Monday, June 25, 2012

" M-O-T-C-A-K (Melestarikan Motcak) " (3)

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Melihat motcak dari sisi agama dan Melestarikan Motcak
Sebagai Seni Beladiri Halak Hita)
_________________________________________________

Para kawan...! berikut sambungan dari "Motcak 2"
________________________________

Motcak Dalam Tinjauan Agama
________________________________

- Para kawan... ! Tak dapat kita pungkiri bahwa sebagian masyrakat kita berpendapat bahwa motcak ini masih erat hubungannya dengan ilmu hitam, karena dalam prakteknya peyajian sesaji juga ada dan hal ini menjadi relevan pula mengingat halak hita sebelum masuknya agama islam ataupun kristen adalah penganut sipelebegu.

- Dalam satu situs dikatakan, "Mossak lebih dikenal/ diberi stigma sebagai silat ilmu hitam, maka mayoritas suku batak yang beragama kristen/islam malah menjauhi pelajaran silat ini. Hal ini memang yang terjadi. karena ritual budaya mossak yg dianggap sebagai kuasa kegelapan.

- Para kawan...! Dipikiran saya, bisa jadi beberapa hal dalam motcak ini bertentangan dengan ajaran agama. Tapi ini tidaklah berarti "Motcak itu harus ditiadakan". Jika memang ada, saya berpendapat yang ritualnya ditiadakan sedangkan seni beladirinya tetap harus dilestarikan. Bukankah hal ini salah satu kekayaan budaya batak. _____________________

Melestarkan Motcak
_____________________

Para kawan...! Pada Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia. blogspot.com dikatakan

- Namun kini, jarang kita mendengar atau membaca tentang Moncak Batak.Budaya beladiri turun temurun itu telah tersisih oleh perkembangan zaman, serta seiring muncul dan berkembangnya berbagai jenis olahraga beladiri modern seperti kara-te, taek-won-do, kung-fu, pencak silat, dan sebagainya. Pada hal, kalau diperhatikan dengan saksama, gerakan-gerakan olahraga Pencak Silat hampir mirip dengan Moncak Batak.

- Moncak Batak pun kini terancam tinggal sejarah. Olahraga khas Batak yang juga menjadi salah satu dari kekayaan budaya Indonesia ini pudar selain karena suhu-suhunya telah meninggal juga karena minimnya generasi muda yang melek budaya lokal, khususnya dari pihak halak hita (untuk menyebut orang kita Batak) yang mengembangkannya sehingga tidak ada yang meneruskan (mengajarkan) dari satu generasi ke generasi berikutnya.

- Sejatinya, kalau dicari, pasti banyak orang Batak yang tinggal di Bona Pasogit ... atau mungkin juga yang tinggal di perantauan, yang, paling tidak, masih bisa memperagakan Moncak Batak ini, namun enggan unjuk kebolehan karena parmoncak di masa lalu identik dengan kekerasan.

Para kawan...! peryataan diatas tentunya tidak mengada-ada, hasil pengamatan saya sendiri demikian, sudah banyak halak hita (ter masuk penulis) yang hampir saja lupa pada seni bela diri ini. Dan untuk tidak melupakannya, tapi justru melestarikannya, maka penulis setuju dengan perkataan "Pewarta Kabar Indonesia" yang mengatakan :

 "Ada baiknya, dengan kemasan seni budaya, olahraga beladiri bernilai tinggi ini dipromosikan untuk tujuan pengenalan budaya lokal dan menghibur. Dan kelak bisa diandalkan menjadi daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara agar berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Tano Batak (Tanah Batak)".

Para kawan...! Horas...horas...horas. Trims bagi para kawan yang mengikuti 3 tulisan motcak ini. Dan ini video Tortor motcak sebagai penutup :

________________________________________________________________

Catatan : Penulis mengucapkan terimaksih pada beberapa pemilik website "Motcak" yang tulisannya saya kutif pada blog ini guna melancarkan alur tulisan.
____________________________________________________________
Scorpioande Hts, Uwah Hasanah Pratama dan 7 orang lainnya menyukai ini.

Cat : Link motcak 1 dan 2 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2012/06/m-o-t-c-k-1.html
http://angkolafacebook.blogspot.com/2012/06/m-o-t-c-k-2.html PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

No comments:

Post a Comment