Sunday, March 4, 2012

"SILATURRAHMI TU DALIHAN NATOLU"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Sekilas Pendapat Pada Silaturrahmi-Tinjauan Agama dan Adat) _______________________________________________________________

Dongan ale dongan...! kali ini saya tertarik untuk mengetahui, bagaimana pentingnya "Silaturrahmi dalam Tinjauan Adat Batak dan Agama Islam". Dan untuk ini pula mengapa tulisan ini saya buat.

Hal lainnya, ingin mengetahui, apakah dalam urusan "Silaturrahmi" isitilah "Pahombar adat dohot ibadat" dapat diterapkan. Hahahaha... begitulah kira-kira. Hehehehe...kira-kira begtulah. Hohohoho... pengertianna majo patujolona.
_________________________

Pengertian Silaturrahmi
_________________________
- Silaturahim secara  adalah menjalin hubungan kasih sayang dengan saudara dan kerabat yang masih ada hubungan darah (senasab).

- Tinjauan agamanya, Rasulullah saw bersabda: “Tidak akan masuksurga orang yang memutuskan hubungan persaudaraan” (Muttafaq 'Alaih).

- Tinjauan adatnya, "Holong do mangalap holong Arti umumnya, kasih sayang yang kita berikan akan berbalas dengan kasih sayang pula.

- Hal lainnya, manat mardongan tubu, elek marboru dan somba marhula- hula/mora. Dengan demikian, landasan agama dan adatnya sangat kuat dan berikut perinciannya. ___________________________

SILATURRAHMI TU KAHANGGI
___________________________

    Dongan ale dongan, seperti kita ketahui, kahanggi secara umum dapat diarti adalah para dongan samudar yang pada umumnya di Tapanuli adalah para tetangga kita sendiri. Karena itu silaturrahmi ini tentulah sangat pen ting.

* Tinjauan Agama Islam (Dasarnya)

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu” (An-Nisa:1).

Seseorang tidak dapat dikatakan menjalin hubungan silaturahmi bila ia berkasih sayang dengan orang lain sementara saudara dan kerabatnya dia jadikan musuh.

- Dengan demikian jelas bagi kita, bahwa silaturrahmi keluarga sangape namarkahanggi ini sangat di utamakan dalam agama islam. Hubungan kasih sayang dengan kerabat jangan sampai rusak dongan anggo bisa.

* Tinjauan Adat (Dasarnya)

Dongan ale dongan berikut beberapa alasannya, sebagai bukti bahwa adat/budaya Batak juga sangat perduli akan hal ini :

1. Jonok partubu, jonokan ( jumonok) do parhundul
Arti umumnya dongan, Dekat hubungan kekerabatan, lebih dekat hubungan bertetangga.

Hubungannya dengan silaturrahmi : Sudahlah dongan partubu awa, juga dongan bertetangga awa, bagaimana silaturrahmi ngak jadi penting.

2. Tampulon aek do na mardongan tubu.
Artinya umumnya dongan , Orang semarga itu bagaikan aliran air ( sambung menyambung), jika dicoba diputuskan, sebentar lagi sudah menyatu.

Hubungannya dengan silaturahmi : Jelas agar seperti tappulon aek maka perlu dijaga silaturrahmi, selisih paham atau pendapat boleh saja terjadi tapi tidak akan dibuat menjadi penghalang untuk silaturahmi.

3. Marhapias songon napuran, marjungjungan songon hau.
Arti umumnya dongan, Yang besaudara tidak selalu sama pangkat dan kekayaannya.

Hubungannya dengan silaturrahmi : Dinamarkahanggi hal ini bisa saja terjadi dan memang disemua kahanggi terjadi. Tapi inikan membuktikan bahwa manusia itu saling membutuhkan , dan untuk berjalan dengan baik maka silaturahmi dengan sendirinya sangat diperlukan.

4. Manat mardongan tubu/sabutuha Arti umumnya dongan : Suatu sikap berhati-hati terhadap sesama marga untuk mencegah salah paham dalam kehidupan bermasyarakat.

- Hau na jonok do na boi marsiogoson Arti umumnya dongan, kayu yang dekatlah yang dapat saling menggosok. sinonim dengan halak namarkahanggi itulah yang berkemungkinan selalu terjadi perselisihan.

Hubungannya dengan silaturrahmi (No.3 & 4) : Dinamarkahanggi perlu adanya sikap hati-hati, saling menghargai dan untuk tetap terjaga maka silaturrahmi tentunya sangat diperlukan. ___________________________________________________________________________ SILATURRAHMI TU ANAK BORU
___________________________
Dongan ale dongan, agama islam memang tidak secara nyata membagi bentuk silaturrahmi, seperti "Dalihan Natolu", tapi jika kita amati silaturrahmi agama islam itu justru lebih lengkap. Karena itu jika kita mencari ayat yang berhubngan dengan "Anak Boru" ada saja kita temukan.

* Tinjauan Agama Islam (dasarnya)

Allah berfirman : “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan (silaturahim) ? (QS. Muhammad: 22). Namun, silaturahmi tidak hanya bagi saudara sedarah (senasab) tapi juga saudara seiman. Allah swt memerintahkan agar kita menyambung hubungan baik dengan orang tua, saudara, kaum kerabat, dan orang-orang mukmin yang lain.

Hubungannya dengan silaturrahmi : Sudah cukup jelas, anak boru sebagai bagian dari kaum muslimin/muslimat perlu dijaga hubungan baiknya dengan cara silaturahmi.

* Tinjauan Adat (Dasarnya)
Dongan ale dongan berikut beberapa alasannya, sebagai bukti bahwa adat/budaya Batak juga sangat perduli akan perlunya membina bubungan baik dengan anak boru.

1. Elek Marboru/lemah lembut tehadap boru/perempuan.
Arti umumnya dongan, kita harus lemah lembut pada boru kita maupun orang yang membuat boru kita (lingkungan keluargannya).

Hubungannya dengan silaturrahmi : Tentu perlu dijaga dengan elek/mangelek/ sikap lemah lembut yang bisa saja dilalui dengan silaturrahmi jika sudah berkeluarga. ___________________________________________________________________________ SILATURRAHMI TU MORA
___________________________
* Tinjauan Agama Islam (dasarnya) Allah berfirman : “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan (silaturahim) ? (QS. Muhammad: 22).

* Tinjauan Adat (Dasarnya)

Somba Marhula-hula : ada yang menafsirkan pemahaman ini menjadi “menyembah hula-hula, namun ini tidak tepat. Memang benar kata Somba, yang tekananya pada som berarti menyembah, akan tetapi kata Somba di sini tekananya ba yang adalah kata sifat dan berarti hormat. Dalam umpasa Batak ada istilah, “Martahuak manuk mira, ditoru bara ni rumah, Halak na burju /somba marhula-hula, gabe jala mamora sahat dina saur matua”

Hubungannya dengan silaturrahmi, salah satu perwujudannya tentulah melaksanakan silaturrahmi itu sendiri.
 ___________________________
KESIMPULAN
___________________________
         Dongan ale dongan...! dengan demikian : - Silaturrahmi tu kahanggi, anak boru ataupun mora sangat perlu dilaksanakan, apalagi dengan mengingat manfaat positifnya.

- Efek postif dari silaturrahmi ini bukan saja mempererat persaudaraan, tapi juga menjaga prinsif "Dalihan Natolu" Itu sendiri ataupun "Marsipasangapan".

- Dalam hal urusan silaturrahmi ternyata Agama Islam searah dengan adat dalam pelaksanaannya. Artina dison, pahombar adat dohot ibadat bisa dilaksanahon.

- Demikian, sekilas pendapat saya untuk selanjutnya saya enterkan pada dongan-dongan dimanapun berada, semoga dapat pula menambah sattetek lagi pengetahuan kita dalam memahami kehidupan ini.

- Dengan memperbanyak silaturahim, masalah apa pun yang menimpa, Insya Allah dapat kita atasi apalagi dengan mengingat adanya pertolongan Allah Swt. Ayat 214 surat Al-Baqarah,".... Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". Wallahu a'lam bish-shawab. Enter...!(rfs)
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment