Rabu, 14 Oktober 2015

Cermin dan Para pe-Cermin

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN
(Menyimak info sekitar Cermin yang dalam bahasa sono-nya mirror
dan menikmati kehebehon dari para pemberi kehebehon dunia yang
dalam bahasa sono-nya Ladies Gif atau bergerak atau para pe-cermin,
sehingga menimbulkan efek panas dingin bagi pembaca pria blog ini.
Begitu sajalah)
_____________________________________________________________________














_________________

Kata Pengantar
_________________

Salah satu istilah yang populer berhubungan dengan Tanah Batak
Angkola tentang cermin adalah "Marsormin ho dabo so i tanda ho ho"
artinya bercermin kau dulu biar kau kenal dirimu.

Para kawan dimanapun berada...!

Berikut info sekitar cermin sebagi pengembangan istilah diatas, karena
cermin bukan saja berguna untuk mengenal diri dalam arti konotatif
tapi juga bisa untuk menjaga keselamatan kita pada saat membawa
kenderaan. Dan lain-lainnya sesuai dengan bentuk dan jenis cermin
tersebut.

Selamat menyimak...!

Adapun efek panas dingin bagi para pria yang melihat wanita bercermin
pada postingan ini, bisas-bisa penulis aja-nya itu, biar tulisan dalam
postingan ini lebih banyak yang dengan sendirinya lebih lama pula
membacanya.

Sekali lagi....

Selamat menyimak...!
_________________________________________

Sekilas info tentang Cermin
_________________________________________























* Pemhaman Umum

Cermin adalah permukaan yang licin dan dapat menciptakan
pantulan bayangan benda dengan sempurna. Begitu sajalah.

* Sejarah

Cermin yang dibuat paling awal adalah kepingan batu mengkilap seperti
obsidian, sebuah kaca volkanik yang terbentuk secara alami. Cermin
obsidian yang ditemukan di Anatolia (kini Turki), berumur sekitar
6000 SM.

Cermin batu mengkilap dari Amerika tengah dan selatan berumur
sekitar 2000 SM. Cermin dari tembaga yang mengkilap telah dibuat
di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba pada 3000 SM.
Di China, cermin dari perunggu dibuat pada 2000 SM.

Cermin kaca berlapis logam diciptakan di Sidon (kini Lebanon)
pada abad pertama M, dan cermin kaca dengan sandaran dari daun
emas disebutkan oleh seorang pengarang dari Romawi bernama Pliny
dalam buku Natural History miliknya, yang dikarang sekitar tahun 77 M.
Orang Romawi juga mengembangkan teknik menciptakan cermin yang
kasar dari kaca hembus yang dilapisi dengan timah yang dilelehkan.

Cermin parabola pantul pertama kali dideskripsikan oleh fisikawan
dari Arab bernama Ibn Sahl pada abad 10. Ibn al-Haytham mendiskusikan
cermin cembung dan cekung dalam geometri bola dan tabung, melakukan
beberapa percobaan dengan cermin, dan menyelesaikan permasalahan
menemukan titik di sebuah cermin cembung dimana sinar yang datang
dari satu titik dipantulkan ke titik yang lain. pada abad 11,
cermin kaca yang jernih diproduksi di Al-Andalus.

Pada awal Abad Renaisans, orang Eropa menyempurnakan metode melapisi
kaca dengan amalgam timah-raksa. Baik tanggal serta lokasi
penemuan itu masih belum diketahui, tapi pada abad ke-16, Venesia,
sebuah kota yang terkenal dengan keahilan membuat kaca, menjadi
pusat produksi cermin dengan mempergunakan teknik ini. Cermin
kaca dari periode itu dulunya merupakan barang mewah yang amat mahal.

Justus Liebig menemukan cermin kaca pantul pada tahun 1835. Prosesnya
melibatkan pengendapan lapisan perak metalik ke kaca melalui reduksi
kimia perak nitrat. Proses melapisi kaca dengan substansi bersifat
reflektif (silvering) ini diadaptasi untuk memproduksi cermin secara
massal. Saat ini, cermin sering diproduksi dengan pengendapan
vakumnya aluminium (atau kadang-kadang perak) langsung ke substrat kaca.

* Komposisi

Cermin awalmya terbuat dari kepingan atau lembaran logam mengkilap,
biasanya logam perak atau tembaga apabila bayangan yang dipantullan
kembali adalah untuk dilihat tetapi juga bisa dari logam lain apabila
hanya digunakan untuk memfokuskan cahaya.

* Cermin Modern

Kebanyakan cermin moden terdiri dari lapisan tipis aluminium disalut
dengan kepingan kaca. Cermin ini disebut "sepuh belakang" (back silvered),
di mana permukaan memantul dilihat melalui kepingan kaca.

Pelapisan cermin dengan kaca membuat cermin tahan, tetapi mengurangi
kualitas cermin karena tambahan biasan permukaan depan kaca. Cermin
seperti ini membalikkan sekitar 80% dari cahaya yang datang. "Bagian
belakang" cermin sering dicat hitam sepenuhnya untuk melindung logam
dari pengikisan.

Teleskop dan peralatan optik yang lain menggunakan cermin “sepuh depan"
(front silvered), di mana permukaan pemantul diletakan di permukaan kaca,
yang memberikan kualitas bayangan lebih baik. kadang perak digunakan,
tetapi kebanyakannya cermin ini menggunakan aluminum, yang memantulkan
gelombang pendek lebih baik dari perak.

Cermin sepuh depan memantulkan 90% hingga 95% dari cahaya datang.

Karena logam berkarat dengan adanya oksigen dan kelembapan, cermin sepuh
hadapan perlu diganti permukaannya secara berulang untuk mempertahankan
kualitas. Cara lain adalah, tentunya, menggunakan tempat vakum untuk
menaruh cermin ini.

* Macam-Macam Cermin

Menurut bentuk permukaannya cermin dibagi menjadi 3

1. Cermin Datar
















Ket :
Cermin datar



Cermin datar adalah cermin yang memiliki permukaan datar seperti sebuah
garis lurus. Bayangan benda yang dibentuk oleh cermin datar memiliki
dimensi ukuran (panjang dan lebar) sama persis dengan dimensi benda.
Jarak yang dibentuk antara benda dengan cermin sama dengan jarak antara
cermin dengan bayangan.

Sifat bayangan benda yang dibentuk oleh cermin datar adalah maya, tegak,
dan sama besar. Contoh penggunaan cermin datar seperti pada cermin rias.

* Cermin Cekung

Cermin cekung adalah cermin yang permukaannya berbentuk lengkung teratur
ke dalam menyerupai bagian dari permukaan bola. Bagian tengah cermin
memiliki jarak lebih jauh ke benda daripada bagian tepi cermin.

Ada sebuah titik imajiner yang menjadi pusat kelengkungan cermin yang
memiliki jarak yang sama dengan setiap titik di permukaan cermin. Cermin
cekung digunakan pada permukaan pemantul lampu kendaraan, lampu senter,
dan lampu tipe sorot lainnya. Bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung
tergantung pada letak benda terhadap cermin dengan ketentuan:

Jumlah ruang letak benda dan letak bayangan selalu sama dengan 5
Jika ruang bayangan > ruang benda maka sifat bayangannya diperbesar.
Jika ruang bayangan < ruang benda maka sifat bayangannya diperkecil
Hanya bayangan di ruang 4 yang bersifat maya dan tegak selebihnya
bersifat nyata dan terbalik

* Cermin Cembung

















Ket :
Cermin Cembung

Cermin cembung adalah cermin yang permukaannya berbentuk lengkung teratur
ke luar. Bagian tengah cermin memiliki jarak lebih dekat ke benda daripada
bagian tepinya.

Ada sebuah titik imajiner yang menjadi pusat kelengkungan cermin yang memiliki
jarak yang sama dengan setiap titik di permukaan cermin. Bayangan yang
dibentuk oleh cermin cembung adalah maya tegak diperkecil.

Cermin cembung banyak digunakan sebagai kaca spion kendaraan kaca
pembantu pada persimpangan jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

* Kepantulan

Kepantulan pelapisan cermin bergantung pada panjang gelombang cahaya
dan juga pada logam itu sendiri, hal ini digunakan dalam kerja optik
untuk menghasilkan cermin sejuk dan panas. Cermin sejuk dihasilkan dengan
menggunakan substrat transparan dan bahan pelapisan yang memantulkan
lebih banyak cahaya nampak dan merambatkan kurang cahaya inframerah.

Cermin panas adalah kebalikannya, lebih memantulkan cahaya inframerah.
Permukaan cermin kadang diberikan pelapisan tambahan (overcoating) untuk
mengurangi degradasi permukaan dan meningkatkan kepantulan pada Bagian-
Bagian spektrum yang akan digunakan.

Misalnya, cermin aluminum biasanya dilapisi dengan magnesium florida.
Kepantulan sebagai fungsi penjang gelombang bergantung kepada ketebalan
pelapisan dan bagaimana lapisan tersebut diletakkan.

Untuk pekerjaan optical ilmiah , cermin dielektrik biasanya digunakan.
Cermin tersebut merupakan substrat kaca (atau kadang-kadang bahan lain)
di satu atau beberapa lapisan dielektrik diendapkan, untuk membentuk
sebuah lapisan optik.
Dengan berhati-hati memilih tipe serta ketebalan lapisan dielektrik,
jangkauan panjang gelombang dan jumlah cahaya yang terpantul dari cermin
bisa diperinci. Cermin terbaik dari tipe ini mampu memantulkan 99.999%
cahaya (dalam sebuah jangkauan panjang gelombang yang sempit) dan sering
digunakan dalam laser.

* Efek

Dalam sebuah cermin bidang, berkas sinar yang sejajar mengalami perubahan
arah secara keseluruhan, tapi masih tetap sejajar; bayangan terbentuk
di sebuah cermin bidang merupakan bayangan maya, yang besarnya sama
dengan objek aslinya.

Ada pula cermin lengkung, dimana seberkas cahaya sejajar menjadi seberkas
cahaya yang konvergen, yang sinarnya berpotongan dalam fokus (titik imagi)
cermin. Yang terakhir adalah cermin cembung, dimana sebuah sinar yang
sejajar menjadi tersebar (divergen), dengan sinar tersebar dari sebuah
titik perpotongan "di belakang" cermin.

Kekurangan dari lensa cekung yang berbentuk bola serta cermin cembung
adalah tak bisa mengfokuskan sinar sejajar ke sebuah titik tunggal dalam
kaitan dengan lanturan (aberasi) sferis. Reflektor parabola mengatasi
masalah ini dengan membuat sinar sejajar yang datang (misalnya, cahaya
dari sebuah bintang yang jauh) untuk difokuskan ke sebuah titik yang kecil;
mendekati suatu titik yang ideal.

Reflektor parabola tak cocok untuk mencitrakan benda terdekat karena
sinar cahaya yang tidak sejajar.

Seberkas cahaya yang terpantul di cermin pada sebuah sudut pantul yang
sama dengan sudut datang (jika ukuran sebuah cermin jauh lebih besar dari
panjang gelombang cahaya).

Jika berkas cahaya mendatangi permukaan cermin pada sudut 30° dari vertikal,
lalu terpantul dari sudut datang dengan sudut 30° dari vertikal dalam arah
yang berlawanan.

Hukum ini secara matematis menuruti interferensi sebuah gelombang bidang
di sebuah batas datar.

________________________________________________________

Macam Animasi Cermin dan Para pe-Cermin
________________________________________________________





















______________

Penutup
______________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat bercermin bersama "situ Nurhalizah"

Musik...!


Lirik "Cindai"

Cindailah mana tidak berkias
Jalinnya lalu rentah beribu
Bagailah mana hendak berhias
Cerminku retak seribu

Mendendam unggas liar di hutan
Jalan yang tinggal jangan berliku
Tilamku emas cadarnya intan
Berbantal lengan tidurku

Hias cempaka kenanga tepian
Mekarnya kuntum nak idam kumbang
Puas ku jaga si bunga impian
Gugurnya sebelum berkembang

Hendaklah hendak hendak ku rasa
Puncaknya gunung hendak ditawan
Tidaklah tidak tidak ku daya
Tingginya tidak terlawan

Janganlah jangan jangan ku hiba
Derita hati jangan dikenang
Bukanlah bukan bukan ku pinta
Merajuk bukan berpanjangan

Akar beringin tidak berbatas
Cuma bersilang paut di tepi
Bidukku lilin layarnya kertas
Seberang laut berapi

Gurindam lagu bergema takbir
Tiung bernyanyi pohonan jati
Bertanam tebu di pinggir bibir
Rebung berduri di hati

Laman memutih pawana menerpa
Langit membiru awan bertali
Bukan dirintih pada siapa
Menunggu sinarkan kembali

- See more at:
 _________________________________________________
 Cat :





  cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar