Selasa, 14 Juli 2015

Kamus Menumpang : Kamus Ambon dan Kamus Batak (Bab 7)

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Kamus Ambon yang menumpang di
 Kamus Batak atau sebaliknya guna kepentingan analisa dikit-lah)
_____________________________________________________________

___________________

Kata Pengantar
__________________







Macammana-la mau kubilang ya....!

Begini saja :

Ada dapat aku,  Kamus Bahasa Ambon di Internet ini. Terus kubaca-
baca, eh...! ternyata ada beberapa kata di Kamus Ambon ini sama
dengan di Kamus Batak.

Ah....!

Kalau begitu, "Kutuntang" la dulu Kamus Ambon ini dan Kamus
batak ini, begitu pikir penulis di malam ini. Dengan maksud untuk
mengetahui kira-kira sejauh mana persamaan dan perbedaannya.
Begitu saja-la.

Tapi kemudian terpikir pula :
Kalau saya bilang Kamus Batak yang menumpang pada Kamus
Ambon, rasanya kurang enak. Karena itu, "Kamus ini adalah kamus
Ambon yang menumpang pada Kamus Batak". Itu baru enak.

Selamat menyimak....!
____________________________________________________________________

Sekilas Gambaran Perbedaan Bahasa Ambon dan Bahasa Batak Angkola
dalam susunan Kamus
____________________________________________________________________

Para pembaca angkolafacebook.blogspot.com sekalian...!

Berikut gambaran-nya dengan Ilmu Bahasa Dasar-nya :

1. Semua yang tertulis dengan huruf kapital atau Huruf besar dan di
   tempatkan dalam kurung adalah "Bahasa Batak Angkola).

2. Kamus Bahasa Ambon ini penulis kutif dari link :
   untuk kemudian peulis tambahkan Bahasa batak Angkolanya

3. Penulis bukan ahli bahasa, karna itu tidak semua Kamus Ambon ini
   penulis sertakan Bahasa Batak Angkolanya (Hanya yang penulis
   pahami). Yang pasti semua Bahasa Ambon itu ada bahasa Btaknya,
   kecuali hal-hal yang berhubungan dengan "Sagu" Karena Tanah
   Batak tidak terlalu paham dengan "Sagu dan seluk beluknya)
 
4. Penulis tidak bertanggungjawab pada penggunaan bahasa batak Angkola
   ini, karena Bahasa ini bukan milik penulis. Kalau c'lean mau mencari
   siapa yang bertanggung jawab maka Jawabannya adalah Bupati Tapanuli
   Selatan, Bupati Padang Lawas Selatan dan Bupati Padang Lawas Utara
   beserta jajarannya.

5. Secara umum Bahasa Batak digolongkan atas :

   1. Bahasa Batak Toba
   2. Bahasa Batak Karo
   3. Bahasa batak Simalungun
   4. Bahasa Batak Mandailing

   ....dan....

   5. Bahasa Batak Angkola

   Bahasa-Bahasa ini dapat dikata, "Serupa tapi tidak sama atau tidak
   sama tapi serupa karena serumpun. Oke...? Oke...!

7. Dalam istilah Batak Angkola atau Mandailing perbedaan atau persamaan
   dalam Bahasa Batak ini disebut "Uti-Utian". Madung...? Udah...?

8. Adapun istilah yang penulis gunakan pada penggabungan dua bahasa
   ini yaitu "Kamus Penumpang" Maksudnya Kamus Bahasa batak Angkola
   menumpang pada Kamus Bahasa Ambon atau sebaliknya. mana bagusnyalah,
   Marah pula nanti orang Ambon ini, langsung dikeluarkannya senjata
   perangnya, mau lari kemana awak...!

Selamat menyimak...!

Dengan lagu pengiringnya "Lagu Daerah Nonstop Ambon dan Batak"

Musik...!
_________________________________________________________________

Sekilas Kamus Bahasa batak Angkola yang menumpang pada Kamus
Bahasa Ambon atau Sebaliknya, yang penting enak...!
__________________________________________________________________

A

(ABU)
ABU = Debu

(AEK)
AER = Air
ANIONG; ANYIONG  = Alat bantuan untuk menjinjing sesuatu di
kepala, yaitu dari kain.

(INDALU)
ARUARU = Alat yang terbuat dari kayu atau Bambu yang lazim di
pakai untuk membuat papeda (makanan khas Maluku).

(BUBU)
AMANISSA  = Salah satu alat penangkap ikan (sejenis "bubu" kecil),
yang dianyam dari bambu bebentuk seperti kerucut.

(APPANG)
ATITING = Wadah yang terbuat dari anyaman

(HORAS)
AMATOO = Ucapan selamat tinggal; Sampai Jumpa.

(HONAS)
ANANAS = Nenas.

(SIRI-SIRI)
ANDARINYO = Capung

(DAKDANAK)
ANANA; ANA-ANA = Anak-anak.

(PARJOLO)
ASISANG  = Yang pertama mencoba, mempraktek, atau memulai.

(RONGIT)
AGAS = sejenis serangga kecil, mirip nyamuk yang suka menggigit.

(MULAKHULAK)
ANGGALE =  Bolak-balik/asik

(MUMBANG)
ANYO-ANYO = Terapung-apung
AHE;  TAHE = Ikat menyambung sesuatu.

(BAGI ANDIGAN)
ASSO = Tidak sekarang.

(PAIAS)
AMUNNA =  Membersihkan sesuatu/segala sesuatu.

(MARPOKAT)
AKORT = Bermufakat/Setuju

(.....)
AHALANG = Alat bantu untuk memikul Air.

(TIHAS)
AHEBO = Luka-luka kecil akibat gatal/Bekas luka di kulit

(ANGGIA/KAMBAN)
ALE = Anda, Kamu (Sebuatan umum, yang terkesan menghargai siapapun
yang menjadi teman berkomunikasi).

(SUGARI)
ALLAPA =  sebutan yang biasa dipakai, yaitu mengarah pada situasi yang
belum tentu diketahui hasilnya, apakah bisa berhasil atau tidak; lebih
bersifat pesimis.

(.......)
ALAPRITOL; ALPLETOL = Sejenis senjata yang dahulu dibuat dari potongan-
potongan kayu, yang ditajamkan ujung-ujungnya (kedua sisinya); dan
cara penggunaannya oleh mereka yang senang memakai senjata ini yaitu
mereka mahir melampar.

(.....)
APULA = Kulit buah kenari bagian luar yang telah membusuk

(PARATURAN)
ATORANG = Peraturan

(.....)
ARUMBAI; AROMBAE = Perahu Kora-kora.
ASANG = Asam (Asom)

(PARTUNGGUL)
ASUANG = Potongan kayu mentah, yang di potong dalam ukuran-ukuran
tertentu untuk membuat pagar pekarangan rumah (misalkan), dll.

(aEK)
AER = Air
ATLEPA = Menaruh sesuatu dengan posisi melintang panjang.
______________________________________

B

(LETLETI)
BADO = Sama dengan; Sama saja.

(sOPO GODANG)
BAILEO; BAILEU = Rumah adat

(GAOR)
BATEREK = Usil/Jahil/bercanda

(LANTE)
BALAGA = Angkuh, Sombong.

(DURSUN)
BALLABOR =  Blekpotan.

(HONDAR)
BALAMBOR = Berserakan kesana sini; menunjuk pada sampah yang berserakan.

(UMBAN)
BALLA = Belah, atau sebutan lain dari hendak memukul seseorang.
BAMETI = Kegiatan melaut waktu air surut "meti"(dalam bahasa Ambon),
untuk mencari ikan, keong (bia), dll.

(......)
BASONDO = Menyelah pembicaraan orang lain dengan sengaja tanpa meminta izin.

(MOKMOK)
BABOSTOK = sebutan bagi seseorang perempuan yang berbodi sintal.

(MANGARAYU)
BABENGKENG =  Meraju yang berlebihan dan hendak menarik perhatian orang
lain atas tidakannya.

(MAMORSAN)
BAPIKOL = Memikul

(MANGALUBANG)
BABELO = Menggali lobang/Cangkul

(MANGGODANG)
BABANTING = Meraju yang berlebihan dan menjatuhkan badan ke tanah.

(HONDAL)
BAOSTAR = Jorok/kotor sekali.

(MULAK MUSE)
BALE = Balik/kembali

(.....)
BALLE = Melilit/mengikat.

(BELEK-BELEK)
BALEK/BELEK = Kaleng

(GAOR)
BARIBUT/BARIBOT = Buat Gaduh.

(DAYUK)
BALEJA = Sesuatu yang sangat lembek jika dipegang (bersifat cair),

(MARGOTA)
berlumur. bergetah.

(NASO MAMBOTO UNTUNG)
BALAGU = Belagu, suka jual mahal, suka menarik perhatian orang, jika
ditawarkan sesuatu malu-malu tapi sebenarnya mau.

(GOT MARUPPAK)
BALENGANG = Oleng

(GOT MADABU)
BALENGGANG = Goyang

(.....)
BALANGA/BALANGANG = wadah yang terbuat dari tanah liat, berbentuk belanga.
BADAKI = Lihat Baostar

(GAYOK)
BAGALI = Perasaan geli terhadap sesuatu.
BALOBE = Kegiatan melaut untuk mencari ikan pada waktu malam saat air
surut (meti), dengan diterangi lampu GAS (Petromax) atau obor, dll,
dan dilengkapi dengan perkakas lainnya seperti parang, kurkunci,
kalawai, untuk menangkap ikan.

(BALIMBING)
BALIMBING = Buah Belimbing.

(HIBUL)
BONTAL = Bulat
BOUT = Potongan Danging dalam ukuran besar.

(GODANG)
BORGOR = Besar; Sebutan untuk untuk salah satu jenis nenas, yaitu "Ananas Borgor".

(HITA)
BATONG; BETONG = Kami; kita
BANANG RAJA = Pelangi

(MARNANA)
BANANAH = Bernanah

(JINGJING)
BEMBENG = Jinjing dengan tangan.

(PAGINJANG ROHA)
BAKANDA = Main serong/selingkuh.
BAKASANG =

(STAN)
BASTEL = Bergaya

(SATTABI)
BAKIRA = Permisi mendahului.

(MARDONGAN)
BATAMANG = Berteman, atau Menemani.

(NABAHATAN)
BATAMBONG = Banyak sekali

(GOT MARSITIJUR)
BAGAHE = Rangsangan hendak menarik keluar dan membuang lendir dari dalam mulut.

(PALIMUS)
BILALO = Proses melicinkan jubin/lantai dengan cara tradisional.

(MARBAJU)
BASALENG = Memakai baju.

(MARLANGE)
BARNANG = Berenang

(MARPOKAT)
BARANTANG = Kesepekatan membagi hasil atau tanggung jawab dengan adil.
BAKESTENG =

(MARIANG)
BAKAREO; BAKAREU = Berkelincang; semacam gemetar; badan bergerak-gerak
karena rasa sakit atau rangsangan sesuatu.

(HETCENG)
BACICO = Perilaku anak yang tidak tenang ditempat,

(URAT)
BANER = Akar pohon besar seperti Pohon Beringin, Durian, Kenari, dll.

(ANGIKKU)
BONGSO = Adik, saudara gandong.

(BAU)
BOBOU = Bau
BOLANA = Nama Ikan
BOBARA = Nama Ikan

(MOKMOK)
BOMBAT = Sangat Gemuk
BORGOR = Kasta Besar

(DURSAT)
BICO = Perut Buncit; gerak lambat, tidak gesit karena berat badan yang
berlebihan.

(BENJOL)
BINTOL = Benjol

(BAEN)
BIKING = Buat
BINTANGGOR = Nama pohon yang buahnya dahulu dijadikan bahan dasar
pembuatan lilin tradisional orang Maluku, namanya "KANJOLI" .

(LALAT HARANGAN)
BISTUNGKER = Tanaman ubi kayu yang bertumbuh sendiri di alam.
BOBENGKA; BABENGKA = salah satu penganan khas Maluku Tengah, seperti
BOBENGKA HARUKU.

(BARO)
BISOL = Bisul.
BOLOLENG = Roti; identik dengan roti goreng.
BORE = Membius Ikan, dll.
BROT = Roti.

(MARGORAK)
BAGARA = Bergerak.

(GOMBUNG)
BOTI = Buncit

(BULAN)
BULANG = Bulan
BELANG = Kelompok pendayung arumbai; salah satu olahraga dayung tradisional
di Maluku Tengah "perahu belang".

(PATARU)
BEMBANG =  Mengantar pergi seseorang

(BERAK)
BERA = Buang air besar
BERANG = kain yang sengaja diikat di kepala oleh orang Maluku Tengah dan
sekitarnya, sebagai tanda tertentu, dengan pilihan warna-warna sesuai
dengan adat istiadat atau kondisi-kondisi tertentu (Misalnya Berperang).

(MANGENDEHON)
BUJU = Menimang anak untuk cepat tidur.
BUJU-BUJU = amp;gt; Merayu
BONENG = Sebutan untuk gigi seri yang mencolok kedepan.

(MARAMBUNGAN)
BALAMBOR = Membuang sesuatu (sampah) dengan sembarangan dan tidak
teratur (tidak pada tempatnya).

(POL)
BOMBONG = Penuh sampai tumpah/ wadah yang diisi sampai penuh dan
dipaksakan untuk tetap bisa menampung lagi.
BUTU = lihat KALOT; Sebutan untuk Penis.

(BULU)
BULU = Bambu.

(PATOPET)
BEMBANG = Menghantar atau mengarahkan.

(BIRINGON)
BOBBA = Luka yang bernanah, dan telah membesar.
BALACANG =
BULLUS = Blous; pakaian perempuan.
_____________________________________

C

(MANDURSIK)
CAKE/CEKE = Makan; biasanya sebutan ini sangat kasar.

(HORASANG)
CAKADIDI = Agresif, seseorang yang suka tidak tetap ditempat.

(CAROCO)
CACURANG = Alat untuk membantu mengisi miyak pada kompor, Botol, dll.

CAPOCI = Salah satu jeni permainan anak-anak

(KUPIA)
CAPEU =  Topi

(SARAOR)
CALANA = Celana

(SARUAR)
CIDAKU = Celana

(MARSAMBURETAN)
CAMPARADU = Amburadul, tidak tertata.

(MAMALAMUN)
CALAKATE = Sudah agak matang

(MAOL)
CECELEPU = Di buat kepayahan/payah.

(JUKKIT)
CUNGKEL = Mengungkit sesuatu agar terlepas.

(TOTORAN)
COLE = Tusuk Konde

(RONJOM)
COLO = Celup

(PANGGALINGAN)
COBE = Wadah untuk membuat sambal/terasi.

(TARIKKON)
CIGI = Tarik dengan spontan.

(MOPOP)
CIKAR = Hendak melakukan sesuatu dengan Segera/Serempak

(HUTOKO HONNON)
CIKUANG = sebuatan lain untuk hendak memukul, menjitak, dll.

(GOTIL)
CUBI = Cubit

(CUCUR)
CUCUR = Salah satu penganan khas Ambon

(TEMBAK LANGSUNG)
CUKI = Proses penetrasi saat bersetubuh (making love); sering juga
dipakai sebagai salah satu makian.

(MARGULANG-GULANG)
CUKIMAAI = Makian; yang artinya bersetubuh dengan ibu.

(NIAMANAON)
CUKARDELLEN = Makian yang dianggap sedikit halus dari"cukimaai atau cuki"
CELE = Salah satu model pakaian tradisional khas Maluku Tengah;
Pulau Ambon, dan sekitarnya (baju cele).

(MARSIRANG)
CERE = Cerai

(MARCEBOK)
CEBO = Membersikan anus/kelamin setelah membuang air besar dengan memakai air/tissu

(CALAKO)
CILAKA = Celaka
COLO COLO = Kua Asam dari asam lemon cina atau asam cuka, yang biasanya
menemani makan papeda.
______________________________

D

(HALAK NARO)
DAGANG = Sebuatan khas untuk orang Asing, atau pendatang; "orang dagang".

(DAHI)
DAKI = Kotor, kotoran yang menempel pada kulit berupa debu dan lain sebagainya.

(DAPUR)
DAPOR = Dapur

(TATARING)
DEGDEGU = Tempat memasak yang dibuat tergantung.

DIPANG = Tempat tidur, yang tidak berkasur.

(SAMBIL)
DODESU/DODESO = Perangkap, jerat.
DULANG = Wadah yang biasa dipakai berbentuk baki, tapi terbuat dari kayu.

(MAULI ATE/TARIMOKASIH)
DANGKE = Terima kasih.

(TORUNG)
DONDANG = Sebutan bagi buah ZAKAR.

(TARUTUNG)
DORIANG = Durian

(AJI-AJI)
DOTI = Semacam ilmu santet

(NAJOLO)
DOLO = Dulu

(ARI MINGGU)
DOMINGGU = Hari minggu, sebuta dari orang Sarani di Ambon untuk
hari beribadah.

(......)
DODAGA = Motif depan dari sebuah kain, yang biasanya di kenal
sebagai tanda pembeda, mana bagian depan kain, mana yang bagian
belakang sebuah kain sarung saat di pakai.

_______________________________________________

E

(MARNIANG)
EMPENG = Kurus
ELA = Isi sagu yang baru di ambil dari pohonnya sebelum diperas
menjadi sagu mentah (saripati).

ENDANDEP = Salah satu permainan tradisional anak-anak.
ELMESSEH = Sebutan untuk "YESUS"
ENGGO/ENGGO BASAMBUNYI = Salah satu permainan tradisional anak-anak.

(MABIAR)
ELLENG =  Gentar; Takut.
____________________________________

G

(TOLONAN)
GARGANTANG; GORGONTONG = Kerongkongan

(MARE-MARE)
GABA-GABA = Pelepah pohon sagu, yang biasanya di pakai maluku membuat
dinding rumah, rakit, dll.

(PANYOGO-NYOGO-ON)
GARGATANG = Gemas

(PARIK)
GARRAP = Bekas aliran sungai/kali yang sudah kering.

GALOJO; GOLOJO = Rakus
GACU/GACO =

(MARSIMONJAP)
GAMBRET = semacam hompimpa
GATA-GATA = Alat untuk menggulung adonan Papeda (makanan khas Maluku.
GOSEPA = Rakit

(GOSOK)
GOSSO = Elus
GOSAU = Nama ikan

(RIBAK-RIBAK)
GORINDA = Mengoyak-oyak sesuatu dengan kasar.

(GALAS)
GALAS = Gelas
GALOS/GOLOS/GLOS =

(.....)
GOBANG = Uang Logam

(SIPULUT)
GOGOS = Nama salah satu penganan khas Ambon yang terbuat dari beras ketan.
GOLEBA = Tali yang dibuat dari anyaman kulit dahan kelapa, atau dahan sagu yang muda.

(GODANG)
GOROS; GAROS = Besar.
GOMIRA = Nama sayuran

(MALINJO)
GANEMU; GANEMO = Nama sayuran melinjo

(ONYAK)
GEPE =  Tindis, tekan.

(ITCOR)
GETE-GETE = Nama ikan berukuran kecil (sering dipakai sebagai
kiasan melambangkan yang "kecil").

(JAMBU HORSIK)
GOYAWAS; GIJAWAS =  Jambu biji
GOTANA = Nama ikan yang bau amisnya sangat kuat.

(HAPIT)
GATA = Mencoba mencepit sesuatu dengan suatu alat bantu.
GATA-GATA = Alat tradisional untuk menjepit bara api didalam tungku.

(GAYOK)
GILI-GILI = Rasa Geli; Menggelikan hati.

(BORONG-BORONG)
GENGGO = sejenis serangga yang suka sekali anak-anak kecil menangkapnya
dan mengikatnya dengan benang, dan membiarkannya terbang. ada dua
jenisnya, berwarna Hitam kebiru-biruan, dan yang satu jenis lainnya
berwarna emas (ukurannya agak besar).
GONDAL =  Nama pohon
_____________________________________

H

(MAKKULING)
HOTU/HETU = Bicara

(PAKKECET)
HOGOR = Membawa Issu
HAHESSI = Tali yang dibuat dari kulit luar bambu.

HAHAKAE = Makan puji.
HALUA =  Penganan yang terbuat dari kenari dan gula merah; cocok untuk ngemil.

(MARANGANANGAN)
HAYAL = lihat Kapista

(MANCUBO-CUBO)
HAGA-HAGA = Mencoba-coba.

(PATIGORAHON)
HELAHAI = Menghela napas dalam-dalam, menghela napas tanda sekarat.

(JEGES)
HODENG = Bagus.

(MAYUP)
HENER = Mengalir/hanyut.

(KAIL)
HOHATE/HUHATE = Pancing.
HEK = Ceguk

(MANYONGGAK)
HOKMAT = Berbicara secara spontan dan tegas dengan suara yang keras.

(......)
HOSTES = Sebutan untuk wanita panggilan; pelacur.

HESSE = Ceper; tidak berbentuk bulat atau elip yang benar.

(TAKKUAK)
HUTUL = Rorok ayam
____________________________________________________

I

ISKOROBI = Usir; Mengusir.

(GOSOKAN)
ISTIRIKA = Setrika

(TARSONGGOT)
ISKEREK = Kaget

(GOGO)
ISTEREK = Kuat tenaga, gaga perkasa.
ILO = Jinjing di atas bahu; lihat "pikol/hala".

(MARCARITO)
ISTORI = Berbicara/bercerita

(IGUNG)
IDONG = Hidung

(BUJASSSS)
ISTAGA = Astaga

(PANGAN TEI)
ISAEE = Hujatan

(BUJING-BUJING)
INA = Nona; perempuan muda.

JUJARO = Nona, gadis, perempuan yang masih muda.

(........)
JALONTO = Gaya menungging.

(LOSUNG)
JAMBAR = Alat tradisional penumbuk untuk meratakan tanah pada saat
membuat pondasi rumah atau jubin.

(KARONCONG)
JUK = Alat musik berbentuk gitar mini.

(JAMBATAN)
JAMBATANG = Jembatan.

JENGKRIK = Mengutik Jari tangan.

______________________________________________________________

Sekilas Gambaran Pengaruh Bahasa Asing pada Bahasa Ambon
dan Bahasa Batak Angkola
______________________________________________________________

* Hal Pengaruh Bahasa Portugis dan Belanda pada Bahasa Ambon

Pernyataan :

klo tarr salah kaka bu kebanyakan kosa kata ambon itu ad pangaruh dar
balanda denk portugis laee too??
kaya barot,lenso,istraat,kadera,ganemo,sendo pork,marsegu,denk masih
banya yg bt su lupa.!

Tanggapan :
Iya bung, memang sebagain besar bahasa ambon hari-hari juga terpangaruh
bahasa Portugis dan Belanda, yang seperti bung contohkan dengan beberapa
kata diatas.

Tetapi tidaklah salah juga kalau orang Maluku Masih nyaman mempergunakan
kata-kata tersebut sampai hari ini; dan bagi mereka (orang ambon lainnya)
yang tidak tahu dari mana asal kata-kata tersebut,dan bagi mereka merasakan
itu adalah bahasa mereka.

Begitulah realitas pertemuan satu budaya dengan budaya lainnya, dan
tidak bisa kita menghindari proses asimilasi bahasa semacam begini.

* Hal Pengaruh Bahasa India, Belanda, Melayu dan Bahasa Batak Toba
  pada Bahasa Batak Angkola

Rasa-rasanya, para ahli Bahasa batak Angkola yang pantas membahas hal
ini. Apalagi untuk mengetahui pengaruh Bahasa India-nya (Chola) dan
Bahasa Bolando-nya.

Yang dapat penulis pastikan, "Bahasa Melayu dan Padang" sangat
besar pengaruhnya atau asimilasinya-lah atau enkulturasi-nyalah biar
lebih keren kedengaran.

____________________________________________________________________

Sekilas gambaran penggunaan Bahasa Ambon dan Bahasa Batak Angkola
yang merupakan hasil terjemahan dari Bahasa Indonsia
___________________________________________________________________

* Bahasa Indonesia

Pernyataan :

mohon bantuan nya untuk mngartikan kata ini..

yaaa ampunn, kamu kok cantikk bangettt sihhh..
kalau boleh tau kamu anak nya siapa sihh mbakk ??

Tanggapan :

Untuk Irwansyah Nainggolan : Terjemahannya bagini kurang lebihnya..

1. Terjemahan kata perkata sesuai kalimat anda diatas :
"Ya Ampong e... Ale kok cantik paskali sih??"

2. Terjemahan dan padanan bentuk kalimat lain namun sama
makna dengan kalimat anda di atas..
"Istaga.... Ternyata nona, ale paleng cantik e..."


Pernyataan :

Salam

1.Salam Sejahtera bagi kita semua...

2.Yang saya hormati bapak ibu guru sekalian..
Yang saya hormati kakak ambalan chandradimuka

3. Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat yang maha kuasa
yang telah memberikan kita segenap rahmat serta hidayahnya sehingga kita
masih diberikan kesehatan dan kebahagiaan.

4. Hadirin sekalian yang saya hormati..
Pada kesempatan ini, izinkan saya untuk menyampaikan sepatah dua patah
kata yang berkaitan dengan remaja.

5. Di usia remaja kita sebenarnya dihadapkan pada sebuah gejolak kehidupan
dan sosial yang sebenarnya tidak mudah. Diusia remaja ini seringkali kita
salah dalam menempatkan diri, dan cenderung melakukan kesalahan-kesalahan
yang dapat menyesatkan kita.

6. Dalam era keremajaan kita, hendaknya kita selalu waspada, dan tidak melakukan
serangkaian hal buruk yang dapat merusak masa depan kita kelak. Mari tetap
berfikir secara bijak, logis, dan tidak menjadi pribadi yang mudah
dipengaruhi oleh hal-hal baru.

7. Teman teman yang saya cintai...
Sebagai remaja sesungguhnya kita memiliki tanggung jawab yang besar.
Kita akan dituntut untuk bisa menjadi pribadi yang mampu mencerminkan
sikap yang baik, dan tidak menjadi pribadiyang mudah di pengaruhi oleh
hal-hal yang akan menodai masa depan kita kelak.

8. Mari kita jauhkan diri kita dari hal-hal negatif agar kita tidak terjerumus
dalam permasalahan hidup yang sulit untuk dibersihkan.

9. Salah satu cara untuk menjauhkan diri kita dari hal-hal negatif adalah
dengan cara Rajin mengikuti kegiatan pramuka, menepati trisatya serta
mengamalkan dasa dharma.

10.Kawanku mari menatap masa depan kita dengan cara-cara yang tepat, dan
tidak menyepelehkan sederet hal prioritas dalam kehidupan kita.

11. Hadirin yang saya hrmati....
Masa remaja akan menentukan seperti apa nantinya kehidupan kita sebagai
rang dewasa. Jika dimasa remaja kita banyak melakukan kesalahan maka hal
tersebut dapat menyempitkan kesempatan kita untuk menjadi orang yang merhasil.

12. Marilah kita prioritaskan pendidikan dan jangan terpengaruh dengan berbagai
hal buruk yang senantiasa menyelimuti hari-hari kita. Bergaulah secara
sehat, mari jalani kehidupan kita dengan cara-cara yang sehat, dan peka
terhadap berbagai hal yang dapat merusak masa depan kita.
Mari membentengi diri kita dengan nilai prinsip-prinsip yang membangun.

13. Demikian sedikit pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini,
semoga dapat memberikan energi positif kepada kita semua, ameen.
Sekian dan terima kasih..

tolong translate ini ke bahasa ambon... saya dapat tugas buat pidato
bahasa ambon tolong yahh...

* Bahasa Ambon

Tanggapan :

Tabea!!!

1. Salam sejahtera par katong samua..

2.Yang beta hormati bapa deng ibu guru samua..
Yang beta hormati kaka-kaka ambalan chandradimuka..

3. Pertama-tama mari katong panjatkan puji sukur par TUHAN yang maha kuasa
yang su kase segala rahmat deng hidayah, sehingga katong masi sehat
deng bahagia..

4. Basudara samua yang beta hormati..
Pada oras ini, ijinkan beta par sampaikan barapa hal yang akang
berkaitan deng kahidopang remaja.
Di usia remaja ni, katong sebenarnya dihadapkan deng gejolak kahidopang
sosial yang sebenarnya jua akang seng mudah kio..

5. Diusia remaja ini, seringkali katong sala dalam menempatkan diri dan
cenderung biking kesalahan-kesalahan yang juga bisa biking katong ilang

6. jalang dalam usia remaja ni. Untuk itu kalu bisa hendaknya katong salalu
waspada, dan seng melakukan kombali segala rupa macang hal buruk laengnya
yang dapat bisa biking rusak katong pung masa depan kelak.

Mari tetap berpikir bijak deng masuk akal, dan seng orang2 yang gampang
parskali dapa pengaruhi hal-hal baru.

7. Tamang2 yang beta cintai..
Sebagai remaja, katong pung tanggung jawab paleng basar, katong salalu
dituntut par bisa menjadi orang2 yang bisa kase tunju sikap deng kalakuang
yang bae, dan seng menjadi pribadi yang paleng suka dapa pengaruhi hal-hal
yang bisa biking katong pung masa depan ancor.

8. Mari katong jauhkan sudah hal-hal tarbae dari katong pung hidop, biar
yang bisa biking katong pung hidop susah, dan salalu bisa barsih.

9.Salah satu cara par biking katong pung hidop terhindar dar hal-hal
negative adalah deng cara rajing par ikuti kegiatan pramuka kio,
bisa bisa biking Trisatya, serta mengamalkan Dasa Dharma.

10. Tamang-tamang mari nganga masa dean katong deng cara-cara yang tepat,
deng seng perna anggap enteng hal-hal prioritas dalam katong pung kahidopang.

11. Basudara yang beta hormati,..
Masa remaja akang yang menentukan macam bagemana katong pung kahidopang
sebagai orang dewasa. Jika dimasa remaja katong banya biking kesalahan
maka hal itu jua yang biking kase susah katong pung keberhasilan di masa
yang akan datang.

12. Marilah atong prioritaskan pendidikan dan jang terpengaruh deng segala
rupa macang hal-hal buruk yang salalu datang dalam katong pung kahidopang
hari-hari, lalu coba batamanglah deng cara-cara yang sehat, deng salalu
mawas diri dari berbagai hal yang dapat biking rusak katong pung masa depan.
Dan Marilah bangong benteng yang kuat par katong pung diri deng nilai
dan prinsip-prinsip yang membangun.

13. Demikian sadiki pa’sang yang beta bisa sampaikan pada oras ini,
semoga dapat memberikan energy positif par katong samua yang ada
disini. Amin,,

Sekian dan Tarima Kase..

"Ade manis, ini kaka coba par bantu translate, semoga membantu kio.."
Sukses par ale lai di skolah.

* Bahasa Batak Angkola

Horas

1.Horas ma di hita sudena

2.Nahuhormati Bapak Ibu sudena
Nahumormati kakak ambalan chandradimuka

3. Parjolo betama rap tadokkon puji syukur tu Tuhanta Nauli Basai
ima namangalehen di hita rahmat dohot hidayahna sehinggo hita
dilehen dope hasehatan dohot hasonangan

4. Hadirin sudena nahuhormati
Di kasompatan on patola hamu ma au madokkon hata namarhubungan
dohot naposo nauli bulung

5. Di usia haposo onon hita di adopkon tu gajolak sosial nasabotulna
inda momo. Diusia haposoonon najotjotan do hita sala manempotkon diri
dohot jotjot mambaen kasalah-kasalahan nabisa manyesatkon hita.

6. Di haposoot taon sapadena hita salalu waspada dohot inda mambaen
parange nasopade nabisa manyego-nego masa depanta saulakon. Beta
rap marpikir dohot marbuat napade, masuk diakldohot inda manjadi halak
nomo di pangaruhi hal-hal nabaru.

7. Dongan nahuhaholongi
Sebagai naposo nauli bulung sabotulna hita puna tanggungjawab nagodang.
hita di tutuntut anso bisa manjadi pribadi nabisa mancorminkon hal napade
dohot inda manjadi pribadi nomomo dipangaruhi hal-hal namakkotori masa
depanta saulakon.

8. Beta rap ta padao diritta sian hal-hal naso pade aso hita inda
tarjarumus tu parmasalahan ni ngolu nasusa di paias

9. Salah sada cara napadaohon hita sian hal-hal nasopade ima
rajin iba mangikuti pramuka, manepati trisatya dohot mangamalkon
dasadharma

10. Donganku, betama rap taligi masa depanta dohot-cara-cara na topet
dohot inda mangangap enteng hal-hal nautama di hangoluotta

11. Sude naro-on nahu hurmati
Maso naposo nauli bulungta bisa do manontuhon tarsong dia saulakon
hangoluotta. Molo di masa haposootta hita bahat mangkarejohon kasalahan
bisa do mambaen  jadi soppit kasempatanta aso marhasil

12. Betama tautamahon pandidikan dohot unang tarpangaruh tu hal
na jatjat namandongani ari-aritta. Margaulma hita dohot napade.
Dohot tajali hangoluotta dohot cara-cara napade dohot pardiatehon hita
tu kajadian-kajadian namanyego-nyego masa depanta. Beta tabentingi
diritta dohot hal-hal namambangun.

13. Saima saotik nabisa hudokkon di kasompatanon. Sai dapot nian
mangalehen energi na positif tu hita sasudena. Amin.

tolong terjemahkonjo bahasa ambonon...au mandapot tugas pidato
bahasa ambon, tolong majo ate...
______________________________________________________________________

Analisa Kamus Bahasa Ambom dan Kamus Bahasa Batak dalam 
Macam sisi tinjauan oleh penulis blog
______________________________________________________________________

1. Jelas tergambar bahwa beberapa bahasa (Kata) Ambon sama dengan
   Bahasa (kata) Batak Angkola misalnya Galas, Bulu, dll. Jika yang
  sama aja ada, maka yang hampir sama cukup banyak.

2. Jelas tergambar dalam beberapa istilah Bahasa Ambon itu beda
   jauh dengan bahasa Batak Angkola, seperti Sipulut dan Gogos,
   Manyonggak dan Hokmat, Panyogo-nyogo-on dan Targatang, dll.

3. Asumsi penulis terjadinya perbedaan disebabkan asal-muasal
   dan pengaruh bahasa asing pada bahasa daerah itu sendiri.

4. Persamaan bahasa yang menyolok adalah, bahasa Ambon dan Bahasa
   batak Angkola sangat dipengaruhi oleh Bahasa Melayu

5. Jika dibandingkan pengaruhnya, maka tergambar bahwa Bahasa Ambon
   lebih banyak dipengaruhi bahasa Melayu dari pada bahasa Batak Angkola.
   Ini dapat anda ketahui dari hasil terjemahan pidato di atas.

6. Pengaruh Bahasa Melayu pada bahasa Ambon juga sangat terasa pada
   lagu-lagu atau lirik lagu Amon yang mana menurut penulis masih
   dapat ditafsir atau di cocok-cocokkan artinya.

7. Jauh lebih susah menyusun Bahasa Ambon dalam satu aline dengan
   12 kalimat menggunakan Bahasa Ambon Murni (Tidak ada unsur
   melayunya) dari pada menyususun Bahasa batak Angkola (perlu
   rujukan-pen)

9. Pemerintah RI Benar lewat lembaga pendidkannya untuk mengangkat
   Bahasa Melayu sebagai bahasa Nusantara untuk kemudian kita
   sebut sebagai Bahasa Indonesia.

10. Terbukti sudah....!
    Memang banyak Bahasa Daerah di Nusantara ini dipengaruhi oleh
    Bahasa Melayu dan tika semua tidak perlu keberatan dengan hal
    itu.
_______________

Penutup
_______________

Demikian infonya para pembaca angkolafacebook.blogspot.com
sekalian. Semoga dapat memancing analisa-analisa bahasa Daerah kita
untuk masa yang akan datang, karena dengan adanya gambaran persamaan
dan perbedaan bahasa ini semakin sadarlah kita memang Nusantara ini
kaya dengan macam bahasanya.

Selamat malam...!

Dan ini gambaran penggunaan Bahasa batak Toba, Karo, Simalungun,
Mandailing dan Angkola dalam bentuk lagu :


Bahasa Batak Toba :


Bahasa Batak Karo :


Bahasa Batak Simalungun :


Bahasa Batak Mandailing :


Bahasa batak Angkola :


Selamat malam....!
________________________________________________________________________
Cat :
* Postingan ini di sponsori oleh "Ombus-ombus Batak sitirif Lappet
  dan Sagu Ambon sitirif Papeda"





















* Postingan ini juga merupakan bagian dari :

Bab 1 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/07/ambon-dalam-7-bab-dan-bab-1-nya-budaya.html

Bab 2 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/07/busana-tradisional-dan-makanan.html

Bab 3 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/07/permasalahn-agama-sejarah-islam-di.html

Bab 4 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/07/macam-daftar-dan-lirik-lagu-ambon-bab-4.html

Bab  5 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/07/download-lagu-lagu-ambon-lama-dan-baru.html

Bab 6 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/07/marboru-ambon-jujur-beta-cinta-holong.html

Bab 7 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2015/07/kamus-menumpang-kamus-ambon-dan-kamus.html

* Juga di dukung oleh :
http://popcash.net/register/63033








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar