Sunday, November 3, 2013

Dari Kopi Sipirok sampai ke kopi Dunia : Romantisme dalam kelezatan kopi Sipirok



#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar kopi Sipirok, Sumatra Utara, Nusantara
dan Dunia dalam hubungannya dengan romatisme kelezatan kopi)
________________________________________________________

____________

Pengantar
____________
























Jangankan untuk memahami "Kopi Dunia" memahami "Kopi Sipirok"
saja susahnya bukan main...! Begitu mungkin para kawan  berpikir.

Jika memang demikian, sesungguhnyalah penulis juga demkian.
Begitupun kesusahan itu sedikit teratas berkat berkat "Kopi
Liong" yang penulis minum pada saat tulisan ini dituliskan.

Anda ingin ngopi...! Datanglah kerumah para pembaca angkola
facebook.blogspot.com.

Begini...!

Untuk dapat lebih mencintai kopi, khsusnya kopi yang berasal
dari Angkola atau Tapanuli Selatan, berikut infonya l ewat
susunan sub judul :

1. Sekilas Pengertian kopi dan asal muasalnya
2. Pembagian dan Jenis-jenis Kopi
3. Sekilas Kopi Dunia
4. Sekilas Kopi Nusantara (Selain Sumatra Utara)
5. Sekilas Kopi Sumatra Utara
6. Sekilas Kopi Tapanuli Selatan Najolo (Angkola-Mandailing)
7. Sekilasa Kopi Sipirok

Selamat menyimak...!
______________________________________________

1. Sekilas Pengertian kopi dan asal muasalnya
______________________________________________

*Pengertian :

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan
dan ekstraksi biji tanaman kopi.

*Asal kata :

Kata kopi berasal dari bahasa Arab "qahwah" yang
berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai
makanan berenergi tinggi.















Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang
berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi
koffie dalam bahasa Belanda.

Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia
menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

*Hal Biji kopi pertama ditemukan

Era penemuan biji kopi dimulai sekitar tahun 800 SM, pendapat
lain mengatakan 850 M. Pada saat itu, banyak orang di Benua
Afrika, terutama bangsa Etiopia, yang mengonsumsi biji kopi
yang dicampurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi
kebutuhan protein dan energi tubuh.

Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja ketika
penggembala bernama Khalid seorang Abyssinia, mengamati
kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga bahkan setelah
matahari terbenam setelah memakan sejenis buah bery.
















Sumber gambar :
http://kopisipirok.blogspot.com/

Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini kemudian
terus berkembang dan menyebar ke berbagai negara di Afrika,
namun metode penyajiannya masih menggunakan metode
konvensional.

Barulah beberapa ratus tahun kemudian biji kopi ini dibawa
melewati Laut Merah dan tiba di Arab dengan metode penyajian
yang lebih maju.
______________________________________________

2. Pembagian dan Jenis-jenis Kopi
______________________________________________

Kopi pada dasarnya hanya dua jenis yaitu "Kopi Arabika dan
"Kopi Robusta".

1. Kopi Arabika

Kopi dari spesies Coffea arabica memiliki rasa yang kaya daripada
Coffea robusta. C. arabica memiliki banyak varietas. Tiap varietas
memiliki ciri yang unik. Beberapa varietas yang terkenal meliputi:

2. Kopi Robusta

Kopi robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898.
Kopi robusta dapat dikatakan sebagai kopi kelas 2, karena
rasanya yang lebih pahit, sedikit asam, dan mengandung kafein
dalam kadar yang jauh lebih banyak.

Selain itu, cakupan daerah tumbuh kopi robusta lebih luas
daripada kopi arabika yang harus ditumbuhkan pada ketinggian
tertentu. Kopi robusta dapat ditumbuhkan dengan ketinggian 800 m
di atas permuakaan laut.

Selain itu, kopi jenis ini lebih resisten terhadap serangan hama
dan penyakit. Hal ini menjadikan kopi robusta lebih murah.
Kopi robusta banyak ditumbuhkan di Afrika Barat, Afrika Tengah,
Asia Tenggara, dan Amerika Selatan.

Varietas kopi robusta

Salah satu varietas kopi robusta yang terkenal adalah kopi
luwak dari Indonesia dan Kape Alamid dari Filipina.
Biji kopi ini dikumpulkan dari musang luwak. Kopi ini
memiliki rasa yang khas.
_______________________

3. Sekilas Kopi Dunia
_______________________

*Kopi Columbia

Kopi Kolombia (Colombian coffee) - pertama kali diperkenalkan di
Kolombia pada awal tahun 1800. Saat ini kultivar Maragogype,
Caturra, Typica dan Bourbon ditanam di negeri ini. Jika
langsung digoreng, kopi Kolombia memiliki rasa dan aroma yang kuat.
Kolombia adalah penghasil kopi kedua terbesar di dunia setelah
Brasilia. Sekitar 12% kopi di dunia dihasilkan di negara ini
Colombian Milds — Varietas ini termasuk kopi dari Kolombia,
Kenya dan Tanzania. Semuanya adalah jenis kopi arabica yang
telah dicuci.

*Kopi Hawai (Hawaiian Kona coffee)

Ditanam di kaki pegunungan Hualalai di distrik Kona di Hawaii.
Kopi diperkenalkan pertama kali di kepulauan ini oleh Chief
Boki. Ia adalah gubernur Oahu pada tahun 1825.
Jamaican Blue Mountain Coffee — dari Blue Mountains di Jamaika.
Kopi ini memiliki harga yang mahal karena kepopulerannnya.

*Kopi Kenyan
Terkenal karena tingkat keasamannya dan rasanya.

*Kopi Mexico
Memproduksi biji kopi yang keras.

*Kopi Yemen (Mocha)

Kopi dari Yemen dahulunya diperdagangkan di pelabuhan
Mocha di Yemen. Jangan disalahartikan dengan cara penyajian kopi
dengan coklat.

*Kopi Brasilia (Santos)
Memiliki tingkat keasaman yang rendah.


*Tanzania Peaberry
 Tanam di Gunung Kilimanjaro di
Tanzania. "Peaberry" artinya biji kopi ini hanya satu dalam
setiap buah. Tidak seperti layaknya dua dalam satu buah.
Ini biasanya tumbuh secara alami pada 10% dari hasil panen kopi.

*Uganda 
Meskipun sebagian besar penghasil kopi robusta.
Ada juga kopi arabika berkualitas yang dikenal sebagai
Bugishu.
________________________________________________

4. Sekilas Kopi Nusantara (Kecuali Pulau Sumatra)
________________________________________________

*Asal-usul Kopi Masuk Nusantara

Pada era Tanam Paksa atau Cultuurstelsel (1830—1870) masa penjajahan
Belanda di Indonesia, pemerintah Belanda membuka sebuah perkebunan
komersial pada koloninya di Hindia Belanda, khususnya di pulau Jawa,
pulau Sumatera dan sebahagian Indonesia Timur. Jenis kopi yang
dikembangkan di Indonesia adalah kopi jenis Arabika yang didatangkan
langsung dari Yaman.

Pada awalnya pemerintah Belanda menanam kopi di daerah sekitar
Batavia (Jakarta), Sukabumi, Bogor, Mandailing dan Sidikalang.
Kopi juga ditanam di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra,
Sulawesi, Timor dan Flores.

Pada permulaan abad ke-20 perkebunan kopi di Indonesia mulai
terserang hama, yang hampir memusnahkan seluruh tanaman kopi.
Akhirnya pemerintah penjajahan Belanda sempat memutuskan untuk
mencoba menggantinya denga jenis Kopi yang lebih kuat terhadap
serangan penyakit yaitu kopi Liberika dan Ekselsa. Namun didaerah
Timor dan Flores yang pada saat itu berada di bawah pemerintahan
bangsa Portugis tidak terserang hama meskipun jenis kopi yang
dibudidayakan disana juga kopi Arabica.
_______

Pada abad ke-13, umat Muslim banyak mengonsumsi minuman kopi ini.
Kepopuleran kopi pun turut meningkat seiring dengan penyebaran
agama Islam pada saat itu hingga mencapai daerah Afrika Utara,
Mediterania, dan India.

Pada masa ini, belum ada budidaya tanaman kopi di luar daerah
Arab karena bangsa Arab selalu mengekspor biji kopi yang
infertil (tidak subur) dengan cara memasak dan mengeringkannya
terlebih dahulu.

Hal ini menyebabkan budidaya tanaman kopi tidak memungkinkan.
Barulah pada tahun 1600-an, seorang peziarah India bernama Baba
Budan berhasil membawa biji kopi fertil keluar dari Mekah dan
menumbuhkannya di berbagai daerah di luar Arab.

Kopi Sumatera merupakan salah satu varietas kopi yang berasal
dari Sumatera yang bertekstur paling halus dan bercita rasa
paling berat dan kompleks di antara beragam kopi di dunia.

Sebagian besar kopi Sumatera diproses secara kering (dry-processed),
tetapi sebagian lagi melalui proses pencucian ringan (semi-washed).

Kopi Sumatera sangat terkenal dengan Mandheling atau Lintong-nya
yang tumbuh di pesisir selatan pulau Sumatera.

Hal ini merupakan keunikan tersendiri biji kopi Sumatera sehingga
membuatnya menjadi satu dari kopi yang paling dicari di antara
jenis kopi yang ada di dunia.

*Kopi Liberika masuk Nusantara

Pemerintah Belanda kemudian menanam kopi Liberika untuk menanggulangi
hama tersebut. Varietas ini tidak begitu lama populer dan juga
terserang hama.

Kopi Liberika masih dapat ditemui di pulau Jawa, walau jarang
ditanam sebagai bahan produksi komersial. Biji kopi Liberika sedikit
lebih besar dari biji kopi Arabika dan kopi Robusta. sebenarnya,
perkebunan kopi ini tidak terserang hama, namun ada revolusi
perkebunan dimana buruh perkebunan kopi menebang seluruh perkebunan
kopi di Jawa pada khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

Status industri saat ini

Robusta menggantikan kopi Liberika. Walaupun ini bukan kopi
yang khas bagi Indonesia, kopi ini menjadi bahan ekspor yang
penting di Indonesia.

Bencana alam, Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan -
semuanya mempunyai peranan penting bagi kopi di Indonesia.
Pada awal abad ke-20 perkebunan kopi berada di bawah kontrol
pemerintahan Belanda.

Infrastruktur dikembangkan untuk mempermudah perdagangan kopi.
Sebelum Perang Dunia II di Jawa Tengah terdapat jalur rel
kereta api yang digunakan untuk mengangkut kopi, gula, merica,
teh dan tembakau ke Semarang untuk kemudian diangkut dengan
kapal laut.

Kopi yang ditanam di Jawa Tengah umumnya adalah kopi Arabika.
Kopi Arabika juga banyak diproduksi di kebun-kebun seperti
(Kayumas, Blawan, Kalisat/Jampit)di Bondowoso, Jawa Timur.
Sedangkan kopi robusta di Jawa Timur, banyak diproduksi dari
kebun - kebun seperti Ngrangkah Pawon (Kediri), Bangelan
(Malang), Malangsari, Kaliselogiri (Banyuwangi). Di daerah
pegunungan dari Jember hingga Banyuwangi terdapat banyak
perkebunan kopi Arabika dan Robusta.

Kopi Robusta tumbuh di daerah rendah sedangkan kopi Arabika
tumbuh di daerah tinggi. Setelah kemerdekaan banyak perkebunan
kopi yang diambil alih oleh pemerintah yang baru atau ditinggalkan.

Saat ini sekitar 92% produksi kopi berada di bawah petani-petani
kecil atau koperasi.

* Peringkat Kopi Nusantara di Dunia

Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di
dunia dari segi hasil produksi.

Kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan
penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia.
Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok
difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi.

Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan
dan produksi kopi.

*Kopi Nusatara yang populer dalam penyebutan

1. Kopi Jawa (Java coffee)

dari pulau Jawa di Indonesia. Kopi ini sangatlah terkenal
sehingga nama Jawa menjadi nama identitas untuk kopi.

2. Kopi Kalasi dari Toraja Sulawesi

Ditanam di daerah pegunungan tinggi di Sulawesi. Kalosi adalah nama
kota kecil di Sulawesi, yang merupakan tempat pengumpulan kopi
dari daerah sekitarnya. Toraja adalah daerah pegunungan di
Sulawesi tempat tumbuhnya kopi ini. Kopi dari Sulawesi ini
memiliki aroma yang kaya, tingkat keasaman yang seimbang
(agak sedikit lebih kuat dari kopi Sumatra) dan memiliki
ciri yang multidimensional.

Warnanya coklat tua. Kopi ini cocok untuk digoreng hingga
warnanya gelap. Karena proses produksinya, kopi ini dapat
mengering secara tidak teratur. Walau demikian biji yang
bentuknya tidak teratur ini dapat memperkaya rasanya.

Campuran

Biji kopi biasanya dicampur untuk keseimbangan rasa dan
kompleksitas aromanya. Salah satu campuran tradisional
yang tertua adalah Mocha-Java, terdiri dari biji kopi yang
sama namanya. Rasa coklat yang khas sangatlah cocok dengan
Cafe mocha, yang merupakan minuman kopi yang dicampur dengan
coklat. Saat ini campuran Mocha-Java biasa dicampur dengan
varietas lainnya untuk menciptakan ciri khas yang unik.

Banyak perusahaan kopi yang memiliki campurannya tersendiri.
Beberapa biji kopi sangatlah terkenal dan oleh sebab itu
memiliki harga yang lebih mahal dari biji kopi lainnya.
Jamaican Blue Mountain dan Hawaiian Kona mungkin adalah contoh
yang baik. Biji kopi ini sering dicampur dengan biji kopi
lainnya yang tidak seberapa mahal dan dengan itu nama campuran
ini disebut blend (seperti "Blue Mountain blend" atau "Kona
blend"), walau hanya sedikit biji kopi dari jenis itu yang
digunakan.
_________________________________

5. Sekilas Kopi di pulau Sumatra
_________________________________

Kopi Sumatera merupakan salah satu varietas kopi yang berasal
dari Sumatera yang bertekstur paling halus dan bercita rasa
paling berat dan kompleks di antara beragam kopi di dunia.

Sebagian besar kopi Sumatera diproses secara kering (dry-processed),
tetapi sebagian lagi melalui proses pencucian ringan (semi-washed).

Kopi Sumatera sangat terkenal dengan Mandheling atau Lintong-nya
yang tumbuh di pesisir selatan pulau Sumatera.

Hal ini merupakan keunikan tersendiri biji kopi Sumatera sehingga
membuatnya menjadi satu dari kopi yang paling dicari di antara
jenis kopi yang ada di dunia.

*Kopi Aceh

Gayo Coffee — berasal dari Dataran Tinggi Gayo — Gayo adalah
nama Suku Asli di Aceh — yang meliputi Kabupaten Aceh Tengah
dan Bener Meriah.

Kopi Sumatera yang tumbuh lebih ke arah Barat dikenal sebagai
kopi Gunung Gayo. Kopi Gayo Sumatera dideskripsikan sebagai
kopi yang bercita rasa manis dan bersih. Ahli kopi yang ingin
membeli kopi Sumatera biasanya melihat ketuaan dari biji kopi
Sumatera. Biji kopi ini mengeluarkan rasa “tanah” dan “rempah”.

Kopi Aceh
Kopi Aceh memang telah menjadi andalan Indonesia dalam hal produksi
dan keunggulan mutu. Pasalnya sekitar 40 persen biji kopi Arabica
tingkat premium dari total panen kopi di Indonesia merupakan hasil
produksi dari daerah Aceh. Produksi Perkebunan Rakyat di Aceh pada
tahun 2010 mencapai 50.774 ton. Produksi kopi di Indonesia setiap
tahunnya rata-rata mencapai 600 ribu ton dan lebih dari 80 persen
produksi biji kopi tersebut berasal dari seluruh perkebunan rakyat
di Indonesia.

Kopi Gayo Aceh memang memiliki cita rasa khas dan sudah diakui oleh
seorang pakar uji cita rasa (cupper) kopi dunia, Christopher
Davidson. Keberadaan kopi gayo juga tak lepas dari sejarah
panjang penjajahan Belanda di Aceh bagian tengah pada awal abad ke
10. Pada tahun 1918 pemerintah Belanda menjadikan kopi gayo sebagai
produk masa depan, hal ini seiring dengan tingginya minat pasar
mancanegara terhadap keunikan cita rasa kopi gayo Aceh.

Sebagian besar komoditas kopi arabika Gayo tersebut dikembangkan
di tiga kabupaten yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Total perkebunan kopi Gayo Aceh pada tahun 2010 mencapai sekitar
94.500 hektare, terdiri dari 48.500 hektare di Aceh Tengah, 39.000
hektare di Kabupaten Bener Meriah, dan 7.000 hektare di Gayo Lues.

*Kopi Sidikalang – Sumatera Utara

Kopi sidikalang sudah terkenal akan cita rasanya yang mantap,
bahkan bukan hanya di dalam negeri tetapi sampai ke luar
negeri. Salah satu pesaing kenikmatan kopi Sidikalang adalah
kopi brazil, yaitu salah satu kopi terbaik di dunia.

Sidikalang adalah ibu kota Kabupaten Dairi, terletak di daerah
pegunungan nan sejuk. Menurut para ahli kopi, kekhasan Kopi
Sidikalang didapat dari kombinasi hawa dingin dan jenis tanah
di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian 1.500 meter di atas
permukaan laut.




Di Sumatera Utara terdapat tiga daerah penghasil kopi terbaik
yaitu Lintongnihuta, Mandailing, dan Sidikalang.

*Kopi Lampung

Kopi Lampung cukup pantas dikategorikan sebagai salah satu kopi
terbaik Indonesia karena keistimewaan aroma dan rasanya yang khas.
Jenis kopi yang dibudidayakan oleh kebanyakan petani kopi di daerah
lampung adalah jenis Kopi Robusta.

Sebagian besar perkebunan kopi Lampung di dataran tinggi Lampung
merupakan perkebunan rakyat yang terpusat di daerah Lampung Tengah,
Lampung Barat, dan daerah Tanggamus.
______________________________________________________

Sekilas Kopi Tapanuli Selatan Najolo (Angkola-Mandailing)
______________________________________________________


















Kebun kopi di Padang Sidempuan, 1925





















Informasi lebih lanjut dapat diketahui lewat link :
http://akhirmh.blogspot.com/2013/09/kopi-sipirok-di-angkola-dan-kopi.html
________________________

Sekilas Kopi Sipirok
________________________

*Perkiraan kopi di Sipirok mulai di tanam

Menurut hemat penulis, kopi di Sipirok diperkiraan sudah ada
di tahun 1830-1870. Kopi ini dibawa pihak Belanda dari Yaman
untuk kemudian ditanam di sumatra Utara dan pulau Jawa.



















Kopi yang dibawa dari Yaman ini jenisnya "Arabika". Dan di awal
abad 20-an kopi "Arabika" ini kemudian terserang hama yang
menyebabkan pihak Belanda memasukkan lagi kopi ke Indonesia
dengan jenis Liberika dan Ekselsa.

Kopi Liberika dan Ekselsa ini kemudian terserang hama juga.
Dan tidak hanya di Pulau Sumatra, juga di pulau Jawa dan
Indonesia Timur sebagian.

*Kopi di Sipirok pernah ditebang secara besar-besaran

"Anehnya, kopi yang terserang hama di Daerah Indonesia Timur,
hanyalah kopi yang dalam pengawasan pihak Belanda. Sedangkan
kopi di daerah Indonesia Timur yang dalam pengawan Portugis
tidak terserang hama". Demikian wikipedia menyebutkan.

Karena itu ada asumsi, hama yang dimaksud bukanlah hama
tanaman kopi, tapi hama revolusi perkebunan dimana para
buruhnya tak terkecuali daerah Tapanuli Selatan atau Sipirok
menebang semua tanaman kopi dari pihak Belanda.

*Kopi Sipirok dan Masa Lalu

Mengetahui gambaran sejarah Kopi di Sipirok seperti tertulis
diatas, penulis jadi berpikir, "Andailah pada masa revolusi
perkebunan dulunya tidak ikut orang Sipirok menebang kopi
mereka bukan tidak mungkin kopi di Sipirok akan lebih banyak
jumlahnya dari pada yang ada sekarang ini.

Fakta berkata, tidak semua kopi di Sipirok di tanam secara
sengaja oleh orang Sipirok. Cukup banyak juga kopi-kopi
di Sipirok yang tumbuh dengan sendirinya di gunung-gunung,
tor-tor atau bukit-bukit yang dibawa Misang ataupun luwak.

Semoga dimasa sekarang, tidak terjadi lagi revolusi kopi
di Sipirok, hanya karena orang Sipirok berpikir harga kopi
terlalu murah dan kebutuhan sekolah anak terlalu tinggi.
Atau mengapa saya tidak punya batang kopi, sementara saya
harus mengopi.

Atau sapala nasusa noma, itaba noma sude batang nikopion,
sorap manaonkon be...!" katanya sambil pakaluar gupak
sian suhul nai. Semoga tidak terjadi...!



















*Kopi Sipirok dalam romatisme keluarga

"Ibarat gupak pas tusuhulna, ibarat gule pas tudaina" Seperti
itulah perkiraan penulis cara orang Belanda dulu mengapa di
Sipirok harus ditanam kopi.

Sipirok dengan ketinggian kurang lebih 1200 m dari ombak
di Sibolga menyebabkan tanah Sipirok dengan gunung Sibualbuali
ini pas untuk tempat tumbuhnya kopi torabika.

Begitu juga dengan orang Sipirok itu sendiri yang setiap
harinya di soro ombun manyoronya gunung sibualbuali menyebabkan
mereka suka akan kelezatan kopi. Dan rasa suka kopi ini tidak
saja terjadi pada bayo-bayo juga pada boyu-boyu.

Pada bayo-bayo, mereka bukan saja mengopi di kode-kode, tapi
juga mengopi di rumahnya. Mereka para pengopi di rumah ini,
tak jarang pula marsiurupan dalam "mancecepnya".


















"Huskus...tonggi...tabo kopi nai ate abang" kata seorang
istri pada sumainya yang baru saminggu dope mandasor.
Dan sang sumai menjawab, "Huskusan madaho anggi...!"
katanya pula untuk kemudian mengambil kopinya karena
takut dihabiskan istrinya.

Atau ....!



*Penamaan "Kopi Sipirok" dalam hubungannya dengan wilayah

1. Kopi Sipirok atau Sipirok Kopi tentunya bagian dari apa yang di
namakan "Kopi Tapanuli Selatan". Dan kopi Tapanuli Selatan yang
dalam hal istilah lama bisa jadi maksudnya Kopi Angkola atau Kopi
Mandailing

2. Kopi Angkola atau Mandailing juga merupakan bagian dari apa yang
dinamakan "Kopi Sumatra Utara" disamping kopi Sidikalang yang memang
kepopulerannya diatas kopi Tapanuli Selatan.

3. Kopi Sipirok adalah kopi yang dengan sendirinya berasal dari
daerah Sipirok. Bisa maksudnya kopi Arabika atau Kopi Robusta
atau kopi campuran. Kopi ini jika dilihat dari merk antara lain
"Kopi Pinabar, Kopi Serasi, Sipiroc Kopi, dll.

*Produck Kopi Dari Sipirok dilihat dari Merk

Tak banyak yang penulis ketahui mengenai produck atau merek dagang
apa saja yang digunakan oleh orang Sipirok dalam memasarkan kopinya
ini khsusnya di daerah sumatra Nusantara atau Dunia.

Begitupun...!

Jika kita melihat dari nama yang orang Sipirok gunakan, maka kita
tahu paling tidak telah ada 3 Merk dagang yang menyebar di dunia
maya ini mengegenai "Kopi Sipirok"

1. Kopi Pinabar (Asal Sipirok)




















\
Sumber gambar :
http://rahmatnawisiregar.wordpress.com/2012/06/29/kopi-sipirok/


Menurut hemat penulis, kopi "Pinabar ini adalah kopi yang berasal
dari Sipirok" karena Pinabar itu adalah kepanjangan dari "pining
Nabaris" yang memang nama salah satu desa di Sipirok.

Seingat penulis kopi pinabar ini sudah sangat lama di produksi di
Sipirok dan bisa jadi sudah ada sekitar tahun 1972-an, karena
pada masa ini (Penulis SD) sering dibawa orang tua penulis untuk
belanja ke pasar setiap hari Kamis dan salah satu yang selalu
dibeli orang tua penulis adalah kopi yang berasal dari Pining
nabaris ini.

*Pada masa itu kopi ini belum dijual pake kemasan seperti gambar
diatas, tapi dijual pake "Takar"  (Istilah orang Sipirok pada
alat ukur yang terbuat dari kaleng susu).

Satu hal yang memberi kesan pada penulis, mengenai kopi "Pinabar"
ini adalah "Aromanya". Sungguh sangat terasa keasliannya ketika
penulis lewat dari Pinabar ini pada saat sekolah di SMA Negeri 1
Sipirok.

Singkat kata dari penulis...!

"Majulah Kopi Pinabar bersama aroma khasnya dan nikmati kalian
para kawan aroma kelezatannya...!"


















2. Kopi Serasi

























Sumber gambar :
http://3youngf.blogspot.com/


Terhadap kopi serasi ini penulis ingin berkata, "Serasi benar itu
photo kopi serasi dengan ulos bataknya atau paroppanya'. Sepertinya
Bubuk Kopi Asli Karya Serasi ini ingin berkata, bahwa kopi serasi
Sipirok cocok juga digunakan untuk acara-acara adat.

Okelah siapapun anda yang mengkodak keserasian photo kopi serasi
ini anda pantas untuk diberi nilai 10. Dan jika anda masih muda
andapun pantas untuk dicalonkan jadi phografer handal asal Sipirok.
Hahahaha...

Tak banyak pula yang penulis ketahui mengenai "Kopi Serasi" ini,
tapi jika kita menyimak salah satu tulisan pada motor atau mobil
angkutan umum asal Sipirok yang bernama "Sipirok Nauli" sepertinya
tergambar kedekatannya.

Dan jika ingin tahu kedekatan tersebut, berikut link atau
pangiteannya :
..........................

Mengacu pada link dan tulisan diatas penulis ingin berkata :

Selamat dan sukses untuk "Bubuk kopi Asli, Karya Serasi Sipirok"
atas dapat bertahan dan bersaingnya dengan kopi-kopi lainnya
di daerah Sumatra dan Nusantara.

Majulah kopi Serasi Sipirok...!

Dan untuk anda pembaca angkolafacebook.blogspot.com, jika
situasi dan kondisi memungkinkan, nikmati jugalah keserasian
kopi serasi ini dengan lidah serasi anda.






















3. Kopi Sipirock (Sipirock Coffee)










Sumber gmabar :
http://www.sipirockcoffee.com/about.html
























Sumber gambar :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2013/09/halal-bil-halal-ikapsi-jakarta-2013.html












Pertama kali penulis ketahui keberadaan kopi ini ketika dilaksanakan
"Halal bil halal IKAPSI 2013 di Gedung Serbaguna Ragunan - Jaksel.

Panitia halal bilhalal pada waktu itu mengatakan, bahwa kopi ini
adalah kopi torabika yang berasal dari Sipirok, dengan salah satu
wilayah pemasarannya adalah "Jakarta Raya". Karena itu pula acara
Halal bilhalal tersebut "Sipirock kopi" ini adalah slah satu
sponsornya.

Salah satu yang menarik dari Sipirokc Kopi ini adalah penggunaan
huruf "C" pada istilah "Sipirock". Penulis tidak tahu apa maksudnya,
namun terasa memberi kesan bahwa kopi ini "Cukup Berkelas" dan
dan terasa seperti berhubungannya dengan "Brazilia", sebagai negara
penghasil kopi torabika terbesar di dunia.

Bagi anda yang tinggal di wilayah Jabodetabek...! Jika tertarik
menikmati orama khas "Sipirock Kopi" ini, anda dapat menghubungi
mereka para kawan yang jadi pengurus IKAPSI Jakarta.

Atau anda datang saja langsung ke .....
Dan kalau bisa datanglah kawan hari Kamis sekitar jam 17.00 Wib,
Karena anda bukan saja dapat menikmati kelezatan "Siprock Kopi",
juga anda mungkin dapat menikmati, sajian musik yang bukan saja
dalam syair Tapanuli juga dalam syair ....

"Majulah Sipirock Kopi...!" itu kata intinya.

4. Kopi Ahadope

Kopi ahadope adalah juga kopi yang berasal dari Sipirok. Kopi ini
sesungguhnya sudah punya merk dagang, tapi belum mereka promosikan
lewat media internet ini atau sudah mereka promosikan tapi penulis
tidak mengetahuinya.

Bisa juga "Kopi Ahadope" ini adalah kopi yang sudah punya merk
dagang pada suatu masa, tapi kemudian berhenti karena sesuatu hal.
Hal bisa jadi karena tak kuat bersaing atau hal lainnya, seperti
kopi tanamannya atau tanaman kopinya sudah tidak bagus lagi karena
kurang perawatan, dll.

Pun "Kopi Ahadope" ini adalah kopi, yang mana belum punya merk
dagang, tapi pemiliknya selalu menjual kopi di pasar Sipirok
atau kota-kota lainnya.

Terhadap "Kopi ahadope" ini, penulis menyarankan pada masyarakat
Sipirok dan sekitarnya agar segera "Mempromosikan Keberadaan
Kopinya di Media Internet ini".

Dengan mempromosikan Kopi Sipirok lewat media internet ini,
berarti anda telah memperkenalkan kopi Sipirok pada dunia.
Dan itu artinya anda telah melakukan usaha "Untuk memajukan
huta anda".

Huta anda Tapanuli Selatan bukan...?

O...Tapanuli Selatan
tano haholongan khi
tano hasorangan
malungun do au disi

video


__________

Penutup
__________

Para kawan...!

Info tentang kopi ini akan penulis tutup dengan uraian dari :
http://akhirmh.blogspot.com/2013/09/kopi-sipirok-di-angkola-dan-kopi.html

Katanya :

Dalam peradaban modern hanya ada tiga minuman non alkohol yang penting,
yakni: esktrak tanaman teh, ekstrak biji kakao dan ekstrak biji kopi.
Jumlah konsumsi teh merupakan yang terbanyak, kemudian kopi berada di
urutan kedua,  dan kakao berada di posisi ketiga.

Akan tetapi dalam perdagangan internasional kopi menempati posisi
terpenting. Keutamaan kopi adalah karena kopi memiliki tempat yang
penting dalam diet rasional semua masyarakat di dunia. Kopi juga
dianggap sebagai minuman yang demokratis.

Kopi tidak hanya modis dan menjadi gaya hidup (life style), tetapi
juga minuman favorit para pria dan wanita dari semua lapisan.
Rasa kopi juga telah diakui sebagai rasa yang paling menyenangkan
di seluruh alam.

Kopi menghasilkan rasa dan aroma yang tak terlukiskan dan tidak
akan ada pengganti kopi. Konten kopi mampu meningkatkan kapasitas
kerja otot dan mental tanpa reaksi yang berbahaya. Inilah gambaran
romantisme tentang kopi, tak terkecuali "Romantisme Kopi Pinabar,
Serasi dan Sipirock Koffee".

Sebuah lagu romamantisme untuk anda dari "Sipirock Coffee".

Musik...!
Mana dia, lama kalipun...!
Musik...!
Musik...kkkk...kkkk...!

Jangan berkata tidak bola kau jatuh cinta
terus terang sajalah buat apa berdusta

Cinta itu anugrah maka berbahagialah
sebab kita sengsara bila tak punya cinta

Rintangan...

video




Akhir kata...! Selamat malam dan horas...!
___________________________________________________________
Cat :
*Sumber utama wikipedia, pengetahuan dari para orang tua di
Sipirok dan status-status FB


PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment