Sabtu, 21 November 2015

Dinosaurus dan Seluk Beluknya

<!-- Begin BidVertiser code -->
<script src="http://bdv.bidvertiser.com/BidVertiser.dbm?pid=670578%26bid=1674614" type="text/javascript"></script>
<!-- End BidVertiser code --> 
#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Dinosaurus)
____________________________________________________________












__________________

Kata Pengantar
__________________

Yang penting bagi penulis dari semua isi postingan ini adalah
keingin tahuan pada "Apa artinya Dinosaurus" Itu saja.

Dan jawabannya :

Dino Saurus artinya "Binatang Kadal yang mengerikan". Titik.

Para kawan dimanapun berada...!

Berikut info sekitar Dinosaurus, jika Cle'an, ingin tahu lebih
banyak. Selamat menyimak...!

___________________________________

Sekilas info tentang Dinosaurus
___________________________________

























Ket :
Koleksi kerangka dinosaurus. Searah jarum jam dari kiri
atas: Microraptor gui (theropoda bersayap), Apatosaurus
louisae (sauropoda raksasa), Stegosaurus stenops
(stegosaurus berpunggung tanduk), Triceratops horridus
(ceratopsian bertanduk), Edmontosaurus regalis
(ornithopoda berparuh bebek), Gastonia burgei

(ankylosaurus berpelindung kulit).


* Pemahaman Umum

Dinosaurus adalah kelompok hewan purbakala dari klad Dinosauria.
Dinosaurus pertama kali muncul pada periode Trias, sekitar 230
juta tahun yang lalu, dan merupakan vertebrata dominan selama
135 juta tahun, yang dimulai sejak periode Jura (sekitar 201
juta tahun yang lalu) hingga berakhirnya periode Kapur (65 juta
tahun yang lalu), dan kemudian musnah akibat peristiwa kepunahan
Kapur-Paleogen sebelum Era Mesozoikum.










Studi terhadap fosil dinosaurus menunjukkan bahwa spesies burung
berevolusi dari dinosaurus theropoda selama periode Jura, dan
akibatnya, ribuan jenis burung yang hidup sekarang telah diklasifikasikan
sebagai sub-kelompok dinosaurus oleh para paleontolog.

Beberapa burung yang selamat dari kepunahan 66 juta tahun yang lalu
beserta keturunannya melanjutkan keberlangsungan hidup dinosaurus
sampai sekarang.

Dinosaurus bisa digolongkan ke dalam beragam kelompok hewan dari
sudut pandang taksonomi, morfologi, dan ekologi. Lebih dari 9.000
spesies burung adalah jenis dinosaurus vertebrata yang paling beragam,
selain perciform ikan.

Dengan menggunakan bukti fosil, para paleontolog telah mengidentifikasi
lebih dari 500 genera dinosaurus yang berbeda,dan lebih dari 1.000 spesies
yang tidak sama dengan dinosaurus non-unggas.

Jenis dinosaurus di setiap benua bisa ditentukan melalui spesies yang masih
hidup ataupun melalui sisa-sisa fosil.Kebanyakan di antaranya adalah
herbivora, sedangkan yang selebihnya adalah karnivora.









Sebagian besar keturunan dinosaurus yang masih hidup adalah bipedal (berkaki dua),
namun kebanyakan jenis dinosaurus yang telah punah adalah spesies quadrupedal
(berkaki empat).

Struktur tampilan yang rumit seperti tanduk atau jambul umumnya dimiliki
oleh semua kelompok dinosaurus, dan beberapa kelompok yang telah punah juga
memiliki struktur tulang yang khas seperti duri dan tulang punggung yang tajam.
Penelitian menunjukkan bahwa bertelur dan membangun sarang adalah karakteristik
lainnya yang dimiliki oleh semua dinosaurus.

Meskipun spesies burung modern pada umumnya berukuran kecil karena
menyesuaikan dengan kemampuan terbang, sebagian besar dinosaurus pra-
sejarah berukuran besar—yang terbesar adalah Amphicoelias fragilimus
dari sauropoda, dengan panjang 73 meter (239 1/2+ kaki) dan tinggi
29 meter (95+ kaki) dengan berat 249.55 Ton.

Namun, anggapan bahwa dinosaurus non-unggas pada umumnya berukuran
raksasa adalah suatu kesalahpahaman; banyak juga dinosaurus yang
berukuran kecil, misalnya Xixianykus, yang panjangnya hanya 50 cm
(20 inci).

Meskipun kata dinosaurus secara harfiah berarti "kadal yang mengerikan",
namun sebenarnya dinosaurus bukanlah spesies kadal. Sebaliknya,
dinosaurus tergolong dalam kelompok reptil yang terpisah. Bukti
menunjukkan bahwa dinosaurus yang telah punah sama sekali tidak
mencerminkan karakteristik tradisional reptil, misalnya bergerak
melata dan ektoterma.









Selain itu, kebanyakan hewan pra-sejarah seperti mosasaurus,
ichthyosaurus, pterosaurus, plesiosaurus, dan Dimetrodon, dianggap
sebagai jenis dinosaurus, namun sebenarnya hewan-hewan ini bukanlah
dinosaurus.

Sepanjang paruh pertama abad ke-20, sebelum burung diakui sebagai
keturunan dinosaurus, sebagian besar ilmuwan percaya bahwa dinosaurus
adalah hewan yang lamban dan berdarah dingin. Namun, penelitian yang
dilakukan sejak 1970-an menunjukkan bahwa dinosaurus adalah hewan yang
aktif dengan sistem metabolisme yang tinggi dan melakukan berbagai
adaptasi dalam interaksi sosialnya.

Sejak fosil dinosaurus ditemukan pertama kali pada awal abad ke-19,
rangkaian kerangka dinosaurus telah menjadi atraksi utama di berbagai
museum di seluruh dunia, dan dinosaurus juga telah menjadi bagian yang
tak terpisahkan dari kebudayaan dunia.

Ukurannya yang besar serta sifatnya yang dianggap buas dan mengerikan
telah menyebabkan munculnya buku-buku dan film-film laris yang
mengisahkan mengenai dinosaurus, misalnya Jurassic Park.

Tingginya antusiasme publik terhadap dinosaurus menyebabkan meningkatnya
aliran dana untuk membiayai penelitian dinosaurus, dan penemuan-penemuan
terbaru secara teratur selalu diliput oleh media.


* Etimologi

Takson Dinosauria dinamai secara resmi pada tahun 1842 oleh paleontolog
Inggris bernama Sir Richard Owen, yang menggunakannya untuk merujuk pada
"suku atau sub-ordo reptil Sauria yang khas". Nama ini kemudian diakui
di Inggris dan di seluruh dunia.:103 Nama ini berasal dari kata Yunani
de???? (deinos, yang berarti "mengerikan," "kuat," atau "sangat besar")
dan sa???? (sauros, yang berarti "kadal" atau "reptil").[8]:103[9]
Meskipun nama taksonomik tersebut sering diartikan sebagai Referensi
pada gigi, cakar, dan ciri mengerikan lainnya dari dinosaurus, Owen
sebenarnya hanya bermaksud untuk mengingatkan tentang ukuran dan
keagungan dinosaurus.

* Definisi

























Ket :
Kerangka Triceratops horridus di American Museum of Natural History.

Menurut kajian taksonomi filogenetika, dinosaurus biasanya diartikan
sebagai "kelompok yang terdiri dari Triceratops, Neornithes (burung
modern), serta semua nenek moyang dan keturunannya".Juga ada
pendapat yang menyatakan bahwa Dinosauria berkaitan dengan Megalosaurus
dan Iguanodon, karena dua genera inilah yang digunakan oleh Richard Owen
sebagai dasar penamaan Dinosauria.

Kedua defenisi di atas pada dasarnya sama, mendefenisikan bahwa
dinosaurus: "Dinosauria = Ornithischia + Saurischia", yang mencakup
theropoda (sebagian besar karnivora berkaki dua dan burung),
ankylosauria (herbivora kaki empat berpelindung kulit), stegosauria
(herbivora kaki empat berpunggung tanduk) ceratopsia (herbivora kaki
empat dengan tanduk dan piring leher), ornithopoda (herbivora kaki
dua atau kaki empat "berparuh bebek"), dan sauropodomorpha (sebagian
besar herbivora berkaki empat dengan leher dan ekor panjang).

small bird with pale belly and breast and patterned wing and head
stands on concrete





















Ket :
Burung gereja rumah (Passer domesticus) dianggap sebagai burung
modern yang mewakili kelompok Dinosauria.

Sebagian besar paleontolog berpendapat bahwa sauropodomorph dan
theropoda adalah dua genera yang berbeda, oleh sebab itu sauropodomorph
tidak bisa digolongkan dalam kelompok saurischia atau dinosaurus.

Untuk menghindari ketidakstabilan, maka secara konservatif, Dinosauria
bisa didefenisikan sebagai: Triceratops horridus, Saltasaurus loricatus,
Passer domesticus, serta semua nenek moyang dan keturunannya. Defenisi
yang "lebih aman" dapat dinyatakan dengan: "Dinosauria = Ornithischia +
Sauropodomorpha + Theropoda".

Terdapat konsesus umum di kalangan paleontolog yang menyatakan bahwa
burung adalah keturunan dari dinosaurus theropoda. Dalam taksonomi
tradisional, burung dianggap sebagai "kelas" terpisah yang berevolusi
dari dinosaurus. Namun, kebanyakan paleontolog modern menolak
pengklasifikasian ini, beralasan bahwa semua keturunan dinosaurus
harus digolongkan pula ke dalam kelompok dinosaurus.

Spesies burung dianggap oleh para paleontolog modern sebagai dinosaurus
yang tidak punah. Menurut sebagian besar paleontolog modern, burung
bisa diklasifikasikan sebagai bagian dari sub-kelompok Maniraptora,
yang tergolong dalam coelurosaurus.

Coelurosaurus sendiri adalah bagian dari klad theropoda, sedangkan
theropoda adalah bagian dari ordo saurischia, dan saurischia adalah
bagian dari kelompok dinosaurus. Oleh sebab itu, burung bisa
diklasifikasikan sebagai dinosaurus.

* Deskripsi umum

Dengan menggunakan salah satu defenisi di atas, maka secara umum,
dinosaurus dapat diartikan sebagai archosaurus dengan tungkai tegak
di bawah tubuh. Banyak hewan-hewan purbakala yang dianggap sebagai
dinosaurus, misalnya ichthyosaurus, mosasaurus, plesiosaurus,
pterosaurus, dan Dimetrodon, meskipun secara ilmiah hewan-hewan
tersebut bukanlah dinosaurus, dan tidak satupun di antaranya yang
berpostur tegak ataupun memiliki karakteristik dinosaurus lainnya.

Dinosaurus adalah hewan bertulang belakang dominan pada Era Mesozoikum,
khususnya pada periode Jura dan periode Kapur. Kelompok hewan lainnya
yang hidup pada masa itu jumlah dan ukurannya sangat terbatas; misalnya
mamalia, yang besarnya jarang melebihi ukuran kucing, dan umumnya
adalah hewan pengerat karnivora.



















Ket :
Kerangka Stegosaurus stenops di Museum Field.

Dinosaurus adalah kelompok yang terdiri dari beranekaragam hewan; menurut
studi pada tahun 2006, lebih dari 500 genera dinosaurus non-unggas telah
berhasil diidentifikasi, dan jumlah genera yang fosilnya telah diawetkan
diperkirakan sekitar 1850, atau hampir 75% dari total dinosaurus yang
masih harus ditemukan.









Studi terdahulu memperkirakan bahwa terdapat sekitar 3400 genera dinosaurus
di Bumi, termasuk yang fosilnya telah diawetkan. Hingga 17 September 2008,
 1047 spesies dinosaurus yang berbeda telah diberi nama.Sebagian besar di
antaranya adalah herbivora, selebihnya karnivora, termasuk pemakan biji-
bijian, pemakan ikan, insektivora, dan omnivora. Kebanyakan dinosaurus
berjalan dengan dua kaki (seperti burung modern), namun beberapa spesies
purbakala seperti Ammosaurus dan Iguanodon bisa berjalan dengan mudah
menggunakan dua atau empat kaki. Modifikasi tengkorak seperti tanduk dan
jambul adalah karakteristik umum dinosaurus.

Beberapa spesies yang telah punah juga memiliki pelindung kulit (seperti
badak). Meskipun dikenal karena ukurannya yang besar, beberapa dinosaurus
juga ada yang berukuran kecil, dan burung modern tergolong dalam spesies
yang berukuran kecil ini. Dinosaurus hidup di semua benua. Penemuan fosil
menunjukkan bahwa mereka menyebar secara global pada awal periode Jura.

Burung modern hidup hampir di setiap habitat yang tersedia, dari darat
hingga ke laut, dan terdapat bukti yang menunjukkan bahwa beberapa
dinosaurus non-unggas (seperti Microraptor) bisa terbang, atau
setidaknya meluncur.

* Karakteristik anatomi













Penemuan baru-baru ini menyebabkan semakin sulit untuk menentukan
karakteristik khas dinosaurus, hampir semua dinosaurus yang telah
ditemukan memiliki modifikasi kerangka tertentu yang berbeda dengan
karakteristik nenek moyang archosaurus. Namun, beberapa kelompok
dinosaurusmemiliki karakteristik yang dianggap sebagai karakteristik
Dinosauria;ciri yang dimiliki oleh semua dinosaurus awal dan kemudian
diteruskanpada keturunannya. Dalam taksonomi, ini disebut dengan sinapomorfi.

* Diagram tengkorak diapsida.

Postur tungkai reptil biasa (kiri), dinosaurus dan mamalia (tengah), dan
rauisuchia (kanan). Berbagai karakteristik kerangka lainnya juga
dimiliki oleh dinosaurus.

Namun, karena karakteristik tersebut hanya dimiliki oleh kelompok
archosaurus atau tidak terdapat pada semua spesies awal dinosaurus,
karakteristik tersebut tidak dianggap sebagai sinapomorfi. Misalnya,
sebagai anggota diapsida reptil, keturunan dinosaurus memiliki dua
pasang fenestra sementara (pada tengkorak di belakang mata),
sedangkan sebagai anggota diapsida archosauria, dinosaurus memiliki
fenestra tambahan pada moncong dan rahang bawah.

Selain itu, beberapa karakteristik yang sebelumnya dianggap sebagai
sinapomorfi diketahui telah muncul sebelum keberadaan dinosaurus,
atau tidak terdapat pada dinosaurus awal dan baru berevolusi pada
kelompok dinosaurus yang berbeda.

Ini termasuk skapula yang memanjang, atau tulang belikat; sacrum yang
terdiri dari tiga ruas atau lebih yang menyatu dengan tulang punggung
(tiga pada archosaurus, namun hanya dua pada Herrerasaurus);dan
sebuah acetabulum berongga, atau sendi panggul, dengan sebuah
lubang di tengah permukaan bagian dalamnya (menutup pada Saturnalia).

Kesulitan lainnya untuk menentukan karakteristik Dinosaurian terletak
pada fakta bahwa kelompok dinosaurus awal dan archosaurus lainnya
yang berasal dari periode Triassic Akhir kurang diketahui dan serupa
dalam banyak hal, sehingga hewan-hewan ini terkadang salah
diidentifikasi dalam berbagai literatur.

Dinosaurus berdiri tegak seperti sebagian besar mamalia modern, namun
berbeda dari kebanyakan reptil, yang bergerak melata atau merayap.
Hal ini disebabkan oleh berkembangnya reses lateral di bagian panggul
(biasanya berupa sendi terbuka) yang terhubung ke tulang paha.

Postur tegak ini memungkinkan dinosaurus purba untuk bernafas dengan
mudah sambil bergerak, yang tingkat stamina dan aktivitasnya jauh lebih
besar jika dibandingkan dengan reptil melata lainnya.[30] Tungkai tegak
ini kemungkinan juga membantu mendukung evolusi dinosaurus yang
berukuran besar dengan mengurangi kelenturan pada anggota badan.

Beberapa achosaurus non-dinosaurus, termasuk rauisuchia, juga
bertungkai tegak, namun tegaknya tidak sempurna (tegak semi atau
 tegak pilar); tulang panggul bagian atas diputar sehingga kaki depan
 menggantung.

* Sejarah evolusi

Kerangka Marasuchus lilloensis, spesies ornithodiran yang mirip dinosaurus.
Full skeleton of an early carnivorous dinosaur, displayed in a glass case in a museum
Kerangka Herrerasaurus (besar), Eoraptor (kecil) dan tengkorak Plateosaurus.

Dinosaurus berkembang menjadi spesies sendiri dan berpisah dari nenek
moyang mereka, archosaurus, sekitar 230 juta tahun yang lalu, pada
periode Trias Tengah hingga Trias Akhir, kira-kira 20 juta tahun setelah
peristiwa kepunahan Permian-Trias yang memunahkan hampir 95%
kehidupan di Bumi.

Penanggalan radiometrik dari formasi batuan yang mengandung fosil
dinosaurus awal seperti genus Eoraptor membuktikan bahwa hewan
tersebut adalah dinosaurus tertua di Bumi. Para paleontolog berpendapat
bahwa Eoraptor kemungkinan adalah nenek moyang dari semua
dinosaurus;jika hal ini benar, maka bisa disimpulkan bahwa pada
awalnya, karakteristik dinosaurus adalah bertubuh kecil, dan predator
berkaki dua.

Penemuan hewan purbakala ornithodiran yang mirip dinosaurus
seperti Marasuchus dan Lagerpeton di Argentina turut mendukung
pendapat ini.

* Ciri-ciri Dinosaurus

Untuk bisa diklasifikasikan sebagai dinosaurus,fosil atau dugaan
dari seekor makhluk hidup,terutama hewan,harus memiliki ciri-ciri
sebagai berikut:

Memiliki jenis tulang panggul Saurischia atau Ornithschia
Hidup pada Masa Mesozoikum
Memiliki kaki tegak langsung di bawah tubuh seperti Mamalia dan Aves modern
Tidak memiliki sayap atau sirip berukuran besar yang difungsikan untuk
terbang atau berenang

Bereproduksi secara ovipar
Memiliki ekor sekurang-kurangnya seperlima panjang tubuhnya

* Spesies

Seperti nama makhluk hidup pada umumnya, dinosaurus memiliki setidaknya
lebih dari 1.500 spesies dan sejauh ini yang berhasil ditemukan dan
dikenali para ahli Paleontologi baru sekitar 500 jenis. Ini karena
sama seperti pada zaman sekarang, fosil dinosaurus sesuai dengan keadaan
binatang itu saat masih bernyawa.

Jika saat masih hidup spesies dinosaurus tertentu sudah langka, maka
fosilnya akan lebih langka lagi. Salah satu contohnya adalah fosil
Iguanodon,Megalosaurus,atau Allosaurus, yang memiliki persebaran yang
amat luas sampai terdapat di beberapa benua yang berbeda.

Sebaliknya, fosil semacam Argentinosaurus, Therizinosaurus, atau
Deinocheirus penyebarannya amat sempit dan sangat langka.

Dinosaurus juga menggunakan sistem nama binominal nomenklatur, seperti
yang dicetuskan oleh biologis Carolus Linnaeus. Setiap dinosaurus
memiliki dua nama, satu nama depan sebagai nama genus dan satu nama
belakang sebagai nama spesies.

Misalnya Tyrannosaurus rex, Brachiosaurus altithorax, Triceratops horridus,
atau Stegosaurus armatus. Biasanya, di luar lingkungan ilmu pengetahuan,
yang digunakan hanya nama genusnya. Namun nama lengkapnya ternyata menarik
perhatian banyak orang sehingga sering diikutsertakan, yang berarti
juga menambah arti dinosaurus itu. Misalnya Triceratops berarti "wajah
bertanduk tiga", namun jika nama spesiesnya dipakai juga (horridus)berarti
"wajah bertanduk tiga yang menakutkan".




____________

Penutup
___________
















Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan....

ini salah satu film-nya yang mungkin anda sudah menontonya :

Selamat malam...!




video


________________________________________________________________
Cat :

http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar