Friday, December 16, 2016

Pupuik, OLe-Ole, Ipik-Ipik Sebagai Instrument dari Pula Sumatra Indonesia

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Pupuik, OLe-Ole atau Ipik-Ipik
dengan fokus Pupuik Agam Sumatra Barat)
_________________________________________________________









___________________

Kata Pengantar
___________________

Para kawan sekalian...!

Jika kita memperhatikan macam budaya di Nusantara, maka
dapt dikata cukup banyak juga yang serupa tapi tak sama.

Serupanya, karena menggunakan bahan dan cara pengolahan
yang sama. Tak sama-nya, Bahan dan cara yang sama tersebut
dalam hal funsi dan penerapannnya berbeda-beda. Ada yang
merasa cukup penting untuk dimasukkan dalam acara budaya
dan ada pula yang hanya sekedar pengisi hidup atau
pemeriah kejadian saja dalam suatu musim.

Dalam hubungannnya dengan "Batang Padi yang dibuat jadi
Alat Musik", maka dapat dikataka, daerah Sumatra Barat-lah
yang paling mendominasi. Karena itu tak heran yang banyak
menyajikan info-pun seputar alat musik ini hanya Sumbar.

Ini menjadi sangat meyakinkan, karena Sumatra Barat-lah
yang telah berhasil memanangkan MURI dalam hal tiup
menium-nya instrument Batang Padi ini.

Berikut info kelengapannnya.

Selamat menyimak...!

__________________________________________________________

Sekilas info INstrument Pupuik Batang PadiSumatra Barat
atau Ole-Ole Angkola dan Ipik-Ipik Toba) 
__________________________________________________________










Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terdapat instrumen musik
yang unik bernama pupuik batang padi. Seperti namanya, alat
musik tiup ini terbuat dari batang padi yang sudah tua dan
berbuku.

Meskipun hanya terbuat dari batang padi, alat ini menjadi
bagian dari hiburan rakyat yang menyemarakkan kehidupan
masyarakat Minangkabau.

Proses pembuatan pupuik (puput) batang padi terhitung
sederhana. Batang padi yang sudah tua dipecah secara
hati-hati di dekat pangkal bukunya.










Pecahan batang itu akan membentuk semacam pita suara yang
menjadi sumber bunyi. Jika ditiup, pita suara itu akan
mengeluarkan bunyi yang melengking.

Untuk membuat suaranya semakin melengking, batang padi
dapat disambung pada lintingan daun pandan atau kelapa
yang membentuk corong seperti terompet.

Batang padi yang sudah disambung dengan lintingan daun
pandan disebut pupuik laole. Dengan tambahan corong daun
pandan ini, lengkingan suara pupuik dapat terdengar
hingga 2 kilometer.









Pada dasarnya, pupuik batang padi merupakan instrumen
bernada tunggal. Tetapi dengan beberapa modifikasi,
instrumen ini dapat mengeluarkan alunan irama yang unik.

Modifikasi itu dapat dilakukan dengan melubangi batang
padi di beberapa titik yang berfungsi layaknya lubang
pada seruling.

Permainan nada juga dapat dilakukan dengan mengatur posisi
tangan menutupi ujung lubang corong daun pandan. Instrumen
inipun membuat suasana perayaan panen raya menjadi semakin
semarak dalam kegembiraan. [Ardee/IndonesiaKaya]

http://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/pupuik-batang-padi-instrumen-tiup-sederhana-pengiring-ritual
_____________________











Walaupun merupaka alat musik yang sederhana, pupuik
batang padi merupakan alat musik yang penting dalam
ritual adat.

* Pupuik Batang Padi, Simpel namun Sakral

Siapa sangka bahwa alat musik yang nampak begitu sederhana,
dengan nada simpel serta bahan yang nampaknya kurang
mengesankan ternyata memiliki fungsi yang begitu penting?
Di Sumatra Barat, tepatnya Kabupaten Agam, ada alat musik
yang sederhana dan simpel namun memiliki fungsi yang sangat
sakral dan penting dalam berbagai ritual, yaitu pupuik
batang padi.

Alat musik yang sederhana ini memiliki fungsi yang
sangat penting dalam berbagai acara adat dan ritual
tradisional di Kabupaten Agam.

* Sederhana dan Satu Nada









Pupuik batang padi, seperti namanya, terbuat dari batang padi.
Batang yang dipilih harus sudah tua dan berbuku-buku sehingga
suara yang dihasilkan bisa lebih mantap. Cara membuatnya
juga sangat simpel dimana batang padi tua tersebut dipecah
atau dipotong di dekat pangkal garis bukunya, yang terlihat
jelas jika batang padi tersebut jika sudah tua.

Karena dipotong itulah, batang padi kemudian akan tampak
menunjukkan sebuah rongga dimana dari sinilah pupuik
batang padi ditiup.

Suara yang dihasilkan juga sangat sederhana. Tak seperti
saluang, misalnya, yang bersuara halus dan lembut dengan
teknik peniupan yang sangat sulit sampai harus mengatur
pernapasan segala, pupuik batang padi justru memberikan
kemudahan pada pemainnya sehingga ditiup sekali saja
sudah akan menimbulkan bunyi.

Bunyi yang dikeluarkan tentu saja hanya akan ada satu nada,
tetapi suaranya sangat melengking. Jika ditiup keras-keras
menggunakan semacam corong yang terbuat dari daun kelapa,
bunyinya bahkan bisa terdengar sampai jarak 2 kilometer.

Jika ingin variasi nada, orang hanya bisa memainkan posisi
tangan di depan lubang keluar suara di batang tersebut.

Atau, terkadang ada juga orang yang melubangi batang padi
tersebut lalu memainkan instrument tersebut mirip seruling.

* Kemeriahan dalam Upacara Adat









Pupuik batang padi biasanya dibunyikan saat upacara adat
yang berhubungan dengan panen. Walau hanya mengeluarkan
satu nada, suara melengking pupuik batang padi dapat sangat
memeriahkan acara, terutama jika mengiringi berbagai alat
musik lain serta tari-tarian.

Acara yang diadakan pun akan menjadi lebih meriah, dan
acara yang berkaitan dengan panen juga bisa menjadi lebih
sakral dan meriah. By Rusdi Chaprian
GALERI PHOTO

http://www.pelangiholiday.com/2014/07/pupuik-batang-padi-musik-sakral.html

_________

Penutup
_________








Ket :
Ole-ole / Ipik-Ipik Tanah Batak Sumatra Utara yang
hanya sebatas Instrument hiburan anak-anak

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Pupuik Agama Sumatra Barat memang-lah Bagian dari
Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia.

Selamat malam...!

____________________________________________________________
Cat :
GRUP TAMBUA BUDI CANIAGO JORONG PANINJAUAN, TANJUNG RAYA
Lengkingan Indah Pupuik Minangkabau


No comments:

Post a Comment