Sunday, May 18, 2014

Zaman Apollo : Asal Marhepeng Inda Marpili Bulu


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar "Apollo" dalam hubungannya dengan Dewa
Yunani, NASA dan Lagu Tapsel Madina Zaman Apollo)
_______________________________________________________











________________

Kata Pengantar
________________

Para kawan...!

Ini latar belakang masalahnya.

Selamat mendengarkan...!

Musik...!

video




Mengacu pada video tersebut timbul tanya-tanya
dalam diri penulis :

1. Apa itu Apollo
2. Apa hubungan Apollo dengan Zaman
3. Apa pula yang dimaksud dengan jaman Apollo di Tapsel najolo
4. Apa pesan moral lagu Zaman Apollo ini pada masyarakat Batak
   khususnya masyarakat Tapsel najolo

Adalah isi dari postingan ini, yang tentunya pula adalah jawaban
dari tanya-tanya penulis diatas. Dan benar tidak suatu jawaban
pembacalah yang menilainya.

Trims atas dibacanya postingan ini....dan...
selamat menyimak...!
________________________________________________________

Sekilas Istilah Apollo dalam hubungannya dengan Dewa Yunani
________________________________________________________
























Orang Yunani menghubungkan nama Apollo dengan kata kerja ap????µ?
(apollimi) bermakna "menghancurkan".

Pada masa modern, ada pendapat bahwa nama Apollo berasal dari
nama dewa dari mitologi Hurria dan Hittis, Aplu, yang disembah selama
"masa wabah". Aplu sendiri berasal dari mitologi Akkadia, Aplu Enlil,
bermakna "putra Enlil", sebuah gelar yang diberikan pada dewa Nergal,
yang dihubungkan dengan Shamash, dewa Matahari Babilonia.

Asal-usul

Ada dua pendapat umum mengenai asal usul Apollo: Salah satunya adalah
bahwa Apollo berasal dari daerah timur, pendapat lainnya mengaitkan
Apollo dengan bangsa Doria dan dewa mereka apellai (juga bulan Apellaios).

Walter Burkert menyatakan bahwa asal-usulnya dapat dilihat dari para
penyembahnya: bangsa Yunani Doria, bangsa Kreta-Minoa, dan bangsa Syro-Hittis.

Menurut pendapat pertama, baik Apollo di Yunani maupun di Etruska
mulai muncul di Aegea pada Zaman Besi (antara 1100 SM - 800 SM) dari
Anatolia. Homer menceritakan Apollo memihak bangsa Troya dalam Perang
Troya, dan dia dihubungkan dengan dewa bangsa Luwian, Apaliunas,
yang tampaknya melakukan perjalanan dari timur ke barat.
Dewa Aplu (dewa dari mitologi Hittis dan Hurria pada Zaman Perunggu Akhir,
antara tahun 1700–1200 SM), juga mirip dengan Apollo yang diceritakan
oleh Homer, yaitu sama-sama merupakan dewa wabah. Selain itu Aplu
juga melambangkan dewa tikus Apollo Smitheus.
_______________________________________________________

Sekilas Istilah Apollo dalam hubungannya dengan Pendaratan
Manusia di Bumi oleh NASA (USA)
_______________________________________________________

















Program Apollo adalah serangkaian misi luar angkasa berawak yang
dilaksanakan oleh Amerika Serikat (NASA) menggunakan pesawat antariksa
Apollo dan roket Saturn, dilaksanakan selama tahun 1961-1975. 

Program ini didedikasikan untuk cita-cita (dari perkataan terkenal
Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy) "mendaratkan seorang manusia
di Bulan dan mengembalikannya dengan selamat ke Bumi" selama dekade 1960-an.
Cita-cita ini dicapai oleh misi Apollo 11 pada Juli 1969.

Program diteruskan hingga awal 1970-an untuk melakukan eksplorasi
ilmiah di Bulan, dengan total enam pendaratan sukses. Hingga 2006, 
tidak ada lagi misi luar angkasa berawak yang melebihi orbit bumi rendah. 
Program Skylab yang dibuat kemudian, dan Proyek Percobaan Apollo-Soyuz
menggunakan perlengkapan yang awalnya diproduksi untuk Apollo dan
sering dianggap sebagai bagian dari program Apollo.

Di luar keberhasilan tersebut, terdapat beberapa kegagalan besar;
salah satu di antaranya mengakibatkan tewasnya tiga astronot, Virgil 
Grissom, Ed White dan Roger Chaffee dalam peristiwa kebakaran landasan 
peluncuran Apollo 1. Ada juga ledakan pada misi Apollo 13 yang hampir
menewaskan tiga astronotnya.

Pelepasan gas beracun selama masuk kembali ke atmosfer Bumi dalam pesawat
Proyek Percobaan Apollo-Soyuz hampir juga menewaskan tiga astronot lagi.

Program Apollo dinamai berdasarkan dewa matahari Yunani kuno.

* Latar belakang Program Apollo

Tempat pendaratan pesawat ruang angkasa "Apollo" (ditandai dengan segitiga
hijau) dan pesawat ruang angkasa "Luna" (merah) dan "Surveyor" (kuning).
Program Apollo semula disusun terlambat pada masa pemerintahan Presiden
Dwight D. Eisenhower sebagai program lanjutan dari Program Mercury dalam
melakukan misi mengorbit Bumi berawak yang lebih maju.

Faktanya Apollo menjadi program ketiga setelah Program Gemini.
Program Apollo secara dramatis diorientasikan kembali menjadi sebuah
cita-cita agresif pendaratan manusia di Bulan oleh Presiden Kennedy
dengan pengumumannya di sesi gabungan istimewa sidang Kongres AS
pada 25 Mei 1961:

"..Saya percaya bahwa bangsa ini sebaiknya melibatkan diri dalam
mencapai cita-cita, sebelum dasawarsa ini berakhir, mendaratkan
seorang manusia di Bulan dan mengembalikannya dengan selamat ke Bumi.
Tak ada satu pun proyek luar angkasa pada periode ini yang akan
lebih mengesankan bagi umat manusia, atau lebih penting lagi pada
eksplorasi luar angkasa jangka panjang; dan tak ada satu pun yang
akan begitu sulit atau mahal untuk menyelesaikan.."

* Apollo 11








Apollo 11 adalah sebuah misi luar angkasa berawak pertama
yang berhasil membawa manusia ke Bulan dan kembali dengan
selamat. Apollo 11 merupakan salah satu dari proyek NASA.
Apollo 11 diluncurkan pada 16 Juli 1969 menggunakan roket
Saturn V dan tiba di bulan pada 20 Juli pada tahun yang sama.

Pada saat mendarat di bulan, pesawat luar angkasa ini diawaki
oleh Neil Armstrong, Edwin Aldrin, dan Michael Collins.

Apollo 11 mewujudkan ambisi presiden Amerika Serikat saat itu,
John F. Kennedy, yaitu "menerbangkan manusia ke bulan dan
mengembalikannya ke bumi dengan selamat". Untuk mengenang 40
tahun Apollo 11, maka dibuatlah Website khusus untuk mengenangnya

Dari kiri ke kanan: Armstrong, Collins, Aldrin




















____________________________________________________________

Sekilas Cerita dan Berita Program Apollo di Tapanuli Selatan
Tahun 70-80'an dalam hubungannya dengan kehidupan masyarakat Tapsel
____________________________________________________________

Mengacu pada uraian keberhasilan "Program Apollo" 1961-1975 ke
bulan oleh NAZA, maka berita tersebutpun tersebar kemana-mana, tak
terkecuali ke Tapanuli Selatan.

Masyarakat Tapanuli Selatan pada saat itu tahu bukanlah dari radio
radio amatir tapi dari media elektronik yaitu TVRI. Yah TV di awal
tahun 70'an seingat penulis sudah mulai banyak yang memilikinya di
Tapsel.

Berita keberhasilan inipun sungguh sangat sering diberitakan TVRI,
hingga popolerlah salah satu nama astronot Nasa pada masa itu yaitu
Neil Astrong, hingga mengisnpirasi beberapa orang tua halak hita
untuk memanamai anaknya dengan nama Amstrong Hutasuhut/Siregar/
Hasibuan dll.

Dampak peristiwa keberhasilan ini ternyata tidak hanya sampai disitu,
masyarakat Tapanuli Selatan juga "Dengan tanpa kesepakatan yang telah
disepakati seolah sepakat bahwa batasan zaman sannari dengan zaman
najolo adalah Apollo".

Yah...apollo...!

Apollo adalah batasan zaman itu khsusnya untuk orang Tapsel Najolo.
___________________________________________________________

Sekilas tentang Video Musik Lagu Zaman Apollo dalam hubungannya
dengan berbagai macam hal di Tapsel najolo 70=-80'an
___________________________________________________________

Wau...!

Cantik nian boru Suti dalam video ini, merdu pula suaranya,
"Kirim solomku di boru Suti-i ba, palalu joba Katua Covo Dewa Nst...!"
Hahahaha....

Ini videonya :



Lirik lagu "Zaman Apollo"

Zaman sannari zaman apollo
ina-inape margayo bujing-bujing

Zaman sannari zaman apollo
ama-amape margayo poso-poso

Markacomata marabit mini
geal-geolna lenggang sitoli

botul ma ina zaman sonnari
hey....

Obuk naginjang songon daboru
holan manganggu halak nalalu
botul ma ama naso marmalu

hey....
Zaman sannari zaman apollo
asal marhepeng inda marpili bulu

Zaman sannari zaman apollo
asal marhepeng inda marpili bulu

* Hal Analisis isi pesan video musik zaman Apollo
  dalam hubungannya dengan materi pesan, etika, estetika dan
  perasaan keadilan (Hanya pendapat pribadi)

- Meteri pesan atau inti pesan khsusnya bagi kita orang Tapsel
  najolo jelas dapat kita pahami

- Jelas unsur etika pada video musik ini sangat terpenuhi.
  Meskipun sifatnya musik dangdut, tapi norma-norma dan nilai
  nilai hatapanuli sealaton sangape hamadinahon tetap terjaga.
  Sungguh penampilan si Boru Suti memberi pesona.

- Begitupun unsur estetikanya cukup indah untuk dilihat

- Perasaan keadilan cukup terjaga juga, penulis yakin tak ada
  satu orangpun dari Tapsel sana yang keberatan dengan video
  musik ini.

Tambahan :

Kesediaan para oppung adaboru atau oppung halak lahi dalam pembuat
video musik ini rasanya pantas untuk kita acungkan jempol. Mungkin
mereka inilah yang punya jiwa seni pada masa lampau itu (jika tidak
terjadi manipilasi wajah-pen).

Untuk jagoan ... !
yang mungkin pada masa lalu disebut brigden, hebat juga brigden-nya
Ise goamu anggia...! Mantap doba goayang mi. Makalas piga ho...!
Nomor piga rekeningmu aso ikirim sianon.

* Hal Analisis Isi Lirik lagu/Syair  "Zaman Apollo" dalam hubungannya 
  dengan kehidupan di Tapanuli Selatan Najolo 70-80'an

- Menurut hemat penulis syair lagu ini sungguh bermakna dalam.
  Karena menggambarkan kehidupan masyarakat Tapsel Najolo tepatnya
  disekitar tahun 70'-80'an.

- Pada masa itu pertanian Tapanuli Selatan sungguh subur, cengkeh
  kopi dan macam sayur mayur melimpah ruah. Roda ekonomi berputar
  sedemikian baiknya hingga banyak masyarakat yang punya hepeng.

- Pada saat yang sama duniapun goncang dengan adanya berita gembira
  bahwa manusia juga bisa ke Bulan lewat pesat yang namanya Apollo.

- Zaman itu, apollo itu seolah-olah berpesan pada masyarakat Tapsel
  najolo, "Berpoya-poyalah, menghabis-habiskanlah, jadi bujing-
  bujinglah meski sudah ina-ina, jadi poso-posolah meski sudah
  ama-ama, belilah apa saja yang perlu atau tidak perlu karena kalian
  masyarakat Tapsel lagi banyak hepeng, cengkeh kalian bagus kopi kalian
  subur dan sayur ,ayur kalian berlimpah ruah.

Zaman Apollo Marakhir
Congkepe ranggason

























- Tetapi Apollo bukanlah buatan Tuhan, Apollo adalah buatan Manusia
  yang dikehendaki Tuhan untuk sampai ke Bulan.

- Dan akhirnya Apollo itupun berakhir, banyak awak pesawatnya
  meninggal termasuk Presiden yang menginstruksikannya.

- Begitu juga cengkeh Tapsel Najolo itu, berakhir, ranggasan dan
  ulokon, kopi pun bermatian dan lalat ataupun bulung gadung
  menjadi seolah segan untuk tumbuh di Tapsel, ya..tapsel yang
  katanya tano sere, tano sere natar bonggal tu jae tu julu.


* Hal Sayair lagu pertama di dengar dalam hubungannya dengan
  pencipta Lagu Zaman Apollo H. Ona Sutra































- Madah-mudahan penulis tidak salah dan Insya Allah penulis tidak
  salah, bahwa syair lagu :

  Zaman sannari zaman apollo
  ina-inape margayo bujing-bujing

  Zaman sannari zaman apollo
  ama-amape margayo poso-poso...dst

  Telah pernah penulis dengar di tahun 80'an. Dan baru sekarang
  penulis tahu bahwa penciptanya adalah H. Ona Sutra.

  Terhadap hal ini penulis berpikir, bahwa "Sebelum H. Ona Sutra
  ini menaklukkan kota Jakarta penjadi salah satu penyanyi dangdut
  populer Nusantara, sudah terlebih dahulunya beliau jadi penyanyi
  di Tapsel najolo.

  (H. Ona Sutra adalah tetangga penulis di tahun 90'an awal di
  wilayah Citayam, Bojonggede - Bogor. Meski begitu penulis tidak
  pernah ketemu beliau, karena rumahnya sajanya di wilayah tersebut
  sedangoan beliau sibuk dengan karirnya di Jakarta).

* Hal Pesan Moral lagu "Zaman Apollo"

  Ini tangkapan penulis :

1. Adalah suatu ingat-ingat suatu sipaingot bahwa
   kita dalam hidup ini jangan sampai lupa diri
   jika Allah Swt memberi kita rezeki yang murah


























2. Adalah suatu ingat-ingat suatu sipaingot bahwa
   dalam kehidupan bermasyarakat perbuatan ketidak
   baikan satu orang saja bisa menyebabkan murka
   Tuhan pada siapa saja

























3. Adalah suatu ingat-ingat suatu sipaingot bahwa
   sesungguhnya zaman itu, masa itu, terus berganti-
   ganti. Dan manusia bisa rugi di zamannya, bisa
   rugi di masanya, kecuali orang-orang yang bertaqwa.

* Hal Optimisme setelah zaman Apollo berakhir

Tuhan maha kuasa, maha pengasih lagi penyayang kiranya tanah
pertanian Tapsel najolo tetaplah subur karena kita semua tahu
apa maknanya bagi kita.


__________

Penutup
__________

Demikian infonya para kawan, ito pun borutulang...!

Dan mari sama kita akhiri postingan ini dengan membaca
pun mendengar pembacaan ayat suci Al-Qur'an
Surah al-Ashr  dari Muhammad Taha Al Junaid :



video

Ket :

Surah Al-'Asr (bahasa Arab:العصر) adalah surah ke-103
dari al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan
terdiri atas 3 ayat. Kata Al 'Ashr berarti waktu/masa
dan diambil dari ayat pertama surat ini. Isi surat
mengabarkan bahwa sesungguhnya semua manusia itu berada
dalam keadaan merugi kecuali dia termasuk mereka yang
selalu beramal saleh, saling menasehati dalam
kebenaran dan kesabaran.

Wassalam dan Salamat borngin...!
______________________________________________________
Cat : Sumber Wikipedia


PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment