“Muda mangulang rap margulu, ippal songon palu-palu. Pambangunan bisa lalu muda gogotta di padomu "SALAMAT MAMBANGUN ANGKOLAKU TU SUDE SENDI KEHIDUPAN"

Sabtu, 11 Agustus 2012

"SEJARAH MASJID SRI ALAM DUNIA SIPIROK"

#SELAMAT PETANG PARA KAWAN#
(Sekilas Wisata Histori tentang sejarah ummat muslim di Sipirok) ________________________________________________________________

"Para pengunjung, apalagi bagi
wisatawan yang punya selera
tinggi terhadap sejarah, bisa
menikmati selera ilmiahnya di
Kota Sipirok. Kota Sipirok
pertama sekali dikenal di zaman
Belanda sebagai daerah awal di
Provinsi Sumatra Utara, dimana
Gereja pertama dibangun. Di Desa Parausorat, sekitar lima kilometer
dari pusat Kota Sipirok, sejarah masuknya agama Kristen dan sejarah
pembaptisan akan memenuhi selera tentang histori".

Para kawan...! Pernyataan di atas adalah kutipan dari mantan jurnalis
asal Sipirok yaitu Budi Hatees dalam situs "Kompasiana" dengan judul
tulisan "Sipirok Kota Kecil Melahirkan Orang besar".

Para kawan sakali nai...! Pernyataan "Selera tentang Histori" ini
ternyata menyentuh naluri ingin tahu saya tentang "Sejarah Masuknya
Islam ke Tapsel dan sejarah Berdirinya "Masjid Sri Alam Dunia" yang
untuk selanjutnya saya sebut MSAD.
________________________________________________

Sejarah Singkat Masuknya Islam ke Tapanuli (.....s/d 1926)
________________________________________________

Para kawan...! Sungguh banyak situs yang meberitahukan mengenai
sejarah masuknya islam ke Tapanuli dan untuk dapat memahaminya tidak
lah mudah, karena itu sayapun tidak memperincinya.

Yang mau saya sampaikan dalam hal ini, setelah masuknya islam ke
Tapanuli dan untuk dapat tetap bertahan maka banyak persoalan yang
harus diselesaikan ummat islam/para pemimpin agama/Kiyai/sheh-sheh
di Tapanuli.

Dan semuanya ini besar hubungannya dengan Belanda dengan macam organi
sasinya, dengan kristen, dengan macam organisasi islam itu sendiri
termasuk masih adanya kepercayaan sipelebegu.

Demikian uraian singkatnya untuk dapat lebih memahami latarbelakang
didirikannya MSAD.
______________________________________________________

MSAD sebagai Masjid Peninggalan Perang Padri (1233H / 1816 M
______________________________________________________

Pada situs Parawisata Tapanulis Selatan dikatakan :


Mesjid Raya Sri Alam Dunia Sipirok Mashalih, merupakan mesjid peninggalan
era perang Paderi pada Syawal 1233 H atau sekitar tahun 1816 M yang terletak di
Sipirok, sebuah kota sejuk yang sangat plural dan menjadi pintu masuk dua
agama ketanah batak, yaitu Islam dan Kristen lambang itu adalah Mesjid Raya
Sari Alam Dunia Sipirok Mashalih yang di bangun berdampingan nyaris satu
dinding dengan greja HKBP Sipirok tepat di persimpangan jantung kota Sipirok,
lambang kerukunan beragama paling menonjol di Dunia

______________________________

Pemerakarsa Berdirinya MSAD
______________________________

"Atas prakarsa Syekh Abdul Manan Siregar, para raja dan kaum syekh masa itu pun bersatu membangun masjid yang megah dari bata dan kayu berukuran sepelukan orang dewasa." kata Tempo Interkatif-Medan lewat wartawannya.

Selanjutnya dikatakan mengenai bag unan awalnya,  "masjid ini tak ubahnya musollah, dengan bangunan yang amat kecil. Berbahan papan dengan model bangunan rumah panjang. Lantaran pemeluk Islam, kala itu, terus meningkat, desakkan akan rumah ibadah makin memaksa" lanjutnya.
____________________________________________________

Latar Belakang Didirikannya MSAD (....s/d 1926)
_____________________________________________________

Para kawan, kalau saja saya menemukan sumber yang menyebutkan
secara jelas-jelas alasan mengapa MSAD didirikan di Bagasnagodang
maka saya akan mengutifnya, tapi sayang saya tidak menemukannya
karena itu utuk hal ini saya hanya memberikan pendapat pribadi
saya dari hasil menyimak macam situs dan dari cerita para orang
tua semasa di sipirok dulu.

Pada buku "Sejarah Perjumpaan Islam dan Kristen di Indonesia"
dikatakan, "Jumlah penganut agama islam yang masuk agama kristen
di Sipirok yang sebelumnya 10 % telah meningkat 20 % pada suatu masa-pen"

Hal lainnya yang bersumber dari situs dikatan, "

Masjid Sri Alam Dunia menjadi simbol dari perlawanan atas penjajahan
Belanda yang juga melancarkan kristenisasi. Namun, pertentangan antara
pengelola Masjid Sri Alam Dunia dengan Belanda tidak melibatkan masalah
agama, karena pertentangan antar agama Islam dan Kristen tidak pernah
terjadi di kawasan ini.

Pertentangan itu hanya terjadi pada tingkat wacana, ketika Belanda
mendeskriditkan masyarakat penganut agama Islam dalam berbagai
dinamika kehidupan bermasyarakat, dan lebih memberi tempat kepada
masyarakat Kristen.

Dari kedua penyataan ditas, saya meyimpulkan tentang posisi ummat
islam pada masa ini : 1. Individu yang sebelumnya Islam menjadi
kristen 2. Islam perpendapat Belanda itu tidak hanya menjajah tapi
juga menyebarkan agama kristen

Adanya pendapat (asumsi/perorangan-pen) dengan keluarnya dari agama
islam dan masuk ke kristen maka in dividu yang bersangkutan akan
disukai oleh Belanda .

Hal lainnya yang perlu dicatat di tahun 1926 adalah awal dibentuknya
Nahdatul Ulama di Surabaya (31 Januari 1926), setelah terlebih dahulu
terbentuk SI, Muhamdiyah dan Persis.

Para  kawan...! Dengan demikian jelas, situasi dan kondisi pada masa
itulah yang menyebabkan perlunya didirikan MSAD tersebut guna  tetap
mempertahankan/mempersatukan/meningkatkan keimanan ummat islam itu
sendiri.
________________________________________________

Tanggal, Bulan dan Tahun Berdirinya MSAD (1926 - 1933)
________________________________________________

"Masjid Sri Alam Dunia di Kelurahan Bagas Nagodang, ....di era 1930-an
masjid ini menjadi pusat aktivitas politik para kiyai untuk menentang
kolonialisme Belanda yang berkedok penyebaran agama Kristen" kata
Budi Hatees

Hal yang lebih terperinci mengenai tanggal dimulai dan diresmikannya
MSAD ini dikatakan Hendra Pakpahan dalam  situs Dinul Islam, "Di sini
pula dibangun cikal-bakal mesjid pertama di Sipirok secara sederhana.
Mesjid bernama Mesjid Raya Sori Alam Dunia Sipirok Mashalih yang
pemugarannya dalam ujud yang sekarang dibangun sejak 16 Juli 1926 itu
secara resmi dimasuki pada 16 Juli 1933 dan masih dipergunakan hingga
sekarang.

Berdasarkan kedua uraian di atas, saya menyimpulkan, bahwa pembangunan
awal atau istilah sekarang peletakan batu pertama MSAD ini dilaksanakn
tanggal 16 Juli 19926 dan diresmikan tanggal 16 Juli 1933. Jadi masa
pembangunanya selama 7 tahun.
________________

Data Fisik MSAD
________________

- Luas bangunan 21m X 21m persegi
- 5 Menara/kubah
- 5 Pintu besar dan tinggi
- 8 Jendela ukuran besar
- Gong /doal dalam ukuran besar
- Berpilar beton tinggi di pintu utama
- Penyanggah kayu berukuran sepelukkan orang dewasa.
_______________________________________________________

Berdirinya Masjida/Masjid Adaboru/Perempuan (1933 - Sekarang )
_______________________________________________________

Para kawan...! Pada situs "Tempo Interkatif-Medan" dikatakan "Tersebutlah
Masjid Sri Alam Dunia Sipirok Mashalih sebagai rumah ibadah umat muslim
pertama di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara"

Selanjutnya dikatakan, "...Sipirok masih bersatu dengan lima desa di
antaranya Bagas Nagondang, Bagas Lumbang, Banjar Toba, Pangurabaan dan
Hutasuhut".

Mengacu pada pernyataan di atas kawan, secara logika tentunya MSAD ini
tidak mampu menampung para jemaahnya laki-laki dan perempuan dengan
data fisik seperti yang tertulis di atas. karena itu pula tentu perlu
jalan keluar.

Arman ketika diwawancarai Tempo Interaktif-Medan memperjelas, "Untuk
menampung para perempuan, dibangunkan masjid, disebut Masjidah. Letaknya
berada di seberang Masjid Sri Alam Dunia Sipirok Mashalih....masjidah
hanya untuk perempuan. “Laki-laki dilarang masuk. Harus permisi,”
Di Masjidah, para perempuan di Kota Sipirok melaksanakan salat secara
berjamaah. “Imamnya ya perempuan,” tutur Arman yang jadi nazir masjid
pada saat di temui tempo kawan.

Selanjutnya dikatakan, "Arman tak ingat persis sejak kapan Masjidah
dibangun. “Itu dibangun untuk ibadah para perempuan. Karena di masjid
(Sri Alam) ini tidak cukup,” katanya. Hanya saja, lanjut Arman, larangan
itu tak berlaku saat Salat Idul Fitri dan Idul Adha. “Kalau lebaran,
salatnya di sini.”
_____________________

Kesimpulan dan saran
_____________________

Para kawan...! Demikian gambaran singkat sejarah berdirinya MSAD Sipirok
dan tulisan ini sifatnya sebagai pemancing/stimuli bagi para kawan
yang suka melakukan perjalanan histori sejarah Tapanuli.

Semoga kedepannya, MSAD ini lebih maju lebih dapat meningkatkan fungsinya
sebagai tempat beribadah sekaligus sebagai sarana dalam meningkatkan
keimanan dan ketaqwaan ummat muslim.

Selamat petang. Mohon info tambahan jika ada. Wassalam...!
________________________________________________________________
Cat :
*Ayu Julliany, Warda Xlalu Xtiaa dan 5 orang lainnya menyukai ini.
* Sampai 16 Maret 2013 dilihat 109 kali.
Sumber :
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/29108/1/Appendix.pdf
http://sosbud.kompasiana.com/2010/01/08/sipirok-kota-kecil-yang-melahirkan-orang-besar-50264.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar