hamu ende na asing na i,mar sibaen leh attong di Gurup Ta on,acco Ta paluhut baru Ta baen tar songon sada "Album lagu" ende-ende ni dakdanak najolo di Sipirok Narobi" kata pak  M. Simatupang pula la pula, iala pula. Hahahaha...

_____________
Kesimpulan
_____________

- Gerep dan lei adalah alat tulis masa lalu yang fungsinya sama dengan pinsil/pulpen pada saat ini.
- Dengan segala keterbatasannya alat tulis ini cukup berjasa dalam memajukan pendidikan di Tapanuli.
- Kelebihannya sunguh ramah lingkungan dibanding buku.

    Dongan ale dongan...! mungkin saja alat ini tidak akan diproduksi lagi, mengingat majunya teknologi. Tapi jasanya dalam memajukan pendidikan tidak akan dilupakan. Dan... dan...dan...dan...karena tidak ingin melupakanlah makanya tulisan ini di buat dan semoga memberi manfaat untuk pembacanya.

Selamat Pagi dan selamat Beraktivitas. Enter...! Majulah pendidikan Negeriku, Tapanuliku, Angkolaku dan Sipirokku. Mantappppppppppp....imajotusi. Serius doda. Olo...! Serius. (rfs) PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment