Jumat, 18 Desember 2015

Monyet dan Tahun 2016

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menymak info tentang Monyet atau Kra sehubungan dengan tanganya
Tahun Monyet di 2016)
_____________________________________________________________












___________________

Kata Pengantar
___________________

"Tahun Monyet..."
Begitulah para ahli per-Shio-an menyebut namana Tahun 2016 ini.
Penulis tidak tahu banyak mengenai per-Shio-an ini.

Karena tidak tahu banyak...!

Maka penulis-pun belajar per-Shio-an ini khsusnya untuk yang namnya
tahun Monyet, dengan tahap awal pelajaran mengenai "MOnyet" atau
"Kera" atau "Kerek" dalam Bahasa batak-nya.

Anda ingin tahu juga...!

Jika ingin, maka berikut infonya.

...dan...

Selamat menyimak...!

Oya...!
Di penutup tulisan, penulis mengurai lewat ilustrasi animasi
monyet yang memberi kesan, bahwa monyet juga punya kelebihan
dibanding mansuia.

...dan...

bagi penulis pribadi...!

Tahun Monyet ini seolah memberi kesan "Sebagai tahun dimana manusia
harus mempelajari banyak hal dari monyet. Apakah tentang hal yang
tak baiknya atau yang baiknya, Entahlah...!.

Yang pasti...!

Penulis bukan ahli per-Shio-an.

Selamat menyimak kembali...!
___________________________________

Sekilas info tentang Monyet
___________________________________

* Pemahaman Umum

Monyet adalah istilah untuk semua anggota primata yang bukan prosimia
("pra-kera", seperti lemur dan tarsius) atau kera, baik yang tinggal
di Dunia Lama maupun Dunia Baru.

Hingga saat ini dikenal 264 jenis monyet yang hidup di dunia. Tidak
seperti kera, monyet biasanya berekor dan berukuran lebih kecil.
Monyet diketahui dapat belajar dan menggunakan alat untuk
membantunya dalam mendapatkan makanan.

* Pengelompokan Monyet

Pengelompokan monyet bersifat parafiletik, karena monyet Dunia Lama
(Cercopithecoidea) sebenarnya lebih dekat kekerabatan genetiknya
dengan kera (Hominidae), daripada monyet Dunia Baru (Platyrrhini).

Monyet terbesar adalah mandrill. Beberapa monyet dalam bahasa
sehari-hari juga sering disebut sebagai kera.

Beberapa monyet telah dimanfaatkan manusia sebagai hewan timangan
atau hewan untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Monyet ekor panjang
(Macaca fascicularis) adalah hewan yang paling biasa berinteraksi
dengan manusia dan sering dipelihara sebagai hewan timangan,
hewan sirkus, atau percobaan laboratorium. Ia juga primata pertama
yang pernah ke angkasa luar. Beruk dipelihara di beberapa tempat
di Sumatera dan Malaya untuk dilatih sebagai pemetik kelapa.

Monyet di hutan gunung Bunder menggerakkan pepohonan di siang hari,
berlompatan dari satu dahan ke dahan yang lain dan diam bila ada
pendaki gunung yang lewat. Mungkin di situ monyet hidup berdampingan
dengan macan akar dan ular. Di Sumatera Barat, tepatnya Danau Maninjau,
penginapan bersebelahan dibangunnya dengan hutan dan monyet dapat
dengan mudah menanjakn pohondan memasuki teras hotel dekat kolam renang.

Di perjalanan naik turun ke arah danau Maninjai, monyet monyet leluasa
berkeliaran dan seperti menunggu makanan yang dilepmar oleh pelancong.

* Monyet dan sebutan Kra

Monyet kra[2] (Macaca fascicularis) adalah monyet asli Asia Tenggara
namun sekarang tersebar di berbagai tempat di Asia. Nama lokalnya dalam
bahasa Melayu, kra atau kera, adalah tiruan bunyi yang dikeluarkan oleh
hewan ini.

Dalam literatur-literatur lama, spesies ini acap disebut sebagai kera
ekor panjang atau monyet ekor panjang (dari bahasa Inggris, long-tailed
macaque), monyet pemakan kepiting (Ingg., crab-eating monkey), atau
monyet saja.

Monyet ini sangat adaptif dan termasuk hewan liar yang mampu mengikuti
perkembangan peradaban manusia. Selain menjadi hewan timangan atau
pertunjukan, monyet ini juga digunakan dalam berbagai percobaan
kedokteran.

* Monyet Yang di Kramatkan


Di beberapa tempat, seperti halnya di Sangeh, Bali, monyet kra dianggap
sebagai hewan yang dikeramatkan dan tidak boleh diganggu.


* Ukuran

Monyet bertubuh kecil sedang; dengan panjang kepala dan tubuh 400-470 mm,
ekor 500-600 mm, dan kaki belakang (tumit hingga ujung jari) 140 mm.
Berat hewan betina 3-4 kg, jantan dewasa mencapai 5-7 kg.[2]

Warna rambut di tubuhnya cokelat abu-abu hingga tengguli; sisi bawah
selalu lebih pucat. Jambang pipi sering mencolok. Bayi-bayinya berwarna
kehitaman.

* Habitat dan kebiasaan

Monyet kra umum ditemukan di hutan-hutan pesisir (mangrove, hutan pantai),
dan hutan-hutan sepanjang sungai besar; di dekat perkampungan, kebun
campuran, atau perkebunan; pada beberapa tempat hingga ketinggian
1.300 m dpl. Jenis ini sering membentuk kelompok hingga 20-30 ekor
banyaknya; dengan 2-4 jantan dewasa dan selebihnya betina dan anak-anak.

Kra memakan aneka buah-buahan dan memangsa berbagai jenis hewan kecil
seperti ketam, serangga, telur dan lain-lain. Kadang-kadang kelompok
monyet ini memakan tanaman di kebun dan menjadi hama.

_________________

Penutup
_________________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

berikut animasi sebagimana yang penulis maksudkan pada kata
pengantar di atas, semoga dapat menginspirasi dalam analisa
anda di Tahun 2016 ini :




















http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/12/ramalan-tahun-monyet-2016-pada-pemilik.html
___________________________________________________________________
Cat :


http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar