Selasa, 12 Juli 2016

Jembatan Tayan Kalimantan dan Amin Ya Rabbal Alamin


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Jembatan Tayan Kalimantan
dalam Rasa Sykur dan Amin Ya Rabbal Alamin)
_________________________________________________________









__________________

Kata Pengantar
__________________

Kalau kita pikir-pikir dengan pikiran yang sehat
wal afiat, "Tambah tahun tambah hebat-nya Indononesia
ini da-ba".

Macam mana tidak...!

...atau...

Tidak macam mana tidak...!

Yang namanya itu prestasi di ukir dimana-mana, mulai
dari Marauke sampai ke Sabang dan mualai dari Sabang
sampai Marauke.

Para kawan dimanapun berada...!

Jika dalam pribahasa Indonesia ada istilah, "Sekali
meringkuh dayung....ehem...ehem...terlampaui" maka
demikian-lah halnya dengan yang namanya, "Jembatan
Tayan".

"Sekali bikin Jembatan 3 Propinsi tersebrangi, bagi
yang ingin menyebrang. Atau...atau..dan...atau...
"Sekali bikin Jembatan 3 Provinsi terlampaui, bagi
yang ingin melampaui.

Hebat bukan...?
Hebat-la itu.
Siap bilang tak hebat.

Kalau masih ada yang bilang "Tak Hebat" berarti yang
sudah tak bisa lagi orangnya itu berpikir sehat.

Masih sehat Cle'an-kan...???

Jangan-la pula Cle'an bandingkan dengan Jembatannya
orang Belanda yang di Belanda itu atau orang Rusia
yang di Rusia itu, yang mana panjang dan lebar
jembatannya dapat diatur sesuai kebutuhan. Dan semua
iitu bisa terlaksana hanya dengan sekali Klik.

Alhamdulillah...!
Selesai juga Jembatan-nya orang kalimantan ini.
Begitu lebih baik.

"Semoga dengan adanya Jembatan ini urusan Ideologi,
Politik, Sosial dan Budaya (IPOLESOKBUD-nya) orang
Kalimantan bisa lebih lancar". Begitu aja bilang.
Baru kemudian aminkan.

Aminkan-lah...!

Amin ya rabbal alamin.

Kawan-kawan sekalian...!

Berikut gambaran Jembatan yang penulis maksud.

Selamat menyimak...!

_________________________________________

Sekilas info tentang Jembatan Tayan
_________________________________________












* Pengertian

Jembatan Tayan adalah sebuah jembatan yang akan melintang
di atas Sungai Kapuas, Kabupaten Sanggau, provinsi
Kalimantan Barat, Indonesia.

Jembatan ini akan menjadi bagian dari Jalan Trans Kalimantan
poros selatan yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan
Kalimantan Tengah.

Jika proyek tersebut selesai, jembatan itu menjadi yang
terpanjang di Kalimantan dan nomor dua di Indonesia
setelah Suramadu di Jawa Timur.[2] Konstruksi proyek
pembangunan jembatan itu diperkirakan memakan waktu
hingga 900 hari.

Jembatan Sei Tayan diperkirakan dapat beroperasi pada
akhir 2014. Pendanaannya berasal dari pinjaman China
sebesar 90% dan sisanya sebesar 10% dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara hingga tiga tahun ke
depan.

Saat ini, penyeberangan kendaraan antara Tayan menuju
Piasak dan sebaliknya, dilayani oleh dua kapal feri
berukuran kecil yang dioperasikan oleh PT ASDP.

* Konstruksi














Jembatan ini memiliki panjang keseluruhan mencapai
1.440 meter. Sementara lebar jembatan adalah tiga jalur
kendaraan atau sekitar 11 meter. Tinggi jembatan dari
muka air Sungai Kapuas saat banjir tertinggi 13 meter.

Konstruksi jembatan tersebut terbagi dalam dua bentangan
yang menghubungkan Kota Tayan dengan Desa Piasak.

Bentangan pertama jembatan dari arah Kota Tayan menuju
Pulau Tayan. Sedangkan bentangan kedua adalah jembatan
dari arah Pulau Tayan menuju Desa Piasak.[5] Bentangan
pertama yang menghubungkan Kota Tayan dengan Pulau Tayan
memiliki panjang sekitar 300 meter.

Sedangkan bentangan kedua yang menghubungkan Pulau Tayan
dengan Piasak memiliki panjang sekitar 1.140 meter.

____________

Penutup
____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

Dan jika Cle'an bertanya, "Apakah ada kepala Manusia di
Tanam dibawah Jembatan Tayan ini agar jembatannya lebih
awet, lebih tahan lama dan tidak menelan korban" maka
penulis menjawab, "Tak tau aku-ba....!"

Yang aku tahu, cerita itu adalah cerita hasil peninggalan
Jaman Belanda yang kebenaran infonya mungkin perlu kita
tanya lagi ke Negri Belanda.

Mau Cle'an nanya-nya...?

Kalau tak mau, yah sudahlah, selamat malam-lah kalau begitu.

"Hidup Jembatan Tayan, Hidup orang Kalimantan".

Oya...!

Perlu ngak menurut Cle'an kita test dulu Jembatan ini...?

Kalau perlu...!

Pake baju Cle'an, pake sepatu. Bila perlu, berkaca mata
Cle'an, biar tampak dikit kegantengan itu. Sekalian kita
selidiki dulu cewe-cewe dayak itu, boru dayak itu.

Cantik-cantik kali ke-tengok putri-putri dayak ini-ba.
Bukan tanggung lenggoknya, apalagi kalau diselipkan orang
itu bulu-bulu-nya burung enggang itu di rambutnya yang hitam
panjang itu. Aduh... "Ai Lap Yu Maripurun" kata orang
Batak.

Matanya-pun bersinar kawan, tembusi kegelapan malam.

Belum lagi seyumnya kawan, bukan saja bisa membikin yang
lapar jadi konyang, juga bisa membikin yang lapar jadi
kenyang.

Itu-lah gambaran ke-aduhaian-nya, putri Kalimantan itu
kawan, boru Dayak itu.

Mau Cle'an Boru Dayak...?
Kalau mau, biar kita cari.

Naik-lah naik kalau begitu, biar "Manjalahi Boru Kita ke
Kalimantan, mencari putri Dayak kita ke Kalimantan sekalian
mentest Jembatan Tayang ini.

Oke...!

Naik kau Lubis, Harahap, Rambe, Hasibuan.
Naik-la naik. Udah...!

Kalau udah, pasang Kacamatamu itu Regar, ucapkan selamat malam.


Selamat malam...!










___________________________________________________________
Cat :
Wikipedia
JITUNEWS - Jokowi Resmikan Jembatan Tayan (Pak Kasih) - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=k8iFUXJESIA
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/04/tari-burung-enggang-dalam-makna-dan.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar