Senin, 16 Juli 2012

"SILATURRAHMI ZIARAH KUBUR"

#SELAMAT PAGI PARA KAWAN#
(Mencoba memahami arti silaturrahmi ziarah kubur) _______________________________________________________

Para kawan...! Seiring dengan semakin dekatnya memasuki Ramadhan 1433 H ini, saya jadi teringat pada peristiwa "Ziarah Kubur". yang mana pada saat di kampung halaman hal ini selalu dilaksanakan menjelang datangnya bulan Ramadhan.

Para kawan, apakah hanya tradisi atau ajaran agama dan
bagaimana norma-norma agama dalam ziarah kubur adalah isi
dari tulisan, dan tulisan ini bukanlah dakwah tapi hasil
belajar saya via internet dan terbuka untuk dikomentari
demi pengetahuan kita bersama.

________________________________________

Dasar Pemikiran Pentingnya Ziarah Kubur
________________________________________

- Para kawan, dipikiran saya kematian itu bukanlah akhir dari
perjalanana hidup seseorang. Setiap orang pasti akan mati dan jasadnya
hancur dimakan tanah.

- Hukum kehancuran berlaku hanya bagi jasad, benda dan meteri.
Sedangkan ruh bukanlah benda atau materi, maka ia tidak terkena hukum
kehancuran.

- Karena itu saya yakin jika sesorang sudah meninggal maka jasadnya
akan tinggal dipekuburuan sedangkan ruhnya akan ada di alam lain
yang disebut "alam barzakh".

- Para kawan, uraian saya diatas mengingatkan saya pada surah
Al-Mu’minun 100, yang berbunyi, “Dan di hadapan mereka (ahli kubur)
ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan“

- Dengan demikian, dasar pentingnya ziarah kubur ini adalah surah
Al-Mu'minum 100,  dan bukan tidak mungkin masih banyak lagi ayat
dan hadist memberi openjelasan mengenai hal ini.

_____________________________________________

Alasan Pentingnya Silaturrahmi Ziarah Kubur
_____________________________________________

- Pada postingan sebelumnya, saya pernah memberi pendapat tentang
arti silaturrahmi dan tentang pentingya silaturrahmi ditinjau dari
sisi agama dan adat pada "SIlaturrahmi kahanggi mora dan anak boru,

- Dasar pikirannya adalah Annisa ayat 1,  “Hai sekalian manusia,
bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri
yang satu,  dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada
keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.
Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya
kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan
silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”

- Lainya, “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan
persaudaraan” (Muttafaq 'Alaih).

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di
jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka
itu hidup*), tetapi kamu tidak menyadarinya.” (Al Baqarah [2] : 154 )

- Para kawan, dengan demikian semakin jelas bagi kita akan pentingnya
melakukan silaturrahmi, tak terkecuali "Silaturrahmi Ziarah Kubur".

- Alasan lainnya, Lebih mendekatkan diri pada Allah Swt, karena jika
sudah tiba saatnya akan giliran kita yang dikubur.

______________________________

Sedikit Sejarah Ziarah Kubur
______________________________

Para kawan...!

- Rasulallah, sebagimana diriwayatkan Abu Daud, pada awal sejarah Islam
pernah melarang umat Islam untuk berziarah kubur. Beliau khawatir umat
Islam mengkultuskan kuburan, berlaku syirik, atau bahkan menyembah kuburan.

- Tapi setelah keimanan umat Islam meningkat dan kuat. Maka Rasulullah saw
tidak khawatir lagi. Rasulullah saw pun kemudian bersabda :

“Aku dulu melarang kamu berziarah kubur. Sekarang, aku anjurkan
melakukanya. Sebab bisa mengingatkan kita kepada akhirat”.

- Dengan demikian, ziarah kubur ini juga merupakan sabda nabi.

___________________________________

Ajaran Norma Agama Saat di Kuburan
___________________________________

* Hal Memberi Salam
Dasarnya kawan : Telah ditetapkan dalam hadits yang diriwayatkan
oleh Muslim, bahwa Rasulallah saw telah menganjurkan kita, disaat memasuki
kompleks pemakaman, agar mengucapkan salam kepada ahli kubur seperti memberi
salam kepada orang hidup.

* Hal Berdo'a
Dasarnya kawan, “Apabila manusia telah mati maka terputuslah darinya amalnya,
kecuali tiga; kecuali dari shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfa’at
atau anak shaleh yang mendo’akan.” (HR Muslim)

Dengan demikian do'a jelas sangat membantu bagi para ahli kubur. Dan
perlu dicatat, bahwa kita tidak diperkenankan berdo'a/minta tolong
pada ahli kubur tentang kehidupan kita didunia.

* Hal Meletakkan Daun-daunan/tangkai daun
Para kawan...! bermula dari sejarah rasululloh dan para sahabat yang
melewati suatu kuburan dan penghuninya mendapat siksa(-pen), maka
untuk meringankannya Rasululloh meletak dua tangkai ranting pohon
diatas kuburan tersebut dan  bersabda, “Allah memberi keringanan azab bagi
kedua penghuni kubur tersebut semasih tangkai pohon itu basah, belum kering.

* Hal Membersihkan, Menyiram, Menyemen/membangun/membuat batu nisan

Sorry, untuk penjelasan yang satu iuni saya belum dapat menyajikannya
karena masih dalam tahap mencari tahu/belajar.
_______________________________________________________________

Para kawan...! Semoga info memberi arti

Selamat pagi dan selamat menjalankan silaturrahmi ziarah kubur bagi
yang berziarah. Enter...!
___________________________________________________________

Suka ·  · Bagikan
Ibu Eni Lukmanul Hakim, Edy Martua Siregar dan 4 orang lainnya menyukai ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar