Wednesday, October 15, 2014

Wisata Religi : Masjid Al-barokah Bekasi dalam cerita pohon kurma dan muallaf

#SELAMAT MALAM PARA KAUM MUSLIMIN MUSLIMAT#
(Menyimak info sekitar Masjid Al-Barkah Bekasi dan kisah
menangisnya kurma pada masa kenabian Nabi Besar Muhammad Saw
serta melihat album muallaf)
______________________________________________________________














___________________

Kata Pengantar
___________________

video

Ada sajadah panjang terbentang
dari tepi buaian
sampai ke tepi kuburan hamba
kuburan hamba bila mati

Ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan sujud
diatas sajadah yang panjang ini
diselingi sekedar interupsi

Mencari rezeki mencari ilmu
mengukur jalanan seharian
begitu terdengar suara azan
kembali tersungkur hamba...

Maka tersungkur dan bersujudlah hamba di Masjid Al-Barokah
Bekasi setelah mendengar tarhim dan azan pemberitahu datangnya
waktu sholat tersebut :

video


video


Para kaum muslimin muslimat...!

Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!


Pada saat penulis berwisata religi ke Masjid Albarokah ini tanggal
15 Oktober 2014 bersama keluarga. ada 3 hal yang menarik untuk
diketahui guna perluasan wawasan ke-Islaman kita.

1. Hal sejarah Masjid Al-Barokah
2. Hal Korma yang menangis
3. Hal Masuk Islamnya seorang putri Kristen Katolik (Muallaf)

Berikut gambaran cerita atau kisahnya.
Selamat menyimak...!

__________________________________________

Sekilas Masjid Al-Barkah - Bekasi
_________________________________________



















Masjid Agung Al-Barkah Bekasi adalah sebuah masjid yang
ada di Bekasi. Masjid ini merupakan salah satu masjid tua
di Indonesia. Masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi.

Renovasi pertama ketika kota Bekasi menjadi tuan rumah MTQ Jawa
Barat 1998, lalu direnovasi lagi pada 2002. Sampai kemudian
menjadi bentuknya yang semegah dan semewah sekarang ini setelah
melalui renovasi total tahun 2004-2008.

* Hal Lokasi

Masjid Agung Al-Barkah kota Bekasi berada di Jalan Veteran,
Kawasan Alun alun, Pusat pemerintahan kota Bekasi, Provinsi
Jawa Barat. Lokasi masjid ini berseberangan dengan Rumah Sakit
Daerah kota Bekasi.

* Hal Sejarah

Masjid Agung Al-Barkah kota Bekasi, dibangun tahun 1890 dipelopori
oleh Penghulu Lanraad (Alm) H. Abdul Hamid, diatas tanah wakaf dari
(Alm). Haji Barun, seluas 3000 m2 yang terletak di jalan Veteran.
Bangunan yang belum mencirikan bangunan sebuah masjid pada umumnya.

Tahun 1967 bangunannya direhab menjadi bentuk masjid oleh Bupati
Bekasi Subandi (ketika itu kota Bekasi masih menjadi bagian dari
Kabupaten Bekasi).Subandi yang merupakan bupati Bekasi pertama
asal Kampung Gabus Kabupaten Bekasi itu, melibatkan setiap jiwa
warga Kabupaten Bekasi turut berpartisipasi menyumbang pembangunan
masjid ini sebesar Rp 1.

Dalam kemajuan yang terjadi di Bekasi, oleh Bupati Bekasi H Abdul
Fatah, pada 1985 kembali dilakukan pembangunan. Bangunannya pada
bagian depan masih menggunakan awning berwarna-warni yang saat
itu sangat banyak diminati masyarakat dalam setiap melaksanakan
pembangunan. Dan saat itu pulalah masjid ini ditetapkan menjadi
Masjid Agung Al Barkah Kabupaten Bekasi.

* Hal disebutnya Masjid Agung Al-Barkah Bekasi

Dengan ditetapkan sebagai Masjid Agung, Pemerintah Daerah Kabupaten
Bekasi mulai campur tangan dalam pembangunannya. Pembangunan pada
tahun 1985 menghabiskan biaya Rp 225 juta. Pada 1997 Pemerintah
Kabupaten Bekasi saat bupatinya dijabat Muh Djamhari kembali
melakukan pembangunan dengan tambahan biaya Rp 100 juta.

Pada saat kota Bekasi terbentuk tahun 1997 dan terpisah dari
Kabupaten Bekasi di zaman wali kota dijabat H Achmad Zurfaih yang
merupakan putra asli Bekasi, perhatian pemerintah daerah semakin
besar dalam membangun masjid yang kini menjadi kebanggaan kota
Bekasi. Mulai tahun 2004 hingga 2008, pembangunan besar-besaran
pun dilakukan.

Persiapan pembangunan masjid Agung Al-Barkahkota Bekasi ini mulai
dilakukan tahun 2003 dengan penataan ulang tata ruang alun alun,
jalan dan fasilitas lain yang ada. Masjid dirancang lebih modern,
namun tetap mencirikan arsitektur timur tengah. Ada keinginan dari
walikota saat itu untuk menghadirkan sebuah masjid agung yang
referesentatif dan menjadi ikon kota Bekasi.

Masjid yang juga dapat dimanfaatkan sebagai area publik, dimana
orang bisa ibadah dan menikmati pesona taman kota.

Arsitektur

Mimbar Masjid Agung Bekasi

video






Arsitektur masjid mengadaptasi masjid masjid timur tengah yang
disublimasi dengan unsur tropis. Masjid di timur tengah tidak
mengenal teras atau kanopi, karena iklim Indonesia tropis, ....
dalam masjid makanya kemudian masjid ini dilengkapi dengan teras.

Delapan daun pintu dari kayu jati berukir kaligrafi mencerminkan 8
pintu menuju surga. Daun pintu tersebut terbuat dari kayu jati yang
dipesan langsung dari Jepara, Panitia pembangunan Masjid bahkan
datang langsung ke Jepara untuk memilih kayu yang benar benar bagus
dari pohon yang sudah berusia di atas 90 tahun.

Kubah masjid memiliki diameter 18 meter dan
99 nama Allah (Asmu’ul Husna).

Tiang tiang masjid dilapisi kayu untuk memberi kesan hangat.
Ini diadopsi dari Masjid Agung Demak yang dibuat dari kayu. Juga
terdapat elemen floral dan ornamen Islam seperti bintang atau bentuk
segi delapan yang umum banyak dipakai pada bangunan masjid. Masjid
Agung Al-Barkah kota Bekasidilengkapi tempat Thaharah, gedung
pertemuan dan tempat majelis taklim, perpustakaan, kantor ta’mir
dan kantor remaja masjid, taman, plaza dan area Parkir.

Arsitektur masjid tidak lepas dari simbolisasi Islam, setiap
detil bangunan memiliki arti. Simbolisasi islam bisa kita jumpai
pada 4 buah menara yang memiliki arti 4 tiang ilmu, yakni Bahasa
Arab, Syariah, sejarah dan filsafat. Serta syarat hidup bahagia
yakni aqidah, ahlak, syariah dan Ibadan.

Tiga bagian bentuk dasar bangunan menara mencerminkan iman islam
dan ikhsan, sedangkan ketinggian menara 35 meter diambil dari
salah satu surat Al-qur’an.
_________________________________________________________

Sekilas tangisan Pohon Kurma dalam hubungannya dengan
Rasulullah, mimbar dan Masjid Nabawi (Bhs. Batak Angkola)
_________________________________________________________


















Saudara seiman dan seagama...!

Jika anda ingin mengetahui kisah ini dalam Bhs. Indonesia ini
pilihan likn-nya :
http://myislamichistory.blogspot.com/2013/03/pohon-kurma-yang-menangis.html
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/13/05/21/mn4xi7-subhanallah-pohon-kurma-menangis
https://www.facebook.com/permalink.php?id=444835045607073&story_fbid=527065097384067

Dan mohon maaf jika sub judul ini menggunakan bahasa Batak Angkola.
(Terkadang lebih mudah memahami suatu persoalan menggunkan Bahasa
daerah sendiri dari pada bahasa indonesia, apalagi bahasa Bolanda,
Inggiris, Jerman atau Jepang-pen).

Songonondo carito ni-i Katua Kapala...!

- Di najolo ima dimasa ngolu ni nabi sekitar taon 7 H, topet di ari
  Jum'at markhutbahma ia di tempat naidokkon sannarion ima Masjid
  Nabawi.

- Kajadian markhutbah-on ditempatna letleti madung jotjotdo di
  laksanahahob nabitta.

- Disuatu saat, tarpikirma disebagian ummat namanangihon hutbah on
  aso dibaen noma mimbar sangape Tempat khusus markhotbah ni nabi
  tottuna dohot partimbnagn-partimbangan khusus mattong pada masa-i.

- Setelah sidung mimpar-on, tiba ma attong saatna got pakeon ni
  Nabi, nadengan sendirina tempat markhutbah nai pohon kurma
  sabolumna nagot tinggal konon noma harana adong attong mimbar
  nabaru dohot nabipe satuju dibaen mimbar on.

- Di hari Jum'at barikutna di pake nabima mimbar-on sebagai tempat
  nia mar khtbah. Dohot pada saat dipakeonma tarbege tangisan na
  mungkin dalam bahasatta tarsongon tangisan ni dakdanak namagoan
  umana sangape ayana.

- Mambege tangisanon tottu heran attong sude namanagihon khotbah
  tarmasuk mai nabi. Tai goarna ma attong nabi tottu iama lebih
  paham tu masalah on

Alhasil...!

- Khotbahpe dipasonoma, nabipe kehe mattong tu Pohon kurma-on,
  harana iboto ia attong bahasa kurma-on do natangisi.

- Tar songon uma namasipko anakna na tangis, iapus-apus ia ulu
  sangape badan ni anak nia on dohot mungkin mandokon sahata-dua
  hata aso ulang be tangis.

- Rasulpe tarsongonima tu pohon sangape hayu kurma-on, iapus-apus
  idokoon hata aso ulang betangis. Botima...!

Para koum ummat muslim tano Batak...!

Carito nai ginjangi nanggo karanganda, adongdo hadist ni-i ima
sian Bukhari dohot Tarmizi. Molo porlu ligin hamu link nadiginjangi.

Olo tehe...!

Aso lek marmanfaat kaji-on, nanggo pola sala narohakku tatipani
hata pilihanonon :


















"Kurma sajo ra taat tunduk dan rindu pada Rasululloh. jadi bia
molo hita-on...! Madungdo taat, tunduk dan rindu hita tu nabitta-on
ima nabi namanogu-nogu hita sian dalan na golap tu dalan natorang...?

a. Madung
b. Napodo
c. Madung sebagian
d. Sebagian nai napodo

Cat :
kisah ini terispirasi dari keberadaan kurma di lingkungan Masjid
Al-Barokah
_________________________________________________________

Sekilas Muallaf (Masuk Islam di Masjid Agung Al-Barokah)
_________________________________________________________

Pada saat penulis bersama keluarga mengunjungi Masjid ini, ternyata
sehabis sholat Zuhur para Panitia Pengurus Masjid sedang memasukkan
seorang gadis/cewe menjadi seorang muslimah.

Beberapa muslim dan muslimahpun yang pada saat itu menjadi saksi
pada saat dua kalimah sahadat di ucapkan. Semoga belia tetap dalam
agama yang benar ini.



Berikut beberapa album atau dokumentasi-nya :




















Dan beberapa saran do'a untuk sang adik ini dari galeri "MSAD"
Sipirok Mashali agar tetap dalam agama Islam :

















atau yang ini :

يامقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
'Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik'

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati
kami di atas agama-Mu.”
[HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525,
Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792]

يا مقــلـب لقــلــوب ثبــت قــلبـــي عــلى طـا عــتـك
'Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Ta'atik'

Artinya: “Wahai Dzat yg membolak-balikan hati teguhkanlah
hatiku diatas ketaatan kepadamu”
[HR. Muslim (no. 2654)]

اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
'Allaahumma Musharrifal Quluub, Sharrif Quluubanaa ‘Alaa Tho'atika'

Artinya: “Ya Allah yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati
kami untuk taat kepadamu.” (HR. Muslim)

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
'Rabbabaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab
Lana Mil-Ladunka Rahmatan Innaka Antal-Wahhaab'

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong
kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan
karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya
Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”
(QS. Ali Imran: 7)

Tentang tatacara atau syarat masuk Islamnya seseorang dapat pembaca
perdalam lewat link :
http://galeri1msad.blogspot.com/2013/07/mualaf-tanah-batak-dalam-hubungannya.html
 ________

Penutup
________

Demikian yang dapat disampaikan lewat postingan ini para kaum muslimin
muslimat dan mohon ijin postingan ini mari sama kita tutup dengan do'a
untuk yang baru masuk Islam ini :

Bis....

“Allaahumma tsabbithu waj’alhu haadiyan wa mahdiyyan”

“Ya Allah, tetapkanlah ia (Islam) dan jadikanlah ia sebagai
penunjuk yang selalu memberi petunjuk (HR Al-Bukhari,
Muslim, Ibn Majah, Ahmad, Al-Baihaqi, Al-Nasa’i, dan Al-Thabarani)”

















Wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh....!

video









___________________________________________________________
Cat :
*Postingan ini bagian dari link Wisata Religi penulis blog :

http://galeri1msad.blogspot.com/2013/07/sejarah-masjid-raya-medan-dalam.html
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork


No comments:

Post a Comment