Sabtu, 18 Agustus 2012

"KALENDER HIJRIYAH 1433"

#SELAMAT MALAM TAPANULI#
(Mencari Alasan Mengapa Tanggal ni Arrayo tidak sama di Taon Masehi) ______________________________________________________________

Para kawan...! Pada masa yang telah berlalau serang kawan pernah ngobrol sama saya, "Biasi arrayo on attong in da menetap. 4 taon nalewat arrayo pas lagi manyuan, sannari pas lagi marbabo. Uba taon nagotro arrayo pas lagi mamuro nomai" katanya anggia.

Para kawan...! Setelah saya terima pertanyaan ini 7 tahun yang lalu
maka sekarang saatnya memberikan jawaban. Semoga beliau kawan sekaligus
ipar ini membaca tulisan ini pula. Hahahahaha...begini jawabannya ipar
yang di stel dalam bentuk tanya jawab antara seorang boru regar dengan
uwannya :
________________________________________

SEJARAH DITETAPKANNYA TAHUN HIJRIYAH
________________________________________

Hapsah : Wa, sejak kapan adanya kalender Hijriyah ini ?
Uwa :
Kalender Hijriyah telah terlebih dahulu ada sebelum Rasululloh
Lahir. Hanya saja pada masa itu bukan Tahun Hijriyah disebutnya.
________

Hapsah : Bagaimana Uwa bisa tahu ?
Uwa :
Buktinya kita tahu bahwa Rasululloh lahir pada tahun gajah.
Nama  hari dan bulan pada tahun ini sama dengan yang ada di kalen
der Hijriyah.
______________

Hapsah : Terus Wa, bagaimana Tahun Hijriyah ini ditetapkan dan
siapa yang Menetapkannya ?
Uwa :
Ditetapkannya tahun Hijriyah ini gara-gara Abu Musa Al-Asyari
Yaitu gubernur pada masa pemerintahan Khalifah Umar yang setiap
menulis Surat pada Khalifah Umar selalu menggunakan nama Hari
dan Bulan sedangKan tahunnya tidak ditulis. Karena kejadian ini
sering berulang, Khlifah Umar merasa perlu Menetapkan Tahun
dalam Islam. Maka beliapun memanggil sahabat-Sahabatnya untuk
bermusyawarah menetapkan Tahun dalam Islam.
______________

Hapsah : Siapa saja Wa, yang dipanggilnya ?
Uwa :
Antara lain : Utsman bin Affan, Ali bin Abi Tahalib, Abdurrachman
Bin Auf, Saad bin Waqqas, Zubair bin Awwam dan Thalhan bin Ubai Dillah.
______________

Hapsah : Bagaimana Wa hasil musyawarahnya ?
Uwa :
Namanya musyawarah, tentunya banyak ide. Pada masa itu sebagian
Mengusulkan agar Tahun Islam ditetapkan berdasarkan milad Rasul
Lulloh, ada yang mengusulkan berdasarkan Pengangkatan Muhammad menjadi
rasul dan ada juga yang berdasarkan Hijrah Rasululloh SAW dari Makkah
ke Madinah. Setelah musyawarah pada akhirnya disepakati Tahun Islam ber-
Dasarkan Hijrah Rasululloh dari Makkah ke Madina. Yang mengusulKan
berdasarkan Hijrah ini adalah Ali bin Abi Thalib. Dan pada Akhirnya semua
sepakat.
_______________

Hapsah : Jadi Wa, yang dimaksud Tahun Hijriyah itu adalah Tahun Hijrahnya
Nabi dari Makkah ke Madinah. Dan sejak itulah dihitung tahun
Pertama Tahun Hijriyah.
Uwa : Yah, betul itu Br. Regar.
_____________________________________________________

PERBANDINGAN DENGAN KALENDER MATAHARI/TAHUN MASEHI
_____________________________________________________

HAPSAH : Bagaimana Wa perbandingannya dari segi Tahun ?
Uwa :
Untuk jangka waktu setahun, perbedaan hari menurut kalender bulan
(seperti hijriyah) dan kalender matahari (seperti masehi) ada 11 hari
(keduanya non-kabisat), yaitu selisih antara 354 untuk tahun bulan dan
365 untuk tahun matahari. (365 - 354 = 11)
__________

Hapsah : Apa artinya Wa, selisih 11 hari ini ?
Uwa : Artinya Jika tahun (2009) kita lebaran pada tanggal 21-22
September 2009, maka tahun (2010) kita lebaran 10-11 September 2010.
Tahun 2011 pada tanggal 30-31 dan 2012 tanggal 19-20,sedangkan
2013 jatuh pada tanggal 6-7 Agustus 2013.
Jadi ada selisih 11 hari bukan ?

Hapsah : Iya Wa, betul di kalender tahun Masehi, tanggal lebaran itu
atau tanggal 1 Syawal itu akan mundur/atrek tiap tahunnya sebanyak
11 Hari karena adanya selisih 11 Hari antara Tahun Hijriyah dengan
tahun Masehi.
Uwa : Sep...! Selamat tidur inang boru regar.
____________

KESIMPULAN
____________

Para kawan...! Perbedaan 11 hari antara  tahun Hijriyah dengan Tahun
Mesehi sepertinya tidak jadi masalah. Masalah yang sering terdengar
adalah penetapan jatuhnya tanggal 1 Ramadhan dan 1 Syawal di Tahun
Hijriyah.

Begitupun, pada saat tulisan ini di posting tentunya sudah tidak ada
masalah karena 1 Syawal 1433 H sudah tiba waktunya.

Untuk itu pula, "Taqobbalallohu minkumsyiamannawasiamakum, mohon maaf
lahir dan bathin, semoga puasa kita di bulan Ramdhan tahun ini mendapat
ridho dari Allh Swt.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar.....
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Allaahu akbar kabiiraawalhamdulillaahi katsiiraa,...
wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa.
Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina
lahuddiin walau karihal - kaafiruun, walau karihal munafiqun,
walau karihal musyrikun.

Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah,
wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah.
Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Wassalam...! Jadi juodo palang na arrayoi.
Ahadope katua kapala, sargut bo juhuti...!
Ito iboto, pasidung gulemi...!
Nattulang, boru nitulang horot lomangi...!

Kakakakakaka...kkk...kkk...ombus angin. Enter...!(rfs)
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar