Kamis, 26 November 2015

Nitrogen "N" dan Seluk Beluknya

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Nitrogen "N" sebagai landasan untuk
menggunakan Nitrogen "N2" dalam pengisian gas pada Ban Kenderaan)
____________________________________________________________________




___________________

Kata Pengantar
___________________

Hal yang mendasari penulisan postingan ini adalah keingin tahuan
penulis tentang Manfaat Nitrogen dengan kode N2 pada Ban Kendaraan.
dan telah penulis posting di link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/11/nitrogen-n2-manfaat-atau-keguaan-untuk.html

Nah...!

Berikut info nitrogen dengan kode "N" sebagai dasar atau baian
dari terciptanya "N2" tersebut.

Selamat menyimak...!

__________________________________________________________

Sekilas info tentang Nitrogen (N) dan seluk Beluknya
__________________________________________________________

* Pemahaman Umum


Nitrogen atau zat lemas adalah unsur kimia dalam tabel periodik
yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan sebagai
gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa, dan merupakan gas diatomik
bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau
senyawa lainnya. Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat malas,
tidak aktif bereaksi dengan unsur lainnya.

Nitrogen mengisi 78,08 persen atmosfer Bumi dan terdapat dalam banyak
jaringan hidup. Zat lemas membentuk banyak senyawa penting seperti
asam amino, amoniak, asam nitrat, dan sianida.

* Sifat-sifat penting

Nitrogen adalah zat non logam, dengan elektronegatifitas 3.0. Mempunyai
5 elektron di kulit terluarnya. Ikatan rangkap tiga dalam molekul gas
nitrogen (N2) adalah yang terkuat. Nitrogen mengembun pada suhu 77K
(-196oC) pada tekanan atmosfer, dan membeku pada suhu 63K (-210oC).

* Sejarah

Nitrogen (Latin nitrum, Bahasa Yunani Nitron berarti "soda asli", "gen",
"pembentukan") secara resmi ditemukan oleh Daniel Rutherford pada 1772,
yang menyebutnya udara beracun atau udara tetap. Pengetahuan bahwa
terdapat pecahan udara yang tidak membantu dalam pembakaran telah
diketahui oleh ahli kimia sejak akhir abad ke-18 lagi.

Nitrogen juga dikaji pada masa yang lebih kurang sama oleh Carl
Wilhelm Scheele, Henry Cavendish, dan Joseph Priestley, yang
menyebutnya sebagai udara terbakar atau udara telah flogistat.
Gas nitrogen adalah cukup lemas sehingga dinamakan oleh Antoine
Lavoisier sebagai azote, daripada perkataan Yunani a??t?? yang
bermaksud "tak bernyawa". Istilah tersebut telah menjadi nama kepada
nitrogen dalam perkataan Perancis dan kemudiannya berkembang ke
bahasa-bahasa lain.

Senyawa nitrogen diketahui sejak Zaman Pertengahan Eropa. Ahli alkimia
mengetahui asam nitrat sebagai aqua fortis. Campuran asam hidroklorik
dan asam nitrat dinamakan akua regia, yang diakui karena kemampuannya
untuk melarutkan emas.

Kegunaan senyawa nitrogen dalam bidang pertanian, dan perusahaan pada
awalnya ialah dalam bentuk kalium nitrat,terutama dalam penghasilan
serbuk peledak (garam mesiu), dan kemudiannya, sebagai baja dan
juga stok makanan ternak kimia.

* Senyawa

Hidrida utama nitrogen ialah amonia (NH3) walaupun hidrazina (N2H4)
juga banyak ditemukan. Amonia bersifat basa dan terlarut sebagian
dalam air membentuk ion ammonium (NH4+). Amonia cair sebenarnya sedikit
amfiprotik dan membentuk ion ammonium, dan amida (NH2-); keduanya
dikenal sebagai garam amida, dan nitrida (N3-), tetapi terurai dalam air.

Gugus bebas amonia dengan atom hidrogen tunggal atau ganda dinamakan
amina. Rantai, cincin atau struktur hidrida nitrogen yang lebih besar
juga diketahui tetapi tak stabil.

* Peranan biologi

Nitrogen merupakan unsur kunci dalam asam amino dan asam nukleat,
dan ini menjadikan nitrogen penting bagi semua kehidupan. Protein
disusun dari asam-asam amino, sementara asam nukleat menjadi salah
satu komponen pembentuk DNA dan RNA.

Polong-polongan, seperti kedelai, mampu menangkap nitrogen secara
langsung dari atmosfer karena bersimbiosis dengan bakteri bintil akar.

* Isotop

Ada 2 isotop Nitrogen yang stabil yaitu: 14N dan 15N. Isotop yang paling
banyak adalah 14N (99.634%), yang dihasilkan dalam bintang-bintang,
dan yang selebihnya adalah 15N. Di antara sepuluh isotop yang dihasilkan
secara sintetik, 1N mempunyai paruh waktu selama 9 menit, dan yang
selebihnya sama atau lebih kecil dari itu.

* Peringatan

Limbah baja nitrat merupakan penyebab utama pencemaran air sungai,
dan air bawah tanah. Senyawa yang mengandung siano(-CN) menghasilkan
garam yang sangat beracun, dan bisa membawa kematian pada hewan,
dan manusia.

* Nitrogen dalam perindustrian

Peranan nitrogen dalam perindustrian relatif besar, dan industri yang
menggunakan unsur dasar nitrogen sebagai bahan baku utamanya disebut
pula sebagai industri nitrogen.

Nitrogen yang berasal dari udara merupakan komponen utama dalam pembuatan
pupuk dan telah banyak membantu intensifikasi produksi bahan makanan
di seluruh dunia. Pengembangan proses fiksasi nitrogen telah berhasil
memperjelas berbagai asas proses kimia, dan proses tekanan tinggi
serta telah menyumbang banyak perkembangan di bidang teknik kimia.

Sebelum adanya proses fiksasi (pengikatan) nitrogen secara sintetik,
sumber utama nitogen untuk keperluan pertanian hanyalah bahan limbah,
dan kotoran hewan, hasil dekomposisi dari bahan-bahan tersebut
serta amonium sulfat yang didapatkan dari hasil sampingan pembuatan
kokas dari batubara. Bahan-bahan seperti ini tidak mudah ditangani
belum lagi jumlahnya yang tidak mencukupi semua kebutuhan yang
diperlukan.

Salpeter Chili, salpeter dari air kencing hewan, dan manusia, dan
amonia yang dikumpulkan dari pembuatan kokas menjadi penting
belakangan ini tetapi akhirnya disisihkan lagi oleh amonia sintetik,
dan nitrat. Amonia merupakan bahan dasar bagi pembuatan hampir semua
jenis produk yang memakai nitrogen.

* Gambaran umum


Catatan pertama mengenai usaha pembentukan senyawa nitrogen sintetis
pertama dilakukan oleh Priestley dan Cavendish yang melewatkan percikan
bunga api listrik di dalam bejana berisi udara bebas, dan akhirnya
mendapatkan nitrat setelah sebelumnya melarutkan oksida yang terbentuk
dalam reaksi dengan alkali. Penemuan ini cukup besar di masanya,
mengingat kebutuhan senyawa nitrogen untuk pupuk yang besar namun
sayangnya alam tidak cukup untuk memenuhinya. Karena itu, adanya senyawa
nitrogen yang dapat dibuat di dalam laboratorium memberikan peluang baru.

Namun usaha komersial dari proses ini tidak berjalan dengan mudah
mengingat banyaknya kebutuhan energi yang besar, dan efisiensinya yang
terlalu rendah. Setelah ini banyak proses terus dikembangkan untuk
perbaikan. Nitrogen pernah juga diikatkan dari udara sebagai kalsium
sianida, namun tetap saja proses ini masih terlalu mahal.

Proses-proses lain juga tidak terlalu berbeda, seperti pengolahan
termal atas campuran oksida nitrogen (NOX), pembentukan sianida dari
berbagai sumber nitrogen, pembentukan aluminium nitrida, dekomposisi
amonia, dan sebagainya. Semuanya tidak menunjukkan harapan untuk dapat
dikomersialkan walaupun secara teknis semua proses ini terbukti
dapat dilaksanakan.

Sampai akhirnya Haber dan Nernst melakukan penelitian yang menyeluruh
tentang keseimbangan antara nitogen, dan hidrogen di bawah tekanan
sehingga membentuk amonia. Dari penelitian ini pula didapatkan
beberapa katalis yang sesuai. Reaksi ini sebenarnya membutuhkan
tekanan sistem yang tinggi, tetapi pada masa itu peralatan yang
memadai belum ada, dan mereka merancang peralatan baru untuk reaksi
tekanan tinggi (salah satu sumbangan dari perkembangan industri
baru ini).

Bukan peralatan tekanan tinggi saja yang akhirnya tercipta karena
dipicu oleh tuntutan industri nitrogen ini. Haber, dan Bosch, ilmuwan
lain yang bekerjasama dengan Haber, juga mengembangkan proses yang
lebih efisien dalam usahanya menghasilkan hidrogen, dan nitrogen murni.

Proses sebelumnya adalah dengan elektrolisis air untuk menghasilkan
hidrogen murni, dan distilasi udara cair untuk mendapatkan nitrogen
murni yang kedua usaha ini masih terlalu mahal untuk diaplikasikan
dalam mengkomersialkan proses baru pembuatan amonia mereka. Maka
mereka menciptakan proses lain yang lebih murah.

Usaha bersama mereka mencapai kesuksesan pada tahun 1913 ketika
berhasil membentuk amonia pada tekanan tinggi. Proses baru ini
masih memerlukan banyak energi namun pengembangan lebih lanjut
terus dilakukan. Dengan cepat proses ini berkembang melebihi
proses sintetis senyawa nitrogen lainnya, dan menjadi dominan
sampai sekarang dengan perbaikan-perbaikan besar masih berlanjut.

* Bahan baku

Bahan baku utama yang banyak digunakan dalam industri nitrogen
adalah udara, air, hidrokarbon dan tenaga listrik. Batubara dapat
menggantikan hidrokarbon namun membutuhkan penanganan yang lebih
rumit, sehingga proses menjadi kompleks, dan berakibat pada
mahalnya biaya operasi.

* Penggunaan dan ekonomi

Dari semua macam senyawa nitrogen, amonia adalah senyawa nitogen
yang paling penting. Amonia merupakan salah satu senyawa dasar
nitogen yang dapat direaksikan dengan berbagai senyawa yang berbeda
selain proses pembuatan amonia yang sudah terbukti ekonomis, dan
efisiensinya yang sampai sekarang terus ditingkatkan.

Sebagian besar amonia diperoleh dengan cara pembuatan sintetis di
pabrik, dan sebagian kecilnya diperoleh dari hasil samping suatu reaksi.

Penggunaan gas amonia bermacam-macam ada yang langsung digunakan
sebagai pupuk, pembuatan pulp untuk kertas, pembuatan garam nitrat
dan asam nitrat, berbagai jenis bahan peledak, pembuatan senyawa
nitro dan berbagai jenis refrigeran. Dari gas ini juga dapat dibuat
urea, hidrazina dan hidroksilamina.

Gas amonia banyak juga yang langsung digunakan sebagai pupuk, namun
jumlahnya masih terlalu kecil untuk menghasilkan jumlah panen yang
maksimum. Maka dari itu diciptakan pupuk campuran, yaitu pupuk yang
mengandung tiga unsur penting untuk tumbuhan (N + P2O5 + K2O).
Pemakaian yang intensif diharapkan akan menguntungkan semua pihak.

Amonia Sintetik

* Penggunaan dan ekonomi

Amonia kualitas komersial meliputi NH3 cair murni, dan yang larut
dalam air dengan konsentrasi 28 %NH3. Transportasi bahan ini sebagian
besar memakai tangki silinder, dan sebagian lagi ada yang langsung
disalurkan melalui pipa. Belakangan ini pemakaian pipa mulai
berkembang pesat, terutama dari pusat produksi ke pusat distribusi
yang keseluruhan panjangnya bisa mencapai 1.000 Km[1].

* Reaksi dan keseimbangan

2N2(g) + 3H2(g) ==> 2NH3(g)

Karena molekul produk amonia mempunyai volum yang lebih kecil dari
jumlah volum reaktan maka keseimbangan akan bertambah ke arah amonia
dengan peningkatan tekanan. Peningkatan suhu reaksi menyebabkan
memberikan efek yang sebaliknya terhadap keseimbangan karena reaksi
bersifat eksotermis, namun memberikan efek positif terhadap laju
reaksi. Maka dari itu perlu dihitung suhu optimal agar menghasilkan
keuntungan yang maksimum.

Laju dan katalis reaksi

Agar peralatan dapat dibuat sekompak mungkin, maka perlu dipikirkan
pemberian katalis agar laju reaksi dapat berjalan dengan cepat karena
reaksi hidrogen, dan nitrogen berjalan sangat lambat.

Banyak jenis katalis yang digunakan secara komersial di berbagai
pabrik, namun yang umum digunakan adalah katalis besi dengan
tambahan banyak promotor seperti oksida aluminium, zirkonium,
silikon dengan konsentrasi 3 % atau oksida kalium sekitar 1 %.

* Prosedur pembuatan

Pembuatan amonia terdiri dari enam tahap :

Pembuatan gas-gas pereaksi
Pemurnian
Kompresi
Reaksi katalitik
Pengumpulan amonia yang terbentuk
Resirkulasi
Biaya pembuatan amonia sangat tergantung pada tekanan yang digunakan,
suhu, dan katalis selain bahan yang digunakan.

* Amonium nitrat

amonium nitrat atau dengan sebutan NH4NO3 (ammonium nitrate) dapat
dibuat dengan amonia, dan asam nitrat sebagai bahan bakunya. proses
pembuatan amonium nitrat pun ada beberapa macam antara lain :
1. Proses Priling
2. Proses Kristalisasi, dan
3. Proses Stengel atau Granulasi

dari ke-tiga tahap tersebut, adalah proses kristalisasilah yang paling
mudah; prosesnya; bahan baku amonia, dan asam nitrat masuk ke reaktor
dengan bentuk fasenya adalah amonia masih berupa gas, dan asam nitrat
telah berupa fase liquid. dari reaktor semua bahan baku tersebut di
lanjutkan ke evaporator lalu dikristalizer, dan akhirnya di separator,
dan jadilah amonium nitrat.


_____________

Penutup
_____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

Dan kiranya cukup jelas bahwa Nitrogen atau "N" dapat dipadukan
dengan berbagai macam zat atau gas lainnya sesuai deng!an kebutuhan
manusia.

....dan...

Selamat malam...!
___________________________________________________________
Cat : Wiki Ind




http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar