Wednesday, January 8, 2014

Marokkap dung Matua / Menikah di usia senja (Marboru Batak 6)


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar marokkap di dung matua ataupun
menikah di usia senja di tano batak, nusantara dan dunia)
_______________________________________________________


























__________

Pengantar
__________



Adalah video musik yang menjadi sumber inspirasi untuk mengetahui
lebih banyak mengenai "Marokkap dung matua" atau "Menikah di usiatua/
senja"

Keinginan mengetahui ini ternyata tidak hanya sebatas marokkap dung
matua di tanah batak, juga ingin mengetahui di nusantara dan dunia.

Berikut infonya sebatas pengetahuan penulis dengan dukungan
beberapa situs. Selamat menyimak...!
_________________________________

Pengertian marokkap dung matua
_________________________________

Arti Khusus :

Mengacu pada syair fideo di atas, maka yang dimaksud dengan
"Marokkap dung mutua" adalah menikahnya (untuk yang pertama)
seseorang setelah beliau berusia tua/senja (50-60 tahun ke
atas/tdk mutlak).

Arti umum :

Menikahnya seseorang setelah usianya tua / senja (50 th ke atas/
tidak mutlak) baik pada baik pada yang lebih muda, lebih tua
atau se usia serta bisa untuk yang pertama, kedua, tiga dst.
____________________________________________

Marokkap dung matua untuk kelas suku batak
____________________________________________

1. Macam Alasan marokkap dung matua

a. Marokkap karena Takdir

Kelahiran, jodoh dan kematian adalah urusan Tuhan, demikian
yang telah kita ketahui bersama. Tentang jodoh, bisa jadi
seorang putra atau putri batak tidak menemukan sampai usia
50 th. Tapi justru di atas tahun tersebut dan keduanya kemudian
berjodoh atau menikah seperti yang digambarkan lagu "Marokkap
dung matua" di atas.

"Hape dung matua marokkap mahita, boi pajuppang muse" syair
Eddi Silitonga.

b. Marokkap dung matua karena di tinggal mati istri atau suami

Dari hasil pengamatan penulis. sungguh sangat jarang mereka
para orang tua (asumsi 50 th ke atas) menikah kembali setelah
istri atau suaminya meninggal.

Umumnya para orang tua ini lebih suka menghabiskan waktunya
sendiri bersama anak atau cucunya. Begitupun dengan alasan
tertentu tentu ada juga yang menikah.

c. Marokkap karena berpisah

Dengan asumsi 40 th-50 th, mereka para orang tua suku batak
masih cukup sering terdengar menikah kembali, apalagi yang
lelakinya. Sedangkan yang perempuan lebih cenderung untuk
bertahan (tidak menikah lagi dengan alasan tertentu)

d. Marokkap menghindari berita yang bukan-bukan

Bisa jadi menjadi alasan juga, karena orang yang tidak
marokkap sering menjadi bahan guncingan bisik-bisik
tetangga

e. Marokkap di suruh

Tentunya bisa saja terjadi meskipun sudah tua. Anak misalnya
menyuruh orang tuanya menikah lagi dengan alasan tertentu
begitu juga kerabat lainnya.

2. Stimuli atau perangsang marokkap dung matua (Single)

a. Kenangan masa lalu (Ketemu pacar masa lalu); cinta bersemi
kembali, takterbendung, teringat masa SMP, SMA, kuliah atau
gita cinta dari SMA, memori di parsobanan, dll, yang indah-
indah pokoknya.

b. Meninggalnya penghalang; bisa juga menjadi perangsang atau
stimulinya yang biasanya datang dari orang tua yang bersangkutan.

3. Stimuli atau perangsang marokkap dung matua (Single/cerai)

b. Cerai, bisa jadi hal yang paling banyak terjadi dengan
     kemungkinan karena ketidak cocokon dengan istrinya.

b. Selingkuh, istilah umum yang sering ketahuan atau tardapot
    setelah berlangsung sekian lama, bahkan bisa telah punya
    anak atau tidak ketahuan istri resmi sama sekali

c. Keyakinan; menjadi lebih baik atau mendapatkan yang lebih
    baik menurut penilaian yang bersangkutan karena belajar pada
    pengalaman

d. Lagi dipikirkan (ada dipikiran tapi susah menuliskan-pen)

4. Tujuan umum marokkap dung matua :

Memenuhi ajaran agama, mencari yang lebih sempurna, mendapatkan
perhatian/perlindungan, ada yang mengurus, menyalurkan hasrat
biologis, dll.

Beda marokkap dung matua dengan marokkap masih muda

Menurut hemat penulis, perbedaan menyoloknya pada kepentingan
kecantikan dan materi. Artinya mereka yang masih muda cenderung
menikah karena kecantikan, pangkat, atau materi. Sedangkan yang
sudah tua pada kedamaian hati, kenyaman hidup dan terhindarnya
darigosif yang tidak-tidak.

5. Cara Mendapatkan persetujuan dari rokkkap untuk
   merokkap lagi (Proses tanya jawab antara haklahikku dohot
   adaborukku)


1. Di Angka Jae

*Halaklahikku :

Horas adaborukku...!

Adaborukku :

Horas halaklahikku...!

Halaklahikku :

Marab tabotobe holong nahulehen seleleng naon di ho adaborukku
nanggo natanggung-tanggung beda, sampe-sampe idia dalan natigor
dohot napelgogok nanggo hubotobe, hape balosanna ibaenko lek di
padiar ho do au pelgok. Biamai...! Uba naso adong be holongmu
di au adaborukku...?

Adaborukku :

He abang ganteng...! halaklahikku dongan marbadakku, ne madung
jojotdo huingotkon, ulang pardongan aya ni "si Tular" kinnai
manular tuho panyakit pagitcat roha niai, lupaho tu hai, tu
anakmu...dohottu dirimupe bisa lupaho.

Halak lahikku :

Indai alasanna...! pokokna nasoadongbe holongmu diau, homin
hepengku sajo do giotmu. Onpe mangido ijin ma au tuho adaborukku,
aso hujalahi rokkapku nalebih manghaholingi au.

Adaborukku :

Utcok...!
Mai bego ho amang, got marokkapma muse ayamu ningia. Oban jo
tuson gupaki amang...!

Halak lahikku :

Hauwami de gupak adaborukku...! Nanggobotulda...!

Adaborukku :

Unang sai didokkonho...
nahu parsuadaho...
naso cinta au tuho...
ito da hasian...




Di Angkola Julu :

Adaborukku :

Wei...haklahikku...! Adong huida photo ni anak boru
di doppetmi. Photo nise dei...mulai malakna paginjang
roha...?

Haklahikku :

Nahuboto adaborukku... Nadapot-dopot au do dilani-i.
Daripada idege-dege halak, muse ro ma udan mabiar iba
ngali-ngaliania di dalani, ibo roha, jadi hupamasuk tu
doppet ki.

Adaborukku : 

Oooo...! Maidia anggo songoni photokki nai doppetmi
halahikku...?

Haklahikku :

Mayup tai adaborukku...waktu maridi au di aek batang
gadis. Sannari narohakku malalu di lauti.

Adaborukku :

Oisda Tuhanku...! Dappor ni namarhalaklahi on. Betak na

otope sanga napistar inda mangarti iba.

_____________________________________________________

Marokkap dung matua untuk kelas pernikahan Nusantara
_____________________________________________________

* Pernikahan Massal (Dari nikah siri menjadi nikah resmi)-Jakarta
















'
Di penghujung tahun 2008 ini, mungkin saat yang paling berbahagia
bagi 727 pasangan calon pengantin. Meskipun pagi ini cuaca mendung,
namun raut wajah mereka sangat cerah.

Selasa, 23 Desember 2008, ratusan pasangan calon pengantin  ini,
akan menikah massal di Masjid Assahar yang berada di belakang Kantor
Walikota Jakarta Barat, Puri Kembangan, Jakarta Barat. Mereka
berasal dari delapan kecamatan di Jakarta Barat.

Rupa-rupa yang menikah. Ada yang pedagang, kuli bangunan dan
bahkan pengangguran. Begitu juga umur pasangan yang menikah,
mulai dari yang paling muda dan yang paling tua.

Mas'ud, 70 tahun dan Mardiah, 59tahun adalah pasangan yang paling
tua yang akan melaksanakan ijab kabul di depan penghulu.

Kepada VIVAnews, Marni yang kerap mengumbar senyum  malu-malu
mengungkapkan rasa bahagia hari ini. "Saya sudah tiga  kali menikah,"
kata Marni.

Berita lebih lanjut di :
.......................

















“Ploong…!” Kalimat itu langsung terlontar dari pasangan Kromo
Diharjo, 88 dan Khusni, 70 warga Colomadu, Kabupaten Karanganyar
seusai seusai akad nikah di Masjid Al Hadi Mustaqiem Jl Bayangkara,
Tipes, Kecamatan Serengan, Minggu (10/2/2013) pagi.

Harapan pasangan ini untuk bisa menikah secara resmi dan diakui
negara akhirnya terlaksana.

Selama ini beberapa tahun mereka hanya menikah secara siri dan
sah dimata agama, namun belum sah dimata negara. Tak ayal momentum
nikah massal yang diselenggarakan Yayasan Amal Sahabat dalam
rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tak disia-siakan
oleh pasangan tersebut. Kromo-Khusni merupakan pasangan tertua
yang mengikuti nikah massal gratis. Usianya memang kian senja,
namun semangat untuk menjalankan sunah rasul tetap dijalankan.
“Plong, senang sekali bisa nikah sah. Gratis pula,” ujar Khusni
kepada Solopos.com.

Berita lebih lanjut di :
http://www.solopos.com/2013/02/10/usia-88-tahun-ikut-nikah-massal-gratis-rasanya-plong-377529

* Menikah kembali karena istri meninggal

USIA senja tak menghalangi pelawak Doyok untuk menikah kembali.
Setelah satu tahun lebih ditinggal Sahidah, sang istri untuk
selamanya, Doyok berniat menikahi Nova Fauziah. Tak tanggung-tanggung,
perempuan pilihannya berusia sangat muda, yakni 19 tahun.

Menikahi wanita belia di usia senja juga dijalani pelawak sekaligus
anggota DPR Nurul Qomar. Pria berusia 46 tahun ini beralasan
menikahi istri keempatnya untuk memenuhi kebutuhan biologisnya.
"Kehidupan seksual lebih sehat," canda Qomar.

Sementara Marini Soerjosoemarno menganggap pernikahannya di usia
ke-56 lebih matang dari tiga pernikahan sebelumnya. "Justru di
usia kita (senja) lebih banyak berpikir ketimbang rasa," kata
istri Burhan Nur Abdullah ini.

Keyakinan serupa diutarakan Cut Yanti. Sebelum menikah dengan
Muhammad Hanif, Cut Yanti sempat menjanda delapan tahun. Saat
itu dia belum berpikir untuk menikah kembali karena sulit
menemukan pria yang juga bersedia bertanggung jawab terhadap
anaknya.

Lain lagi dengan Reggy Lawalata. Ibu dari Oscar Lawalata dan Mario
Lawalata ini 20 tahun hidup tanpa suami. Di saat kedua putranya
sudah tumbuh dewasa, dia baru sadar butuh kehadiran pria untuk
berbagi pengalaman hidup. "Saya juga manusia normal, perlu share
tentang kehidupan anak-anak," ujar perempuan yang menikah dengan
Nick Bricnell di usia 43 tahun ini.

Psikiater Dadang Hawari menilai wajar pasangan yang menikah relatif
senja. Asalkan mereka menikah dengan dasar saling mencinta, rasa
aman, dan terlindungi. Dadang kurang sependapat bagi pasangan
senja yang menikah dengan alasan materi ataupun biologis.
"Agar terhindar dari fitnah," ujar pria berkacamata minus ini.

Sumber :
http://www.sctv.co.id/infotainment/artis-menikah-di-usia-senja-berkisah_12213.html
_________________________________________

Marokkap dung matua untuk kelas di dunia
_________________________________________

* Bikin photo pernikahan di usia senja (Cina)

















Pasangan suami istri (pasutri) ini telah menikah selama 88 tahun
dan akhirnya baru pertama kali membuat foto pernikahan mereka.
Pengambilan foto menjadi hal yang baru bagi pasangan tersebut.
Seperti di lansir The Sun, Kamis (8/11/2012), Wu Conghan dan
istrinya Wu Sognshi, telah menikah sejak tahun 1924 dan telah
bersama-sama hampir sembilan dekade.

Foto pernikahan pasangan tua China (Foto: The Sun)Kamera saat itu
belum dikenal di China ketika mereka menikah sehingga kenangan-
kenangan pernikahan mereka tidak ada. Pasangan itu pun memimpikan
memiliki foto pada saat pernikahan mereka.

Keinginan mereka menjadi kenyataan setelah sebuah perusahaan lokal
menawarkan bantuan membuat foto pernikahan pasangan lanjut usia itu.

Conghan dan Sognshi menggunakan pakaian pengantin lengkap dengan
riasannya. Pengantin wanita memakai gaun full-length beserta kerudungnya.

Upaya ini merupakan inisiatif kerja sama antara relawan fotografer
untuk membantu pasangan yang sudah lanjut usia dan belum memiliki
album foto. Inisiatif ini bisa mewujudkan impian bagi mereka yang
ingin memiliki rekaman momen bersejarah itu.

Sumber: 
http://international.okezone.com/read/2012/11/08/214/715436/setelah-88-tahun-menikah-pasutri-buat-foto-pernikahan
http://pojokpulsa.co.id/setelah-88-tahun-menikah-pasutri-buat-foto-pernikahan/

* Hidup bersama 80 th baru akad nikah (Paraguay)




PERNIKAHAN bagi warga Barat sudah dianggap tidak lagi berarti.
Hal ini terbukti dengan lumrahnya hidup bersama antara pria dan
wanita tanpa ikatan pernikahan. Parahnya lagi, mereka bisa hidup
bersama hingga berusia lanjut.

Menurut sebuah laporan, sepasang kekasih berusia lanjut asal Paraguay
dikabarkan telah meresmikan pernikahan mereka setelah hidup bersama
selama 80 tahun!

Meskipun duduk di kursi roda, Jose Manuel Riella yang berusia 103 tahun,
telah mengikrarkan janji hidup bersama pasangannya, Martina Lopez yang
berusia 99 tahun.

Berita lebih lanjut di :
http://www.islampos.com/kedua-lansia-ini-baru-menikah-setelah-80-tahun-kumpul-kebo-83067/
________________

* Pernikahan paling senja (Pernikahan tertua) - London












London–Pasangan asal Inggris yang sudah berusia lanjut namun
terbukti berjiwa muda baru saja melangsungkan pernikahan.

Mereka adalah Ted Parsons, 98 tahun dan Jean Reed berusia 90 tahun.
Setelah berpacaran selama 20 tahun, mereka akhirnya meresmikan
hubungan mereka.

Saat ini mereka tercatat sebagai pasangan tertua di Inggris yang
baru melangsungkan pernikahan. Mereka menikah di Kingston Register
Office dan hampir saja memecahkan rekor dunia sebagai pengantin
tertua.

Sayangnya, rekor masih tetap dipegang oleh pasangan sebelumnya
yaitu Lillian Hartley 95 tahun dan Allam Marks 98 tahun.

Bicara tentang masa-masa pacaran mereka berdua, Ted menjelaskan
bahwa mereka biasa pergi berkencan, namun tak ada hal yang
terlalu romantis karena mereka sama-sama sudah dewasa dan tua.

“Jika aku harus berlutut untuk melamarnya, mungkin aku butuh
bantuan untuk berdiri lagi,” seloroh Ted, seperti dilansir
merdeka.com dari Daily Mail (04/10).

Mereka bertemu 20 tahun lalu ketika Ted yang seorang pelukis
mengunjungi rumah Jean di New Malden. Mereka memilih upacara
pernikahan yang sederhana.

Lebih lanjut di :
http://pikirreview.com/berita/setelah-pacaran-20-tahun-di-usia-90-baru-menikah/

* Pernikahan senja dalam tautan usia (Malaysia)






















Seorang wanita tua asal Malaysia berusia 108 tahun tinggal kembali
bersama suaminya, seorang pria yang 70 tahun lebih muda, setelah
setahun terpisah saat pria itu menjalani program rehabilitasi narkoba.

Wook Kundor menjadi berita utama pada tahun 2006 ketika ia menikah
dengan Muhammad Noor Che Musa, yang kini berumur 38 tahun. Foto-foto
pernikahan pasangan itu menghiasi halaman-halaman koran regional.
Pasangan ini kembali bersama, Kamis lalu, setelah Muhammad menyelesaikan
12 bulan masa rehabilitasi sukarela untuk masalah narkoba di Kuala
Lumpur, lapor harian berbahasa Melayu, Utusan Malaysia.

Berita lebih lanjut di :
http://catatan-sang-pemimpi.blogspot.com/2010/10/wanita-berusia-108-tahun-menikah-dengan.html

* Pernikahan dan romatisme pada perang Dunia ke-II (Rusia)


















Harold Knapke (91) dan Ruth Knapke (89) pertama kali bertemu
saat keduanya masih duduk di Sekolah Dasar. Romantisme cinta
mereka dimulai ketika Perang Dunia II meletus.

Tak lama setelah itu, pasangan ini menikah. Sepanjang nyaris
66 tahun umur pernikahan mereka, Harold dan Ruth hidup saling
mengasihi. Hingga maut memisahkan mereka, hanya terpaut 11 jam
saja.

Harold dan Ruth meninggal pada 11 Agustus lalu di Versailles Health
Care Center di Russia, Ohio (AS). Anak-anak mereka mengatakan,
sembilan hari setelah keduanya meninggal seharusnya menjadi hari
peringatan ulang tahun perkawinan pasangan ini yang ke-66.

Sumber :
http://www.tribunnews.com/internasional/2013/08/29/pasangan-ini-meninggal-di-hari-yang-sama-setelah-66-tahun-menikah
______________

Penutup
___________

Demikian info sekitar marokkap dung matua baik dalam kelas
suku batak, nusantara maupun dunia.

Dan postingan ini akan penulis tutup dengan pertanyaan yang
tak perlu ditanyakan :

1. Berapa kalikah anda merencanakan marokkap selama hidup anda...?

2. Jika anda sudah marokkap dan ingin marokkap kembali secara
   resmi, beranikah anda minta ijin sama istri anda...?

3. Jika anda punya dua rokkap satu yang resmi dan satu lagi yang
   tidak resmi, strategi apakah yang harus anda gunakan jika
   rokkap yang tidak resmi anda minta di resmikan juga...?
 
4. Jika tidak ketahuan, tip apakah yang ingin anda sampaikan
   pada yang lainnya agar tidak ketahuan juga...?

Selamat malam...! "Jadilah perokkap batak nadengan-dengan anggia,
karena cara berokkap anda bisa jadi akan ditiru anak anda juga".
ning Sutan Baginda Raja Pakkotuk Hata si Huta.

Para perokkap batak...!

Ah...hhhh...ate....ateon on attong ate...!
bisa do mambaen iba satonga mate dohot tibu mate...!
"Akka peristiwa niba naposo nagot ingot-ingiton padahal
iba masatonga oppu-oppu" ning Oppu adaboru tu oppu adaboru.

Musik...!

Sipata di hatuaonkon...
olodo taringot au tuho...
hundul ma au martutuk kian
huhut manetek ilukki...



Imada  ate...!

Molo nabisa iba marokkap dohot haholongan niba najoloi, akka
anak nibama sugari ate...!" ning oppu adoboru muse tu oppu adaboru.




______________________________________________________
Cat :
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment