Saturday, November 29, 2014

Masjid Andalusiana : Pengingat Kejayaan Islam pada Masa Dinasti Andalusiana lewat Kisah Rajawali Quraisy

#SELAMAT MALAM PARA KAUM MUSLIMIN MUSLIMAT#
Senyimak info sekitar Masjid Andalusia, Sejarah Islam di Andalusiana /
Spanyol) dan Masjid Cardoba sebagai salah satu peninggalan Masa Dinasti
Ummawiyah di Andalusiana)
____________________________________________________________









______________

Kata Pengantar
______________

video

Ada sajadah panjang terbentang
dari tepi buaian
sampai ke tepi kuburan hamba
kuburan hamba bila mati

Ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan sujud
diatas sajadah yang panjang ini
diselingi sekedar interupsi

Mencari rezeki mencari ilmu
mengukur jalanan seharian
begitu terdengar suara azan
kembali tersungkur hamba...

video

Maka tersungkur dan bersujudlah hamba di Masjid Andalusia, Sentul
Bogor pada pelaksanaan Sholat Jum'at 28 November 2014.

Saudara para kaum muslimin muslimat dimanapun berada...!

Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!

Postingan ini berisi :

1. Sekilas Masjid Andalusiana dalam hubungannya dengan tempat, alasan
   pemilihan nama Masjid, arsitektur, dll

Di ulas dengan maksud untuk lebih paham mengenai keberadaan masjid
tersebut pun untuk dapatlebih menikmati betapa indahnya arsitektur
yang bergaya Islam itu.

2. Tema Khotbah pun ayat pilihan pada saat melaksakan Sholat Jum'at
   tersebut

Diulas dengan maksud  untuk lebih paham khsusnya mengenai makna ayat
pilihan pada Sholat Jum'at tersebut

3. Tentang Sejarah Dinasti Andalusiana / Spanyol

Di ulas dengan maksud untuk memahami Sejarah Islam itu khsusnya pada
masa kejayaan Dinasti Andalusiana pada sejarah Islam Bani Umayah.

Selamat menyimak...!
_________________________________________________

Sekilas Masjid Andalusiana, Sentul - Bogor
_________________________________________________








* Alamat :

Berada di Kompleks Andalusia Islamic Center (AIC) di Sentul City.

Saat ini masjid dan kompleks
tersebut masih dalam tahap pembangunan. Jika sudah selesai semua,
masjid ini pastilah akan tampak lebih indah.

* Peta Masjid



* Pengagagas :

Masjid dan kompleks Islamic Center ini digagas oleh Yayasan Tazkia
yang dipimpin oleh M. Syafii Antonio (beliau adalah seorang mu’alaf
yang merupakan pakar ekonomi syariah).

* Sumber Inspirasi

Di dalam website tazkia.ac.id, beliau menyampaikan bahwa pembangunan
Andalusia Islamic Center ini terinspirasi akan kejayaan peradaban
kekhalifahan islam di Andalusia.

Selain kemakmuran rakyat di wilayah tersebut pada waktu itu, kesuksesan
mencetak ribuan ilmuwan muslim di berbagai bidang adalah menjadi
inspirasi utama.

* Harapan

AIC diharapkan bisa wadah pendidikan dan pencerahan umat Islam di
Indonesia, khususnya di Jadebotabek. Keberadaannya, sebagai oase
spiritual dan intelektual yang dilandasi nilai-nilai Islam yang sejuk,
damai, ramah, progresif, mendorong kemajuan ekonomi dan bisnis sebagai
bagian dari ibadah, serta pemberdayaan umat berwawasan rahmatan lil
‘aalamiin.
_____________

Arsitektur
_____________

* Tampilan Eksterior Halaman Depan












Tampilan Eksterior Halaman Belakang





















Tampilan Eksterior Parkir















* Tampilan Interior










_______________________________________________________________

Sekilas Sholat di Jum'at Masjid Andalusiana, Sentul Bogor pada
28 November 2014 atau....dalam hubungannya dengan tema Khotbah
dan Ayat Pilihan Sholat Jum'at-nya

________________________________________________________________

Alhamdulillah....!

Masjid ini benar-benar telah memberi kesan "Kemakmuran Masjid"
bukan saja karena bangunannya yang demikian menakjubkan sebagai
gambaran masa kejayaan Islam di Dinasti Andalusiana, juga cukup
banyak masyarakat muslim yang melaksanakan Sholat Jum'at di Masjid
ini.

Ruang Sholat Utama yang berada di tingkat satu penuh, begitupun di
tingkat duanya. Para pengurus masjid tersebutpun membimbing jamaahnya
untuk duduk dimana mereka inginkan

Inti khutbah yang penulis tangkap pada Sholat Jum'at ini adalah ajakan
pada para kaum muslimin agar bertindak sesuai ajaran agama Islam.
Semua prilaku kita nantinya akan dihitung di akhirat.

Adapun ayat pilihan imannya adalah :

Rakaat Pertama : Al-Ala



Rakaat ke-Dua : Al Ghasyiyah



Adapun makna kedua ayat ini adalah :


* Al A'la

Surah Al-A'la (Bahasa Arab:الْأعلى) adalah surat ke 87 dalam Al Qur'an.
Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat. Dinamakan
Al A’laa yang berarti Yang paling tinggi diambil dari perkataan Al A’laa
yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu'ah, dan diriwayatkan pula oleh
 Ashhaabus Sunan, dari Nu'man ibnu Basyir bahwa Rasulullah s.a.w. pada
salat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan salat Jumat membaca surat Al A´laa 
pada rakaat pertama, dan surat Al Ghaasyiyah pada rakaat kedua. 

Pokok-Pokok Isi :

Perintah Allah untuk bertasbih dengan menyebut namaNya.
Nabi Muhammad s.a.w. sekali-kali tidak lupa pada ayat- ayat yang dibacakan
kepadanya. Jalan-jalan yang menjadikan orang sukses hidup dunia dan akhirat.
Allah menciptakan, menyempurnakan ciptaanNya, menentukan kadar-kadar,
memberi petunjuk dan melengkapi keperluan-keperluannya sehingga
tercapai tujuannya.

* Al Gasyiyah

Surah Al-Gasyiyah (bahasa Arab:الغاشية, al-Ġāšiyäh,
"Hari Pembalasan") adalah surah ke-88 dalam
al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah
dan terdiri atas 26 ayat. Dinamakan Al-Gasyiyah
yang berarti Hari Pembalasan diambil dari kata
al-Gasyiyah yang terdapat pada ayat pertama
surah ini.

Yang dimaksud dengan "Hari Pembalasan" dalam
surah ini adalah hari kiamat. Surah ini adalah
surah yang biasanya dibaca oleh Muhammad pada
rakaat kedua pada salat hari Raya dan salat Jumat.

Pokok-Pokok Isi :

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari
kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka

Keterangan tentang orang-orang yang beriman
serta keadaan surga yang diberikan kepada
mereka sebagai balasan

Perintah untuk memperhatikan keajaiban
ciptaan-ciptaan Allah

Perintah kepada Rasulullah s.a.w. untuk
memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah
karena beliau adalah seorang pemberi peringatan,
DAN BUKANLAH ORANG YANG BERKUASA
ATAS KEIMANAN MEREKA.

Berikut photo kenangan gambaran suasana Sholat Jum'atnya dan coba
sedikit bandingkan dengan suasana di gedung DPR RI :

* Suasasana pada saat Jemaah berdatangan :







* Suasana Ketika azan kedua di kumandangkan :









* Suasana ketika Khutbah Jum'at di mulai   :

 


 







* Suasana Sholat Jum'at Selesai :








* Suasana di Gedung DPR RI :



http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/3316/5/DPR.Terbelah?sort=asc

Cat :
Pilihlah suasana mana yang lebih memberi kesan nyaman, damai dan
intelektual :

a. Suasana di Masjid Andalusia
b. Suasana di Gedung DPR RI










____________________________________________________

Sekilas "STIE Tazkia " dalam hubungannya dengan
"Masjid Andalusiana"

_____________________________________________________







Tak pala banyak yang saya ketahui mengenai hal ini para kaum
muslimin muslimat. Namun Universitas ini tepat berada di
belakang Masjid tersebut.

Dan ini link pendukungnya :
http://website.tazkia.ac.id/content/main.php?page=detail&db=page&id=15

_______________________________________________________

Sekilas Sejarah Islam dalam Hubungannya dengan
munculnya Dinasti Umayah (40 H/661 M - 132 H/750 M)   
_______________________________________________________

Para kaum muslimin muslimat...!

Berikut info awalnya yang perlu dipahami :

Dinasti Islam muncul setelah masa al-Khulafa ar_Rasyidun berakhir.
Tradisi pemerintah Islam tetap dipertahankan bersamaan dengan upaya
perluasan wilayah Islam ke seluruh dunia.

Berikut adalah beberapa dinasti Islam
yang pernah berkuasa di dunia :

» Dinasti UMAYAH ----- 40 H/661 M - 132 H/750 M
» Dinasti ABBASIYAH ----- 132/750 M - 656 H/1258 M
» Dinasti IDRISIYAH ----- 172 H/789 M - 314 H/926 M
» Dinasti AGHLABIYAH ----- 184 H/800 M - 296 H/909 M
» Dinasti SAMANIYAH ----- 203 H/819 M - 395 H/1005 M
» Dinasti SAFARIYAH ----- 253 H/867 M - 900/1495 M
» Dinasti TULUN ----- 254 H/868 M - 292 H/905 M
» Dinasti HAMDANIYAH ----- 292 H/905 M - 394 H/1004 M
» Dinasti FATIMIYAH ----- 296 H/909 M - 566 H/1171 M
» Dinasti BUWAIHI ----- 33 H/945M - 447 H/1055M
» Dinasti SELJUK ----- 469 H/1077 M - 706 H/1307 M
» Dinasti AYUBIYAH ----- 569 H/1174 M - 650 H/1252 M
» Dinasti DELHI ----- 602 H/1206 M - 962 H/1555 M
» Dinasti MAMLUK MESIR ----- 648 H/1250 M - 923 H/1517 M
» Dinasti MUGHAL ----- 931 H/1525 M - 1275 H/1858 M
» Dinasti USMANI/OTTOMAN ----- 699 H/1300 M - 1341 H/1922 M

_________________________________________________________________

SEKILAS DINASTI UMAYAH (40 H/661 M - 132 H/750 M) dalam
hubungannya Dengan timbulnya Dinasti Umayah Cordoba di Andalus
_________________________________________________________________

Para kaum muslimin muslimat...!

Kita fokus pada Dinasti Umayah ini :

Wilayah kekuasaan dinasti ini meliputi daerah Timur Tengah, Afrika
Utara dan Spanyol. Dinasti Umayah berasal dari keturunan Umayah bin
Abdul Syams bin Abdul Manaf, pemimpin sukua Quraisy terpandang.

Dinasti Umayah muncul setelah Ali bin Abi Thalib (40 H/661 M) meninggal.
Mu'awiyah, keturunan Bani Umayah dari keluarga Harb, meneruskan kekuasaan
dengan mendirikan Dinasti Umayah.

Dinasti Umayah terbagi menjadi dua periode kekuasaan yaitu Umayah
Damascus (Suriah) dan Umayah Cordoba (Spanyol). Kejayaan Dinasti Umayah
Damascus terdapai pada masa Khalifah al-Walid.

Berakhirnya Dinasti Umayah Damascus terjadi ketika Marwan II dibunuh
tentara Abbasiyah pada 132 H/750 M. Selanjutnya Abdurrahman (cucu Hisyam)
meloloskan diri ke Spanyol dan mendirikan Dinasti Umayah Cordoba.

Dinasti Umayah Cordoba mengalami kejayaan pada masa Abdurrahman III dan
al-Hakam II. Peninggalan Dinasti Umayah Damascus berupa Katedral St. John
di Damascus yang diubah menjadi masjid, Katedral di Hims yang digunakan
sebagai masjid dan gereja dan tempat istirahat di padang pasir seperti
Qusair Amrah dan al-Musatta, adapun peninggalan Dinasti Umayah Cordoba
adalah Masjid Cordoba di Andalusiana / Spanyol.
__________________________________________________________

Sekilas Kekhalifahan Kordoba di Andalusiana / Spanyol
__________________________________________________________

Kekhalifahan Kordoba (Arab: ????? ?????, Khalifah Qurthubah) adalah
kekhalifahan yang memerintah di Semenanjung Iberia (Al-Andalus) dan
 Afrika Utara dari tahun 929 hingga 1031, berpusat di Kordoba
(sekarang terletak di Spanyol).

Pemerintahan Kordoba sebelumnya berbentuk keamiran (emirat), perubahannya
menjadi sebuah kekhalifahan terjadi pada 16 Januari 929, saat Amir Kordoba
Abdurrahman III mengangkat dirinya sebagai khalifah. Penggunaan gelar khalifah
tersebut bermula dari berita yang sampai kepada Abdurrahman III, bahwa
Al-Muqtadir, Khalifah Abbasiyah di Baghdad meninggal dunia dibunuh oleh
pengawalnya sendiri. Menurut penilaiannya, keadaan ini menunjukkan bahwa
suasana pemerintahan Abbasiyah sedang berada dalam kemelut.

Ia berpendapat bahwa saat ini merupakan saat yang paling tepat untuk
memakai gelar khalifah yang telah hilang dari kekuasaan Bani Umayyah
selama 150 tahun lebih. Karena itulah, gelar ini dipakai mulai tahun 929.
Khalifah-khalifah besar yang memerintah pada periode ini ada tiga orang,
yaitu Abdurrahman III (931-961), Al-Hakam II (961-976), dan Hisyam II
(976-1009).

Periode pemerintahan ini ditandai dengan sukses besar di bidang
perdagangan dan kebudayaan, dan didirikannya banyak mahakarya
bergaya Islami di Spanyol, misalnya Mezquita atau Mesjid Raya Kordoba.
Abdurrahman III mendirikan Universitas Kordoba. Perpustakaannya memiliki
koleksi ratusan ribu buku. Al-Hakam II juga seorang kolektor buku dan
pendiri perpustakaan. Pada masa ini, masyarakat dapat menikmati
kesejahteraan dan kemakmuran. Pembangunan kota berlangsung cepat.

Seluruh khalifah Kordoba berasal dari Dinasti Umayyah, yang sebelumnya
menguasai Timur Tengah tapi dikalahkan oleh Dinasti Abbasiyah. Kekuasaan
Kordoba dianggap sebagai salah satu masa kejayaan Islam di Iberia, namun
mulai melemah pada tahun 1010. Awal dari kehancuran khilafah Bani Umayyah
di Al-Andalus adalah ketika Hisyam al-Mu'ayyad Billah naik tahta dalam
usia sebelas tahun.

Oleh karena itu kekuasaan aktual berada di tangan para pejabat. Pada
tahun 981, Khalifah menunjuk Muhammad bin Abi 'Amir sebagai pemegang
kekuasaan secara mutlak. Dia seorang yang ambisius yang berhasil
menancapkan kekuasaannya dan melebarkan wilayah kekuasaan Islam dengan
menyingkirkan rekan-rekan dan saingan-saingannya. Atas keberhasilan-
keberhasilannya, ia mendapat gelar Al-Manshur. Ia mangkat pada tahun 1002
dan digantikan oleh puteranya 'Abdul Malik al-Muzhaffar yang masih dapat
mempertahankan keunggulan negara. Akan tetapi, setelah mangkat pada tahun
1008, ia digantikan oleh 'Abdul Rahman Syanjul, adik tirinya yang tidak
memiliki kualitas bagi jabatan itu.

Dalam beberapa tahun saja, negara yang tadinya makmur dilanda kekacauan
dan akhirnya kehancuran total. Pada tahun 1031, Khalifah Hisyam III
mengundurkan diri. Beberapa orang yang dicoba untuk menduduki jabatan
itu tidak ada yang sanggup memperbaiki keadaan. Akhirnya, dewan menteri
yang memerintah Kordoba menghapuskan jabatan khalifah. Ketika itu,
Al-Andalus sudah terpecah dalam banyak sekali negara kecil yang berpusat
di kota-kota tertentu, yang disebut dengan nama taifa.

___________________________________________________________________

Sekilas Perjuangan Abdurrahman bin Muawiyah bin Hisyam dalam merebut,
mempertahankan dan mengembangkan Kota Andalusiana/Spanyol pada Masa
Dinasti Ummawiyah (Raja Wali Quraisy)
___________________________________________________________________

Daulahislam.com :

Inilah Abdurrahman Ad-Dakhil, yang mendirikan dinasti Umayyah
di Andalusia. Julukannya Rajawali dari Quraiys.

Kisah perjuangan Abdurrahman mendirikan dinasti ini terbilang luar biasa.
Abdurrahman yang saat itu berusia 19 tahun harus kabur dari istana saat
keluarganya dari Dinasti Umayyah dihancurkan oleh Dinasti Abbasiyah.

Pemuda yang mempunyai nama lengkap Abdurrahman bin Muawiyah bin Hisyam
bin Abdul Malik sempat lari dari Irak, mengarungi gurun Syria menuju
Palestina. Kemudian menyeberangi gurun Sinai ke Mesir, lalu melewati
beberapa wilayah Afrika menuju Andalusia (Spanyol) yang telah
ditaklukkan oleh nenek moyangnya dari Dinasti Umayyah.

Saat di perjalanan, Abdurrahman diikuti oleh 400 budak yang setia pada
Bani Umayyah. Ada yang mengatakan, ketika dia mendarat pada 755 M, pasukan
tentara Syam menghadiahkan seorang budak perempuan yang sangat cantik.
Namun, Abdurrahman mengembalikan perempuan itu kepada mereka.

Abdurrahman dikenal sebagai orang yang cerdas dan berani. Ia memilih
menaklukan Spanyol daripada harus merebut kembali kekuasaan khalifah
dari tangan Abbasiyah. Dengan pasukan yang dihimpunnya selama perjalanan,
ia kemudian memilih menyerang Cordoba. Dia berhasil menaklukkan kota itu
dan kemudian menjadikannya sebagai ibu kota kerajaan.

Sayangnya, sejumlah orang dari bangsa Yamaniyun (Arab Selatan) tidak
menghendaki Abdurrahman menjadi pimpinan mereka. Bersama sejumlah orang
barbar, mereka pun melakukan pemberontakan.

Ancaman terhadap Abdurrahman pun tidak hanya dari kalangan sendiri,
Khalifah Al Manshur yang mendirikan Dinasti Abbasiyah pun tak luput
mengancam Abdurrahman. Beberapa kali Khalifah Al-Manshur mengirimkan
bala tentaranya yang terdiri dari para budak belian yang setia kepada
Daulah Abbasiyah untuk mengembalikan Andalusia ke tangan mereka.

Lagi-lagi, Abdurrahman mampu memadamkan berbagai pergolakan tersebut,
serta memukul mundur tentara Al-Manshur.

Ancaman terhadap Abdurrahman tidak hanya dari Dinasti Abbasiyah. Kaisar
Romawi yang bertahta di Prancis, Charlemagne juga beberapa kali menyerang
Cordoba. Namun berkat kesigapan dan keterampilan Abdurrahman dalam memimpin,
pasukan Romawi bisa dipukul balik.

Abdurrahman pun kemudian membangun angkatan bersenjata yang teratur yang
jumlahnya tidak kurang dari empat puluh ribu personel. Dia sadar bahwa
Andalusia sangat mungkin diserang dari tiga arah di lautan. Oleh sebab itu,
dia kemudian membangun armada perang laut yang tergolong sebagai armada yang
pertama kali di Andalusia. Armada ini menjadi armada perang laut terkuat
di Barat dan Laut Tengah.

Abdurrahman pun tak hanya cakap dalam memimpin pasukannya. Di bawah
kekuasaanya, Andalusia mencapai pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi,
dan perkembangan peradaban yang sangat pesat. Suatu kemajuan yang belum
pernah dicapai oleh Andalusia hingga saat ini. Cordoba bersaing dengan
Konstantinopel dan Baghdad dari segi kemegahan, kemewahan dan perkembangan
ilmu pengetahuan dan seni. Cordoba kemudian dikenal di barat sebagai
sebagai Permata Dunia.

Tiga tahun sebelum meninggal dunia, Abdurrahman merenovasi dan memperluas
bangunan Masjid Cordoba. Atapnya disangga oleh tiang-tiang besar yang
berjumlah 1293 tiang. Bangunan ini laksana Ka’bah kaum Muslimin di dunia
Islam bagian barat. Hingga kini masjid itu masih berdiri megah. Ia termasuk
tempat yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan setelah Istana
 Al-Hamra, sebagai peninggalan sejarah yang menarik.

Selain itu, Abdurrahman juga dikenal sebagai seorang penyair dan orator
ulung. Meskipun sejarah menyebutkan bahwa dia adalah pemuda terusir, namun
dengan ketegaran dan kemauan kerasnya ia berhasil mendirikan Daulah
Umayyah II yang mampu bertahan hingga 1031 M.

Setelah memerintah selama 32 tahun, Abdurrahman Ad-Dakhil meninggal pada
172 H dalam usia 61 tahun. Abdurrahman layak disebut Rajawali Quraiys,
dari seorang pelarian politik menjadi penguasa Andalusia. (ROL/dp/dais)
_________________________________________

Masjid Cardoba di Andalusia / Spanyol
_________________________________________

Saudara seiman dan se agama...!

Info mengenai masid ini dapat anda ketahui lewat link :

__________

Penutup
__________

Demikian infonya para saudara seiman dan se agama. Dengan membaca info-
info diatas kiranya kita telah paham dan tahu pula tentang pertanyaaan
seputar :

1. Apa itu Masjid Andalusiana dimana tempanya dan bagaimana gambaran
   eksterior dan interiornya.

2. Mengapa Masjid tersebut menggunakan nama Andaluasia

3. Bagaimana Kejayaan Islam pada Dinasti Ummayah yang kemudian pecah
   dua dan salah satunya adalah Dinasti Andalusiana atau Dinasti Islam
   di Spanyol pada masala lampau

4. Apa itu STIE Tazkia dan dimana tempatnya

Semoga info dapat memperluas wawasan ke-Islaman kita pun lebih dapat
nian membuat kita untuk dapat memakmurkan masjid-masjid diwilayah manapun
kita berada.

Dan sebagai penutup...!

Mohon ijin memperkenalkan Masjid Sri Alam Dunia (MSAD) Sipirok Mashali
Angkola - Tapanuli Selatan pada DKM, Remaja Masjid, anggota Pengajian
atau Panitia PHBI Masjid Andalusia, Sentul - Bogor.

Wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh....!
Ini masjidnya :

video


_______________________________________________________
Cat :


PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork


No comments:

Post a Comment