Minggu, 23 Oktober 2016

Labu (Cucurbitaceae) dan Jelok Roba Angkola Tapsel


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Labu (Cucurbitaceae) dan
Jelok Roba Angkola Tapsel)
_____________________________________________________













______________________

Kata Pengantar
______________________

Para kawan sekalian...!

Dalam hubungannya dengan Angkola Tapanuli Selatan, maka
labu yang dalam bahasa batak disebut "Jelok" hanyalah
inti pesan lirik lagu yang mengibaratkan seorang suami
yang seperti jelok, diam di tempat dan tidak
kemana-mana, pemalas, darsat dursat.

Berikut lirik dan musiknnya, sekalian menyimak info
sekitar Labu, khususnya labu-labu besar di dunia.

Selamat menyimak....!

Musik...!

























________________________________

Sekilas info Labu secara umum
________________________________























Labu merupakan buah yang dihasilkan oleh sejumlah
anggota suku labu-labuan (Cucurbitaceae), terutama
yang berukuran cukup besar dan berbentuk bulat atau
memanjang.

Tidak ada kriteria yang jelas mengenai pemanfaatannya,
sehingga labu dapat dimakan segar atau diolah terlebih
dahulu; namun labu biasanya tidak dimakan sebagai lalapan.

Beberapa jenis yang menghasilkan buah yang biasa
disebut labu adalah

waluh : Cucurbita moschata, C. pepo, C. argyrosperma, C. maxima
labu air Lagenaria siceraria
beligo Benincasa hispida
belonceng
labu siam Sechium edule

______________________________________________________

Sekilas info tentang Waluh (labu-Labu Ukuran Besar)
______________________________________________________









* Pemahaman Awal

Waluh (Cucurbita) mencakup sekelompok tumbuhan merambat
anggota suku labu-labuan (Cucurbitaceae) penghasil buah
konsumsi berukuran besar bernama sama.

Tumbuhan ini berasal dari benua Amerika, tetapi sekarang
menyebar di banyak tempat yang memiliki iklim hangat.








Waluh mencakup beberapa spesies anggota genus Cucurbita,
yaitu C. argyrosperma, C. maxima, C. moschata, dan
C. pepo. Dalam beberapa pengertian setempat di Indonesia,
waluh disebut sebagai "labu" saja, meskipun sebenarnya
labu mencakup kelompok tanaman yang lebih luas, seperti
labu air, labu ular, labu siam, dan beligo. Waluh
dibedakan dari labu lainnya karena buahnya dimakan yang
telah masak (biasanya berwarna jingga), berukuran relatif
besar, berbentuk bulat sampai bulat telur dengan lekukan
daun buah yang tampak jelas, dan berkulit keras. Pengertian
waluh agak bermiripan dengan gabungan pumpkin dan beberapa
squash dalam bahasa Inggris.








Buah waluh berwarna oranye karena mengandung beta-karotena
(salah satu provitamin A dan juga sebagai antioksidan).

Jika dipotong, buah ini mempunyai penampang yang mirip
bintang, berbiji besar dan berwarna coklat atau putih.
Daging buahnya renyah, rasanya manis dan sedikit asam.
Daun muda waluh juga dapat dibuat sebagai sayur.

* Peristilahan dan ciri khas












Waluh didatangkan ke Indonesia dari benua Amerika
diperkirakan pada abad ke-19 oleh pemerintah kolonial,
meskipun ada kemungkinan sebelumnya juga sudah diperkenalkan
secara perorangan. Jenis yang tumbuh di Indonesia kebanyakan
adalah C. moschata dan C. pepo. Jenis-jenis ini biasanya
dibedakan dari buahnya.

* Cucurbita pepo






















Buah C. pepo biasanya relatif kecil dibandingkan dengan
lainnya, dengan tangkai buah agak membesar di bagian
perbatasan dengan buah, agak bersudut (berjumlah lima),
dan tidak "tenggelam" ke dalam buah.






















Warna buahnya dapat hijau atau kuning, tidak selalu
jingga. Zucchini termasuk dalam C. pepo dan baru
diperkenalkan belakangan ke Indonesia, pada tahun 1980-an
sebagai sayuran eksotik. Di Amerika Serikat, C. pepo
dianggap sebagai pumpkin sejati dan mencakup

* Cucurbita moschata














Buah C. moschata berukuran besar, keras kulitnya, cenderung
berbentuk lonjong. Daging buahnya lunak dengan rasa mulai
dari tawar sampai manis.

Tangkai buah keras, bersudut, membesar di bagian dekat buah,
dan "tenggelam" ke dalam buah. C. moschata mencakup kebanyakan
waluh yang dikenal orang.

* Cucurbita maxima

C. maxima mencakup banyak waluh berukuran besar sampai raksasa.
Meskipun demikian, tumbuhan ini relatif kurang tahan kering
dan panas dibandingkan jenis waluh lainnya.

Batangnya lunak dan tangkai buahnya tidak membentuk
sudut, tidak membesar di bagian dekat buah, dan sangat
tenggelam.

* Klasifikasi ilmiah





















Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Cucurbitales
Famili: Cucurbitaceae
Genus: Cucurbita
L.
Spesies
C. argyrosperma
C. maxima
C. moschata
C. pepo

______________

Penutup
______________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam...!






















____________________________________________________________
Cat :
Giant Pumpkin breaks state record - YouTube
Dhruv Baker meets a pumpkin farmer - YouTube
How to Grow Pumpkins - YouTube
Produção de abóboras no quintal, cucurbitáceas, Frutos da terra, - YouTube
Squash or Kalabasa Farming - How to grow Squash or Kalabasa - Agribusiness Philippines - YouTube






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar