Friday, March 30, 2012

"GURINDAM DUA BOLAS"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Mangulang Kaji Pelajaran Bahasa Indonesia Tentang Sastra melayu) ___________________________________________________________

Dongan ale dongan...dongan sasudena, mari mengulang kaji yang mungkin sudah terlupakan tentang Sastra Melayu yaitu gurindam 12. T ujuannya, bisa saja untuk mendapatkan jawaban, jika suatu saat anak kita bertanya tentang hal ini.
___________________________________

PENGERTIAN GURINDAM MAJO ATE
___________________________________

- Gurindam ninna boru tulang, bentuk puisi melayu lama dohot ciri-cirina :
1. Cuma dua baris kalimatdo, dohot irama di akhir kalimat hampir sarupo.
2. Kalimat partama tarsongon parsapaan, sedangkan paduana attong jawabanna.

Contona boru tulang aso jelas :
* Molo gut-gut iba tuhalak
dalan na maon aso malarat

* Akkon naholong do roha niba tu uma niba
harana uma niba do mangalahirkon iba

* Muda adong jolma hobbina manghujat
tarmasuk maon golongan panjahat

* Muda bahat jolma murdao sian Tuhan
bisa mambaen turun murka ni Tuhan

_______________

RAJA ALI HAJI
_______________

- Raja Ali Haji Goarna namenciptahon gurindamon.
- Raja on tarmasuk sastarawan nomor sada nai maon untuk halak hita melayu.
- Asal nia attong sian Pulau Penyegat, sangape pulau pandoit molo tabahasa hitahon. ___________________________________________

ALASAN IDOKKON GURINDAM DUA BOLAS
___________________________________________

Dongan ale dongan...! - Idokkon gurindam 12, harana gurindam melayuon tardiri dari 12 pasal. (Hata lainna adong Pasal 1 - 12).

- Satiop pasal adong beberapa kalimat (tidak menentu) tai selalu dalam bentuk marpasang (adong sapa-sapana adong jawabna).

- Harana bentukna berpasang, maka attong satiop pasang hanya dua baris

- Isini pasal-pasali manyangkut ibadah, kewajiban orang tua pada anaknya, kewajiban ni raja, masalah kemasyarakatan, budi perkerti, de el-el.

________________________

ISI NI PASAL-PASALNA
________________________

Dongan ale dongan...! sada pe tabaen conto pasalna :

Garindam 12, Pasal 1

Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama

Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma’rifat

Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah

Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan TuhanYang bahri

Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya

Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat

Ima anggia, isi pasal sadana. Pandapotku mangenai pasalon :
- 2 baris pertama; Jika orang sudah beragama tapi tidak melaksanakan ajarannya, sama saja dengan tidak beragama/ tidak ada nama. Tarsongoni madai ate ?

- 2 baris kedua; penulis tidak bisa beri pendapat, karena tidak paham dengan syarat makrifat yang mungkin ada empat. Dalam narohakkku pengertian ni on. Olo...?

- 2 baris ketiga; Kita disebut mengenal Allah jika kita melaksanakan seluruh ajarannya, al : Rukun Islam/Iman.

- 2 baris keempat; Tuhan yang menciptakan alam dan isinya termasuk manusia, dan semuanya tidak ada yang kekal tau hanya sementara/bahri.

Dongan Boru ni tulang...! ima anggia. Singkat carito muda namar carito mahita on, kesimpulan nomada.

_____________

Kesimpulan
_____________

Aha mattong ate nagot simpulkonon sian tulisanon. Anggo narohakku naong beda. Songonima songoni arti ni gurindam, botima. Muda adang attong diattara dongan na ingin mambaen Gurindam Angkola, sangape Gurindam Sipirok, aha sala ni-i. Pambaeni songoni kele, napala na adong da manakkup hitai kele. Ne Botul, boru tulang.
Botul doda borutulang. Olo Botul. Botul mada boru tulang.

Kakakakakaka...kkk...kkk...Sepakbokele, Selamat Pagi dan Aktivitas Kele. Enter...!(rfs)
__________________________________________________________________
Bob Moiz Siregar, Rahmad Saleh Hasibuan dan 2 orang lainnya menyukai ini.

No comments:

Post a Comment