Sabtu, 31 Agustus 2013

Citilink : Enaknya Kopi Kapal Api dalam Sajian Pramugari berbaju hijau (Oleh-oleh informasi ke-5 pulang kampung 1434 H)

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar pesawat citilink dan macam info seputar
dunia penerbangan)
__________________________________________________________




















__________________

Sekilas Citilink
__________________



* Pemahaman awal :

Citilink (PT Citilink Indonesia) adalah sebuah maskapai penerbangan
berbiaya murah dan anak perusahaan Garuda Indonesia.

Sebuah Fokker F-28-4000 Fellowship
 milik Citilink yang didekorasi






















* Berdiri :

Perusahaan ini berdiri tahun 2001 sebagai Unit Bisnis Strategis (SBU)
dan difungsikan sebagai salah satu alternatif penerbangan berbiaya
murah di Indonesia.

* Berdiri sendiri (Memisahkan dengan Garuda)

Sejak tanggal 30 Juli 2012 Citilink secara resmi beroperasi
sebagai entitas bisnis yang terpisah dari Garuda Indonesia
setelah mendapatkan Air Operator Certificate (AOC).

Boeing 737-300 yang didekorasi





















* Tujuan Penerbangan

Pada Juli 2012, Citilink melayani 9 tujuan domestik yang menghubungkan
Jakarta ke Surabaya, Denpasar, Medan, Banjarmasin, Balikpapan dan Batam.
Maskapai ini juga mengoperasikan penerbangan dari Surabaya ke Balikpapan,
Banjarmasin, Denpasar dan Makassar, dan juga mengoperasikan penerbangan
dari Medan ke Batam. Pada tanggal 15 September 2012, Citilink resmi
membuka rute baru ke Lombok (Bandara Internasional Lombok) dengan
rute Surabaya - Lombok. [3][4][5] . Dan sekarang Citilink telah
membuka rute baru ke Pekanbaru, Solo, Yogyakarta, Palembang,
Padang, Bengkulu, Pangkalpinang, Bandung, Malang

Surabaya (Bandar Udara Internasional Juanda)
Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta)
Jambi (Bandar Udara Sultan Thaha)
Bengkulu (Bandar Udara Fatmawati Soekarno)
Balikpapan (Bandar Udara Sepinggan)
Banjarmasin (Bandar Udara Syamsudin Noor)
Batam (Bandar Udara Hang Nadim)
Medan (Bandar Udara Internasional Kuala Namu)
Makassar, (Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin)
Denpasar, (Bandar Udara Internasional Ngurah Rai)
Lombok, (Bandar Udara Internasional Lombok)
Bandung, (Bandar Udara Husein Sastranegara)
Padang , (Bandara Internasional Minangkabau)
Palembang, (Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II)
Pangkalpinang, (Bandar Udara Depati Amir)
Yogyakarta, (Bandar Udara Internasional Adi Sutjipto)
Solo, (Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo)
Pekanbaru, (Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II)
Semarang, (Bandar Udara Internasional Achmad Yani)
Tanjung Pandan, (Bandar Udara Buluh Tumbang)
Malang, (Bandar Udara Abdul Rachman Saleh)

_________________________

Sekilas Tentang Penerbangan
_________________________

*Hal Ketinggian, 

Informasi ini sudah pasti didengar -entah dalam bahasa Inggris,
Indonesia, atau bahasa asing lainnya- setiap kali kita berada di
dalam pesawat yang hendak take off. Ketinggian terbang pesawat
komersial berbeda-beda, tapi berkisar antara 26.000-30.000 kaki.

Banyak masyarakat kita yang belum tahu seberapa tinggi sebenarnya
28.000 kaki yang diinformasikan oleh pramugari. Hal ini wajar
karena di Indonesia satuan tinggi biasa kita sebut dalam meter
(mengikuti standar Eropa). Istilah kaki (foot/feet) dipakai
dalam satuan tinggi di USA.

Berapa tinggi sih 28.000 kaki?

Jika 1 kaki = 30,48 cm, maka 26.000 kaki tingginya sama dengan
8.534 meter alias 8,5 km. Sebagai perbandingan, Gunung tertinggi
dunia di Nepal, Everest tingginya 8.848 meter alias 8,8 km.

8,5 km adalah angka yang sangat tinggi jika kita membayangkan
berada di udara. Jika Anda di Jakarta, 8,5 km itu kurang lebih
sama dengan jarak dari Mall Taman Anggrek ke Patung Pancoran.
Jadi pesawat yang sering kita terbang itu setinggi 8,5 km dari
permukaan laut.

Anda tak bisa kuatir dengan fakta itu karena kita butuh waktu
yang efisien dengan naik pesawat. Saat terbang, nasib penumpang
berada di tangan Tuhan dan pilot! Saya pernah membaca buku doa
yang ada di pesawat Sriwijaya Air, terlantun sebait doa yang
kurang lebih berbunyi: "Tuhan, berikanlah kebijaksanaan dan
akal budi kepada pilot kami...".

*Hal Kecelakaan

Menurut Ed Galea, seorang pakar keselamatan penerbangan di
Inggris, mengatakan bahwa 51% kecelakaan pesawat terjadi
saat landing (turun), dan 20% saat take-off (naik).
Sisanya terjadi di udara.

Disebutkan juga bahwa dalam berbagai kasus kecelakaan penerbangan,
banyak ditemukan bagian ekor pesawat masih utuh. Bisa juga
diartikan duduk di belakang pesawat adalah tempat yang lebih
aman dibanding bagian depan pesawat! Itulah sebabnya black box
(kotak hitam) berada di bagian ekor pesawat.

*Hal Kotak Hitam

Fungsi dari kotak hitam adalah untuk merekam pembicaraan antara
pilot dengan ATC atau Air traffic control serta untuk mengetahui
tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan. Walaupun
dinamakan kotak hitam tetapi sesungguhnya kotak tersebut tidak
berwarna hitam melainkan berwarna oranye. Hal ini dimaksudkan
untuk memudahkan pencarian jika pesawat itu mengalami kecelakaan

Walau bagian ekor pesawat biasanya utuh saat kecelakaan, tapi
tempat yang paling keras dari pesawat justru berada di bagian
tengah (sayap). Karena itulah emergency exit utama berada di
dekat sayap.

Dalam pesawat yang mendarat darurat, Anda harus memastikan
bahwa Anda harus keluar dan menjauh dari pesawat dalam 90
detik atau pesawat mungkin meledak! Karena itulah penting
bagi kita untuk duduk dekat emergency exit dan duduk di
koridor (aisle). Tapi banyak dari kita justru ingin duduk
di pinggir jendela dengan tujuan ingin melihat pemandangan.

Jika terjadi pendaratan darurat, bisa Anda bayangkan bagaimana
Anda berlari keluar jika Anda duduk di dalam (sebelah jendela)?

Walau kita merencanakan segalanya, Tuhan Maha Besar. Setiap hari,
angkasa bumi berseliweran ribuan pesawat. Jadi, langkah terbaik
bagi kita semua adalah berdoa dan proaktif jika melihat sesuatu
yang tidak beres di pesawat. Satu kenyataan pahit bahwa kita
bisa menentukan nasib kita saat berada di dalam pesawat.
Bagi pria, buatlah pramugari-pramugari bahagia supaya mereka
bisa membuat kopi yang enak untuk pilot dan pilot senang
minum kopi nikmat, jadi otak mereka encer terus kalau ada
masalah di pesawat hehe. Tapi, sewaktu saya kecil dikatakan
orang tua bahwa minum kopi bisa mengakibatkan kebodohan.
Waks, mana yang benar?

Sumber :
http://groups.yahoo.com/neo/groups/everydaymandarin/conversations/topics/2022
____________________________________________

Citilink TVC 2013 "Terbang Tinggi Untuk Indonesia"
____________________________________________


_________________________________________________

Citilink New Livery, A. Hakim Muntashir.wmv
_________________________________________________


______________________________________

Citilink Flight Crew Fun Together!!
_____________________________________




________________________________________________

Panduan Keberangkatan Penumpang Pesawat di Bandara
________________________________________________

Bagi seseorang yang baru pertama kali naik pesawat di bandara akan
mengalami banyak kendala apabila belum mengerti istilah di dalam
dunia penerbangan. Terkadang hal tersebut akan menjadikan
seseorang kurang percaya diri dalam memasuki suatu bandar udara.
Untuk itu bagi yang akan bepergian dengan memakai pesawat udara
sangat diperlukan Panduan Keberangkatan Penumpang Pesawat di Bandara.

Berikut ini akan kami berikan beberapa Panduan Keberangkatan
Penumpang Pesawat di Bandara khususnya bagi Penumpang pesawat
untuk keberangkatan domestik.

DROP ZONE
Pada saat penumpang sampai di suatu bandara maka akan turun dari
kendaraan menuju area bandara. Tempat atau area yang dipergunakan
bagi kendaraan untuk menurunkan penumpang yang akan berangkat
disebut DROP ZONE. Area Drop Zone tersedia fasilitas valet
parking bagi anda yang memerlukan pelayanan ini.

SECURITY CHECK POINT
Ketika kita mulai masuk terminal suatu bandara maka yang akan
dihadapi pertama kali adalah Security Check Point, yaitu tempat
pemerikasaan penumpang pesawat beserta bawa bawaan baik bagasi
maupun kabin. Pemeriksaan barang bawaan akan melalui peralatan
xray sedangkan untuk orangnya akan melewati Walk Through
Metal Detector.

Berikut ini hal-hal panduan di area Security Check Point

Siapkan dokumen anda sebagai berikut:
- Tiket sesuai tanggal keberangkatan
- Kartu Identitas
Barang-barang bawaan wajib diperiksa melalui x-ray.
Untuk memperlancar pemeriksaan, seluruh benda logam seperti Handphone,
Kunci, dsb agar dilaporkan dan diperiksa melalui x-ray.
Seluruh penumpang wajib melalui Walk Through Metal Detector (WTMD).
Apabila diperlukan, penumpang dan barang bawaan dapat diperiksa secara
manual.
Laporkan kepada petugas security apabila anda:
- Menggunakan alat pacu jantung
- Membawa senjata api
Tidak diperkenankan membawa serta barang-barang berbahaya,
seperti pisau, cutter, korek api, korek gas, dsb.

CHECK IN COUNTER
Setelah melewati Area Security Check Point, maka kita akan menuju
Area Check in Counter. Check IN Counter yaitu tempat untuk melapor
di masing masing Airline tentang keberangkatan kita. Dalam proses
di Check in Counter kita akan menerima Boarding Pass dan sekaligus
untuk menyerahkan barang bawaan yang dibagasikan.
Berikut ini pandungan di Area Chec In Counter

Siapkan dokumen anda sebagai berikut:
- Tiket sesuai tanggal keberangkatan
- Kartu Identitas
Antrilah pada check-in counter yang sesuai dengan nomor penerbangan anda.
Untuk keselamatan penerbangan laporkan bagasi anda yang beratnya
lebih dari 5kg, dan hanya diperkenankan membawa 1 bagasi yang beratnya
kurang dari 5kg kedalam kabin pesawat.

PEMBAYARAN PJP2U
Setelah proses checkin selesai maka kita akan menuju ruang tunggu
keberangkatan. Dalam perjalanan menuju ruang tunggu keberangkatan
kita akan disuruh membayar Airport Tax atau PJP2U. PJP2U adalah
Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara. Tarif PJP2U tiap bandara
berbeda. Untuk bandara besar biasanya dikenakan tarif sebesar
Rp. 30.000 untuk penumpang domestic dan Rp. 150.000 untuk penumpang
internasional. Perlu diketahui bahwa tarif PJP2U tidak termasuk
dalam harga pembelian tiket.

SECURITY CHECK POINT 2
Ketika kita akan memasuki ruang tunggu keberangkatan maka akan
dihadapkan lagi dengan Area Security Check Point yang kedua.
Dalam Area Security Check Point yang kedua penumpang akan
sekali lagi dicheck beserta barang yang akan dibawa di kabin
pesawat. Barang bawaan akan dicheck melalui xray, dan orangnya
akan melalui Walk Through Metal Detector.

Berikut panduan dalan Area Security Check Point kedua :

- Siapkan Tiket dan Boarding Pass anda, serta kupon PJP2U.Prosedur
ini sama dengan prosedur pada SCP1
- Penumpang yang dibebaskan dari PJP2U seperti: penumpang transit,
bayi, air crew, tamu negara.

RUANG TUNGGU KEBERANGKATAN
Setelah melewati Area Security Check Point kedua maka kita menuju
ruang tunggu keberangkatan. Setiap Maskapai Penerbangan mempunyai
jalur atau pintu gate keberangkatan sendiri. Untuk itu kita menuju
ruang tunggu keberangkatan sesuai dengan nomer gate. Setelah waktu
naik pesawat tiba maka kita akan dipersilakan naik pesawat dengan
menunjukkan kartu Boarding Pass.

Demikian tadi Panduan Keberangkatan bagi Penumpang Pesawat di Bandara,
semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Sumber :
http://bandaraonline.com/airport/panduan-keberangkatan-penumpang-pesawat-di-bandara

________________________________________

Pengalaman habang (terbang) bersama Citilink
(Kapal Api : Jelas lebih enak...!)
________________________________________
















Setelah melakukan macam proses (boarding pass / cek bagasi) serta menunggu
beberapa saat diruang tunggu pesawat keberangkatan (RESTRICTED PUBLIC AREA/
Waiting room:), maka tepat jam 17.15 Wib bagian informasi pemberitahuan
keberangkatanpun memberitahu agar penumpang segera memasuki pesawat citilink
dengan nomor penerbangan 834 Jakarta - Kualanamo (Medan)





















Kira-kira seperampat jam kemudian, setelah para pramugari memberitahu antisivasi
yang harus dilakukan jika pesawat dalam keadaan darurat, menyuruh mamatikan
Hp serta memeriksa kembali sabuk pengaman maka pesawat tersebutpun take off.
alias habang.























Wau...! Sepertinya demikianlah rasa dari setiap orang ketika pesawat sedang
dipacu dalam kecepatan tinggi pada landasar terbang.tak terkecuali bagi
mereka yang telah berulang kali naik pesawat. Sensainya sungguh sangat
terasa  hingga tak heran jika para penumpang pada saat ini sering berucap
bismillahirrahmanirrahim dan tak jarang pula justru berucap astagfurullahulla
azim.

Selang beberap minit kemudian, setelah sang pilot mencapai ketinggian
yang di inginkan (Sekitar 28.000  kaki) maka sabuk pengamanpun di ijinkan
untuk dibuka dengan saran sebaiknya jangan di buka.

Dan beberap minit kemudian sang pramugaripun dengan salam khasnya
menyapa sekalian menawarkan, "mau makan apa atau mau minum apa...
pak...!" katanya.















Sebagai seorang pengopi, maka penulis pun meminta "Kopi kapal api"
dengan harapan menemukan suatu sensasi pula tentang bagaimana
enaknya kopi kapal api di langit. Dan ternyata enaknya bukan main,
hingga menjadi lebih benarlah apa kata iklan dalam kopi kapal itu :
"Kapal Api...! memang lebih enak....!" katanya.
















Cuaca memang kadang susah di deteksi, meskipun sang ko pilot
memberitahu cuaca cerah dalam jalur lintas antara Jakarta dan kuala
namo, tapi setelah sekitar satu setengah jam perjalanan, tiba-tiba ada
pemberitahuan, agar para penumpang kembali memasang sabuk
pengamannya karena cuaca sudah mulai memburuk.

Dan beberapa saat kemudian, goncangan demi goncanganpun terjadi
dalam pesawat, sementara kabut demikian gelap hitam dan gelapnya
serta suara petirpun sungguh sangat terasa selah melintas di samping
sayap pesawat.

Sang istri yang pada saat sebelumnya terlihat tenang-tenang saja, tiba-
tiba mulai pucat dan beberapa kali ucapan istigfarpun terlontar dari
mulut bek-beknya. "Aduh...yah...bagaimana ini" katanya sambil
memegang erat-erat tangan penulis.

Dan penulis sendiripun sebagai seorang yang suka berpura-pura tangguh
mencoba menenangkannya dengan berkata, "Tenang saja ma...! menurut
hitungan matematika aman-aman sajanya kita ini. Gonjangan-goncangan
seperti biasa itu dalam dunia penerbangan". kata penulis dengan keyakinan
cuaca buruk ini hanya akan terjadi ketika pesat sedang berada di atas
pulau sumatra  barat. Sedangkan setelah sampai pada awang-awangnya
Sumatra utara maka pesawat tersebutpun akan kembali normal tanpa
goncangan.

Alhamdulillah...! ternyata benar. Beberap saat kemudian sang pemberi
info perjalananpun berkata, "Perikasa kembali sabuk pengaman anda
karena beberap saat lagi kita akan mendarat di Kualanamo-Medan.

Dan beberap saat kemudian sang pilot yang tak penulis ketahui siapa
namnya ini mendaratkan pesawat dengan mantapnya, tanpa ada
goncangan sedikitpun yang menciptakan kegelisahan hati.

"Alhamdulillah....! Saya dan keluarga selamat sampai tujuan dan lapangan
terbang Kualanamopun akhirnya penulis nikmati.
_________

Penutup
_________













"Hatcit naso marhepeng, hatcitan nasomaboto" ning halak hita.

Demikian sajian informasi oleh-oleh pulang kampung 1435 H. Semoga
memberi manfaat khususnya bagi yang membutuhkan sangat.

"I'm alive" dari Celene Dion sebagai penutup tulisan.

Musik...!

video


Selamat borngin...dan horas...!
____________________________________________________________________________
Cat. Sumberlainnya : http://id.wikipedia.org/wiki/Citilink

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar