Tuesday, November 18, 2014

Wisata Religi : Masjid Taj Mahal Indonesia (Harakatul Jannah) dan Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Rahimahullah

#SELAMAT MALAMPARA KAUM MUSLIMIN MUSLIMAT#
(Menyimak info sekitar Masjid Taj Mahal India dan Info
Masjid Taj Mahal Indonesia /Harakatul Jannah, serta Syaikh Ahmad Khatib
Al-Minangkabawi Rahimahullah )
_______________________________________________________________
















_______________

Kata Pengantar
_______________

video


Ada sajadah panjang terbentang
dari tepi buaian
sampai ke tepi kuburan hamba
kuburan hamba bila mati

Ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan sujud
diatas sajadah yang panjang ini
diselingi sekedar interupsi

Mencari rezeki mencari ilmu
mengukur jalanan seharian
begitu terdengar suara azan
kembali tersungkur hamba...

video


Maka tersungkur dan bersujudlah hamba di Masjid Harakatul Jannah,
Gadog, Ciawi - Bogor pada pelaksanaan Sholat Ashar hari Jum'at,
21 Muharram 1436 H atau 14 Oktober 2014.

Saudara para kaum muslimin muslimat yang saya hormati...!

Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...!

Berikut info mengenai Masjid yang dimaksud diatas dan Selamat
Menyimak...!
_________________________________________________

Info Sekilas Masjid Taj Mahal India
_________________________________________________












































Tāj Mahal (bahasa Urdu: تاج محل, Hindi: ताज महल) adalah
sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun
atas keinginan Kaisar Mughal Shāh Jahān, anak Jahangir,
sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya, Arjumand
Banu Begum, juga dikenal sebagai Mumtaz-ul-Zamani atau
Mumtaz Mahal. Pembangunannya menghabiskan waktu 22 tahun
(1630-1653) dan merupakan sebuah adi karya dari
arsitektur Mughal.

Shah Jahan, kaisar dari Kekaisaran Mughal memiliki kekayaan
yang besar selama masa kejayaannya. Pada 1631 istri ketiganya
dan merupakan istri yang paling dicintainya wafat sewaktu
melahirkan putrinya Gauhara Begum, anak ke-14 mereka.

Pada tahun 1983 Taj Mahal diterima sebagai Situs Warisan
Dunia UNESCO

Lokasi sesuai Google Earth:

Latitude 27°10'29.92"N Longitude 78° 2'32.08"E

== Sejarah Pembuatan raja yudhis al yusuf yang awalnya
bernama Pangeran Khurram dilahirkan pada tahun 1592. Ia
adalah anak dari Raja Jehangir (generasi ke-4 Kekaisaran
Mughal) dan cucu dari Akbar the Great. Ketika ia sedang
berjalan menyusuri Meena Bazaar, ia melihat seorang gadis
sedang menjajakan kain sutera dan manik-manik kaca. Shāh
Jahān jatuh hati pada pandangan pertama. Gadis ini adalah
Mumtaz ul Zamani, cucu dari bangsawan Persia, Arjumand Banu
Begum. Namun ia harus menunggu 5 tahun kemudian untuk menikahi
Mumtaz ul Zamani, tepatnya tahun 1612.

Pada tahun 1628, Shāh Jahān naik menjadi raja dan Mumtaz ul
Zamani diberi julukan Mumtaz Mahal yang memiliki arti "Jewel
of the Palace” (Permata di Istana). Meskipun sebelumnya sang
raja sudah memiliki dua istri, tetapi Mumtaz Mahal adalah yang
paling dicintainya, ia menemani kemanapun sang raja pergi,
baik di dalam istana maupun di tenda-tenda dalam perjalanan
bersama sang raja.

Saat Mumtaz Mahal melahirkan anak ke-14 mereka tahun 1631, ia
meninggal karena komplikasi. Shāh Jahān-pun berjanji bahwa dia
tidak akan pernah menikah lagi dan akan membangun makam
termegah di atas kuburannya.

Beberapa waktu setelah kematiannya, Shāh Jahān memerintahkan
Ustad Ahmad membuat bangunan ini. Ustaz Ahmad mengumpulkan
20.000 orang pekerja yang terdiri dari tukang batu, tukang
emas, dan pengukir yang termasyhur dari seluruh dunia.

Dengan bumbung, kubah dan menara yang buat dari marmer putih,
serta seni mozaik yang indah, Taj Mahal merupakan salah satu
dari Tujuh keajaiban di dunia. Sebanyak 43 jenis batu permata,
termasuknya yaitu berlian, jed, kristal, topaz dan nilam telah
digunakan untuk memper indah Taj Mahal. Taj Mahal dibangun
dengan simetris dan makam Mumtaz Mahal berada tepat di tengah
bangunan Taj Mahal. Satu-satunya yang tidak simetris adalah
makam Shah Jahan yang terletak disebelah makam Mumtaz Mahal
karena makam ini tidak ada dalam rencana awal pembangunan.
Awalnya Shah Jahan berniat memdirikan Taj Mahal versi hitam
untuk menunjukkan kesedihannya pada dunia sepeninggal Mumtaz
Mahal dan juga sebagai tempat peristirahatan terakhir untuk
dirinya. tetapi rencana ini digagalkan oleh putranya.
Pembuatan Taj Mahal sendiri memakan masa selama 22 tahun.
___________________________________________________

Masjid Taj Mahal Indonesia (Harakatul Jannah)
___________________________________________________

* Hal Lokasi 





















Posisinya berada di pertigaan Gadog atau berada di simpangan
traffic light setelah keluar pintu tol Jagorawi arah Puncak.


* ID Masjid 

* Pendiri :




















* Peta Masjid

* Hal Peletakan Batu Pertama dan Peresmian

Rupanya, butuh waktu tak sebentar untuk menuntaskan pembangunan masjid megah ini.
Pemancangan tiang pertama dilakukan pada 17 September 2006. Namun, baru enam tahun
kemudian, tepatnya 14 Desember 2012, masjid yang didirikan oleh mantan Walikota
Jakarta Selatan Syahrul Effendi bersama sejumlah donatur ini tuntas dikerjakan.

* Perancang Bangunan (Arsiteks)

Masjid ini dirancang secara duo arsitek, yakni Widyaningrum dan Haji Abdullah,
arsitek berdarah Maroko yang telah menjadi warga negara Indonesia. Seperti
dituturkan Mulyana, masjid dua lantai ini memiliki daya tampung hingga seribu
jamaah.

Kepala Kemenag Kab Bogor hadiri Peresmian Masjid ‘Taj Mahal’ Gadog

CIAWI-KAB BOGOR

Satu lagi Masjid dengan arsitek unik bernama Masjid Harakatul Jannah berdiri
di Bumi Tegar Beriman, kali ini masjid yang berdiri di Simpang Gadog Ciawi
yang arsitekturnya menyerupai Masjid Taj Mahal India diresmikan, Jumat (14/12).

Hadir beberapa tokoh nasional, seperti Mantan Wakil Presiden era Orde Baru Tri
Sutrisno, mantan Mendagri Azwar Anas, Mantan Menkumham Patrialis Akbar, mantan
Rektor UIN Jakarta Azyumardi Azra, Kabiro Penum Mabes Polri Boy Rafli Amar.

“Masjid ini merupakan hasil dukungan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan
Sosial Orang Rantau (GesOr),”kata pemerakarsa Masjid Haraktul Jannah Syahrul
Effendi.

Menurutnya, arsitektur masjid ini mengadopsi berbagai masjid yang ada didunia
salah satunya masjid Taj Mahal di India sedangkan arsitektur dalam masjid merupakan
gabungan dari ornamen masjid-masjid yang ada di Indonesia. “Kubahnya kita ambil
dari model Masjid Taj Mahal India, sedangkan ornamen didalamnya lebih banyak
mengadopsi masjid-masjid di Indonesia,”ujarnya.

Dirinya berharap masjid ini bisa menjadi sumber peradaban di dunia khususnya di
wilayah Bogor karena dari sejarahnya hingga saat ini masjid memiliki posisi
vital bagi perkembangan peradaban islam. “Semoga masjid yang berada di gerbang
wisata ini bisa menjadi objek peradaban islam di Bogor,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kab Bogor Dr. H. Suhendra, MM yang mewakili
Bupati Bogor mengatakan, dengan adanya masjid Harakatul Jannah para musafir yang
melalui simpang Jagorawi-Gadog memiliki kesempatan untuk menunaikan kewajibannya
sebagai mahluk beragama. “Karena posisinya berada di lokasi strategis dan vital
sangat memungkinkan bagi para musafir untuk singgah jika waktu shalat tiba,”
ujarnya.

Bukan hanya itu, kemegahan masjid ini pula menjadi simbol kebesaran ummat Islam
khususnya di Kabupaten Bogor apalagi posisi masjid ini berada di jalur utama
masyarakat yang hendak berwisata atau pun sekedar melintas. “Ini simbol
kebesaran Islam di Bogor,”pungkasnya.

* Hal Arsitektur Masjid

Seperti kita ketahui dalam ajaran Agama Islam, "Tidaklah punya patokan
khusus bagaimana seharusnya arsitektur dari suatu Masjid di 'luar hal
pokoknya' dibangun".

Meski demikian ummat Islam selalu sepakat bahwa sesuatu itu dapat di
katakan masjid atau tidak ketika telah memenuhi kriteria tertentu.
BIsa saja suatu masjid arsiteksturnya dipengaruhi oleh suatu budaya
diwilayah mana masjid tersebut dibangun.

Begitupun...!

cukup banyak Masji di Dunia ini (Diluar Arab) yang membangun masjid
bercirikan arsitekstur dunia Arab, seperti Masjid arukatul Jannah
yang berlokasi di Ciawi Bogor ini.

_____________________________________________________________

Sekilas Gambaran Eksterior dan Interior Masjid Harakatul Jannah
_____________________________________________________________



















Masjid ini berada di lokasi sangat strategis. Posisinya
berada di pertigaan Gadog atau persis di persimpangan traffic
light setelah keluar pintu tol Jagorawi arah Puncak.

Di simpang jalan itulah masjid yang namanya mengandung arti
gerakan surga tersebut berdiri kukuh dan megah.

Jika Anda melintas di malam hari, masjid ini akan tampak sebagai
bangunan berkubah yang memendarkan cahaya kuning keemasan.
Cantik sekali. Lazimnya masjid megah di negeri ini, Masjid
Harakatul Jannah juga menghadirkan sebuah kolaborasi antara
desain modern dan klasik.

Ragam budaya dan seni Islam pada masa lampau juga memberi warna
pada masjid ini. Semuanya menyatu dan menghasilkan satu karya
arsitektur yang indah dan megah.

* Kubah Luar





















Dari jalan raya Gadog, sosok indah bangunan ini langsung terlihat.
Sebuah kubah besar mirip kubah Taj Mahal di India akan dengan mudah
menyerobot perhatian. Kubah itu berada di bagian tengah bangunan.
Kubah besar ala Taj Mahal ini merupakan kubah utama.

Bentuknya menyerupai bawang dengan sisi bawahnya berbentuk silinder.
Selain kubah utama, masjid ini memiliki enam kubah lain yang berukuran
lebih kecil. Terbuat dari tembaga, kubah-kubah ini pada bagian
luarnya dihias dengan ornamen bintang bersegi delapan yang dihadirkan
dalam bentuk emboss (menonjol).

Tak berhenti pada kubah, masih banyak pesona keindahan yang dimiliki
Masjid Harakatul Jannah. Coba langkahkan kaki dan amati bangunan ini
lebih dekat. Akan tampak sosok bangunan yang kokoh dengan pilar-pilar
gagah ala Romawi kuno. Pilar-pilar tersebut tersaji di setiap sudut
bangunan dan menumbuhkan kesan megah dan kukuh.

* Desain Kalaborasi Erofa Klasik dan Timur Tengah





















Dari deretan pilar ini tersaji sebuah kolaborasi antara desain
Eropa klasik dan Timur Tengah. Nuansa Timur Tengah menyembul
lewat bangunan kotak yang menjadi sandaran pilar. Bentuk kotak itu
menyerupai bangunan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah.

Material dasar bangunan kotak itu adalah granit berwarna hitam.
Di bagian tengahnya terdapat garis berwarna cokelat, kuning, dan
garis warna putih. Jika diamati secara saksama, akan terlihat bangunan
ini memang menyerupai Ka’bah.

Pada bagian yang sama, tampil pula ornamen berbentuk gigi yang
dikemas memanjang hingga memperlihatkan gaya geometrik Arab.
Berwarna putih, ornamen itu berada di bagian atas, menghubungkan
empat pilar gaya Romawi Kuno.

* Gambaran Kebudayaan Islam

Muhammad Agus Mulyana, salah satu pengurus harian masjid, mengatakan,
ornamen berwarna putih itu merupakan saduran bentuk dari Cina.
“Desain masjid ini memang mencoba menggambarkan keragaman budaya
Islam dari seluruh dunia.”

* Pintu Masjid




















Sebelum kaki melangkah ke dalam masjid, kemegahan dan keindahan
terlihat dari pintu masjid. Pada pintu masjid dihadirkan ukiran
bermotif  bunga ala Jepara. Pada bagian pintu ini terhidang pula
dekorasi berupa lengkung-lengkung khas Timur Tengah.

Kesan megah juga muncul pada gagang pintu berbentuk silinder.
Berukuran sekitar satu meter, pegangan ini terbuat dari bahan
tembaga dengan hiasan ukiran bercorak klasik. Setelah pintu
terbuka, kaki akan langsung menapak lantai marmer.

* Lantai secara umum

Kabarnya, lantai ini didatangkan dari Italia. Tak hanya menutup
lantai bagian dalam, marmer impor ini juga digunakan untuk malapisi
sebagian dinding bagian luar serta tiang di dalam.

Di lantai dua, terbentang motif beranyam yang menghiasi lantai di
bagian tengah. Motif itu terbentuk dari garis-garis hitam dengan
bagian pusatnya membentuk bintang segi delapan. Menurut Mulyana,
motif anyaman itu mengandung makna persaudaraan.

“Pesan yang dihadirkan di sini adalah ikatan ukhuwah Islamiah.
Sedangkan, bentuk segi delapan menggambarkan lambang hukum Islam,
amar makruf nahi munkar dan jihad fisabillah,” jelasnya.

* Tempat Wudhu


































* Ukiran

Dari lantai beranyam tadi, saat kepala mendongak ke atas, terlihat
sebuah keindahan seni Islam. Keindahan itu memancar dari sisi bagian
dalam kubah. Di sana terdapat kaligrafi dekoratif bertuliskan Asmaul
Husna. Kaligrafi juga menghiasi empat sisi penopang kubah.

* Kubah Bagian Dalam



































Sementara, pada bagian tengah kubah menjuntai lampu gantung
berbahan kristal. Lampu sejenis juga terdapat pada lantai dasar.
“Lampu ini diimpor juga dari luar negeri. Harganya Rp 1,2 miliar,”
ungkap Mulyana.

* Mihrab (Mimbar)





















Maju beberapa langkah, perhatian langsung tertuju pada mihrab.
Bagian ini dihiasi oleh ukir-ukiran yang menutupi hampir semua
permukaan mihrab yang terbuat dari kayu jati. Jika dicermati,
ukir-ukiran yang terkesan rumit itu menampilkan corak bebungaan
dan kaligrafi.

Ukiran yang menghiasi mihrab ini rupanya mengadopsi motif di Masjid
Sunan Kudus. Untuk menuntaskan ukiran di atas kayu jati berkualitas
tersebut, kata Mulyana, perajin dari Jepara membutuhkan waktu
sekitar tiga tahun. “Bentuk ukirannya memang sangat detail dan rumit.”

* Lantai Dasar

Lantai dasar yang berukuran 380 meter persegi difungsikan
sebagai ruang serbaguna. Lantai ini digunakan untuk kajian
keislaman, resepsi pernikahan, dan seminar.

* Tempat Ibadah Utama (Ruang Sholat)




















Sedangkan, lantai atas yang berukuran 360 meter persegi
digunakan sebagai tempat ibadah. “Ada tiga orang imam yang
bertugas secara bergantian di masjid ini. Ketiganya adalah
hafiz (penghafal) Alquran,”
________________________________________

Sekilas Pengalaman Berkunjung Penulis
________________________________________

Setelah selesai melakukan Sholat Jum'at di Masjid Roosniah Al
Achmad Bogor Nirwana Residence / BNR, penulis memutuskan untuk
melakukan Sholat Ashar di Masjid Harakatul Jannah dan Alhamdulillah
terlaksana dengan lancar.

Setelah selesai Sholat tersebut penulispun menikmati sambil bincang
bincang dengan salah satu jemaah pada saat itu, dan ini yang saya
dapat :

- Masjid ini memang benar-benar megah, bersih dan indah. Mata kita
tak bosan-bosan memperhatikan setiap detil dari Masjid tersebut yang
penuh dengan karya seni kaligrafi Islami.

Meski demikian...!

Masjid ini belumlah terlalu dipadati oleh masyarakat sekitar termasuk
para pengendara yang lewat dari depan Masjid tersebut. Dipikiran
penulis sholat ashar tersebut akan dipenuhi oleh jemaah minimal 3
baris, tapi yang ada hanya 1 baris.

- Kiranya masyarakat sekitar masjid tersebut lebih mengerti akan
masa-masa mendatang betapa pentingnya memakmurkan masjid.

- Masjid ini sesungguhnya belum selesai, dibagian depannya
sedang dibangun bangunan tambahan yang mungkin menjadi menara
karena jauh lebih tinggi dari kubah masjid yang sudah ada.

- Berikut beberapa photo pendukung yang mungkin lebih dapat
bercerita banyak dari pada cerita penulis sendiri :































____________________________________________________

Oleh-oleh Wisata Religi (Info Sekitar Syaikh Ahmad Khatib 
Al-Minangkabawi Rahimahullah 
____________________________________________________





































Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Rahimahullah adalah
ulama besar Indonesia[1] yang pernah menjadi imam, khatib
dan guru besar di Masjidil Haram, sekaligus Mufti Mazhab
Syafi'i pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Dia
memiliki peranan penting di Mekkah al Mukarramah dan di
sana menjadi guru para ulama Indonesia.

Nama lengkapnya adalah Ahmad Khatib bin Abdul Latif
al-Minangkabawi, lahir di Koto Tuo - Balai Gurah, IV Angkek
Candung, Agam, Sumatera Barat, pada hari Senin 6 Dzulhijjah
1276 H (1860 Masehi) dan wafat di Mekkah hari Senin 8 Jumadil
Awal 1334 H (1916 M).

Awal berada di Mekkah, ia berguru dengan beberapa ulama
terkemuka di sana seperti Sayyid Bakri Syatha, Sayyid Ahmad
bin Zaini Dahlan, dan Syekh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah
al-Makkiy.

Banyak sekali murid Syaikh Khatib yang diajarkan fiqih Syafi'i.
Kelak di kemudian hari mereka menjadi ulama-ulama besar di
Indonesia, seperti Abdul Karim Amrullah (Haji Rasul) ayah dari
Buya Hamka; Syaikh Muhammad Jamil Jambek, Bukittinggi; Syaikh
Sulaiman Ar-Rasuli, Candung, Bukittinggi, Syaikh Muhammad Jamil
Jaho Padang Panjang, Syaikh Abbas Qadhi Ladang Lawas Bukittinggi,
Syaikh Abbas Abdullah Padang Japang Suliki, Syaikh Khatib Ali Padang,
Syaikh Ibrahim Musa Parabek, Syaikh Mustafa Husein, Purba Baru,
Mandailing, dan Syaikh Hasan Maksum, Medan.

Tak ketinggalan pula K.H. Hasyim Asy'ari dan K.H. Ahmad Dahlan,
dua ulama yang masing-masing mendirikan organisasi Islam terbesar
di Indonesia, Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, merupakan
murid dari Syaikhul Ahmad Khatib Rahimahullah.

Syaikhul Ahmad Khatib Rahimahullah adalah tiang tengah dari
mazhab Syafi'i dalam dunia Islam pada permulaan abad ke XX. Ia
juga dikenal sebagai ulama yang sangat peduli terhadap pencerdasan
umat. imam Masjidil Haram ini adalah ilmuan yang menguasai ilmu fiqih,
sejarah, aljabar, ilmu falak, ilmu hitung, dan ilmu ukur (geometri).

Cat :
Info mengenai hal ini dapat anda perjelas di Lingkungan
Masjid Harakatul Jannah.
___________

Penutup
___________

Demikian infonya para kaummuslimin muslimat...!

Kiranya dapat memperluas wawasan ke-Islaman kita. Dan jika ke Gadog
atau ke arah Puncak singgahlah di Masjid ini, nikmati kalian keindahan
rumah Tuhan ini, sipa tahu dapat menginspirasi untuk berbuat
sesuatu dalam memajukan agama Islam kita ini.

Dan mohon izin memperkenalkan Masjid Sri Alam Dunia (MSAD) Sipirok
Mashali pada Panitia atau pengurus DKM, Remaja Masjid pun Para PHBI-nya
Masjid Harakatul Jannah, Gadog, Ciawi - Puncak.

Ini Masjidnya dan Masjid ini ada di Sipirok Angkola, Tapanuli Selatan
Sumatra Utara.

video
________
Cat. Sumber Olah data :
http://masjid-harakatuljannah.blogspot.com/2013/05/masjid-harakatul-jannah-pintu-surga-di_7805.html
http://hilmanmuchsin.blogspot.com/2014/02/masjid-harakatul-jannah-adopsi-ragam.html
http://politik.rmol.co/read/2012/12/31/92216/Pergantian-Tahun-Baru,-Masjid-Di-Bogor-Gelar-Zikir-Akbar-
http://www.tripadvisor.co.id/Attraction_Review-g297706-d4474107-Reviews-Harakatul_Jannah_Mosque-Bogor_West_Java_Java.html
http://jabar.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=114703
http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Khatib_Al-Minangkabawi

*Postingan ini bagian dari link Wisata Religi penulis blog :

http://galeri1msad.blogspot.com/2013/07/sejarah-masjid-raya-medan-dalam.html


PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork


2 comments:

  1. masjidnya indah banget dan besar. mudah-mudahan yang mensejahterakan mesjid ini juga banyak, dan yang memosting tulisan ini mendapat pahala, aamiin.

    ReplyDelete