Showing posts with label Hal Budaya. Show all posts
Showing posts with label Hal Budaya. Show all posts

Thursday, May 23, 2013

"SAYA ORANG INDONESIA (MENIKAHLAH DENGAN ORANG BATAK 2)

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Tanggapan pada blog Softly & Slowly dengan judul tulisan
Saya orang Indonesia ; Jangan Kawin dengan Orang Batak II)
Oleh : Rahmat Parlindungan Siregar
___________________________________________________________








Tio do tao toba jonokkon ni tutuk Parapat najarang do luluan
songon aturan ni adat Batak. Musik...!



kakakakakaka...kkk....horas Tao Toba, horas halak batak dan
horas juga ito penulis blog Softly & Slowly, apa kabar...?
Semoga kabar baik dan tetap sehat wal afiat. blog Softly &
Slowly i like it.

Para kawan...!

Jika kita mengunjungi alamat situs http://softlyslowly.wordpress. com/
batak/saya-orang-indonesia-jangan-kawin-dengan-orang-batak-iii/
maka kita akan menemukan tulisan dengan judul "Saya orang indonesia;
Jangan Kawin dengan orang Batak II".

Pernyatan ini menurut hemat penulis blog angkolafacebook bukanlah
pernyataan dari penulis blog Softly & Slowly tapi pernyataan dari
seseorang yang kebetulan pas dengan apa yang ada dipikiran penulis
blog Softly & Slowly.

Belia berkata, "Bulan July kemaren ada yang meninggalkan sebuah pesan
di topik: Jangan Kawin Dengan Orang Batak! Gee….gw baru baca komen-nya
hari ini, dan tiba-tiba merasa ~~kalau kata orang Sunda~~ peureussss
di hati. Pedih! Ga ada hubungan sama komen itu, cuma tiba-tiba aja
terlintas pikiran yang udah haunted lama di dasar otak gw.

Sudah beberapa tahun ini jika orang nanya sama gw: Mbak ini orang apa?
maka gw akan menjawab: saya orang indonesia. Sering-sering orang
nyangka gw becanda, lalu tersenyum dan memperkuat pertanyaannya:
Maksudnya, asalnya dari mana? Gw jelas tau maksud pertanyaannya,
gw hanya menghindar".

Para kawan...!

Mengacu pada pernyataan di atas jelas si penulis blog Softly & Slowly
"Menunjukkan Persetujuannya". Dan terhadap persetujuan ini saya
menangkap alasan si ito (penulis blog Softly & Slowly) mengatakan
untuk tidak kawin dengan orang batak, sbb :

1. Banyak asap rokok dan merasa terhina pada pesta pernikahan

"Berada di pesta pernikahan orang batak dan arisan orang batak ga
pernah membuat gw merasa nyaman. Selain asap rokok yang tidak
familiar dengan gw, dan benar-benar merupakan jenis polusi paling
nyebelin-ever buat gw, adat istiadat yang berlaku juga membuat gw
sering-sering merasa terhina daripada merasa belong-to". Kata ito
kita ini.

2. Kurang diperhitungkan pada kegiatan duka cita (Siluluton)

"Contoh yang paling gw inget adalah waktu bokap gw meninggal. Gw adalah
anak-nya. Anak-nya yang paling tua. Dan gw merasa dekettttt banget
sama bokap gw. Sedih hati-nya adalah, oleh banyaknya orang yang datang
berkunjung, gw ga merasa terhibur malah tambah sedih hingga gw pingsan
dan menangis melolong. Bukan kepergian bokap yang paling menyayat hati
gw, tapi kenyataan bahwa orang-orang yang datang itu ~~baca:orang batak~~
‘menendang’ gw dari berlama-lama memandang terakhir kalinya jenasah bokap,
dan menganggap bahwa mereka-lah yang paling patut untuk menghias peti
mati-nya dan duduk di sebelah jenasah my very own father!

Dalam upacara adat batak untuk melepas jenasah itu, gw samasekali ga
masuk itungan. Jangan-lah disuruh duduk di samping peti mati bokap gw,
berada di ruangan yang sama pun gw hampir-hampir ga boleh kalo gw ga
betereak permisi minta jalan..." tulis ito ini.

3. Tidak nyaman di acara arisan

"Sebisa mungkin hingga hari ini gw menghindar dari arisan orang batak.
Paling segen gw dengan acara-acara sedemikian. Tidak nyaman. Tidak
friendly. Tidak kepingin. Udah hampir empat-puluh taun usia gw, dan
sejauh ini belon pernah sekali-pun gw merasa bersahabat dengan
lingkungan tersebut. Belum pernah dalam acara apapun juga, pernikahan
atau kematian di keluarga gw, gw merasa di welcome or well-comfort
oleh orang-orang yang menganggap diri mereka pemangku adat batak.
Gw lebih merasa diinjek, dicela, dimaki dan ditendang..." sambung ito
ini pula.

4. Di suruh-suruh dan dipandangi pada acara pesta

"Contoh:  Adik gw menikah, memang gw adalah parhobas-nya. Namun, apa masuk
akal, seorang perempuan yang berdandan nyalon beberapa jam demi tampil
cantik di pernikahan adiknya, disuruh-suruh dan dipanggil-panggil oleh
pria-pria yang duduk santai merokok dan minum kopi dengan kata-kata
merendahkan seperti: “He, saya belum dapat minumannya!” atau “He,
disini belom dapat, bagaimana sih, masak yang sana terus yang dapat
sih *lalu memaki*”. Saya harus katakan bahwa belum satu kalipun seorang
pria batak yang saya temui dalam acara-acara sedemikian yang tidak
memandangi saya dengan tatapan kurang ajar, seolah-olah penampilan
saya adalah sebuah godaan untuk mereka! Wajar saya tidak suka acara-
acara dimana banyak orang batak berkumpul, karena ditatap sedemikian
hanya membuahkan dua reaksi: tersinggung dan mau marah" kata ito in
pula pada pria.

Sedangkan pada kaum wanitanya, beliau berkata :

"...Para wanita bertubuh subur dengan gelang dan perhiasan keroncong yang
seenaknya menyuruh-nyuruh saya: “Ambil cuci tangan! Bikin ini! Bawa itu!”
dan kemudian mencela dengan seenaknya: “Ah, bagaimana pulak yang satu ini,
kurang gesit!” Astaga! Padahal saya dikenal sebagai seorang fastmover.
Adik ipar saya dicela lebih pedas: “Hey, gemuk kali kau, nanti suamimu lari!”

5. Pembicara adat yang tidak disukai

"...Belakangan saya tahu juga para pembicara adat yang reseh luar biasa itu
ternyata dalam struktur kemasyarakatan bukanlah seorang manager yang cakap
atau direktur perusahaan yang kaya raya. On average, malahan, mereka
tergolong dalam kaum elit berprofesi tambal ban atau supir metromini.
Saya jadinya mengambil kesimpulan bahwa pantas saja mereka bersikap
tidak sopan kepada suhud atau si empunya pesta, karena dalam keseharian,
saya-lah yang lebih wajar bersikap arogan terhadap mereka. Pesta batak
satu-satunya wadah dimana mereka merasa equal dengan orang-orang
berpendidikan lebih tinggi dan berkarir lebih sukses. Nah lo". tulis ito
ini pula pada alinea lainnya.
___________________________________________________________

Tanggapan penulis blog angkolafacebook pada macam alasan
"Saya orang indonesia; Jangan Kawin dengan orang Batak II".
___________________________________________________________

Para kawan...! Musik untuk anda sebelum tulisan ini ditanggapi :



Ehem...ehem...ehem...!

Ito nauli lagu... namalo marbaju...ada apa...? Benarkah separah itu
rasa tidak sukanya pada suku batak...? Tidak adakah satu sudut
kehidupan sebagai sudut pandang ito untuk berkata, "Salut pada suku
batak" atau kalaupun tidak salut, tak adakah ito temukan sudut
untuk berkata, "Lumayan orang batak" atau berkata "Terimakasih tukang
tambal ban halak batak karenamu perjalanan saya menjadi lancar atau
terimkasih supir metro mini telah kau antar aku ketempat tujuanku".
Ah...ah...ah... mengapa tidak ito temukan sudut pandang itu...?

Ito salam hormat putra batak untukmu, mohon ijin saya tanggapi
tulisanya :

Tanggapan alasan 1 :

Pesta pernikahan adalah adalah satu bagian dari budaya ito.
Sepengetahuan saya tidak ada larangan merokok pada acara pesta,
bahkan terkesan di anjurkan dan ini sangat terasa pada  banyaknya
penawaran di antara para orang tua atau anakmuda dengan berkata,
"Indon sigaret. Namangidup ho lae...! "Ini rokok, apakah lae tidak
merokok" demkian terjemahan bebasnya ito.

Ito si denggan roha...! Secara umum rokok bagi orang batak bukanlah
rokok sebagai mana pengertian umum yaitu hanya sebagai penenangg pikiran,
tapi rokok bagi orang batak juga "Lambang pergaulan". Ya lambang
pergaulan ito...! karena itu bagi orang batak terkenallah istilah,
"Marisap ho asa godang pargaulanmu". Merokoklah agar luas pergaulanmu.
itu kata lainnya ito. Ini tidak berarti mereka tidak tahu bahwa
merokok juga dapat merusak kesehatan. Mereka tahu itu, para putri
batak lainnya juga tahu itu. Tapi umumnya mereka mengerti. Ya
mengerti...! Mengapa ito tidak...?

Oke...! Ito mungkin tidak suka mengerti pada orang lain (adaftasi)
tapi ito justru lebih suka orang lainlah yang mengerti ito (Aloflatis)
terhadap hal ini ito toh bisa berkata, "Uda atau uwa, jangan merokok
dong disini...!" Dan saya yakin mereka akan pindah tempat. Orang
batk itu punya hati nurani juga ito.

Mengenai ito merasa terhina di acara pesta, saya pikir pesta batak
itu di buat bukanlah untuk menghina. Tapi justru sebaliknya
mengangkat harkat dan drajat. Dan disebut pesta karena orang yang
terlibat didalamnya lebih dari satu orang bahkan cukup sering
ribuan orang,  sehingga cukup wajar jika ada satu dua orang pula
yang terlupa secara tidak sengaja.

Tanggapan alasan 2 :

Ito yang dalam usia 40 tahu-an...! Kegiatan duka cita dalam adat
batak, bukanlah kegiatan keluarga. Dan jika hanya kegiatan keluarga
maka urusan justru menjadi lebih rumit. Jarang sekali kematian
dalam keluarga halak batak hanya ditangani oleh anak-anaknya saja.
Dan nyaris semua arisan batak itu diciptakan untuk kemudahan dan
kelancaran jika terjadi kabar duka dalam keluarga.

Tata cara kematian dalam adat batak bukanlah tata cara bikin-bikinan,
telah ada aturan mainnya ito, dan semua ini erat hubungannya dengan
apa yang disebut "Dalihan na tolu".

Jika ito merasa keberatan dengan terbatasnya waktu, keberatan dengan
siapa yang menghias peti mati, toh semua itu juga dapat dimusyawarahkan.
"Ketahuilah ito...! Adat batak itu tidak diciptakan untuk memberatkan
atau menyusahkan, "Tapi akan menyusahkan jika pengetahuan kita
mengenai adat itu terlalu sedikit". Dan apapun yang sedikit akan
menjadi tidak efektif sebagai dasar kesimpulan yang besar (Istilah
jangan kawin sama orang batak adalah sesuatu yang besar-pen).







Tanggapan alasan 3 :

Hidup adalah pilihan ito, jika tidak merasa nyaman dalam arisan
yah tidak usah arisan. Tetapi ito, "Kenyaman hidup tidaklah
mutlak datang dari orang/anggota arisan, tapi kenyaman datang
dari hati yang bersih. Sudahkah hati kita bersih menerima kelebihan
dan kekurangan manusia lainnya...?







Tanggapan alasan  4 :

Tampil cantik dan berdandan rapi dari seorang kakak untuk menghadiri
pesta pernikahan adiknya adalah suatu kewajaran ito-ku. Bagaimana
mungkin ito bisa keberatan akan hal ini. Tidak inginkah itu disebut
sebagai seorang kakak yang baik...?

Tentang suruh-suruh, itu sudah ada kepantasannya ito-ku. Pria batak
itu bukanlah orang yang tak punya etika. Saya yakin mereka semua tahu
mana yang pantas disuruh dan tidak pantas.

O ya ito...! "Suruh" bagi orang batak itu tidak sama kuatnya dengan
keputusan pengadilan. Karena itu, itopun tetap boleh tidak melaksanakan
nya. Ito bilang, "Tak mau saya kenapa rupanya". Atau ito saja yang
menyuruh, toh tidak ada larangan. "Damaikan hatimu ito-ku...!"

Ito...! Setiap manusia punya hak dan kewajiban dalam kehidupan
bermasyarakat, mari sama pakai dengan semestinya. Jangan ito
tunjukkan bahwa hak itu lebih penting dari pada kewajiban, karena
banyak orang tidak suka.

Tanggapan alasan 5 :

Ito nauli basa...! Andai saja ito adalah salah seorang putri dari orang
yang orang tuanya tukang tambal ban atau yang orang tuanya supir
metro mini dan orang menulis untuk ito, seperti apa yang ito tulis,
bagaimanala perasaan ito itu...?


Ito...! Tuhan maha kuasa dan kuasa atas segalanya, "Jangan berkata
seperti itu". Penulis blog angkolafacebook berkeyakinan tidak satu
orangpun orang batak yang menyukai peryataan ito pada no. 5 ini.
"Tidak ada jaminan ito manajer itu lebih mulia, lebih baik dari pada
tukang tambal ban".

Oya ito...! Dalam urusan adat profesi / jabatan seseorang tidaklah
menjadi patokan dalam pelaksanaannya. Tapi patokannya "Dalihan
Na tolu". Andai ito mengerti akan hal ini, ito tidak perlu berkata
seperti itu.

Ada saatnya ito, tukang tambal ban sekalipun akan menjadi orang
yang paling dihormati dalam adat. Atau ada saatnya seorang
mentri sekalipun ada saatnya hanyalah jadi tukang masak di dapur
dalam pelaksanaan adat.

___________________________________________________________

Pendapat penulis blog angkolafacebook pada judul tulisan
"Saya orang indonesia; Jangan Kawin dengan orang Batak II" dan
cara berpikir manusia
________________________________________________________





















Para kawan...!

Seingat saya ada 3 cara manusia dalam menggunakan pikirannya yaitu

1. Cara Deduktif yaitu cara dengan melihat peristiwa-peristiwa umum
   untuk diambil kesimpulannya secara khusus. Hubungnnya dengan
   tulisan :
   - Suku batak adalah suku yang keras dan kasar (umum)
   - Si Rahmat Parlindungan Siregar adalah suku batak (khusus)
   - Kesimpulan ; Si Rahmat Parlindungan Siregar adalah orang
                  yang keras dan kasar.
   - Benarkah si Rahmat Parlindungan orang yang keras dan kasar
     karena dia suku batak...?

Kenyataan di lapangan, cara berpikir seperti ini tidak terlalu
diterima oleh masyarakat karena menimbulkan keraguan.

2. Cara Induktif yaitu cara dengan melihat peristiwa-peristiwa
   khusus untuk di ambil kesimpulannya secara umum.

   - Ito si penulis blog Softly & Slowly mengalami peristiwa
     yang tak enak dari suku batak pada saat pesta pernikahan
     dan arisan (khusus)
   - Si ito Krisdayanti boru Sunda adalah kekasihnya si Tigor
     Simbolon dan ingin melaksanakan pesta pernikahan bulan
     depan
   - Si ito Nur Aini  hari ini akan membeli gaun pengantinnya
     untuk dipakainya pada pesta pernihahannya dengan si
     Rahmat Parlindungan Siregar.

   - Kesimpulan : Si ito Krisdayanti dan si ito Nur Aini "Jangan
     mau menikah dengan orang batak karena si penulis blog
     Softly & Slowly mendapat perlakuan yang tak baik dari orang
     batak (tidak logis)
   - Apakah benar si Krisdayanti dan si Nur Aini akan pendapat
     perlakuan yang tidak baik, karena si penulis blog Softly &
     Slowly mengalami perlakuan yang tidak baik...?

Kenyataan di lapangan, cara berpikir seperti ini tidak terlalu
dipakai juga karena kurang  akurat dalam penarikan kesimpulannya.

Ini sama artinya dengan, "Tidak akurat ito yang mengalami beberapa
peristiwa tidak enak dengan orang batak mengambil kesimpulan untuk
berkata, "Jangan kawin dengan orang batak".

3. Logika

Cara berpikir inilah yang paling bagus digunakan. Dan terhadap
hal ini menulis tidak dapat bercomentar saat ini. Namun begitu
tulisan saya ini saya tulis berdasarkan cara berpikir logika (ada sebab
akibat) dan bukan berdasarkan cara berpikir Deduktif atau Induktif.
_________________________________________________________

Pendapat penulis blog angkolafacebook pada kepribadian dalam
hubungannya dengan tulisan
_________________________________________________________

1. Tidak ada dua orangpun manusia yang hidup dimuka bumi ini yang
punya kepribadian sama persis sekalipun kembar.

2. Dan sungguh tidak mungkin membuat pripadi semua orang agar
sesuai dengan kepribadian kita.

3. Kepribadian manusia itu terbentuk dari hasil pengajaran para
orang tua atau natua-tua. Dari hasil membaca atau mendengar
sesuatu dan dari hasil pengalaman seseorang.

4. Dalam hubungannya dengan tulisan dan apa yang di tulis, maka
pengajaran orang tua saya pada saya atau pengajaran orang tua
penulis blog  Softly & Slowly padanya, pendidikan dia atau
pendikan saya, pengalam dia atu pengalaman saya akan mempengaruhi
isi tulisan kami ini juga.

Karena itu jika ito ini menginginkan tulisannya, "Saya orang Indonesia ;
jangan kawin dengan orang batak". karena rasa tak suka, maka penulis
blog Angkola facebook justru menetapkan tulisan ini berjudul,
"Saya orang Indonesia ; Menikahlah dengan orang Batak". karena saya
orang Indonesia, suku batak dan suka Batak.

Adapun alasan-alasannya tentunya telah tergambar lewat uraian-uraian
di atas di samping  tulisan lainnya yang tersedia pada blog ini.
_________

Penutup
_________













Kalau dipikir-pikir hebat nian kehidupan ini ba. Bisa la pula
kebencian seseorang pada sekelompok kecil sub suku batak menyebabkan
seseorang berpikir suku tersebut adalah suku yang tak beres, "saya
orang Indonesia ; jangan kawin dengan orang batak" katanya.

Bagaimana pula, jika ada seseorang yang tidak suka dengan sekelompok
kecil orang Padang, lantas ketidak sukaannya ini disampaikannya pula
lewat blognya, "Saya orang Indonesia ; Jangan kawin sama orang Padang"
katanya pula. Ah.....

Bagaimana dengan orang Jawa, disampaikannya pula, "Saya orang  Indonesia ;
jangan kawin sama orang Jawa" katanya. Begitu juga dengan orang Manado,
"saya orang Indonesia ; Jangan kawin sama orang manado" tulisnya pula.

Macam mana itu para kawan...! Ah....hhh...pusing kepala saya ba. Mohon
maaf pada pembaca jika ada tulisan yang tidak berkenan. Modom hitale...!

Selamat borngin...! O tano batak....haholonganku...


__________________________________________________________________
Cat :
"SAYA ORANG INDONESIA (MENIKAHLAH DENGAN ORANG BATAK I)
tidak ditemukan penulis blog angkola facebook. Dan bagian ke III-nya belum saya baca.
*Tiga video di atas adalah sebagai pendukung tulisan

br />
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Saturday, April 6, 2013

Endeng - Endeng

#SELAMAT MALAM TAPANULI#
(Menyimak keberadaan endeng-endeng di wilayah Tapanuli Selatan
dan di luar wilayah Tapanuli Selatan Najolo)
__________________________________________________

"Endeng ni endeng, situkkol ni dong-dong. Ise nai dikonang siboru
na lom-lom" adalah syair umum tentang endeng ni endeng yang tentunya
telah kita ketahui bersama.

Tapi bagaimana dengan :

1.  Arti endeng-endeng, sudahkah kita ketahui bersama

2. Tentang cara pelaksanaanya, apakah tarinya yang dimaksud endeng-
endeng atau lagunya

3. Siapa pemilik endeng-endeng ini sebenarnya, mengingat endeng-endeng
ini juga cukup memasyarakat dilingkungan orang Melayu

4. Dan apa sebenarnya makna lagu dari endeng-endeng tersebut

Ah...! Bagi anda yang ingin tahu jawaban diatas silakan kawan turun tu toru,
menyimak, menangkap, mengamati dan mencermati kata demi kata, hata-hata
uraiannya dan jangan lupa "palu juga videonya" aso rap jelasbe . Botima puang...!






__________________________

Arti Endeng-Endeng Patujolona
___________________________

Baginda Raja dalam comentar youtubenya pada video endeng-endeng
mempertanyakan, "sebenarnya apa sich arti endeng endeng ini....?"

Dan kemudian hal ini dijawab oleh Mahludin Matondang :
"Endeng-endeng = ende-ende=nyanyi-nyanyian." katanya.

Sedangkan Ketua Kesenian Dos Ni Roha Tabagsel Panjang Harahap
Mengatakan lewat situs http://www.medanbisnisdaily.com/news/
read/2012/12/10/1020/endeng-endeng_di_pesta_budaya/#.TLxGSWVX3Fw

"Endeng-endeng artinya pesta panen pada syukuran panen kopi, karena
hasil kopi itu pun berlimpah jadi dibuat satu kegiatan muda-mudi
dimuka bumi untuk mensyukuri hasilnya itu, begitulah kira-kira" katanya
____________________________________________________

Tari atau tor-tor Endeng-endeng dan paduan alat musik pengiringnya
____________________________________________________

1. Dipadukan dengan Gondang Sambilan

"Dalam pagelaran tersebut ada salah satu tarian dari daerah Tapanuli
bagian Selatan (Tabagsel) yang menampilkan tarian endeng-endeng dengan
diiringi alunan alat musik gordang sembilan, tari endeng-endeng itupun
disebut juga dengan tarian pesta panen dari muda-mudi warga Tabagsel"
ungkap berita pada medan bisnis.

2. Dipadukan dengan alat musik melayu atau musik modern

"Endeng-endeng yang ada di Labura ini memakai alat organ didampingi
oleh gendang dan tamborin" kata Amri Munthe dalam situsnya. Labura
Labuhan Batu Utara.
_________________________

Pemilik Endeng-endeng
_________________________

Pada konser Nusantara yang dilaksanakan di Istana BudayaMalaysia
dikatakan pada situs http://www.kbrikualalumpur.org/web/index.php?
option=com_content&id=1011:konser-nusantara-di-istana-budaya-malaysia

Kebudayaan dan seni Indonesia pada kesempatan ini dipersembahkan oleh
para siswa-siswi Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), mahasiswa Indonesia
asal Aceh di Universitas Islam Internasional (UIA) Malaysia, masyarakat
Bawean, masyarakat Mandailing.

Adapun kesenian Indonesia yang ditampilkan adalah kolaborasi Gamelan
dan Angklung (SIKL), Rampak Bedug Banten (SIKL), tari Jathilan
Ponorogo (SIKL), tari Jaipong (SIKL), tari Anging Mamiri (SIKL),
tari Saman (UIA), kesenian Hadrah (Bawean), tari Endeng-Endeng
(Mandailing), dan Gordang Sambilan (Mandailing).

Konser Nusantara merupakan gagasan dari Menteri Penerangan,
Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia, Rais Yatim yang disambut dengan
baik oleh KBRI Kuala Lumpur. Hal ini dalam rangka lebih mengharmoniskan
dan memperkuat hubungan dua bangsa dan rakyat ini, khususnya dalam
bidang seni dan budaya.

Sedangkan pada deskripsi sumutculture youtube dikatakan :
....................................................................
Endeng -- Endeng bukan hanya dikenal di Mandailing, akan tetapi juga
seluruh wilayah Tapanuli Bagian Selatan yang meliputi Angkola,
Sipirok, Barumun dan Padang Lawas/Padang Bolak.

"Tari ini menggambarkan semangat dan ekspresi gembira masyarakat sehari-
hari. Tari endeng-endeng merupan tari tradisi yang berasal dari daerah
Tapanuli Selatan" tulis situs  http://www.reocities.com/agustinustriyanto/perangdkk.htm
lewat blognya dengan judul "Ragam Tari Di Sumatra Utara.
______________________________________________

Tari atau tor-tor Endeng-Endeng diwilayah Tapanuli Selatan
______________________________________________

1. Endeng-endeng sebagai tarian atau tor-tor ungkapan rasa syukur
masyarakat Tapanuli Selatan atas terlaksannya panen padi

Tari dan Endeng-Endeng
sebagai ungkapan rasa sukur
Pada diskripsi sumutculture di video
youtube dikatan :

Tari Endeng -- Endeng merupakan
ungkapan rasa suka cita dari Naposo
Nauli Bulung (muda - mudi) saat
bertanam dan panen raya
..................................................
Tari ini ditampilkan pada Pagelaran
Malam Kesenian Kabupaten Mandailing
Natal pada tanggal 17 Maret 2012 di open
stage Pekan Raya Sumatera Utara 2012.

Namun demikian, ada hal yang perlu dikritisi dari tarian ini terutama
dari segi pakaiannya. Penari wanita dalam tarian ini menggunakan
"Bulang" (mahkota) yang seharusnya tidak digunakan untuk muda --
mudi karena Bulang hanya digunakan oleh permaisuri raja dan hanya
digunakan saat pelantikan raja/perkawinan saja.

Dengan demikian, endeng-endeng ini jelas sebagai bagian dari
budaya Tapanuli Selatan ini.

2. Endeng-endeng Sebagai tarian atau tor-tor dalam pesta pernikahan

Bayo daulay sipemilik 97 video di youtube dengan 116 pelanggan
mengatakan :

Tari atau tor-tor dalam iringan
lagu endeng-endeng
produksi real music entertaiment
jakarta,kami menawarkan hiburan
atau tarian tradisional dr tapanuli
selatan untuk acara pesta pernikahan
atau acara perkumpulan orang btak
bagian selatan dan untuk acara adat
dr tapanuli selatan jika anda
berminat untuk memakai alat gondang
kami silakan hub:021-94808924 atas
nama hamzah daulay, gondang ini
berasal dr padang bolak tapanuli selatan.

Dengan demikian, jelas endeng-endeng ini juga kadang dikutkan
dalam acara pernikahan.
_______________________________________________________

Tari atau tor-tor Endeng-Endeng Luar Wilayah Tapanuli Selatan Najolo
_______________________________________________________

1. Endeng-Endeng di Labura (Labuhan Batu Utara) sebagai
tarian atau totr-tor dalam pesta pernikahan

pada situs http://amrimunthe.wordpress.com/2012/04/03/endeng-endeng-
ala-masyarakat-batak-muslim-labura-sebuah-metamorfosa-hakikat-nilai-
adat-dari-sakralisme-menuju-hedonisme-dan-dari-sosialisme-menuju-
materialisme/ dikatakan :

Lagu dan tari endeng-endeng
dalam pesta pernikahan
Pada dekade tahun 1970-an hingga
akhir tahun 1980-an, tidak begitu
jelas tahun-tahun sebelum kelahiran
penulis, sebagian masyarakat
Batak Muslim di Labura memiliki
tradisi dan adat budaya yang unik
dan tidak ditemukan di daerah lain.
Adat istiadat ini biasanya
akan terlihat pada acara-acara
perkawinan (walimatul ‘ursy) yang
dikenal dengan istilah “PABAGAS BORU”
(mengawinkan anak perempuan).

Dari serangkaian acara pabagas boru ala masyarakat Batak Muslim
Labura ini, kelihatan bahwa acara tersebut mengadopsi tradisi tiga
suku sekaligus, yakni Melayu, Batak Toba dan Batak Mandailing.

Pencamburbauran tradisi tersebut membuat adat yang berlaku tersebut
menjadi kabur dan tidak kelihatan identitas pribadinya. Namun,
anggaplah bahwa adat tersebut sebagai adat tersendiri yang telah
baku tanpa harus mengklaim bahwa adat ini adalah milik suku Batak
Toba atau milik suku Melayu atau milik suku Batak Mandailing.

Persoalan yang akan dibahas di sini adalah metamorfosa yang saat
ini terjadi dan nyaris meninggalkan makna dan hakikat acara pabagas
boru itu sendiri.

Saat ini, zikir berdah telah tiada. Zikir berdah telah diubah dan
ditinggalkan dengan munculnya grup model baru bernama “Endeng-Endeng”.
Mendengar kata “endeng-endeng”, yang terlintas di benak kita adalah
kebudayaan adat Mandailing yang disertai gendang dan suling dengan
lagu-lagu bersyair bahasa Mandailing. Isi liriknya adalah do’a bagi
pengantin. Namun tidak demikian halnya, meskipun tidak boleh dinafikan
bahwa ada beberapa lagu yang juga mengandung isi yang sama dengan
esensi endeng-endeng ala Batak Mandailing.

2. Endeng-endeng di Kota Pinang sebagai perpaduan tari dan
pencak silat

Lagu dan tari endeng-endeng
dalam perpaduan budaya
"Sama dengan kebudayaan di daerah lainnya,
Cenggok-cenggok dan Endeng-
endeng dapat dikategorikan sebuah perpaduan
tarian dan pencak silat. Tradisi ini lazimnya
dilakukan masyarakat yang sedang menggelar pesat
khitanan (sunat rasul) atau malam pesta perkawinan
oleh masyarakat di Kotapinang.

Malam sebelum digelarnya pesta besar,
biasanya pemilik hajatan mengundang
warga sekampung untuk melakukan kenduri.
Kenduri itu biasanya digelar
untuk menyampaikan doa-doa dan pujian kepada Nabi Besar Muhammad SAW.
Selain itu, kegiatan tersebut bermaksud untuk menjamu warga sekampung
khususnya kaum pria dan orang-orang tua untuk bersantap malam di rumah
pemilik hajatan".

Demikian tersaji lewat link :
http://kotapinang.wordpress.com/2010/08/18/cenggok-cengok-dan-endeng-
endeng-budaya-warga-mandailing-di-kotapinang-labuhanbatu-selatan/

Selanjutnya dikatakan :

Di sela-sela nyanyian tersebut, biasanya sejumlah pemain Endeng-endeng
melakukan pancak silat mengikuti hentakan gendang yang diiringi
seruan-seruan warga yang menyaksikan. Makin larut malam, suara
gendang yang ditabuhpun makin kencang. Tak jarang sang pengantin juga
diajak berpencak untuk mengusir kegelisahannya menjelang pesat besar
perkawinan.
___________________________________

Macam video Endeng-endeng di youtube
___________________________________

Dengan terketahuinya sitirip terpahaminya seluk beluk endeng-endeng
di atas, maka marilah kawan kita nikmati macam tari endeng-endeng
di bawah ini. Mari...mari...! Mari para kawan ataupun boru tulang.
Jonjong hamu...! Ahadope kedan, pasang musik....!

Musik...!

1. Lagu endeng-endeng dalam  tari atau tortor di  namar borutulang



*Lirik Tari Endeng-endeng dari Tapsel Madina :

Endeng hu endeng si pucuk  ni dulang-dulang
elek do pupu elek dohot si boru tulang

Endeng ma endeng kalettek dohot sipatu
ulang au elek-elek ho anak ni namboru

Endeng hu endeng si pucuk  ni bulu tolang
ulangma pupu menjeng ale boru tulang

Endeng ma endeng sibarebe tu sikkoru
ulang dok au namenjeng o anak ni namboru

Mandurung di aek sosa  dodas dapotan bulu kola
mangan hurkur au rela asalma ho anggi margambira

Sipirok tu Sidippuan boluson mada pargarutan
sadarion do abang rela atcogot roma parbadaan

Endeng hu endeng siratting ni riang-riang
homaia anggi parumaen ni dainang

Endeng ni endeng bahatma maratti batu
bahat dope nalain baen parumaen ni namboru

Roda-roda roda jait jaitonna abit salendang
bahatpe anggi nalain ho do anggi mangoban sonang

roda-roda roda jait ulang ma gutting bola-bola
ra do au abang satahi asal ulang man dua roha

Endeng ni endeng melati tu bunga raya
anggo nung songoni satahi hita saroha

Endeng ni endeng sitangkis sipartappua
marema tapa boa tu ama inanta

Endeng ni endeng melati tu bunga raya
anggo nung songoni satahi hita saroha

Endeng ni endeng sitangkis sipartappua
marema tapa boa tu ama inanta

2. Lagu endeng-endeng sebagai ungkapan rasa yukur atas hasil panen



*Lirik Lagu Tari Endeng-endeng dari sebagai ungkapan syukur

3. Lagu endeng-endeng dalam lingkungan pergaulan kemasyarakatan



*Lirik dan  tari endeng-endeng dari Rayhan :

On ma endeng-endeng ihut tari di topu gondang
luhut koum sude mambaen sonang nadi roha

Onma endeng-endeng dioban doi mardongan-dongan
ulang sai dikonang arian borngin tarangan-angan

Moofkon ma amang songoni muse da inang
di sudena kasalahan sian menek sampe mangodang

Harop doi amang do'a restu ni dainang
mangalakka tu tujuan onma ia jodoh sian Tuhan

On ma endeng-endeng dakka ni rude baen soban
hatcit di hangoluan ulang gabe marsidokkonan

Onma endeng-endeng dioban doi mardongan-dongan
ulang sai dikonang arian bongin tarangan-angan

Magodang aek bilah hara ni nonat di juluan
malo mambuat roha isudena mambaen sonang

Dung lalu tutujuan jalaki patcur paridian
satahi saoloan aso denggan di hangoluan

Manat-manat manopi maroban boban nasa gobang
moof marsimoopan muda adong da kasalahan

sobar diparkatcitan ulang lupa dihasonangan
parange di padenggan so ulang ro da parbadaan

On ma endeng-endeng ihut tari di topu gondang
luhut koum sude mambaen sonang nadi roha

Onma endeng-endeng dioban doi mardongan-dongan
ulang sai dikonang arian borngin tarangan-angan

Moofkon ma amang songoni muse da inang
di sudena kasalahan sian menek sampe mangodang

Harop doi amang do'a restu ni dainang
mangalakka tu tujuan onma ia jodoh sian Tuhan

On ma endeng-endeng, dakka ni rude baen soban
hatcit di hangoluan ulang gabe marsidokkonan

Onma endeng-endeng dioban doi mardongan-dongan
ulang sai dikonang arian borngin tarangan-angan

Magodang aek bilah hara ni nonat di juluan
malo mambuat roha isudena maroban sonang

Dung lalu tutujuan jalaki patcur paridian
satahi saoloan aso denggan di hangoluan

Manat-manat manopi maroban boban nasa gobang
moof marsimoopan muda adong da kasalahan

sobar diparkatcitan ulang lupa dihasonangan
parange di padenggan so ulang ro da parbadaan

Onma endeng-endeng si tanggis bulung ni haloban
torkis nian sude maranak boru nasa roha








4. Lagu endeng-endeng dalam tarian pengantin di Labuhan Batu



*Lirik dan  tari endeng-endeng dari Labuhan Batu
__________________

Kesimpulan dan Saran
__________________

Kesimpulan :

1. Endeng-endeng adalah salah satu sub dari bagian budaya/kesenian yang
berasal dari Tapanuli selatan dengan wilayah khusus Mandailing.

2. Isi pesan pada tari atau lagu endeng-endeng ini pada umumnya
disesuaikan dengan tujuan dilaksanakannya tari atau tor-tor karena
itu bisa sifatnya pujian, saran atau do'a

3. Adapun makna syair lagu secara umum dalam setiap tarian
endeng-endeng lebih ungkapan rasa senang atau gembira
(kebalikan dari ungut-ungut beda sedikit dengan kijom-kijom
dan onang-onang)

4. Sebagai kesenian, maka fungsinyapun dalam budaya sangat luas.
Bisa dimasuk dalam hiburan pada pesta pernikahan, pada ungkapan
rasa syukur dibidang pertanian, bahkan pada hiburan-hiburan
sebagai tari dalam lingkungan masyarakat termasuk lingkungan sekolah.

5. Endeng-endeng ini juga adalah salah satu budaya yang punya pengaruh
besar pada budaya lain, khususnya budaya Melayu dilingkungan
kota pinang dan sekitarnya. Karena itu tari dan lagu endeng-endeng ini
sudah variatif.

6. Karena luasnya pengertian dan pemahaman umum mengenai endeng-
endeng ini maka dalam prakteknyapun alat  musik tradisional Tapsel
bukan lagi merupakan suatu keharusan dalam pelaksanaannya.

7. Membicarakan endeng-endeng, sama artinya kita dengan membicarakan
kebudayaan Tapsel. Membicarakan endeng-endeng berarti kita juga
membicarakan lagu /syair dan tari atu tor-tor (saling berkaitan/satu kesatuan)

Saran :

Kiranya kedepan kelastarian endeng-endeng ini tetap terjaga dengan
baik. Perubahan bisa jadi tak dapat dicegah, karena endeng-endeng
bukanlah milik pripadi. Begitupun, kiranya kedepan ciri khas pakaian
Tapsel itu harus tetap ditujukkan dalam setiap pementasannya.

Begitupun dengan gaya mengungkapan syairnya dan hal ini akan
sangat diperlukan jika endeng-endeng tersebut dilaksanakan pada
acar-acara adat.

Selamat malam para kawan, "Jayalah kebudayaan Tapsel"
dan horas...!
_____________________________________________________
Cat : Pada semua pemilik video endeng-endeng, penulis angkola.
facebook.com mengucapkan terimakasih.
*Sampai 11 Des 2013 dilihat 220 kali

Wednesday, October 10, 2012

"THE ANGKOLA PEOPLE OF SUMATRA"

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN /HAPPY NIGHT FRIEND#
(Memahami/menyimak isi blog bolinggo69 yang memuat macam
gambar/image musik Angkola / Understanding / blog content bolinggo69
scrutinize the load range of photo / image music Angkola)
___________________________________________________

Para kawan...! Saya yakin 90 % rakyat Angkola yang tahu cara memakai internet telah pernah membuka blog dari bolinggo69 ini. Tapi karena isinya menggunakan bahasa inggiris maka sebagaian dari kita menjadi kurang merespon. Bukan karena kita tidak tahu bahasa inggiris, tapi kurang memahaminya, karena kebanyakan kita hanya
belajar semasa sekolah.


Inggiris language translation by google:

The friend ...! I bet 90% of the Angkola
know how to put on the internet has never opened
blog from this bolinggo69. But because it is in use
inggiris language then sebagaian of us become less
respond. Not because we do not know the language inggiris,
but less understood, because most of us just
learned during school.
_________________________________________________________

Untuk dapat lebih memahami isi blog ini, maka saya sebagai
penulis di Macam Status Angkola berinisiatif untuk
menerjemahkannya ke bahasa Indonesia. Dan saya yakin
bolinggo69 memuat tulisan ini untuk dapat dipahami
pembacanya baik para peneliti budaya maupun masyarakat
Angkola.

Inggiris language translation by google:

To be able to better understand the contents of this blog,
I, as How Status Angkola author initiative to
translate it into Bahasa Indonesia. And I am confident
bolinggo69 take this piece to be understood
good readers, the researchers culture and society
Angkola.
______________________________________________________

Terjemahan blog bolinggo ke bahasa indonesia/
Bolinggo blog translation to bahasa indonesia
______________________________________________________

The Angkola People of Sumatra - Rec. 1971-79/
Angkola Orang Sumatra - Rec. 1971-79

(Lihat gambar di bolinggo69.blogspotcom /
See picture bolinggo69.blogspotcom)
_____________________________________________________

The Angkola People of Sumatra
- An Anthology of South-East Asian Music
Recordings by Margaret J. & H. Kartomi - 1971-79
Musicaphon • Bärenreiter - BM 30 SL 2568 - P.1983

Inggiris language translation by google:

The Angkola Rakyat Sumatera
- Sebuah Anthology of South-East Asia Music
Rekaman oleh Margaret J. Kartomi & H. - 1971-1979
Musicaphon • Bärenreiter - BM 30 SL 2568 - P.1983
____________________________________________________

(Lihat gambar di bolinggo69.blogspotcom /
See picture bolinggo69.blogspotcom)

Side A

No. 1 Gordang Irama Rangas Na Ule-Ule 2'27
No. 2 Gordang Irama Harajaon, dengan 4'36
- (with) Irama Onang-Onang dan (and) Irama Jeir-Jeir
No. 3 Gordang Irama Aek Magodang 2'23
No. 4 Gordang Irama Sihutur Sanggul 2'01
No. 5 Gambang Mandangkit Ko Somanikitik Kami 1'12
No. 6 Tulila Solo 0'34
No. 7 Gordang Irama Udan Potir 1'59
No. 8 Gordang Irama Tua 3'25
No. 9 Gordang Irama Roba Na Mosok 1'18
No. 10 Ungut-Ungut - Sikambang Angola 3'03

Indonesia language translation by google :

Side A

No 1 Gordang Irama Rangas Na Ule-Ule 2'27
No 2 Gordang Irama Harajaon, Artikel Baru 4'36
- (Dengan) Irama Onang-Onang dan (dan) Irama Jeir-Jeir
No 3 Gordang Irama Aek Magodang 2'23
No 4 Gordang Irama Sihutur Sanggul 2'01
No 5 Gambang Mandangkit Ko Somanikitik Kami 1'12
No 6 Tulila Solo 0'34
Nomor 7 Gordang Irama Udan Potir 1'59
No 8 Gordang Irama Tua 3'25
No 9 Gordang Irama Roba Na mosok 1'18
No 10 Ungut-Ungut - Sikambang Angola 3'03
_____________________________________________________

Side B

No. 11 Sitogol Angkola and Mandailing with ole-ole 5'02
No. 12 Gondang Irama Onang-Onang dan (and) Ile-Ile
Naposo Bulung 4'56
No. 13 Gondang Irama Onang-Onang Inanta Soripada 1'54
No. 14 Zikir-rapano Toko Dua 2'52
No. 15 Zikir-rapano Toko Pinis 4'07
No. 16 Gondang Irama Campong-campong 2'08

Indonesia language translation by google :

Side B

No 11 Sitogol Angkola dan Mandailing dengan ole-ole 5'02
No 12 Gondang Irama Onang-Onang dan (dan) Ile-Ile
Naposo Bulung 4'56
No 13 Gondang Irama Onang-Onang Inanta Soripada 1'54
No 14 Zikir-rapano Toko Dua 2'52
Nomor 15 Zikir-rapano Toko Pinis 4'07
No 16 Gondang Irama kampung-kampung 2'08

(Lihat gambar di bolinggo69.blogspotcom /
See picture bolinggo69.blogspotcom)
_____________________________________________________

Here is the second record I have chosen to post from
this series. There will be thirteen more coming during
the following weeks. For an interesting review of this
record see the accompanying text of my previous post!

Indonesia language translation by google :

Berikut adalah catatan kedua saya telah memilih untuk
posting dari seri ini. Akan ada tiga belas lebih datang
selama beberapa minggu berikutnya. Untuk kajian menarik
dari catatan ini melihat teks yang menyertai dari
posting saya sebelumnya!
________________________________________________________

The men sing Muslim poetry, accompanying themselves
on frame drums.

Indonesia language translation by google :

Para pria menyanyikan puisi Muslim, menemani diri
pada drum frame.
________________________________________________________

Girls in Sabadolok performs nasit,
accompanying their singing on frame drums

Indonesia language translation by google :

Gadis di Sabadolok melakukan nasit,
menemani mereka bernyanyi pada drum bingkai
________________________________________________________

A gambang played by two women outside their house
in Bahal I, Portibi.

Indonesia language translation by google :

Sebuah gambang dimainkan oleh dua perempuan di luar
rumah mereka di Bahal I, Portibi.
________________________________________________________

Dancers portrayed iconographically on a temple at
Portibi, Patang Lawas.

Indonesia language translation by google :

Penari digambarkan iconographically di sebuah kuil di
Portibi, Patang Lawas.
_______________________

Kesimpulan dan Saran
_______________________

Kesimpulan/conclusion: :

Berdasarkan uraian/terjemahan blog bolingga69 diatas
maka dapat disimpulkan, beliau memberitahu pada kita
bahwa dia punya CD macam jenis gondang Angkola yang
penulis duga merupakan hasil penelitian untuk keperluan
perguruan tinggi (Rekaman) pada budaya Angkola 1971-1979.

Inggiris language translation by google:

Based on the description / translation bolingga69 blog on
then it can be concluded, he said in our
that she had a CD Gondang Angkola kinds of
author interview is the result of research /
 for college needs (Recording) in culture Angkola 1971-1979.

Saran/suggestion: :

Jika CD ini belum dimiliki pemda Angkola/Tapsel alangkah
baiknya menghubungi beliau untuk meminta copynya, guna
kelestarian budaya Angkola sekaligus memberitahu pada
para generasi Angkola.

Inggiris language translation by google:

If the local government does not already own this CD
Angkola / Tapsel how preferably contacted him to ask
copynya, use Angkola cultural sustainability
simultaneously notify the the generation Angkola.
______________________________________

Ucapan Terimakasaih pada bolinggo69/
Acknowledgments on bolinggo69
______________________________________

Para kawan...! Berikut ucapan terimaksih saya atas
dimuatnya info gondang angkola ini pada blog
bolinggo69 :

Rahmat Parlindungan Siregar adalah orang Angkola
Sumatra, memberitahu bahwa blog dengan judul "The
Angkola People of Sumatra" telah saya baca. Senang
rasanya dapat mengetahui isi tulisan bolinggo69. Dan
mohon ijin isi tulisan saya
terjemahkan ke bahasa Indonesia guna lebih mudah
dipahami masyarakat Angkola. Terimakasih dan
Horas...bolinggo69....!

Inggiris language translation by google :

Parlindungan Grace Siregar is the Angkola Sumatra,
told that a blog with the title "The People of
Sumatra Angkola" I have read. It was nice to be
able to know exactly what bolinggo69 writing.
And I beg permission to body text
translated into Indonesian language more easily
understood using Angkola community. Thank you
and long live ... bolinggo69 ....!
_________________________________________________________
Cat :
Sumber terjemahan http://bolingo69.blogspot.com/2011/04/angkola-people-of-sumatra-rec-1971-79.html

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Friday, October 5, 2012

"NORMA MARKUSIF DI SADA MASA"

#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Mengenang tanda masuknya "Dunia Dalam Berita" sebagai tanda
berakhirnya masa markusif ) ~Rps~
__________________________________________________

Para kawan...! Mohon ijin kasih pendapat tentang status yang pernah dikirimkan Haidir Siagian mengenai "Pergaulan naposo nauli bulung/muda-mudi ni halak hita yang sekarang ini telah
memberi kesan lebih bebas.

Tujuan penulisan adalah sebagai pembanding, masukan untuk para generasi naposo nauli bulung Sipirok hingga kedepan etika pergaulan itu lebih terjaga.
___________________________________________________

Arti Dunia Dalam Berita Bagi Naposo Nauli Bulung
Angkola di sada masa
___________________________________________________

"...teteten...tenten...tenten...nnnn...
....teteten...tenten...tenten...nnnn...
kita menantikan dunia dalam berita...
....teteten...tenten...tenten...nnnn...
....teteten...tenten...tenten...nnnn..."
 ...tut...tut...tut...tet..."

Demikian bunyi ilustrasi yang setiap malam terdengar
di Sipirok Angkola tempoe doloe. Bunyi ini bukanlah
pertanda ronda malam telah di mulai, tapi pertanda
sudah masuk "Dunia Dalam Berita" lewat siaran TVRI
Jakarta.

"Selamat malam..." demikian kata Yasir Denhas untuk
memulai membacakan berita dan biasanya beliau
ditemani oleh Teuku Melinda.

Para anggi...! yang mungkin pada saat ini berusia
17 sampai 30 tahun.

"...teteten...tenten...tenten...nnnn..." pada masa
yang telah berlalu untuk masyarakat umum Angkola bukan
saja sebagai "tanda" dimulainya dunia dalam berita
tapi juga sebagai "Tafsir" telah berakhirnya masa
martandang/pacaran di bongin ni ari. Dan suara/bunyi
ini selalu terdengar jam 9 malam.

Tanda berakhir masa martandang atau markusip ini
tidaklah ditetapkan berdasarkan musyawarah, tetapi
para orang tua/koum sisolkot lainnya berbuat seolah-
olah tanda ini adalah hasil musyawarah dalam melindungi
putri mereka dari para partandang borngin.

Hahahahaha....

Dan hasilnya para anggi...! Saya tak berani bilang
100 persen ampuh. Tapi saya punya keyakinan "Nyaris
100 persen ampuh" Dengan alasan, setan, baik dalam
pengertian yang sebenarnya (iblis) maupun setan yang
datang dari diri manusia yang dalam basa hitanya
mungkin disebut "hantau balau" menjadi tak bisa
menggoda para muda-mudi untuk "marstiopan, marsitula-
kan,  marsigoitan maupun marsibursikan di golap-
golap di bongin ni ari.

Hehehehe....taringot na doba.
__________________________________________________

Konsekuensi bagi pelanggar kesepakatan dan Peringatan
dari para orang tua dan koum sisolkot lainnya
__________________________________________________

Para anggi...! Karena pada masa itu, waktu masuknya
"Dunia Dalam Berita" sebagai tanda berakhirnya masa
martandang atapun markusif maka terjadilah kosekuensi
bagi banyak pihak :

Bagi Orang Tua :

Seolah ada perintah dari masuknya "Dunia Dalam Berita"
tersebut untuk selalu bertanya dimana sudah putrinya
berada. "Mai dia kakakmu Rauli, ne madunia dalam berita
do on, napo masuk ku bagas lakna" kata sang ibu.


Sangape, "Butet...! Tudia dopeho inang, ne madunia
dalam berita do..." ning uma muse sian dapuran sambil
manyiapkon bolgang atcogot manyogot (tolo di ligin
gambarda anggia...tai ulang leleng).

Bagi Masyarakat Umum :

Uda, Naguda, anggi, abang sangape kakak niba, ter-
masuk para opung-oppung akan semua mengingatkan
bahwa jam 9 malam bagi seorang putri halak hita
sudah tidak boleh berada di luar rumah, apalagi
yang namanya hetceng.

Bagi Nauli Bulung :

Akan dianggap sebagai orang yang kurang baik (nasopade)
diantara kawan-kawannya jika masih berpacaran diluar
rumah jam 9 malam ke atas.

Bagi Naposo Bulung :

Jotjot dapot lojana sajo, jika mengunjungi pacarnya
sampai jam 9 malam ke atas. Karena sang pacar/nauli
bulung tersebut akan sangat takut pada orang tuanya
jika masih menemuinya.
__________________________________

Kesimpulan dan Ucapan Terimakasih
__________________________________

Uaraian diatas adalah salah satu gambaran tempoe doeloe,
bagaimana para orang tua, para koum sisolkot lainnya
dalam mengawasi putrinya terhindar dari pergaulan yang
tak beraturan/suka-suka. Dan sepanjang yang saya ketahui,
pergaulan naposo nauli bulung sangat terjaga pada masa
itu.

Bagaimana dengan keadaan sekarang....?

Keadaan pergaulan sekarang, penulis tidak mengetahui persis.
Tapi besar harapan, semoga norma-norma pergaulan naposo-
nauli bulung tetap terjaga di hitaan.

Trims pada Haidir Siagian atas diturunkannya status ini.
Semoga dapat menjadi masukan bagi kita semua, khususon
tu bonapasogitta.

Dan selamat malam....!
________________________________________________
Cat : Sampai 14 Mei 2013 dilihat 55 kali.
- Bagi koum yang memposting image/gambar pada tulisan ini, saya
ucapkan terimaksih termasuk pada sang ibu di atas (Image dapat
dari situs ni halak hita, tapi sudah lupa goarna).
- Bagi kawan...yang ingin mendengar kembali "Dunia
Dalam Berita Taon '80-an" telah disiapkan pada sudut kanan
bolog.  Sangape "Link on", bagi yang ingin langsung ke youtube.
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Saturday, July 14, 2012

"M-A-R-P-A-N-G-I-R"

#SELAMAT PETANG PARA KAWAN#
(Lebih paham dengan tradisi marpangir ala Tapsel) __________________________________________________

Para kawan...! Diado natudia, aha do namasa, sandia ro nion dohot tudia kehe nion adalah hal yang mau dijawab lewat tulisan ini sehubungan dengan adanya tradisi marpangir menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Untuk menghemat jumlah kata taupun kalimat dalam tulisan ini, maka mari langsung kita tarikan, kita tortorkan jari jemari tangan simangambe ini diatas keybord madein sipirok ini. Hahahahaha....ada ada saja, adong-adong sajo.

_____________________

Pengertian Marpangir
_____________________

- Menurut situs melayu online.com, marpangir berasal dari kata pangir
yaitu ramuan dari bahan-bahan alami yang digunakan untuk membersihkan
rambut (keramas)

- Sedangkan menurut sopopinisioan blogspot.com, marpangir adalah ritual
yang dilakukan masyarakat Tapsel sehari menjelang bulan suci Ramadhan.

- Adapun menurut Ali Rahmat Siregar Marpangir terjemahan bebasnya
adalah mandi keramas, yang bertujuan sebagai simbol membersihkan diri
lahir dan batin, sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

___________________

Sejarah Marpangir
___________________

- Menurut sebagian orang yang berkompeten dibidang penelitian sejarah
dan budaya, marpangir adalah peninggalan budaya Hindu yang lebih
dulu masuk ke daerah Tapsel. Ditandai dengan adanya candi Portibi
di daerah Padang Bolak

- Menurut situs melayu online.com, Tradisi mandi menggunakan bahan-bahan
rempah ini sudah ada sejak jaman pra Islam. Atau tepatnya berasal dari
tradisi Hindu

____________________________________

Tempat-Tempat Marpangir di Tapsel
____________________________________

- Diantaranya Aek Sijorni di Kec. Sayur Matinggi, Pemandian Parsariran
di Sungai Batang Toru, Sampuran/Air Terjun Napa di Kec. Angkola Selatan,
Bahkan ada juga yang sampai ke Pantai Sibolga Tapteng.

- Untuk wilayah Sipirok Ali R Siregar mengatakan, "menjelang puasa,
suasana Sipirok meriah, selain sibuk mempersiapkan lauk-pauk yang spesial
untuk sahur pertama, yang paling membuat rindu pulang ke huta (kampung
halaman) sebelum lebaran adalah acara marpangir di batang aek. Kalau di
Desa Padang Bujur ada Aek Milas (Pemandian Air Panas), yang selalu dikunjungi
masyarakat dari berbagai desa. Ramai sekali!

___________________________________

Bahan Marpangir dan Cara Marpangir
___________________________________

Para kawan...! Berikut bahan-bahannya secara umum :
* Unte pangir (Sejenis jeruk sate)
* Daun Pandan
* Daun Tapak Leman
* Serei Wangi
* Bunga-bunga yang harum

- Para kawan, ramu-ramuan itu kemudian direbus di belanga
(Angkola-Sipirok) atau di dalam bambu/bulu (Mandailing).

- Setelah ramuan itu masak dan didinginkan, pada saat kita mandi
disiramkanlah ramuan pangir tadi ke kepala, lalu digosok-gosok.

- Mungkin karena ada minyak/santan dalam ramuan itu, maka rambut pun jadi
lembut dan berkilau indah setelah dipangir sedangkan daun pandan dan
srei ini akan menwangikan rambut.
__________________

Khasiat Marpangir
__________________

Para kawan...! melihat secara umum, khasiat marpangir ini menurut
sopopinisioan blogspot.com, khusus Buah jeruk purut digunakan untuk
mengatasi :

- influenza,
- badan terasa lelah,
- rambut kepala yang bau (mewangikan kulit), serta
- kulit bersisik dan mengelupas.

Daun,jeruk purut digunakan untuk mengatasi :

- badan letih dan lemah sehabis sakit berat.
________________________________

Marpangir Dalam Tinjauan Islam
________________________________

Para kawan...!

- Karena marpangir ini erat sekali hubungannya dengan kegiatan
keagamaan (Menyambut datangnya bulan Ramadhan), maka sudah sepantasnya
hal ini ditinjau pula dari sisi keagamaan.

- Tapi, mohon maaf untuk hal ini, saya belum bisa meninjaunya karena
parbinotoan napodo lalu narohakku tusi. Karena itu, tentu sangat
bagus jika hal ini kita diskusikan.

- Begitupun, saya yakin marpangir ini lebih dekat ke tradisi dari pada agama.

Selamat Petang para kawan, selamat menyambut malam minggu...!
__________________________________________________________
Suka ·  · Bagikan
Arifin Ritonga, Irhav Romai Hutasuhut dan 2 orang lainnya menyukai ini.

Friday, June 29, 2012

"ONANG-ONANG 2"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Memahami Isi/Teks dan Fungsi Paronang-Onang) _________________________________________________________

Para Kawan...! Berikut sambungan dari Onang-Onang 1 : _________________________________________________________

Teks/Isi Onang-Onang Dan Panjang Pendeknya Onang-Onang _________________________________________________________

- Syair onang-onang tidak mempunyai teks yang pasti, melainkan diciptakan oleh paronang-onang secara spontan.

- Semua syair-syairnya hampir semua diciptakan dalam bentuk pantun. Setiap paronang-onang tentu berbeda dalam menciptakan versi pantunnya, semakin kaya perbendaharaan pantun yang di kuasai paronang-onang akan semakin baik pula pantun yang dipergunakan dalam nyanyiannya.

- Panjang lagu onang-onang tidak ditentukan waktunya, ini tergantung kepada paronang-onang itu sendiri, juga melihat stuasi waktu yang disediakan dalam upacara ini. _________________________________________________

Isi nyanyian onang-onang dalam ansambel gondang _________________________________________________

(1) pembukaan,
(2) penjelasan maksud upacara,
(3) cerita latar belakang panortor,
(4) pujian,
(5) nasehat, dan
(6) doa. Para kawan...!

Berikut penjelasannya :

- Pada nyanyian onang-onang terdapat bait-bait kata pembukaan, sebagai pemberitahuan kepada kerabat yang hadir bahwa acara penampilan onang-onang (gondang) mulai dibuka atau ditampilkan.

- Oleh karena itu bagian pembukaan ini hanya ditampilkan satu kali saja yakni pada onang-onang yang mengiringi Gondang Suhut Sihabolonan, yang merupakan gondang pertama dari setiap penampilan gondang.

- Paronang-onang menyampaikan kata pembukaan ini kepada seluruh kerabat yang hadir dan juga kepada orang yang menortor. Dalam isi pembukaan tersebut paronang-onang biasanya menyampaikan suatu pesan yang ditujukan kepada masyarakat Angkola umumnya, dan khusunya pada kerabat yang hadir pada saat upacara itu, agar tetap mempertahankan nilai-nilai yang terkandung dalam musik gondang, baik dari aturan penampilannya maupun dari maknanya.

- Selanjutnya melalui paronang-onang pihak tersebut akan menyampaikan kata-kata maaf dan sembah hormat kepada pihak mora, harajaon, hatobangon, raja adat, penusunan bulung, dan kepada seluruh kerabat yang hadir, apabila nanti ada kekeliruan atau kesilapan di dalam penampilan gondang dan pelaksanaan upacara tersebut.

 Para Kawan...! Berikut contoh syairnya :

- Ile onang baya onang tapuka ma le tajolo mulai on nda asok ma jolo le fikiri ada ulang nda maruba nian ale luai on sian najolo indu nda sannari on Santabi nda jolo sappulu on sappulu noli marsatabi on tu jolo na dua le tolu on lobi nda tarpasangapi on ois nda taronang ale baya onang

- Artinya bagi para kawan yang belum paham benar bahasa ini sebagai berikut : Ile onang baya onang mulailah kita buka dulu ini pelan-pelanlah kita pikiri janganlah hendaknya ada berubah dari dahulu sampai sekarang Maaf terlebih dahulu sepuluh kali maaf Sepuluh kali mohon maaf Ke hadapan dua tiga (seluruh kerabat yang hadir) Terlebih-lebih kehadapan yang dihormati Ois nda taronang ale baya onang Onang-onang.

- Syair ini akan terus berlanjut sampai pada pemberitahuan maksud dan tujuan dilaksanakannya acara, karena itu paronang-onang ini juga dikenal sebagai penyambung lidah panortor (suhut sihabolonan).

- Misalnya, dalam upacara perkawinan paronang-onang akan menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara itu adalah untuk menyambut menantu perempuan mereka. Dalam penjelasan tersebut paronang-onang akan menceritakan pula identitas dari masing-masing pengantin, seperti pengantin itu berasal dari marga apa, anak nomor berapa, dan tempat tinggalnya dimana. Isi bagian syair ini selalu ditampilkan pada setiap onang-onang. (...bersambung ke onang-onang 3)

Para Kawan...! Selamat Pagi, Selamat Beraktivitas.(rfs) _________________________________________________________________

Catatan : Penulis mengucapkan Terimakasih pada pemilik macam blog yang berhubungan dengan tulisan ini, seperti Sumber: http://groups. yahoo.com/group/sa-roha/message/491,(www.pahompu.co.cc / PAHOMPU MEDIA), dan blog lainnya. Semoga info-in fonya memberi manfaat bagi kekuatan budaya kita masa-masa mendatang. Horas tuk para blogger.
_____________________________________________________________
Ilhaem Goeltoem, Armilun Hoetasoehoet dan 4 orang lainnya menyukai ini.

Cat : Link onang-onang 1 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2012/04/kajian-teoritis-onang-onang.html

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Tuesday, June 26, 2012

" M-O-T-C-A-K (Melestarikan Motcak) " (3)

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Melihat motcak dari sisi agama dan Melestarikan Motcak
Sebagai Seni Beladiri Halak Hita)
_________________________________________________

Para kawan...! berikut sambungan dari "Motcak 2"
________________________________

Motcak Dalam Tinjauan Agama
________________________________

- Para kawan... ! Tak dapat kita pungkiri bahwa sebagian masyrakat kita berpendapat bahwa motcak ini masih erat hubungannya dengan ilmu hitam, karena dalam prakteknya peyajian sesaji juga ada dan hal ini menjadi relevan pula mengingat halak hita sebelum masuknya agama islam ataupun kristen adalah penganut sipelebegu.

- Dalam satu situs dikatakan, "Mossak lebih dikenal/ diberi stigma sebagai silat ilmu hitam, maka mayoritas suku batak yang beragama kristen/islam malah menjauhi pelajaran silat ini. Hal ini memang yang terjadi. karena ritual budaya mossak yg dianggap sebagai kuasa kegelapan.

- Para kawan...! Dipikiran saya, bisa jadi beberapa hal dalam motcak ini bertentangan dengan ajaran agama. Tapi ini tidaklah berarti "Motcak itu harus ditiadakan". Jika memang ada, saya berpendapat yang ritualnya ditiadakan sedangkan seni beladirinya tetap harus dilestarikan. Bukankah hal ini salah satu kekayaan budaya batak. _____________________

Melestarkan Motcak
_____________________

Para kawan...! Pada Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia. blogspot.com dikatakan

- Namun kini, jarang kita mendengar atau membaca tentang Moncak Batak.Budaya beladiri turun temurun itu telah tersisih oleh perkembangan zaman, serta seiring muncul dan berkembangnya berbagai jenis olahraga beladiri modern seperti kara-te, taek-won-do, kung-fu, pencak silat, dan sebagainya. Pada hal, kalau diperhatikan dengan saksama, gerakan-gerakan olahraga Pencak Silat hampir mirip dengan Moncak Batak.

- Moncak Batak pun kini terancam tinggal sejarah. Olahraga khas Batak yang juga menjadi salah satu dari kekayaan budaya Indonesia ini pudar selain karena suhu-suhunya telah meninggal juga karena minimnya generasi muda yang melek budaya lokal, khususnya dari pihak halak hita (untuk menyebut orang kita Batak) yang mengembangkannya sehingga tidak ada yang meneruskan (mengajarkan) dari satu generasi ke generasi berikutnya.

- Sejatinya, kalau dicari, pasti banyak orang Batak yang tinggal di Bona Pasogit ... atau mungkin juga yang tinggal di perantauan, yang, paling tidak, masih bisa memperagakan Moncak Batak ini, namun enggan unjuk kebolehan karena parmoncak di masa lalu identik dengan kekerasan.

Para kawan...! peryataan diatas tentunya tidak mengada-ada, hasil pengamatan saya sendiri demikian, sudah banyak halak hita (ter masuk penulis) yang hampir saja lupa pada seni bela diri ini. Dan untuk tidak melupakannya, tapi justru melestarikannya, maka penulis setuju dengan perkataan "Pewarta Kabar Indonesia" yang mengatakan :

 "Ada baiknya, dengan kemasan seni budaya, olahraga beladiri bernilai tinggi ini dipromosikan untuk tujuan pengenalan budaya lokal dan menghibur. Dan kelak bisa diandalkan menjadi daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara agar berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Tano Batak (Tanah Batak)".

Para kawan...! Horas...horas...horas. Trims bagi para kawan yang mengikuti 3 tulisan motcak ini. Dan ini video Tortor motcak sebagai penutup :

________________________________________________________________

Catatan : Penulis mengucapkan terimaksih pada beberapa pemilik website "Motcak" yang tulisannya saya kutif pada blog ini guna melancarkan alur tulisan.
____________________________________________________________
Scorpioande Hts, Uwah Hasanah Pratama dan 7 orang lainnya menyukai ini.

Cat : Link motcak 1 dan 2 :
http://angkolafacebook.blogspot.com/2012/06/m-o-t-c-k-1.html
http://angkolafacebook.blogspot.com/2012/06/m-o-t-c-k-2.html PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

" M-O-T-C-A-K : Ujian Akhir Dari Master Motcak dalam Ilustrasi Tanya Jawab macam Mara-Marga Batak


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar gambaran Ujian Akhir Dari Master Motcak
dalam Ilustrasi Tanya Jawab macam Mara-Marga Batak)
________________________________________________________________________












________________

Kata Pengantar
________________

Jelas postingan ini adalah pendalaman dari Link :
http://angkolafacebook.blogspot.co.id/2012/06/m-o-t-c-k-1.html
yang mana penulis mengurai tentang gambaran Hubungan "Pencak Silat"
dengan "motcak". lewat sub uraian, Sejarah Motcak, Asal Muasal
Gerakan Motcak dan Asal usul Istilah Motcak pun nama-nama Jurus
dalam Motcak.

Para kawan...!

Berikut info pendalamannya yang berisi gambaran Ujian Akhir Dari
Master Motcak dalam Ilustrasi Tanya Jawab macam Mara-Marga Batak.

Selamat menyimak...!

_________________________________________________________

Sambungan Ilustrasi Tanya Jawab sekitar Motcak Batak
_________________________________________________________
























7. Hal Ujian Akhir Bagi Para Pemoncak


Rangkuti :

Tentu-nya Regar, setiap orang batak pada masa lampau yang sudah dapat
dikatakan "Parmotcak" harus-lah lulus dari suatu Ujian yang dalam hal
ini dapat dipelajari secara individu mau-pun secara kelompok.

Bagaimana kira-kira gambaran ujian akhirnya...?

Regar :

Ujian ini biasanya dilaksanakan pada saat bulan purnama Rangkuti
dan pertarungan bisa melawan :
- Harimau
- Orang Utan atau
- Elang

...atau...

mungkin juga dengan "Ular naga" yang dalam Bahasa Batak disebut
si "Magombus".















- Semuanya ini disesuikan denga kelulusan dalam motcak tersebut.
Artinya motcak itu sendiri terdiri dari macam tingkatan untuk dapat
disebut menguasai motcak.

- Dalam tulisan "membuka tabir mossak" di salah satu situs di katakan :

- Ujian terakhir bagi aliran Mossak tertentu memang bertarung dengan
Harimau, namun yg kuterima dari beliau Prof Sorimangaraja Sitanggang
ialah justeru, bertarung dengan Orang Utan karena dikatakan olehnya,
bahwa Pelajaran Mossak Harimau ialah masih dibawah Pelajaran Mossak
Kucing.

Disamping ada lagi belajar Mossak kepada Ular, Elang dan sisi mistisnya
yg justeru diambil dari belajar kepada Gallot (keterangan menyusul)

- Pelajaran tertingginya justeru belajar kepada Orang Utan dan bertarung
dengannya, setelah itu dilengkapi dengan belajar Karipat kepada Ayam
yg mirip nantinya dengan aplikasi Gayung Batin di Minang

8. Hal Gambaran Kisah Perkelahian Melawan Harimau Berkaki Tiga

Nasution :

Satu hal yang populer dari Tanah Batak menenai Motcak ini adalah
adanya perkelahian dengan harimau atau Babiat. Apa yang dapat
kau sampaikan mengenai hal ini Regar...?

Regar :

Dalam salah satu comentar "Menguak Tabir Misteri Motcak" di katakan :

- Mengenai kisah perkelahian melawan harimau berkaki tiga, kebetulan
itu mirip dengan satu kisah legenda di leluhur marga kami (hanya
saja pelaku dan ending ceritanya agak berbeda). Dalam kisah
keluarga marga kami.

- Dahulu salah seorang leluhur kami yang sudah terkenal kesaktiannya
memang pernah bertarung dengan seekor harimau berkaki tiga yang
merupakan raja dari seluruh harimau pada saat itu. Hasil dari
pertarungan itu tidak disebutkan namun diceritakan bahwa sang harimau
dan leluhur kami tersebut menjadi bersahabat, bahkan ada cerita yang
menyebutkan bahwa sang harimau mengajarkan ilmu silatnya tersebut.

- Itulah asal muasal "mossak babiat" (babiat=harimau) tsb. Mungkin
ini hanya merupakan legenda atau mitos, namun setidaknya dapat
disimpulkan bahwa memang silat mossak tidak bisa dilepaskan dari
adanya jurus harimau tsb.

Nasution :

Oke Regar, dapat di Pahami...!
Dan gambaran perkelahian ini sebnarnya dapat kita peroleh juga dari
salah satu Novel asal Tanah Batak yang berjudul, ......
dengan Tokoh utamanya yaitu si Erwin.

Nah...!

Setelah beliau lulus dari ujian akhir ini-lah baru kemudian
beliau berangkat merantau keluar pulau Sumatra.

Nasution :

Apa masih ada yang ingin kau sampaikan mengenai hal ini Regar...?

Regar :

Masih dalam "Situs Membuka tabir Misteri Motcak" dikatakan : ...kisah
dilanjutkan tatkala itu, setelah memanaskan tubuh dan menangkis dahan
yg jatuh, kemudian terasa lapar datang menyerang.. seiring dengannya,
tiba-tiba terdengarlah suara keras sesuatu yg jatuh, ternyata itu buah
durian yg telah matang..

- Maka, segeralah seseorang itu bangkit dan mengejar ke arah suara
durian jatuh tadi.. namun... ternyata.. disana telah lebih dahulu
sampai sesuatu mahluk yg sangat menyeramkan.. ialah Harimau sepanjang
4 meter, dan kakinya hanya ada 3.

- Timbullah rasa takut tatkala melihatnya, rasa laparpun hilang,
berganti kekuatiran yg amat sangat, menatap terpana tiada bisa
bergerak , melihat sang Harimau dengan nikmatnya menyantap durian.

- Demikianlah ternyata Harimau itu tidak peduli dengan seseorang itu,
yg dia pedulikan ialah kembali menunggu saatnya durian jatuh kembali,
dan menghabiskannya..

- Seseorang itu kemudian mulai berfikir, karena mulai kembali rasa
percaya dirinya, kemudian mencari cara bagaimana untuk merebut
durian jatuh yg selalu saja disikat sang Harimau.

- Lalu saatnya tiba, setelah keberaniannya terkumpul akibat rasa lapar
yg amat sangat, maka ketika durian jatuh kembali, segera saja ia
berlari berusaha mengambilnya..., namun apa yg terjadi.., badanya
terasa terbang dan terhempas, ternyata Harimau Kaki Tiga yg
menghempaskannya dengan menubrukkan badannya.

- Namun itu tak membuat seseorang itu menjadi takut, malahan ia
segera berlari dan berusaha mengambil durian itu, sehingga
diceritakan selanjutnya terjadilan pertarungan antara manusia
melawan Harimau, namun anehnya, Harimau kaki tiga tak pernah
sedikitpun berusaha mencederainya, hanya melakukan gerakan-gerakan
yg menghalangi saja, dan itu membuat seseorang itu kemudian "belajar"
mengatasinya..

- Dan ketika pelajaran itu usai, sebagai hadiahnya... ialah durian
segar matang menantinya.. Para kawan, apa yang saya tangkap dari
keterangan diatas adalah ujian akhir yang diberikan oleh sang
master motcak pada muridnya untuk dapat dikatakan lulus dan ujian
ini bukan saja memprakterkkan apa yang didapat dari sang master
motcak juga mendapatkan sesuatu dari harimau kaki tiga tersebut.

Dan harimau ini bukanlah, harimau pemakan daging, tapi justru
pemakan tumbuhan karena itu tidak pula pernah terdegar seorang
pemotcak dimakan harimau.

Hahahahahahahaha....hebat nian motcak ini kawan. Kema hita...!
Tu dia ? Marguru mattong...! Hehehehehe...


9. Motcak Babiat dan Ramuan Babiat

Panjaitan :

Bagimana dengan yang namnya "Ramuan Babiat" Regar...?

Regar :

Bagi mereka yang lulus motcak Babiat atau harimau dengan
sendirinya juga menguasai ramuan Babiat yatu ramuan yang berhubungan
dengan pengobatan.

1. Gagatan Babiat Jantan ( sejenis
2. Gagatan Babiat Betina
3. Sirih Babiat
4. Gottam Babiat
5. Tahul-tahul Babiat
6. Rei Babiat ( alang-alang )
7. Sihala Babiat

Mengenai manfaatnya dikatakan :

- Diyakini bahwa setiap tumbuhan itu ada sisi mistisnya juga konon
pula sisi medisnya, karena bisa dibuktikan, diantara daun itu jika
dimakan, maka bisa menyebabkan kita selalu ingin berkelahi, tiada
lelah sedikitpun, percaya atau tidak, bisa kuat berkelahi selama
tiga hari tiga malam... (kiasnya mungkin)

- Juga ada diantara tumbuhan daun itu, yg jika sudah dimakan
selembar saja, menyebabkan kita kenyang satu hari satu malam..

- Dan ada diantara daun itu, yg jika kita makan dia, maka pukulan
apapun yg akan masuk ketubuh kita, pukulan itu selalu saja meleset
kesana kemari.
____________

Penutup
____________

Demikian info yang dapat diberikan lewat postingan ini para kawana
sekalian. Dan jika postingan ini mau diakhiri dengan pertanyaan
yang harus anda jawab maka, ini-lah pertanyaannya :


Selamat malam...!

Berikut video pendukung tulisan :

(...bersambung ke Motcak 3) Link :

____________________________________________________________________
Cat :


http://amzn.to/1VW0ktU
cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork cara membuat link pada gambar
cara membuat link pada gambar cara cara membuat link pada gambar cara membuat link pada gambar