Saturday, February 18, 2017

Weaving Traditional Chinese



#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Tenun Tradisional Cina)
____________________________________________________











___________________

Kata Pengantar
___________________

Jika kita memperhatikan Budaya Cina secara umum, maka
kita tahu, bahwa banyak tradisi kuno Cina sampai
sekarang ini masih bertahan.

Tapi...!

Apakah masyarakat Cina menginkan semua tradisi itu
dipertahnkan...?

Wikipedia mengatakan :

Sepanjang masa pemerintahan RRT, banyak aspek budaya tradisi
Tiongkok seperti seni lukis, peribahasa, bahasa, dan
sebagainya yang lain telah coba dihapus oleh pemerintah
seperti yang terjadi pada Revolusi Kebudayaan karena didakwa
kolot, feodal dan berbahaya.

Para kawan dimanapun berada...!

Berikut info tentang Tenun Tradisional Cina yang dinilai
sebagian orang Cina sebagai sesuatu yang kolot pada saat
terjadi Revolusi Kebudayaan Cina.

Selamat menyimak...!

_______________________________________________

Sekilas info tentang negri Cina (RRT)
_______________________________________________

* Pemahaman Awal

Republik Rakyat Tiongkok (Hanzi Sederhana: ???????;
Hanzi Tradisional: ???????; Pinyin: Zhonghuá Rénmín
Gònghéguó, disingkat RRT atau Tiongkok; literal:
Republik Rakyat Tionghoa) adalah sebuah negara yang
terletak di Asia Timur yang beribukota di Beijing.

Juga disebut Republik Rakyat Cina/RRC sejak 28 Juni 1967
hingga 14 Maret 2014 Negara ini memiliki jumlah penduduk
terbanyak di dunia (sekitar 1,35 milyar jiwa) dan luas
wilayah 9,69 juta kilometer persegi, menjadikannya ke-4
terbesar di dunia.

Negara ini didirikan pada tahun 1949 setelah berakhirnya
Perang Saudara Tiongkok, dan sejak saat itu dipimpin
oleh sebuah partai tunggal, yaitu Partai Komunis Tiongkok
(PKT). Sekalipun seringkali dilihat sebagai negara komunis,
kebanyakan ekonomi republik ini telah diswastakan sejak
tahun 1980-an.

Walau bagaimanapun, pemerintah masih mengawasi ekonominya
secara politik terutama dengan perusahaan-perusahaan milik
pemerintah dan sektor perbankan. Secara politik, ia masih
tetap menjadi pemerintahan satu partai.

Sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia, dengan
populasi melebihi 1,363 miliar jiwa (perkiraan 2014), yang
mayoritas merupakan bangsa Tionghoa.

Untuk menekan jumlah penduduk, pemerintah giat menggalakkan
kebijakan satu anak. Tiongkok Daratan merupakan istilah yang
digunakan untuk merujuk kepada kawasan di bawah pemerintahan
RRT dan tidak termasuk kawasan administrasi khusus Hong Kong
dan Makau, sementara nama Republik Tiongkok mengacu pada entitas
lain yang dulu pernah menguasai Tiongkok sejak tahun 1912
hingga kekalahannya pada Perang Saudara Tiongkok.

Saat ini Republik Tiongkok hanya menguasai pulau Taiwan, dan
beribukota di Taipei, oleh karena itu lazim disebut Tionghoa
Taipei, terutama dalam even-even olahraga.

RRT mengklaim wilayah milik Republik Tiongkok (yang umum
dikenal dengan Taiwan) namun tidak memerintahnya, sedangkan
Republik Tiongkok mengklaim kedaulatan terhadap seluruh
Tiongkok daratan yang saat ini dikuasai RRT.

Tiongkok memiliki ekonomi paling besar dan paling kompleks
di dunia selama lebih dari dua ribu tahun, beserta dengan
beberapa masa kejayaan dan kejatuhan.

Sejak diperkenalkannya reformasi ekonomi tahun 1978, Tiongkok
menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.
Per 2013, negara ini menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia
berdasarkan total nominal GDP dan PPP, serta menjadi eksportir
dan importir terbesar di dunia.

Tiongkok adalah negara yang memiliki senjata nuklir dan memiliki
tentara aktif terbesar dunia, dengan belanja militer terbesar
kedua dunia.

RRT menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1971,
di mana ia menggantikan Republik Tiongkok sebagai anggota tetap
Dewan Keamanan PBB.

Tiongkok juga menjadi anggota berbagai macam organisasi lain
seperti WTO, APEC, BRICS, Shanghai Cooperation Organization,
BCIM dan G-20. Tiongkok adalah kekuatan besar di Asia, dan
menjadi superpower yang potensial menurut beberapa pengamat.

* Budaya

Norma tradisional Tiongkok diperoleh dari versi ortodoks
Konfusianisme, yang diajarkan di sekolah-sekolah dan bahkan
merupakan bagian dari ujian pelayanan publik kekaisaran pada
zaman dulu.

Akan tetapi keadaan tidak selalu begitu karena pada masa
dinasti Qing, umpamanya, kekaisaran Tiongkok terdiri dari
banyak pemikiran seperti legalisme, yang di dalam banyak
hal tidak serupa dengan Kong Hu Cu, dan hak-hak mengkritik
kerajaan yang zalim dan perasaan moral invididu dihalangi
oleh pemikir ortodoks.

Sekarang, adanya neo-Konfusianisme yang berpendapat bahawa
ide demokrasi dan hak asasi manusia sejajar dengan
nilai-nilai tradisional Konfuciusme 'Asia'.

Para pemimpin yang memulai langkah-langkah untuk mengubah
masyarakat Tiongkok setelah berdirinya RRT pada 1949
dibesarkan dalam lingkungan tua dan telah diajarkan norma
hidup sesuai dengan lingkungan hidupnya.

Meskipun mereka merupakan revolusioner yang mampu beradaptasi
dengan zamannya, mereka tidak ingin mengubah budaya Tiongkok
secara besar-besaran. Sebagai pemerintah langsung, para
pemimpin RRT mengganti aspek tradisional seperti kepemilikan
tanah di desa dan pendidikan tetapi masih menyisakan
aspek-aspek lainnya, misalnya struktur keluarga.

Kebanyakan pemerhati luar berpendapat bahwa waktu setelah 1949
bukanlah sesuatu yang berbeda di RRT dibandingkan dengannya
sebelum itu, malah merupakan penerusan cara hidup yang
berpegang pada nilai-nilai lama masyarakat Tiongkok.

Pemerintah baru diterima tanpa protes apa pun karena
pemerintahan baru dianggap "mendapat mandat dari surga" untuk
memerintah, mengambil-alih pucuk kepemimpinan dari kekuasaan
lama. Seperti pada zaman lampau, pemimpin seperti Mao
Zedong telah disanjung. Pergantian dalam masyarakat RRT
tidak konsisten seperti yang didakwa.

Sepanjang masa pemerintahan RRT, banyak aspek budaya tradisi
Tiongkok seperti seni lukis, peribahasa, bahasa, dan
sebagainya yang lain telah coba dihapus oleh pemerintah
seperti yang terjadi pada Revolusi Kebudayaan karena didakwa
kolot, feodal dan berbahaya.

Semenjak itu, Tiongkok telah menyadari kesalahannya dan
mencoba untuk memulihkannya semula, seperti reformasi
Opera Beijing untuk menyuarakan propaganda komunisnya.

Dengan berlalunya waktu, banyak aspek tradisi Tiongkok
telah diterima kerajaan dan rakyatnya sebagai warisan dan
sebagian jati diri Tiongkok.

Dasar-dasar resmi pemerintah kini dibuat berlandaskan
kemajuan dan penyambung peradaban Tiongkok sebagai sebagian
identitas bangsa. Nasionalisme juga diterapkan kepada
pemuda untuk memberi legitimasi kepada pemerintahan
Partai Komunis Tiongkok.

* Galeri Tenun Tardisonal Cina Yang Coba di Hapus
  Pemerintah RRT pada saat Terjadi Revolusi Budaya 1949
















___________

Penutup
___________

Demikian infonya para kawan sekalian....!

...dan...

Disamping memiliki Tenun Tradisional, Cina juga sekarang
ini memilikbanyak mesin-mesin Tenun Modern (Diatas ATBM
secara umum).

Selamat malam...!








___________________________________________________________
Cat :
Wikipedia
Chinese ancient traditional weaving craft - YouTube


No comments:

Post a Comment