Monday, February 20, 2017

Footwear Japan: Geta, clogs and Terompa (Alas kaki Jepang : Geta, Bakiak dan Terompa)


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Alas kaki Jepang dengan nama
Geta, Bakiak dan Terompa)
___________________________________________________________














__________________

Kata Pengantar
__________________

Para kawan sekalian...!

Geta, Bakiak dan Terompa itulah sebutan umum untuk sandal
yang terbuat dari kayu ini para kawan sekalian.

...dan...

Berikut info lengkapnya.

Selamat menyimak...!

_______________________________

Sekilas info tentang Geta
_______________________________








* Pengertian

Geta (???) adalah alas kaki tradisional Jepang yang dibuat
dari kayu. Pada bagian alas (dai) terdapat tiga buah
lubang untuk memasukkan tali berlapis kain yang disebut
hanao (???). Dua buah hak yang disebut ha ("gigi") terdapat
di bagian bawah alas (sol). Geta dipakai di luar ruangan
sewaktu mengenakan yukata atau kimono yang bukan kimono
formal. Hak tinggi pada geta memudahkan pemakainya berjalan
melewati jalan becek ketika hujan.








Geta dipakai dengan kaki telanjang (sewaktu mengenakan yukata)
atau dengan mengenakan kaus kaki yang disebut tabi. Cara memakai
geta seperti cara memakai sandal jepit, hanao dijepit di antara
ibu jari dan telunjuk kaki. Sewaktu mengenakan yukata, geta
dipakai dengan kaki telanjang. Pemandian air panas (onsen) dan
penginapan tradisional (ryokan) biasanya menyediakan geta
yang bisa dipinjam oleh tamu.

Menurut pendengaran orang Jepang, "karankoron" adalah bunyi
geta ketika dipakai berjalan. Dalam mitologi Jepang, Tengu
mengenakan geta berhak satu seperti dikenakan biksu yang
sedang melatih diri di hutan dan gunung.

* Sejarah








Berdasarkan hasil penggalian di situs arkeologi terungkap
bahwa geta sudah dipakai orang Jepang sejak zaman Yayoi.

Geta diperkirakan dipakai sewaktu bekerja menanam padi di
sawah yang selalu berair agar kaki tetap bersih dan kering.









Dalam esai klasik Makura no Soshi dari zaman Heian disebut
tentang alas kaki yang disebut Kure no ashida (nama lain untuk
geta). Dalam lukisan dari akhir zaman Heian hingga zaman
Sengoku juga sering digambarkan orang yang sedang memakai
geta sewaktu mencuci atau mengambil air.








Pengrajin geta banyak bermunculan sejak pertengahan zaman Edo.
Mereka menciptakan berbagai jenis geta yang membuat geta populer
sebagai alas kaki rakyat. Orang mulai menyebut semua alas kaki
dari kayu seperti bokuri atau ashida sebagai geta. Walaupun
pakaian Barat mulai dikenal di Jepang sejak zaman Meiji,
rakyat tetap mengenakan kimono dengan alas kaki berupa geta.

____________

Penutup
____________










Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam...!



















____________________________________________________________
Cat :
Vintage Japan Geta Shoes - Young Girl's Wooden Footwear
Geta (??) traditional Japanese footwear - with Wageofsins
Walking on Wood - JVT 2012-02
Teknik Bermain Bakiak

No comments:

Post a Comment