Selasa, 19 Januari 2016

Taekwondo : materi, Filosofi, Istilah, Kuda-kuda dan Tusukan


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Taekwondo dalam hubungannya dengan
Pemahaman Umum, Materi, Filosofi, Istilah, Kuda-kuda dan Tusukan
_____________________________________________________________________










_______________________

Kata Pengantar
_______________________

Lewat link dibawah ini, penulis mengurai macam seni beladiri, al :

http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/tinju-pemahaman-umum-sejarah-etimologi.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/pencak-silat-motcak-pemahaman-umum.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/capoeira-pemahaman-umum-sejarah-teknik.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/11/ninja-asal-usul-pelatihan-peralatan-dan.html
http://angkolafacebook.blogspot.com/2016/01/jujitsuju-jutsuju-jitsu-pengertian.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/karate-pemahaman-umum-latihan-dasar.html
http://angkolafacebook.blogspot.com/2016/01/sumo-pemahaman-umum-penentuan-pemenang.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/khungfu-pemahaman-umum-perkembangan.html
http://angkolafacebook.blogspot.com/2016/01/judo-pemahaman-umum-sejarah-teknik-dan.html
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/01/gulat-pengertian-jenis-pertandingan-dan.html


Untuk melengkapinya, berikut info sekitar "Taekwondo"

Selamat menyimak...!
______________________________________________

Sekilas info tentang Taekwondo
______________________________________________

Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do atau Taekwon-Do) adalah seni
bela diri asal Korea yang juga sebagai olahraga nasional Korea.
Ini adalah salah satu seni bela diri populer di dunia yang
dipertandingkan di Olimpiade.

Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti "menendang atau
menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju"; dan Do berarti
"jalan" atau "seni". Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan
bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan" atau "cara kaki
dan kepalan". Popularitas taekwondo telah menyebabkan seni ini
berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri
lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela
diri, olahraga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.

Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara
berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan
tendangan yang dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan
menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar
untuk melumpuhkan lawan dari kejauhan. Dalam suatu pertandingan,
tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah
yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup
tendangan melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali
dalam bentuk kombinasi beberapa tendangan. Latihan taekwondo
juga mencakup suatu sistem yang menyeluruh dari pukulan dan
pertahanan dengan tangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan
grappling (pergulatan).

* Tiga materi dalam latihan

Poomsae atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar
serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang
imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram
rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang
menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.

Kyokpa atau teknik pemecahan adalah latihan teknik dengan memakai
sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan
tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan
kayu, batu bata, genting, dan terkadang menggunakan benda yang
lembut seperti kertas. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan,
pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan.

Kyorugi atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan
teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung
saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan kaki.

* Filosofi sabuk pada Taekwondo

Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan.
Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1
Kuning melambangkan bumi, disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar
TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk
hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.

Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD
mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke
sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.

Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,
memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita
pelajari.(mempelajari taeguk 4). Sebelum naik sabuk merah biasanya
naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu.

Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi
pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol
setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik
sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip
satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang
sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai
memberi ilmu atau bimbingan.

Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan
penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki
tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta.

* Istilah dalam Taekwondo

Sabeum = Instruktur
Sabeum Nim = Instruktur Kepala
Seonbae = Senior
Hubae = Junior
Tae Kwon Do Junshin = Prinsip Ajaran Tae Kwon Do
Muknyeom = Meditasi
Kihap = Berteriak dari dalam perut
Dobok = Seragam Tae Kwon Do
Ti = Sabuk Latihan
Wen = Kiri
Oreon = Kanan
Sijak = Mulai
Kalryeo = Stop (Sementara)
Keysok = Lanjutkan
Keuman = Selesai
A Nee = Tidak
Yee = Ya
Eolgol = Sasaran atas (Kepala)
Moumtong = Sasaran tengah (Badan/Ulu Hati)
Arae = Sasaran bawah (Pinggang kebawah)
Kyungrye = Hormat
Chariot = Mempersiapkan Diri
Joon Bi = Istirahat
Agam So = Istirahat dengan Tangan Dibelakang
Nici = Sekian
Belci Ki Manisi = Tempat Istirahat
Menicip = Pengawas Taekwondo
Dobeon = Dua Kali
Sambeon = Tiga Kali
Illjang = Satu
Yeejang = Dua
Samjang = Tiga
Sahjang = Empat
Ohjang = Lima
Yukjang = Enam
Chiljang = Tujuh
Paljang = Delapan

* Bagian-bagian tubuh

Bagian-bagian tubuh yang menjadi sasaran (Keup So)

1. Eolgol (Bagian Atas/Kepala/Muka) Bagian ini meliputi tulang
belikat, wajah, kepala, dagu, jakun, tulang di antara mata,
bagian atas dan bawah bibir.

2. Momtong (Bagian Tengah/Badan) Bagian ini meliputi perut,
ulu hati, rusuk / tulang iga, serta dibawah tulang rusuk dimana
ginjal terletak didalamnya.

3. Are (Bagian Bawah) Bagian ini meliputi pusar ke bawah, yaitu
rongga bawah perut, selangkangan, paha bagian dalam, dan kemaluan.

Bagian-bagian tubuh yang digunakan untuk menyerang dan bertahan

Kepala (Eolgol)
Tangan (Son)
Lengan (Pal)
Siku Tangan (Pal Kup)
Punggung Kaki (Bal Deng)
Kaki Bagian Depan (Ap Chuk)
Lutut (Mooreup)

* Seogi (kuda-kuda)

Sikap kuda-kuda dibagi tiga yaitu:

Neolpyo Seogi (sikap kuda-kuda terbuka)
Moa Seogi (sikap kuda-kuda tertutup)
Teuksu Poom Seogi (sikap kuda-kuda khusus)
Ap Seogi (Sikap Kuda-Kuda Jalan)
Kuda-kuda Terbuka[sunting | sunting sumber]
Naranhi Seogi (Sikap Sejajar)
Jochoom Seogi (Sikap Duduk)
Ap Seogi (Sikap Jalan Pendek)
Ap Koobi Seogi (Sikap Jalan Panjang)
Dwit Koobi Seogi (Sikap Kuda-Kuda L)
Beom Seogi (Sikap Kuda-Kuda Harimau)

* Kuda-kuda tertutup

Moa Seogi (Sikap Kuda-Kuda Tertutup)
Dwi/Ap Koa Seogi (Sikap Kuda-Kuda Kaki Menyilang)

* Sikap kuda-kuda khusus

Kibon Junbi Seogi (Sikap Kuda-Kuda Siap)
Bojumeok Junbi Seogi (Sikap Kuda-Kuda Siap dengan Menutup Kepalan)
Pukulan, sabetan, tusukan, tendangan, dan tangkisan[sunting | sunting sumber]
Pukulan[sunting | sunting sumber]
Yeop Jireugi = Pukulan Samping
Chi Jireugi = Pukulan Dari Bawah Keatas
Dolryeo Jireugi = Pukulan Mengait
Pyojeok Jireugi = Pukulan dengan Sasaran
Momtong Jireugi = Pukulan Mengarah ke Tengah (Pukulan Mengarah ke Ulu Hati)
Are Jireugi = Pukulan ke Bawah
Oreon Jireugi= Pukulan Dengan Tangan Kanan Yang Dilakukan Sambil Menendang (Ap Chagi)
Eolgol Jirugi = Pukulan ke Atas (Pukulan Mengarah ke Kepala)
Sambion Jireugi = Pukulan Ke Bawah,Perut,Dan Kepala
Sabetan[sunting | sunting sumber]
Han Sonnal Mok Chigi = Sabetan dengan Pisau Tangan
Jebipoom Mok Chigi = Sabetan dari Luar ke Dalam dengan Tangkisan Pisau Tangan
Me Jumeok Naeryo Chigi = Sabetan dari Atas ke Bawah
Dung Jumeok Eolgul Ap Chigi = Sabetan Depan dengan Bonggol Atas
Kepalan dengan Sasaran Atas

Palkup Dollyo Chigi = Sabetan Memutar dengan Siku Tangan
Palkup Pyojeok Chigi = Sabetan Siku Tangan dengan Sasaran
Mureup Chigi = Sabetan dengan Lutut
Deung Jumeok Bakkat Chigi = Sabetan dari Dalam ke Luar dengan
Bonggol Atas Kepalan

* Tusukan

Pyeonsonkeut Sewo Chireugi = Tusukan dengan Telapak Tangan Tegak
Pyeonsonkeut Upeo Chireugi = Tusukan dengan Telapak Tangan Mendatar
Kawison Keut Chireugi = Tusukan dengan 2 Jari ke Arah Mata
Hanson Keut Chireugi = Tusukan dengan 1 Jari ke Arah Mata
Tendangan[sunting | sunting sumber]
Ap Chagi = Tendangan depan menggunakan kaki depan
Dollyo Chagi = Tendangan Menggunakan Punggung Kaki
Yeop Chagi = Tendangan samping menggunakan pisau kaki
Dwi Chagi = Tendangan belakang
Twieo Ap Chagi = Tendangan depan yang dilakukan sambil melompat
Twieo Dwi Chagi = Tendangan belakang yang dilakukan sambil melompat
Twieo Yeop Chagi = Tendangan samping yang dilakukan sambil melompat
Dubal Dangsang Chagi = Tendangan dengan dua target sasaran
Goley / Narray Chagi = Tendangan ganda
Sip Chagi An Chagi = Tendangan yang dilakukan sambil melompat dan tangkisan aremaki
Penriyti Chagi = Tendangan keliling.
Dwi Huryeo Chagi = Tendangan berputar melalui belakang.
Deol Chagi = Tendangan mencangkul ke arah kepala menggunakan tumit
Aidan Dollyo Chagi =Tendangan Menggunakan Kaki Depan Ke Arah Perut
Tangkisan[sunting | sunting sumber]
Are Maki = Tangkisan ke arah bawah untuk menangkis tendangan
Eolgol Makki = Tangkisan ke arah kepala
Momtong Bakat Makki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.
Momtong An Makki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
An Makki = Tangkisan dari arah luar.
Bina Makko An Makki = Tangkisan yang dimulai dari lengan bawah dan saat masuk
ke dalam harus melalui lengan atas

An Palmok Momtong Bakkat Makki = Tangkisan ke arah lengan bawah
Momtong An Makki = Tangkisan ke tengah dari luar ke dalam
Momtong Bakkat Makki = Tangkisan ke tengah dari dalam ke luar
Sonnal Momtong Makki = Tangkisan ke tengah dengan pisau tangan
Batang Son Momtong An Makki = Tangkisan ke tengah dari luar dengan
bantalan telapak tangan

Kawi Makki = Tangkisan menggunting
Sonnal Bitureo Makki = Tangkisan melintir dengan satu pisau tangan
Hecho Makki = Tangkisan ganda ke luar
Eotgoreo Arae Makki = Tangkisan silang ke arah bawah
Wesanteul Makki = Tangkisan ganda memotong arah bawah dan ke luar

* Galeri Animasi













____________

Penutup
____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

....dan....

Selamat malam...!

_______________________________________________________________________
Cat :

http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar