Friday, October 5, 2012

"SI RUDE-RUDE (OPERA BATAK 4)"

#SELAMAT PAGI TAPANULI"
(Mengenang carito si rude-rude di Sipirok serta selukbeluknya)" _________________________________________________________

Ehem...ehem...ehem....!

Saya tidak tahu tahun berapa kejadiannya, tapi saya ingat di suatu siang "Balerong Sipirok" di tutupi seng. Di kasih/ dipasang diding seng, hingga tak bisa masuk dari sembarang tempat seperti hari biasanya.

Pada saat melihat kejadian ini, sayup-sayup terdengar olehku pertanyyaan, "Manonton deho annon borngin...?" kata seorang bujing-bujing pada kawannya. Dan bujing-bujing inipun
menjawab, "manonton".

Kejadian ini, saya sampaikan pada ibu saya setelah sampai
di rumah dan ibu saya berkata, "Nagot main doi amang si
rude-rude" ninna.

Karena keinginan yang besar, maka sayapun di bawa seseorang
(koum) untuk menonton si rude-rude tersebut.

Pada saat menonton ini saya melihat, "ada seorang ibu yang
sangat jahat sedang memukuli anaknya, sehingga menangis.
Setelah menagis tiba-tiba ada yang bernyanyi di iringi musik.
Setelah itu saya melihat pertengkaran antara seorang ayah
dengan ibu setelah membicarakan masalah si anak yang
menangis tadi.

Kejadian cerita inipun saya sampaikan pada ibu saya setelah
pulang menonton, dan ibu saya menjawab, "Carito ni namaribu
tiri do nai tonton mi amang".

Para kawan...! Apakah yang saya tonton ini namanya benar
si rude-rude dan apakah "si rude-rude" itu sama artinya
dengan "opera", serta bagaimana sebenarnya sejarah si rude-
rude di tanah batak adalah  hal yang mau saya jawab lewat
tulisan ini.
__________________________________

Info dari situs "Adat Nusantara"
__________________________________

Sebelum menyampaikan pengertian si rude-rude ini, saya telah
terlebih dahulu menanya artinya pada Mr. Google lewat kamus On
line Bahasa Batak - Indonesia. Tapi di jawab sama beliau,
"Hasil pengertian sirude rude tidak ada".

Selanjutnya, saya mencari situs yang berhubungan dengan opera
batak dan saya dapatkan dari "situs Adat Nusantara" Pada
tulisan yang berjudul "opera batak terancam punah" dikatakan :

Opera Batak adalah seni yang menggabungkan antara lakon
(cerita), musik tradicional, dan tari. Seni ini mulai dikenal
Sejak tahun 1920-an dengan berbagai nama, antara lain
parude-rude dan jabalungan, yang artinya mengamen dan
mendongeng. Nama opera Batak mulai dikenal ketika para
misionaris masuk ke pulau Samosir.

Berdasarkan uraian diatas dan dihubungkan dengan apa yang
saya lihat masa kecil di balerong Sipirok, maka saya berke-
simpulan "Si rude-rude itu sama dengan opera, dan keduanya
sama pula dengan apa yang disebut jabalungan.
_______________________

Pengertian Si rude-rude
_______________________

Karena si rude-rude sama dengan jabalungan dan sama pula
dengan opera, maka opera adalah suatu drama musik dramatis
yang mana para aktor menyanyikan sebagian atau semua dari
bagian mereka; perpaduan dari musik, pertunjukan besar
dan drama, dengan musik secara normal memainkan suatu
peran yang dominan (Kutipan dari situs lunggjeff dalam
tulisan yang berjudul, opera batak dimana kau kini)

Sedang kan pada situs "Tano Batak" dalam tulisan yang
berjudul "Perjalanan seni pertunjukan ditanah batak "
dikatakan, Opera Batak merupakan sebuah label dalam budaya
batak. Namun istilah opera sebenarnya lebih akrab di Eropa.
Pengertian opera di Eropa merupakan drama yang dinyanyikan.

Jadi dalam kesenian opera orang sambil berakting, menyanyi
dan sekaligus menari. Yang ketiga unsur tersebut saling
terkait antara satu dengan yang lain. Mulai dari bagian
pertama nyanyian, tarian dan lakon cerita saling terkait.
Jadi orang bisa mengetahui hubungan lagu dengan tarian
dan lakon.
___________________________________________________

Sejarah Singkat Si Rude-rude (opera) di tanah batak
___________________________________________________

Catatan sejarah opera batak dimulai dari sekira tahun 1920-an.
Cikal bakal opera batak dimulai dari pertunjukan seni seperti
Tilhang Parhasapi, Parjamila atau Parjabalungan. Modelnya
seperti pengamen yang pergi berkeliling, berpindah-pindah
dari satu tempat ketempat yang lain atau kerumah-rumah.

Pertunjukannya ada yang dilakukan oleh satu orang saja dan
ada yang harus dilakonkan oleh laki-laki. Misalnya Parjaba
lungan adalah seorang laki-laki, tetapi dirinya juga
melakonkan seorang perempuan. Perempuan pada jamannya tidak
gampang keluar rumah, tampak dijalanan apalagi dalam
pertunjukan karena kuatnya tradisi orang batak.

Kemudian berkembang menjadi sebuah seni pertunjukan yang
diperkaya oleh cerita lakon yang disebut dengan teater.
Timbul pertarungan masuknya budaya baru dan penamaan opera
batak menjadi popular oleh seorang Pastor misionaris sekitar
tahun 1930-an yang bernama Pastor Diego Van Den Bigglar.

Pastor tersebut mempopulerkan opera batak dimulai dari daerah
Mogang Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir. Nama opera batak
yang bertahan hingga kini. Sebelumnya sempat dinamakan tonil,
tonil asia.

Kemudian opera batak mengalami perubahan dengan masuknya
pengaruh teater bangsawan. Teater bangsawan ini merupakan gaya
pertunjukan yang pementasannya khusus untuk keluarga kerajaan.
Sumber ceritanya tetap dari tanah batak tapi pola atau gaya
aktingnya diadopsi dari teater bangsawan ini.

Bahwa sejak dahulu ditanah batak tidak ada teori tentang
lakon atau akting. Diperkirakan ketika para pelaku teater
batak pergi ketanah Deli dan melihat teater bangsawan setempat,
kemudian mengadopsi pola, gaya aktingnya.
...............................................................
Perjalanan pementasan opera batak sendiri di tanah batak sangat
dipengaruhi oleh perkembangan jaman dengan adanya media elektonik
seperti televisi. Pertarungan media dalam menyajikan film-film
juga memberikan pengaruh, karena opera batak dipentaskan secara
langsung dihadapan penonton.

Tapi yang paling mempengaruhi perkembangan opera batak dari
dahulu adalah kurangnya regenerasi. Sehingga tidak dapat
berkembang, bahkan berkelanjutan pun sulit untuk sekarang ini.
Para pemain opera batak terdahulu tidak melakukan Sistem
regenerasi kepada pemain-pemain baru.

Para kawan...! Dengan demikian terjawab sudah pertanyaan-
pertanyaan yang timbul dalam diri penulis (pada alinea 7
tulisan di atas). Semoga dapat menjadi tambahan pengetahuan
kita sekaligus sebagai bukti kecintaan pada budaya batak.

Selamat pagi dan horas...!
__________________________________________________
 Cat :
Bagi kawan yang ingin melihat pembukaan opera batak/sirude-
rude di TMI lewat suara indahnya "Susan Ruth Pakpahan" dengan
judul "Tudia nama au nadangolon", maka si lakan berangkat
dengan ito ini lewat link namanya

Tulisan ini juga erat hubungannya dengan : http://angkolafacebook.blogspot.com/2012/01/mr-tilhang-gultom.html
sebagai tokoh opera/sirude-rude (Mr. Tilhang Gultom) dari tanah batak.
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment