Friday, October 9, 2015

Sepatu / Alas Kaki : Sepatu Ceko, Sepatu Khungfu dan Sepatu '80-90'an


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Sepatu / Alas Kaki khsusnya info sekitar
Sepatu Ceko dan sepatu sekolah Angkola 80-90'an)
___________________________________________________________________
















___________________

Kata Pengantar
___________________

Begini para kawan sekalian...!

Di Th. 80'an dalam istilah Angkola ada namanya "Sepatu Ceko",
sepatu ini umumnya dipakai anak sekolah setingkat SD Titik.
Bahannya dasarnya dari karet dan warna umumnya putih Titik.

Selain sepatu ceko ada juga namanya "Sepatu Pramuka" dengan
warna umum hitam dan bahab dasarnya dari bludru serta
permukaannya warna coklat. Titik.

Waktu pun berlalu, dari beberapa toko sepatu yang penulis
perhatikan baik diwilayah Jabodetabek maupun Sumatra Uatara,
ternyata sepatu-sepatu ini sudah cukup langka, tergantikan
dengan sepatu jaman yang lebih modern yang pada umumnya
buatan pabrik besar dengan nama-nama pabrik ala Erofa. Titik.


Para kawan sekalian...!

- Apa kata internet ini mengenai Sepatu Ceko adalah isi dari
  postingan ini.

- Apa kata internet ini mengenai sepatu Pramuka dalam istilah
  Angkola juga merupakan isi dari postingan ini.

...pun...

- Macam photo kenangan sepatu sekolah Th. 80-90'an, yang mungkin
  salah satu bukti bahwa anda atau kita memang pernah sekolah.

Selamat menyimak...!

__________________________________________________

Sekilas info mengena Sepatu / Alas Kaki
________________________________________________

Sepatu adalah suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya
terdiri bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Biasanya
juga terbuat dari kanvas atau kulit yang menutupi semua bagian
mulai dari jari jemari, punggung kaki hingga bagian tumit.

Pengelompokkan sepatu biasanya dilakukan berdasarkan fungsi
atau tipenya, seperti sepatu resmi (pesta), sepatu santai
(kasual), sepatu dansa, sepatu olahraga, sepatu kerja,
sepatu ortopedik dan sepatu minimalis.

Ket :
Koleksi sepatu pria dengan bermacam-macam fungsi kegunaannya.
Belakang kiri-kanan sepatu hiking, tiga sepatu olahraga, sepatu
boot casual, depan kiri-kanan tiga sepatu minimalis, dan sepatu casual.

Satuan untuk ukuran sepatu mengikuti beberapa standar dan berbeda
di bagian-bagian dunia. Pengukuran ukuran sepatu seseorang biasanya
dilakukan dengan menggunakan piranti Brannock.


* Alas Kaki


Alas kaki atau kasut adalah produk seperti sepatu dan sandal yang
dipakai untuk melindungi kaki terutama bagian telapak kaki. Alas
kaki melindungi kaki agar tidak cedera dari kondisi lingkungan
seperti permukaan tanah yang berbatu-batu, berair, udara panas,
maupun dingin. Alas kaki membuat kaki tetap bersih, melindungi
dari cedera sewaktu bekerja, dan sebagai gaya busana.

Sepatu dibuat oleh pengrajin sepatu atau tukang sepatu, sedangkan
ahli memperbaiki sepatu disebut tukang sol sepatu. Bahan-bahan untuk
alas kaki di antaranya adalah kayu, plastik, karet, kulit, tekstil,
dan serat tanaman.

Alas kaki seperti sepasang sandal bisa dibuat pengrajin hanya dengan
menggunakan peralatan sederhana seperti pisau, jarum, dan benang.
Sementara itu, sepatu olahraga dibuat di pabrik sepatu dengan
bantuan mesin-mesin.

Sebelum memakai alas kaki, orang sering mengenakan kaus kaki atau
stoking agar kaki lebih nyaman dan tidak lecet. Selain itu, kaus
kaki berfungsi sebagai penyerap keringat dan kelembapan sehingga
kaki lebih bersih dan higienis. Dalam kebudayaan Barat, orang boleh
tidak melepas alas kaki sewaktu berada di dalam rumah, sehingga
berkembang perabot rumah tangga seperti kursi. Sebaliknya dalam
kebudayaan Asia Timur, alas kaki dilepas sewaktu berada di dalam rumah.

* Sejarah

















Ket :
Calceus

Dari lukisan Mesir Kuno di Thebes, Mesir diketahui bahwa orang Mesir
sudah mengenakan alas kaki sekitar abad ke-15 SM. Dalam lukisan
digambarkan pengrajin yang duduk di kursi pendek. Seorang pengrajin
sibuk bekerja membuat sandal, sedangkan seorang lagi sedang menjahit
sepatu. Sandal dibuat dari bahan-bahan seperti kain, daun palem, papirus,
kulit, atau bahan serupa yang dianyam.

Bagi orang Yunani dan Romawi kuno, alas kaki merupakan salah satu gaya
busana yang elegan. Sandal yang disebut baxa atau baxea dibuat dari
anyaman daun palem.

Pemakainya adalah kalangan bawah seperti filsuf dan pendeta. Apuleius
menulis bahwa pendeta muda memakai sandal dari daun palem seperti yang
dikenakan orang Mesir. Pengrajin sandal disebut baxearii atau solearii.

Alas kaki ringan yang dipakai di dalam rumah disebut solea , sedangkan
sepatu (calceus) dipakai di luar rumah. Alas kaki yang menutupi bagian
atas kaki disebut soccus, dan dikenakan di dalam rumah seperti slipper
(selop) dalam kebudayaan Barat. Sepatu bot bertali yang memperlihatkan
seluruh jemari kaki disebut cothurnus. Bagian alas (sol) cothurnus sering
dibuat tebal dengan sisipan gabus. Pemakainya adalah penunggang kuda,
aktor drama tragedi, pemburu, dan bangsawan yang ingin tampak lebih
tinggi dan gagah.

Prajurit Romawi mengenakan sandal bertali dengan jari-jari yang terbuka.
Bila mereka berperang di kawasan perbukitan, bagian bawah sandal dilengkapi
dengan gerigi yang tajam atau paku. Bentuk dan warna sepatu bot menunjukkan
jabatan dan pekerjaan. Senator Romawi mengenakan sepatu berwarna hitam
dengan hiasan bulan sabit berwarna emas atau perak di bagian atas sepatu.

Kaisar Romawi menghiasi sepatu bot dengan batu permata dan emas.
Kaisar Aurelian melarang laki-laki mengenakan sepatu berwarna merah,
kuning, putih, atau hijau karena warna-warna tersebut yang dikhususkan
untuk wanita. Sementara itu, Kaisar Heliogabalus melarang wanita menghias
sepatu dengan emas dan permata.

Sepatu kalangan bangsawan Eropa pada abad ke-12 dipenuhi dengan berbagai
hiasan mewah. Sepatu bot Henry II berwarna hijau dengan garis-garis emas.
Dari makam Henry VI dari Sicilia yang wafat tahun 1197 ditemukan sepatu
dengan bagian atas dari kain emas berhias mutiara. Bagian sol dibuat dari
gabus berlapis kain emas. Sepatu menutupi hingga bagian pergelangan kaki,
dan dikencangkan dengan kancing kecil. Permaisuri Constance yang wafat
tahun 1198 mengenakan sepatu dari kain emas berhiaskan permata, dengan
pengencang berupa sabuk kulit yang diikat dengan tali.

____________________________________

Sekilas Sepatu Ceko
____________________________________

























https://www.tokopedia.com/beautiful99shops/sepatu-ceko

___________________________________________________________

Sekilas Sepatu Angkola Tahun 80-90'an (Sepatu Sekolah /
untuk tingat SMP / SMA)
___________________________________________________________




















Berikut beberap model yang penulis ingat :

1. Model 1














Sepatu ini, bisa dibilang adalah sepatu yang paling mahal diantara
sepatu sekolah yang tersedia, adanya warna merah dan biru pada
sepatu ini memberikan ciri khas tersendiri.

Agar sepatu ini tetap terlihat putih dan bersih maka tak jarang pula
sepatu ini dicuci menggunakan daun pepaya. Dan sekarang tinggal
kenangan yang memang menjadi terkenang karena ada saja orang yang
mamasukkannya ke Internet ini. Sekarang tinggal kenangan.




2. Model 2
















Sepatu ini hanya tersedia untuk laki-laki, tapi beberpa wanita di'Angkola
pada masa itu, khsusnya yang agak kejantan-jantanan mau juga memakainya.


3. Model 3 (Sepatu Khungfu)
































Sepatu ini tersedia untuk pria dan wanita. Biasanya dipakai bersamaan
dengan dipakianya pakaian pramuka, karena itu sepatu ini juga dikenal
dengan nama Sepatu Pramuka.

Beda sepatu pria dan wanita hanya terletak pada sejenis tali yang
menyatu dengan seoatu dan bentuknya seperti pita. Dan sekarang tinggal
kenangan diganti dengan sepatu yang lebih modern dengan berbagai
macam merk.

4. Sepatu Ceko





















Sepatu ini biasanya hanya dipakai untuk anak sekolah setingkat SD.
Bahannya dari sejenis karet, karena itu agak lentur dan tak bisa
di lem.

Warnanya adau dua yaitu hitam dan putih. Kelebihan sepau ini cukup
tahan banting, karena itu tak jarang sepatu ini juga disepakkan pada
benda-benda keras yang ada di jalan-jalan Angkola.

Sepatu ini juga tersedia untuk orang dewasa dan warnanya umumnya
hitam dan cukup sering dipakai untuk bekerja di ladang-ladang tanah
Angkola. Yang tak enak dari sepatu ini baunya bukan main kalau lagi
kena keringat dan tak jarang pula menguap seperti menguapnya getah-
getah karet di tanah Angkola. Dan sekarang tinggal kenangan.

______________

Penutup
______________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

Bagimana menurut Cl'an. Tanda tanya :

- Apakah Sepatu Ceko yang ada dipikiran Cle'an pada masa yang telah
  berlalu sama dengan sepatu Ceko pada masa kini...?

- Apakah istilah Ceko dalam hal ini sama dengan pengertian bahwa
  sepatu tersebut berasal dari Negeri Ceko atau Cekoslowakia...?

- Sepatu hitam diatas yang menurut hemat penulis adalah merk Bata,
  sungguh luar biasa kekuatannya, sehingga cukup sering juga dipakai
  sebagai sepatu main bola. Bagimana dengan sepatu bata sekarang ini.
  Apakah kekuatannya sama atau lebih hebat sepatu bata jaman dulu...?

- Bagaimana dengan sepatu Khungfu-nya, masih anda ingat bahwa sepatu
  khungfu ini juga dapat digunakan sebagai sandal khungfu.

- Apakah selama memakai sepatu khungfu ini anda menjadi bisa main
  khungfu...?

Para kawan, selamat malam...!





























____________________________________________________________________
Cat :



cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar



No comments:

Post a Comment