Sabtu, 20 Agustus 2016

Hubungan Sinar X dengan Rotgen


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Sinar X dalam hubungannya
dengan Rotgen dan Wilhelm Conrad Röntgen)
_____________________________________________________









__________________

Kata Pengantar
__________________

Para kawan sekalian...!

Lewat link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2016/08/kaca-mata-tembus-pandang-dan-sinar-x.html
penulis mengurai mengenai Sinar X dalam hubungannya
dengan "Kacamata Tembus Pandang".

Bagaimana dengan Rotgen...?
Apa hubungannya...?
Siapa penemu Sinar X ini...?

Adalah isi dari postingan ini.

Selamat menyimak...!
____________________________________________________

Sekilas info sinar X dalam Dunia Kedokteran
____________________________________________________












* Pengertian

Sinar-X atau sinar Röntgen adalah salah satu bentuk dari
radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang berkisar
antara 10 nanometer ke 100 pikometer (sama dengan frekuensi
dalam rentang 30 petahertz - 30 exahertz) dan memiliki
energi dalam rentang 100 eV - 100 Kev. Sinar-X umumnya
digunakan dalam diagnosis gambar medis dan Kristalografi
sinar-X. Sinar-X adalah bentuk dari radiasi ion dan
dapat berbahaya.

* Radiologi diagnostik









Pesawat Sinar-X medis (foto Radiologi konvensional) memiliki
prinsip penembusan gelombang elektromagnetik dari sumber
cahaya ke tubuh manusia, lalu menembus hingga mencapai pelat
film untuk menghasilkan gambar berupa citra tubuh manusia
(foto roentgen)

* Posisi








Dikenal beberapa posisi dalam foto radiologi kedokteran:

1. PA (Postero-Anterior) Sumber cahaya berada di belakang
pasien, dan pelat film berada di bagian depan pasien.
Posisi ini yang paling umum digunakan terutama untuk foto
roentgen thorax (dada)

2. AP (Antero-Posterior) Sumber cahaya berada di depan pasien,
dan pelat film berada di bagian belakang pasien. Biasanya
digunakan pada pasien yang tidk mampu berdiri untuk mengambil
posisi PA karena sakit yang dideritanya.

3. Lateral (Samping)

4. Lateral dekubitus

5. Oblik (miring)

__________________________________

Sekilas info Tentang Röntgen
__________________________________










Röntgen atau Roentgen (disimbolkan dengan R) adalah sebuah
satuan pengukuran radiasi ion di udara (berupa sinar X atau
sinar gamma), yang dinamai sesuai dengan nama fisikawan
Jerman Wilhelm Röntgen.

Röntgen adalah jumlah radiasi yang dibutuhkan untuk menghantarkan
muatan positif dan negatif dari 1 satuan elektrostatik muatan
listrik dalam 1 cm³ udara pada suhu dan tekanan standar. Ini
setara dengan upaya untuk menghasilkan sekitar 2.08×109 pasang ion.

Dalam sistem SI, 1 R = 2.58×10-4 C/kg. Dosis 500 R dalam 5 jam
berbahaya bagi manusia. Dalam keadaan atmosfer standar (kepadatan
udara ~1.293 kg/m³) dan menggunakan energi ionisasi udara 36.16 J/C,
akan didapat 1 R ˜ 9.330 mGy, atau 1 Gy ˜ 107.2 R.
______________________________________________

Sekilas info tentang Wilhelm Conrad Röntgen
______________________________________________







Wilhelm Conrad Röntgen (27 Maret 1845 – 10 Februari 1923) ialah
fisikawan Jerman yang merupakan penerima pertama Penghargaan
Nobel dalam Fisika, pada tahun 1901, untuk penemuannya pada
sinar-X, yang menandai dimulainya zaman fisika modern dan
merevolusi kedokteran diagnostik.

Rontgen belajar di ETH Zurich dan kemudian guru besar fisika
di Universitas Strasbourg (1876-79), Giessen (1879-88), Wurzburg
(1888-1900), dan Munich (1900-20).

Penelitiannya juga termasuk karya pada elastisitas, gerak
pipa rambut pada fluida, panas gas tertentu, konduksi panas
pada kristal, penyerapan panas oleh gas, dan piezoelektrisitas.








Ket :
Gambar sinar-X pertama yang diambil oleh Röntgen dari
tangan istrinya, Anna Bertha

Pada 1895, saat mengadakan percobaan dengan aliran arus listrik
dan tabung gelas yang dikosongkan sebagian (tabung sinar katode),
Rontgen mengamati bahwa potongan barium platinosianida yang
berdekatan melepaskan sinar saat tabung itu dioperasikan.

Ia merumuskan teori bahwa saat sinar katode (elektron) menembus
dinding gelas tabung, beberapa radiasi yang tak diketahui
terbentuk yang melintasi ruangan, menembus bahan kimia, dan
menyebabkan fluoresensi.








Pengamatan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kertas, kayu, dan
aluminum, di antara bahan lain, transparan pada bentuk baru
radiasi ini.

Ia menemukan bahwa itu memengaruhi plat fotografi, dan, sejak
tidak secara nyata menunjukkan beberapa sifat cahaya, seperti
refleksi atau refraksi, secara salah ia berpikir bahwa sinar
itu tak berhubungan pada cahaya.

Dalam pandangan pada sifat tak pasti itu, ia menyebut fenomena
radiasi X, walau juga dikenal sebagai radiasi Rontgen. Ia
mengambil fotografi sinar-X pertama, dari bagian dalam objek
logam dan tulang tangan istrinya.

___________

Penutup
___________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

"Sinar X-lah yang digunakan untuk me-Rotgen".

Itu kesimpulannya.

Selamat malam...!









_____________________________________________________________
Cat :
Sinar X - YouTube
IMS - Manfaat Sinar X - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=6DtedY-wvdQ
-MANFAAT SINAR X- Dalam Berbagai BIDANG !! - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=4Y-QAR_655c




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar