Senin, 12 Oktober 2015

Sepak Terjang Pelaku Bisnis RM. Padang di Dalam Negeri /Nusantara / Indonesia (Bab 2)

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Macam Merek dagang dan pelaku bisnis
RM. Padang di Nusantara / Indonesia)
_________________________________________________________________











___________________

Kata Pengantar
___________________

Postingan ini adalah pendalaman dari link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2015/10/rumah-makan-padang-dan-seluk-beluknya.html

yang aman penulis mengurai seputar Rm. Padang dalam hubungannya
dengan pemahaman umum masyarakat, ragam masakan, jenang karir dan
jaringan-nya).

Untuk melengkapinya berikut info sekitar Macam Merek dagang dan
pelaku bisnis RM. Padang di Nusantara yang dalam penilaian umum
termasuk merek-merk dagang populer.

Selamat menyimak...!
_________________________________________________________________

Macam Merek dagang dan pelaku bisnis RM. Padang di Nusantara
__________________________________________________________________

* RM. Garuda (Tebing Tinggi, Medan, Jakarta dan daerah lainnya)

RM Padang yang berbasis di kota Medan, Sumatera Utara ini didirikan oleh
H. Bakhtar setelah mengalami kemerosotan bisnis di bidang tekstil.
Ia mulai membuka usaha rumah makan pada tahun 1976 di
Jl. Pemuda, Medan, setelah belajar dari adiknya yang membuka usaha
serupa di Palembang, Sumatera Selatan.

















Ket :
RM Garuda di Medan, Sumatera Utara.

Ekspansi pertama usaha rumah makan ini dilakukan pada tahun 1978,
dengan membuka cabang pertama RM Garuda di kota Tebing Tinggi,
Sumatera Utara, serta di Jl. Gatot Subroto, Medan pada tahun berikutnya.
Setelah semakin stabil ekspansi berlanjut ke Lampung, serta ke Jakarta
pada tahun 2003.

Sepeninggal H. Bakhtar pada tahun 1995, RM Garuda kemudian dikelola
oleh generasi kedua. Di bawah kepemimpinan Zulhelfi yang mulai aktif
dalam manajemen RM Garuda sejak tahun 1988, kini jaringan
RM Garuda telah berkembang jadi 19 gerai, 16 di antaranya ada di
beberapa kota besar Indonesia, yaitu di Medan, Lampung, Jakarta,
dan 3 cabang di Singapura, serta 2 cabang anak usaha yang bernama
RM Berjaya.

Pada tahun 2013, RM Garuda Jakarta bersama 2 restoran lainnya yang ada
di Indonesia masuk dalam daftar 101 restoran terbaik di Asia versi
situs kuliner The Daily Meal. RM Garuda Jakarta menempati peringkat 79,
sementara Restoran Mozaic di Bali di peringkat 64. Satu lagi Restoran
Baan Arya di Pulau Bintan yang menghidangkan makanan Thailand.

* RM. Natrabu (Jakarta Sekitarnya)


















Ket :
Salah satu ruang makan di Restoran Natrabu.

Nama Natrabu adalah kependekan dari National Travel Bureau, sebuah
perusahaan biro perjalanan wisata yang dirintis dan dikembangkan oleh
Rahimi Sutan sejak tahun 1958, dan pernah mempunyai beberapa cabang di
Jepang, San Fransisco, New York, dan lainnya.

Awalnya usaha rumah makan hanyalah sebagai pendamping usaha biro
perjalanan, namun kemudian menjadi usaha yang berkembang setelah
beberapa biro perjalanan ditutup karena banyaknya travel warning
dari negara luar terkait keamanan di Indonesia yang tak kondusif
pada pertengahan 1960-an.

Rahimi Sutan, pria asal Payakumbuh ini kemudian mendirikan Restoran
Natrabu pada bulan Juli 1967 di Jl. H. Agus Salim No. 29 A, Jakarta
Pusat.

Natrabu yang telah mendapatkan banyak penghargaan ini merupakan salah
satu restoran Minang yang konsisten memakai istilah 'Masakan/Restoran
Minang' dalam penampilannya.

Natrabu juga merupakan Restoran Minang yang paling banyak dikunjungi
oleh para pembesar baik dalam maupun luar negeri, di antaranya mantan
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad.

Walaupun belasan cabangnya sudah tersebar di berbagai lokasi, namun
restoran ini tetap mendatangkan langsung bahan baku dari Sumatera
Barat agar tetap bisa konsisten mempertahankan keaslian rasanya.

* RM. Pagi Sore (Palembang, Jakarta dan lainnya)















Ket :
RM. Pagi Sore

H. Usmar dan H. Sabirin, dua pria asal Bukittinggi, Sumatera Barat
merupakan pendiri usaha rumah makan ini. Mereka memulainya dengan menyewa
sebuah tempat kecil di Jl. Sudirman, Palembang, Sumatera Selatan. Usaha
ini kemudian berkembang dengan pendirian beberapa cabang baru yang masih
berlokasi di sekitar Palembang.

Ekspansi pertama ke Jakarta baru dilakukan pada tahun 2006 dengan
dibukanya cabang baru di Rawamangun, Jakarta Timur oleh anak
H. Sabirin, yaitu Hj. Armaidy dan Abdul Satam, kemudian berlanjut
dengan pendirian cabang baru lainnya di Jl. Cempaka Putih Raya, Cempaka
Putih, Jakarta Pusat.

Restoran Pagi Sore yang berbasis di kota Palembang ini kini sudah
beroperasi di beberapa lokasi, sebagian besar di wilayah selatan
Sumatera terutama kota Palembang. Selain di Jakarta, juga ada di Bangka,
Kayu Agung, Jambi, dan Sungai Lilin.

* RM. Sari Bundo (Jl. Ir. H. Djuanda)















Ket :
Restoran Sari Ratu di Kuala Lumpur, Malaysia.

Walaupun jaringannya tidak sebesar Restoran Sederhana atau RM Simpang
Raya, tapi rumah makan yang satu ini punya keistimewaan tersendiri.
Letaknya di Jl. Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat yang berada di belakang
Istana Negara, membuat RM Padang ini sering dikunjungi para menteri
sejak era Presiden Soeharto. Rumah makan ini juga difavoritkan oleh
presiden ketiga Indonesia, Habibie.

* Sari Ratu (Jakarta sekitarnya)



















Ket :
RM Sari Ratu

Putra Sungai Puar, Agam, Auwines, adalah pendiri jaringan Restoran Sari
Ratu sejak lebih dari 32 tahun yang lalu. Outlet pertama restoran ini
didirikan pada 20 Maret 1982 di Ratu Plaza, Jakarta Selatan. Rumah makan
ini adalah pelopor keberadaan RM Padang di mall-mall mewah.

Setelah di Ratu Plaza, Restoran Sari Ratu juga ada di berbagai mall
mewah lainnya, seperti Plaza Indonesia, Mal Pondok Indah, dan sebagainya.

Pengembangan usaha ke Malaysia dilakukan oleh Auwines bekerjasama
dengan Junaidi bin Jaba pada tahun 2001.

Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, Restoran Sari Ratu kini
mempunyai sekitar 30 outlet yang tersebar lebih dari 20 outlet di
Indonesia, 7 di Malaysia dan 1 di Singapura.

Sarimande Metropolitan

Rumah makan ini pertama kali didirikan oleh Brahmana di Jl. Margonda
Raya, Depok pada Agustus 2001. Kini sudah lebih dari lima rumah makan
kelompok Sarimande Metropolitan (SM) ini yang beroperasi di beberapa
lokasi.

* RM Sederhana (Bendungan Hilir - Jakrta dan daerah lainnya)


















Ket :
Bustaman; Pendiri Restoran Sederhana.















Ket :
RM Padang Sederhana di Semarang, Jawa Tengah.

Jaringan restoran ini didirikan oleh Bustaman asal Lintau, Tanah Datar.
Bermula dari warung kecil kaki lima di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
pada tahun 70-an. Setelah melalui masa sulit dan jatuh bangun, usaha
rumah makan ini telah berevolusi menjadi salah satu jaringan restoran
terbesar di Indonesia.

Jaringan Restoran Sederhana dengan logo 'SA' ini sebagian besar
memakai sistem franchise dan telah memiliki 100 cabang yang tersebar
di seluruh Indonesia kecuali Papua, serta Malaysia dan Singapura.

Hanya sebagian kecil dari jaringan restoran ini yang dimiliki secara
penuh oleh Bustaman, sebagian besarnya ia hanya menerima royalti dari
para investor. Jaringan Restoran Sederhana adalah jaringan RM Padang
terbesar sampai saat ini.

* RM. Sederhana Bintaro (Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, dan lainnya)


















Ket :
RM Sederhana Bintaro

RM Padang yang berlogo 'SB' ini merupakan pecahan dari Restoran
Sederhana. SB didirikan oleh Djamilus Djamil asal Tanah Datar pada
tahun 2004. Sampai tahun 2007, usahanya telah berkembang menjadi 28
gerai SB dengan berbagai pola, seperti waralaba (franchise), kerja
sama, dan yang dimiliki sendiri.

Outlet Sederhana Bintaro tersebar di berbagai kota, seperti Jakarta,
Bandung, Medan, Semarang, dan lainnya.

Djamilus Djamil kemudian bersengketa dengan Bustaman, pendiri jaringan
Restoran Sederhana yang masih berkerabat dengannya, dalam hal pemakaian
merek dagang "Sederhana". Pengadilan Niaga Jakarta Pusat sesuai keputusan
Mahkamah Agung tanggal 5 Oktober 2009 menetapkan H. Bustaman sebagai
pemilik sah merek dagang dengan kata "Sederhana" pada September 2014.

Sepeninggal Djamilus Djamil, pengelolaan Sederhana Bintaro kemudian
dilanjutkan oleh istrinya, Purnama Sari Djamilus.


* RM Simpang Raya (Kramat Raya, Cipanas, Cianjur, Depok dan lainnya)




















Ket :
RM Simpang Raya di Bandung, Jawa Barat.

RM Padang ini berawal dari Bukittinggi, Sumatera Barat, didirikan oleh
Alm. Muhammad Noor Datuak Maharajo. Adiknya, Noersal Z. Bagindo kemudian
melebarkan sayap ke pulau Jawa dengan membuka cabang pertama di Cipanas,
Cianjur, Jawa Barat dengan pola kerja sama dengan pemilik lokasi pada
tahun 1976.

Pada awal 80-an, RM Simpang Raya melakukan ekspansi ke Jakarta dan
sekitarnya dengan membuka cabang pertama di Jl. Kramat Raya, Jakarta
Pusat, lalu di Ancol, Jakarta Utara, serta di Jl. Margonda Raya,
Depok pada tahun 1996.

Ekspansi RM Simpang Raya kemudian berlanjut ke Bandung dan sekitarnya.
Cabang pertama dibuka di Jl. Asia Afrika, lalu di Jl. Ir H Juanda (Dago),
Jl. Raya Cipacing (Rancaekek), Jl. Terusan Pasteur. RM Padang ini juga
membuka cabang di Jl. Raya Gadog, Ciawi, Bogor.

Saat ini sudah lebih dari 30 RM Simpang Raya yang tersebar di berbagai
lokasi di bawah pimpinan Noersal Zainudin Bagindo.

* RM. Taman Selera (Pantura Losarang, Indramayu, Jawa Barat)




















Ket :
Rusdi Safri; Pendiri RM Taman Selera.
















Ket :
RM Taman Selera di Pantura, Indramayu, Jawa Barat.


RM Padang yang didirikan Rusdi Safri asal Sumpur, Tanah Datar ini
berlokasi di jalur Pantura, Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Rusdi
yang tak canggung turun tangan langsung membantu bawahannya di kala
sibuk ini mendirikan usaha RM Taman Selera pada tahun 1988 setelah
beberapa tahun menjadi karyawan dalam berbagai tingkatan pada
RM Citra Rasa milik pamannya yang juga berlokasi di Pantura.

RM Taman Selera mungkin jadi rumah makan dengan area terluas di
Indonesia. Dengan area seluas 4 hektar yang sudah dioperasikan,
ditambah beberapa hektar lagi yang tengah dipersiapkan, rumah
makan ini bagaikan sebuah terminal bus.

Pengunjung rumah makan ini sebagian besar adalah ribuan penumpang
dari ratusan bus yang melintasi trayek Pantura. Pada Juli 2014 Rusdi
mendirikan cabang baru RM Taman Selera yang berlokasi sekitar 800 meter
dari pintu tol Cikamurang, Terisi, Indramayu, yang dibuka dengan acara
buka bersama dan pemberian santunan pada ratusan anak yatim.

________________

Penutup
________________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

Dan tentunya setiap kita punya pengalaman tersendiri dalam urusannya
dengan Macam Merek Dagang Popler RM. Padang di Nusantara ini.

Dan dari sekian banyak merek Dagang RM. Padang ini, maka salah satunya
yang pernah penulis coba hidangannya adalah RM. Garuda di Kota Medan
dan RM. Taman Selera Indramayu - Jabar

Mereka dagang diatas sesungguhnya hanyalah sebagian dari merek dagang
yang ada. Masih banyak merek-merk dagang lainnya yang yang mungkin
saja kapan-kapan penulis posting.

Karena semakin banyak kita memposting RM. Padang ini semakin rindu
pula kita nantinya untuk pulang kampuang, sementara pekerjaan yang
belum selesai masih banyak di tanah perantauan ini.

Para kawan...!

Selamat malam...!


video

_________________________________________________________________________
Cat :



cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar