Senin, 12 Mei 2014

Kereta Api Indonesia : Tonggak Sejarah dan Pembangunan Rel Kereta Sepanjang Pulau Sumatra


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info Tonggak Perkereta Apian Indonesia dan info pembangunan
Jalur Kerteta Api Sepanjang Pulau Sumatra bersama para pegawai Kereta
Api Indonesia Tercinta dalam iringan musik Evergreen. I do tusi...!)
________________________________________________________________









__________

Pengantar
__________

"Ditargetkan kereta dengan panjang 2.000 Km dan bernilai Rp 64 triliun itu
dapat selesai pada tahun 2020". Demikian pemberitahuan yang memberitahu
sekilas tentang rencana Pembangunan Rel Kereta Api sepanjang Sumatra.

Jika kita berandai-andai, maka tahun 2020 itupun tiba dan rel kereta itu
juga selesai tapi keretanya belum ada, maka pemerintahpun membeli kereta,
yang bukan tidak mungkin memerlukan pula waktu sekitar 1-3 Tahun. Karena
itu menurut hemat penulis, "Kereta Api Sepanjang Pulau Sumatra, jika
semuanya berjalan lancar hanya akan dapat dinikmati tahun 2023.

Bagaimana pendapat para pembaca blog macam status angkola ini...?
Belum tentu, kelamaan atau bagaimana...?

Postingan ini berisi sekitar info diatas + info sekitar tonggak sejarah
Perkereta Apian Indonesia.

Selamat menyimak...!
dalam iringan musik Evergreen Hits lewat macam caver video para
pramugari Kereta Api Indoesia.

Stand By Me dari Ben E King untuk anda...!

video

______________________________________________________________

Sekilas Berita Rencana dan Pembangunan Rel Kereta Api Sepanjang
Pulau Sumatra
______________________________________________________________

Berita 1 :

*Hal Panjang Rel yang dibangun :

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memulai
pembangunan proyek kereta api Trans Sumatera (Trans Sumatera Railways)
sepanjang sekitar 2.168 kilometer (km) pada tahun depan.

*Hal Anggaran :

Rencananya proyek senilai Rp 64 triliun tersebut akan mulai dibangun
dari kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangke di Sumatera Utara yang saat
ini sedang dilakukan pembangunan.

“Pembangunan proyek ini akan dibangun bertahap dengan menggunakan dana
APBN serta diharapkan ada dana dari pihak swasta,” ujar Wakil Menteri
Perhubungan Bambang Susantono, Selasa (10/12/2013).

*Hal Pembangunan Bertahap :

Proyek Trans Sumatera Railways untuk ruas Sei Mangke-Kuala Tanjung
sepanjang 44 kilometer sudah mulai dibangun sejak pertengahan 2013 ini.
Proyek yang ditargetkan rampung 2015 ini terbagi dalam tiga tahap.

Tahap pertama, pembangunan jalur baru dengan rute Pelabuhan Kuala
Tanjung-Bandar Tinggi sepanjang 19 kilometer. Tahap kedua berupa
penggantian rel jalur Bandar Tinggi-Perlanaan sepanjang 15 km dan
jalur Perlanaan-Gunung Bayu sepanjang 4,5 km, dan tahap ketiga pembangunan
jalur baru sepanjang 2,95 km oleh PTPN III selaku pengelola KEK Sei Mangkei.

Bambang menyatakan pemerintah akan meneruskan pembangunan jalur kereta dari
KEK Sei Mangke ini ke sejumlah daerah yang kegiatan ekonominya telah meningkat,
seperti Medan dan Sumatera Selatan.

* Tidak dipasang Target penyelesaian

Meski begitu, ia mengaku bahwa pemerintah tidak memasang target penyelesaian
proyek kereta Trans Sumatera tersebut. "Kami targetkan sesuai dengan keadaan
fiskal kami saja penyelesaiannya. Mungkin jika keadaan fiskalnya kuat,
dalam 3-4 tahun bisa rampung," tuturnya.

Direktur Sarana Perkeretaapian Kemenhub, Sugiandi Waluyo sebelumnya pernah
menuturkan jalur kereta api Trans Sumatera dapat terwujud pada 2030.

*Hal Biaya per Km :

Untuk per kilometer (km) diperkirakan memakan biaya sebesar Rp 25 miliar.
"Namun, bila kondisinya banyak jembatan dan timbunan, maka kebutuhan dananya
bisa mencapai Rp 35 miliar-Rp 40 miliar," katanya.

Panjang rel kereta api di Sumatera saat ini mencapai 1.869 km. Dari jumlah
tersebut sepanjang 1.348 km masih beroperasi, sisanya 512 km tidak beroperasi.

*Hal Lokomotif :

Kereta api Trans Sumatera akan dilayani 145 lokomotif dan 1.435 unit kereta
untuk mengangkut penumpang 48 juta orang per tahun.

Untuk kebutuhan sarana perkeretapian tersebut, akan dipenuhi secara periodik.
Kurun 2011-2015, sebanyak 30 lokomotif dan 285 kereta. Kurun 2016-2020
sebanyak 50 lokomotif dan 470 kereta. Periode 2021-2025 sebanyak 85
lokomotif dan 815 kereta, dan 2025-2030 sebanyak 145 lokomotif dan
1.435 kereta.

Kereta Trans Sumatera tersebut akan menghubungkan Lampung hingga Aceh
sepanjang 2.168 km. Jalur KA lintas Sumatera ini akan menghubungkan jalur
KA yang sudah ada, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera
Selatan, dan Lampung menjadi jaringan jalur KA yang saling terhubung.
(Fahriyadi)

Sumber :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/12/10/2138302/Pemerintah.Bangun.Jalur.KA.Trans.Sumatra.Mulai.2014
video



Berita 2 :

Jakarta -Untuk memperlancar arus barang, pemerintah sudah memulai
pembangunan kereta api di wilayah Sumatera. Jalur kereta akan membentang
dari utara hingga selatan Sumatera.

Ditargetkan kereta dengan panjang 2.000 Km dan bernilai Rp 64 triliun itu
dapat selesai pada tahun 2020.

"Itu 4-5 tahun, sekitar 2020. Tentu lihat dari kapasitas keuangan pemerintah
juga. Kalau ada kenapa nggak dialokasikan untuk itu," kata Wakil Menteri
Perhubungan Bambang Susantono di kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (3/1/2014)

Ia menuturkan kereta ini dibangun secara bertahap. Untuk yang pertama
adalah di kawasan Seimangke, Sumatera Utara. Panjangnya adalah 50 Km dari
arah kota menuju pelabuhan.

"Targetnya tahun ini sudah mulai, dan tahun depan harusnya sudah beroperasi.
Karena dia satu paket dengan pelabuhan Kuala Tanjung, itu pelabuhan yang
mengawal Seimangke itu. Kan satu paket. Jadi akses itu tidak hanya jalur
jalan, tapi juga jalur KA," jelasnya.

Proyek pembangunanya dibagi atas 3 komponen. Pertama adalah dari pengembang
kawasan, kedua adalah Ditjen Kereta Api dan ketiga adalah pihak pelabuhan
Kuala Tanjung.

"Tugasnya dibagi 3. Ada yang di tugasnya pengembang kawasan, ada Dirjen KA,
dan satu lagi pelabuhan. Ada 3 komponen," kata Bambang.

Tahap kedua adalah pembangunan untuk jalur Palembang - Lampung. Ada dua jenis
kereta yang disiapkan. Pertama adalah dari swasta dan kedua dari pemerintah.
Ini akan dimulai pada tahun 2014 dan targetnya adalah tahun 2016 dapat
beroperasi.

Jadi ada swasta yang benar-benar untuk membangun kereta untuk batubara,
Palembang ke Lampung dan yang kedua dalah eksisting dari kereta sekarang.
Itu oleh KAI, pemerintah dan pemprov. Itu memang dilakukan paralel karena
memang depoit untuk batubara itu kan besar. Itu diperkirakan mendatang
keperluan batubara meningkat," paparnya.

Untuk pembangunan secara keseluruhan, pemerintah baru mengeluarkan uang
Rp 40 miliar. Anggaran tersebut diambil dari APBN setiap tahunnya.
Bambang mengharapkan, pembangunan tidak terhenti.

"Semoga anggarannya tetap ada," kata Bambang.

Sumber :
http://finance.detik.com/read/2014/01/03/134840/2457595/4/dibangun-tahun-ini-jalur-ka-sumatera-2000-km-selesai-2020
_____________________________________________________

Sejarah Penting Tonggak Perkereta Apian Indonesia
_____________________________________________________

Ini dululah ... !

video


1860:
T.J Stieljes diperintahkan untuk menyelidiki tentang kemungkinan
pembangunan transportasi dan jaringan kereta api di Jawa.

1864-1867: Pembangunan jaringan kereta api pertama di Hindia
belanda di bawah pengawasan J.P de Bordes dari Nederlandsch
Indische Spoorwerg Maatschappij NISM (Maskapai Kereta Api
Hindia belanda) dengan lebar rel 1435 mm.

22 Juni 1865:
Lokomotif uap pertama tiba di Hindia Belanda. Dua buah lokomotif
buatan Borsig ini dipesan oleh NISM dan digunakan untuk mempercepat
pembangunan jaringan kereta api.

22 Juni 1865:
Rel Kereta api pertama kali dibuka antara Semarang –
Tanggoeng sejauh 25 KM.

16 September 1871:
Diresmikannya jaringan rel antara Batavia – Buitenzorg (Bogor) yang
dibangun oleh NISM. Lebar rel yang digunakan adalah 1067 mm.

21 Mei 1872:
Semarang – Solo – Jogja terhubung oleh jaringan rel kereta api.

1876:
Jaringan rel kereta api pertama dibangun di Sumatera yang
menghubungkan Ule Lhee Banda Aceh. Jalur ini kemudian dilanjutkan
sampai ke Besitang di perbatasan Sumatera Utara dengan lebar
sepur 750 mm.

16 Mei 1878:
Perusahaan Kereta Api Negara (Staatspoorwegen/ SS) meresmikan jalur
mereka yang pertama. Jalur itu menghubungkan Surabaya dan Pasuruan.

1886:
Deli Spoorwerg Maatschappij (DSM) mulai beroperasi di Sumatera
Utara dengan jalur pertama menghubungkan Labuhan – Medan.

1891:
SS membangun jalur kereta api di Sumatera barat antara Sawahlunto
dan pelabuhan Teluk bayu untuk mengangkut batubara.

1894:
Batavia – Surabaya terhubung dengan Jalur rel kereta api untuk
pertama kali melalui Bogor – Sukabumi – Bandung Jogja dengan waktu
tempuh tiga hari.

1898:
Madoera Stoomtram Maatschappij mulai membangun jalur kereta
api di Madura.

2 Mei 1906:
Jalur cikampek – bandung dibuka sehingga mempercepat waktu tempuh
Batavia – Surabaya menjadi 23 Jam.

1914:
SS memulai pembangunan rel kereta api di Sumatera Selatan dan lampung.
dimulai dari Panjang ke Kertapati dan Lubuk Linggau.

1 Januari 1917:
Diresmikan jalur Cirebon – Kroya oleh SS. Pembukaan jalur ini
mempersingkat jarak Batavia – Surabaya sampai 44 KM.

1918:
Kereta Api diijinkan untuk berjalan pada malam hari, sehingga
memungkinkan Batavia Surabaya ditempuh dalam waktu 17 Jam.

Juli 1922:
Jalur kereta api dibangun oleh SS di Sulawesi Selatan yang
menghubungkan Makassar – Takalar. Jalur ini kemudian ditutup pada
tahun 1930 karena tidak menguntungkan.

1924:
Sinyal elektrik pertama dipasang oleh Deli Spoorweg maatschpij (DSM)
pada jalur antara Medan – Belawan.

1925:
Pada ulang tahun SS yang ke 50, diresmikan elektrifikasi jalur kereta
api di Batavia dan sekitarnya. Elektrifikasi ini kemudia dilanjutkan
sampai ke Buitenzorg (Bogor).

1929: 
Pemecahan rekor kecepatan kereta api di Hindia Belanda.
Lokomotif uap SS kelas 1000 berhasil menarik rangkaian sampai
kecepatan 120 km/jam di jalur Batavia – Surabaya.

Januari 1943:
Pemerintah Jepang membangun jalur kereta api sejauh 83 KM di Banten selatan
untuk menjangkau pertambangan batubara di Gunung Mandur, Bayah. Pembangunan
ini menelan banyak korban jiwa romusha.

Maret 1943:
Dimulainya pembangunan jalur kereta api maut antara Muaro – Pekanbaru sejauh
220 KM oleh pemerintah Jepang. Pembangunan selama 15 bulan ini memperkerjakan
romusha dan tawanan perang dan menelan 27.500 jiwa.

Februari 1948:
Seluruh laskar rakyat dan pasukan TNI diperintahkan untuk hijrah ke wilayah
yang dikuasai Republik Indonesia. Sementara itu rakyat ikut mengungsi pula
masuk ke wilayah RI. Proses Hijrah tersebut mendapat bantuan dari DKARI.

1977:
Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) menerima lokomotif baru kelas CC201 dari
General Electric Amerika Serikat. CC201 merupakan keluarga lokomotif diesel
tersukses di Indonesia dengan jumlah lebih dari 140 unit.

1981:
Industri Kereta Api (INKA) pabrik kereta api Indonesia didirikan di Madiun.

1984: 
Lokomotif Diesel elektrik berteknologi AC/DC pertama hadir di Indonesia.
Lokomotif seri BB204 dioperasikan di Sumatera Barat untuk menarik batubara
dari Sawahlunto.

1986:
PJKA membeli lokomotif CC202 yang merupakan lokomotif terkuat di Indonesia
dar General Motor Diesel Division, Ontario Canada. Lokomotif ini digunakan
di Sumatera Selatan untuk menarik kereta batubara rangkaian panjang
(babaranjang) dari Muara Enim.

1 Juni 1999:
PT Kereta Api ( PT KA) resmi dibentuk menggantikan Perumka.

2004.
PT KA memesan lokomotif Diesel tercanggih di Indonesia. Lokomotif CC204
generasi kedua (C20EMP) buatan General Electric Amerika Serikat ini dilengkapi
dengan sistem komputer Brightstar Sirius.

Tonggak – Tonggak Sejarah Perkeretaapian Indonesia ini sebagaimana tertulis
di dinding salah satu ruangan Lawang Sewu Semarang yang menyimpan foto foto
sejarah dan peralatan perkereta apian di Indonesia. Lawang Sewu merupakan
salah satu aset yang dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Sumber :
http://seputarsemarang.com/tonggak-tonggak-sejarah-perkeretaapian-indonesia/

Demikian kutipannya para kawan...!

Jika kita mau lengkapi sampai tahun 2014 ini maka :

14 Agustus 2008 
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pemisahan Divisi Jabotabek
menjadi PT Kereta Api Commuter Jabotabek (KCJ) untuk
mengelola kereta api penglaju di daerah Jakarta dan sekitarnya.
selama tahun 2008 jumlah penumpang melebihi 197 juta.

Pada tahun 2010 :
Nama PT KA berubah menjadi PT Kereta Api Indonesia
(Persero) (KAI), hingga saat ini.
__________

Penutup
__________

Demikian infonya para kawan...!

Tetaplah sehat dan horas...!

Dan jika ingin tahu mengenai "Kereta Api Sumatra Utara"
Silakan melaju bersama pramugari Perumka Sumut ini :

video

Link Lajuan ke Perumka Sumut :
__________________________________________________________________
Cat :


PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar