Showing posts with label Hal Prilaku. Show all posts
Showing posts with label Hal Prilaku. Show all posts

Monday, July 2, 2012

#TONA SIAN HUTA#

#SELAMAT PAGI PARA DONGAN#
(Tu para amang inang na tinggal di tano parjalangan) ______________________________________________________

Tu hamu amang anak sidara doli dohot boru sidara budi.
Songoni para parumaen naparjolo sangape parpudi,
tarlobi lobi tu para pohoppu naung ungada pasuo bope naso ungada diligi.

Tor sigodong-godong, manongos itak anggodong soada itak sappohul, pinomatna kirim solom. Kirim solom galunggung, hararatte manjalin luka kirim solom malungun haran ni holong ni roha sakaligus pasombu luka

Ranggas jala ronggis, hajujuran ni hariomboja
horas jala torkis nian hamu amang unang be bagi mahua

Amang inang, bope para pahoppu baen madung dajaran hamu poda, semasa dihitaan, muse hamu pe namarsiajar do tupangalaman do, aso mamboto hormat hamu amang tu natobang sangape natua-tua

Attong amang inang, marsinondang hamu songon bulan
aso torang nai maroban sonang dohot puas.

Amang inang nadi huta na leban bope di tano parjalangan, mulai sabang sampai tu marauke, na tinggal di negara tetangga termasuk macanegara, manat-manat hamu amang dipardalanan ulang lupa sobar dohot syukur

Khususon na di Pakan Baru, Jambi, Palembang, Batam, Bengkulu dan Bengkalis, na statusna poso-poso sangape doli-doli, gogoi hamu amang namarusaho, molo mulak hamu arrayo on aso ta alap si gadis borutulangmi na sian bugisi

Amang inang, madung suan songon rante ni jala, rangging marsiranggongan boti jalin marsijalinan. Rante nai marsikaitan, tupinuntun nai marsitiopan, tarsongonima hangoluan munu da amang di tano pangaratoanan

Angke hamu sude na sasanggar saria-ria do, salaklak sasikkoru do,
hamu pe namar sada ina do, tottu muse saanak dohot saboru do.

On pe amang inang, tangi hamu disipaingot ni ama ina munu,
songoni muse poda ni opputta na jumolo suhuti.

Muda lupa hamu amang inang di sipaingot dohot poda ni opputta on,
rama hamu amang inang tangis marsipareon.

Ijuk dohot imbalo ugari dohot uhum, bisuk hamu dinapar pangalaho,
malo nian hamu mar koum.

Anggo borhat pangidoan, Suman musema hamu nian amang, inang, parumaen bope napahoppu songon bulan si opat bolas marsinondang marcahayo hamu, diparkarejoan munu, di pakata ion munu songoni muse di pangalaho munu.

Amang inang, hami natua-tua munu sian huta mandokkon horas, tu hamu na tinggal di tano pajalangan. Botima. Horas....horas...horas...!

Kakakakakakaka..kkk...kkk...biade ben namartata...! Kakakakakakaka..kkk...kkk...martata dope ia-i...! Hehehehehe...

Selamat pagi selamat beraktivitas...! Hal yang utama bagi penulis dari tulisan ditas
adalah memberi gambaran betapa kayanya Halak hita dalam penggunaan bahasa.(rfs)
__________________________________________________________
Ningsih Oktavia, Arifin Ritonga dan 5 orang menyukai ini. PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Wednesday, May 30, 2012

"LAGU LAMA"


#SELAMAT PAGI TAPANULI"
(Lagu lama yang bukan lagu)
_______________________________________________________________

"Lagu Lama Do attong dipake ho, got biama marhasil di hangoluanon". Ning halak hita pada sebagian orang yang memang suka pada lagu-lagu lama ini.

Dongan ale dongan...!

- Jika "Lagu Lama Do" yang dimaksud disini adalah LAnte, GUtgut, LAntam, MAkkunyom dan DOkki, maka peryataan ini sungguh dapat diterima karena lagu ini jelas tidak mendukung untuk sukses.

- Lagu yang mendukung untuk sukses, bisa jadi "Lagu Baru" yang mungkin berjudul "Sip-sip Tip-tip" yaitu : - PersuaSIF (pandai membujuk), AgreSIF (Cepat tanggap), EdukaTIF (berilmu), InovaTIF (selalu menemukan hal-hal yang baru), motivatif (Selalu bersemangat) dan BorutulangTIF (Kasih tif itu borutulang)

Kakakakaka...kkk...kkk...

Para dongan, pun borutulang...! Jangan lupa, mari sama kita Senandungkan "Lagu Baru" dan lupakan "Lagu Lama" Hehehehehe...

Selamat Pagi dan Selamat Beraktivitas...!
___________________________________________________________
Rizki Hannisyah Regar's, Junaidi Hutasuhut dan 7 orang lainnya menyukai 

Friday, March 16, 2012

"MANGGETCER"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Sekilas Pendapat Pada Psikologi Pendidikan Anak) _______________________________________________________________
      Dongan ale dongan...! mari mempelajari salah satu perbuatan remaja halak hita yaitu manggetcer. Perbuatan yang tidak disukai para orang tua ini kita pelajari ulang hingga kita lebih bijaksana kedepan dalam membimbing keluarga kita masing-masing. Bukankah kita akan jadi orang tu juga...! atau memang sudah jadi orang tua ?

Dongan ale dongan...! Ahhh.....hhh...kata orang tua pada orang tua "Tidak Mudah Jadi Orang tua, orang tua. Orang tua tidak diukur dari ke orang tuaan. " orang tua. "Banyak orang tua tapi tidak orang tua-orang tua" ninna, dengan kalimat pendekna, "Jadilah orang tua yang bisa jadi panutan". Hatcim...! Hatcim...! Hatcim...! barang dapur : ______________________

Pangertian Manggetcer
______________________

Jika istilah "Manggercer" ini kita cari di KBBI, bisa di pastikan tidak akan ketemu. Jika di Kamus Bahasa Batak bisa jadi ada, tapi sayang kamusnya saya tak punya. Karena itu hanya pemahaman yang bisa saya katakan yaitu Manggetcer adalah sejenis perbuatan nakal remaja nihalak hita kepada sinadongan (hasil pertanian/perkebunan) ni ke luargana (orangtuana) dengan cara manggadis/menjual sinadongan tersebut untuk keperluannya sendiri. Secara umum lebih sering dilakukan pada penjualan sebagian hasil giling padi/eme ni orangtuanya.
___________________________

Macam Alasan Manggetcer
___________________________
Dongan ale dongan, berikut "asumsinya" aso keren tulisanon. Padahal maksudku "Dugaan" do :

* Mangidup
Remaja Halak Hita bahat nasala mengenai cara marpikir soal mangidupon. Bahat mandokkon "Demi pergaulan" saro melayuna. "Pabahat Dongan" bahasa hitana.
Artina Dison, demi pergaulani tak jarang mambaen para remaja jadi "Manggetcer". Harana tidak seorangpun orang tua halak hita menyediakan anggaran mangidup tu anakna dalam usia remaja. apalagi namarsikola dope.

* Mangan Uang Sikola
Tentunya bukan rahasia lagi, sebagian anak sikola tingkat SMP/SMA mangan uang sikola nai lehen ni orang tuana. Hal on manimbulkan perasaan marsala tu sianak, hingga ia merasa porlu manggottina. Untuk manggottion tak jarang pula dilakukan manggetcer.

* Martandang
Martandang Sudah tentu bagian hidup dari mereka yang dalam usia remaja. Mereka yang suka berlebihan memanfaatkan masa remaja ini bisa jadi manggetcer akan dilakukan. Dan dari hasil pengamatan jarang sekali orangtua halak hita menyediakan anggaran martandang untuk anaknya.

* Hiburan
Demi hiburan seperti menonton bioskop, menonton/bertaruh sepakbola bisa saja menjadi alasan pada masa lampau. Dan bukan tidak mungkin untuk sekarang ini dilakukan juga demi hiburan lewat internet

* Judi
Hal ini yang berresiko tinggi, berbuatan kadang tidak lagi manggetcer, tapi sudah manggadis (maksud penulis berbuatan diatas manggetcer). Dan peluang untuk dilakukan berulang-ulang sangat besar.
_________________________________________

Trik dan Teknik Manggetcer Ulang Tardapot _________________________________________ Kakakakakaka...kkk...hahahahaha...darimana pula saya tahu bagaimana trik dan tehniknya. Emangnya saya ini "Panggetcer". apa ? Dongan ale dongan...! bia mattong
ate :

- Orang tua terkadang menyerahkan urusan "Menggiling Padi" pada anaknya. Dan secara umum pula, orang tua tidaklah menghitung secara terperinci ukuran berapa kaleng/belek padi yang dijemur. Sebagian malah sangat abstrak dengan mangatakan "3 bide", begitupun lebih banyak mengukurnya dengan 'Jumlah karung".

- Dengan kondisi seperti itu, otomatis memberi peluang sama anak untuk manggetcer. Dan hal ini akan semakin kuat dengan adanya alasan dalam diri sianak, seperti :

1. "Eme-eme ni aya, iba anak ni aya, dohot muse dope karejo aha salana di getcerkon" nina.

2. "Aya naholitan, ulang be uma. Saribu do di pangido, satonga ari batubekbek, igercerkon noma on so sidung" ninna muse joloi sian sebagian.

3. "Abang nabahatan hepengna, sian diai anggo na mangetcer. Margotijo manggetcer" ninna muse joloi sian baribaan.

4. Dll. (Silakan membayang bagi yang pernah melakukan, anda lebih tahu tentunya).
____________________________________________________________
Pendidikan Keluarga Halak Hita Dalam Tinjauan adat dan Agama ____________________________________________________________

Tinjauan Adat :
- Jelas tidak menghendakinya, jika ada anak yang ketahuan maka akan dimarahi orangtuanya. Dan tak jarang diberikan sanksi. Bisa bentuk marah lisan dan tindakan di pukul.
- Istilah "Anakki do Hamoraon diau" tidaklah ditafsirkan para orang tua rela saja terhadap semua perbuatan anaknya.
- "Dang dao tu bis sian bonana" adalah alasan yang kuat bagi orang tua untuk meberikan sanksi ini.

Tinjauan Agama :
Pendidikan anak dalam Islam, menurut Sahabat Ali bin Abitahalib ra, dapat dibagi menjadi 3 tahapan/ penggolongan usia:
1. Tahap BERMAIN (“la-ibuhum”/ajaklah mereka bermain),
dari lahir sampai kira-kira 7 tahun.
2. Tahap PENANAMAN DISIPLIN (“addibuhum”/ajarilah mereka adab)
dari kira-kira 7 tahun sampai 14 tahun.
3. Tahap KEMITRAAN (“roofiquhum”/jadikanlah mereka sebagai sahabat)
kira-kira mulai 14 tahun ke atas.

Dengan demikian, menghindari anak dari manggetcer masuk dalam pendidikan anak tahab satu dan dua dengan fokus pada pengajaran disiplin dalam "Addibuhum". ___________________

Kesimpulan + Solusi
___________________
- "Purpar pe pande dorpi bahen tu dimposna do" ning halak hita anggia. Artina dison, sadia malope partukang kayu pature hayu, anggo nung martukang ia, lek natong mai mambaen gaor.

- Artina muse, bope nahurang cocok dirasa dongan masalah manggetceron di "statuskon/di bikin status", lek pacocok-cocok masongoni ate. harana lektong do martujuan aso rap tu napadebe hita on, tu dipposna hitaon.

- Tu para orang tua, aso lek tapardiatehonbe, parange ni anak tabe, hingga tarhindar sian "Manggetceron" apalagi cara manggetcer jamanon madung canggih. Bukan tidak mungkin, untuk masa mendatang bukan eme lagi yang di getcer anak, tapi doppet anda langsung, celengan anda langsung, rekening anda langsung. Botima anggia. Jangan sampai anak "Hamoraon" itu jadi "Hamuraan/sibaen gaor".

Kakakakaka..kkk... Enter...! Selamat Pagi Selamat Beraktifitas.(rfs)

Saturday, February 11, 2012

"O ALE TONDI SAI TANGIHONMA, PARJUJIONMI SAI PA UBAMA"

#SELAMAT PAGI BAYO DAN BORU REGAR SEDUNIA#
(Tona tu Keluarga Besar Bayo dan Boru Regar Sedunia Sian Huta)
_________________________________________________________________

"Malo no maho pakaluar ilu ni mata, Inda mangan au sasa kotu, tangis kho, ho hupasala. Huakaui do au marjanji, nangkan ro au tusaba. Tai iboto ho do au suada. Ibagasaon au do raja. Anggo hartcit na do nimmu sarupo do perasaanta. Nangkin au marjuji, marratus ribu au kala. Aso sip kho. Ima ho. San ribut au sandok penaroho manjawab" ning sada bayo ma tu adaboru nia hatiha si bayo orang tua on kala marjuji.

Mambego on attong tottu dijawab dongan saripe nia i, "Hepeng nise do na di jujihonmi, takkas jolo dongan paboa. Mate na au mangomohonsa. Adong ke naputus gogokki. O Tuhanku...!" ninna muse mattong.

Para ito boru Regar, pernyataan diatas adalah gambaran bagaimana kehidupan seorang istri yang suaminya penjudi. Gambaran lainya dari utara, ada pernyataan :

 Tipul-tipul ni lili, tu ponggol-ponggol ni andalu hatcit hape siboru muli, nasongon au da tu parjuji. Sambor ni si parjuji, talu iba di badai da nunga habis dijujihon pangusean sian dainang.

 ____________________
Dampak negatif
____________________
Para ito si boru Regar, khususon yang belum tubagasna, saya ingin berkata habis na di omo, habis pangusean sian dainang adalah sebagian dari damfak negatif jika menikah pada seorang penjudi.

Dampak lainya yang tak habis pikir olehku adalah lelahnya berpikir tentang pencarian suami yang tak bisa diketahui berapa yang harus diterima istri karena adanya selalu bayangan "mai judihon ia arokkui" ninna perasaan dari hari ke hari tahun ke tahun.

 Hal lainya, jika sudah ngak kuat tentulah minta sirang. Sirang itu sendiri bisa jadi mudah jika belum punya anak. Bagaimana kalau sudah ada, sungguh jadi repot bukan.

Hutikam mata lapan
namarbuka si sambilan
sidung au mangan
hulipatkon sude pinggan

Hutikam si sambilan
namarbuka si sampulu
nung hulipatkon sude pinggan
inang ni daganak mangido sirang

Hahahaha...kalau sudah sirang, mau macam mana lagi. Paling tinggal maretong kalau masih ada, kalau sudah habis apa yang mau di etong. Ah......!

 Ito boru Regar...! apa yang saya katakan diatas hanyalah gambarannya jika para ito menikah dengan penjudi. Begitupun tidaklah mesti begitu kejadiannya. Sesungguhnya akupun tidaknya tahu. Yang kuduga-duganya ini dari hasil mendengar lagu. ________________________________                                                                           Hidup adalah kenyataan bukan keinginan
__________________________________
Bayo Regar...yang secara tatap muka langsung bisa jadi anggi, abang, uda atau uwa, kata sipengamat hangoluan "Hidup adalah kenyataan bukan keinginan" ninna. Kalau saya pikir ada benarnya juga, sekarang saya punya uang seribai, keinginan saya seratus ribai. Yang "sekarang" ini sudah nyata memang adanya seribai. Yang seratus ribu kapan dapatnya masih dalam bentuk keinginan.

Belum lagi keinginanku yang lain, sungguh sangat banyak. Ingin jadi ini lah itulah, beginalah begitulah. Kenyataanya begini-gini ajanya awa dari tahun ke tahun.

Hahahahaha... Bagaimana dengan keinginan si boru regar yang mau minikah dengan direk, manager, sekre dan anggota dewan ? sama ajanya itu kalau soal keinginan, kita ingin selalu yang terbaik. Tapi bagaimana pula jika kenyataanya tetap menikah dengan penjudi. Ah.....rumitkan kalau berurusan dengan keinginan. Jadi marilah kembali ke kenyataan dengan tetap "Berkeinginan".
 _______________
 Solusi
_______________
- Hahahaha...kayak pejabat pula awa kasih solusi. Begitupun untuk para iboto anggi si boru Regar saya ingin berkata, Tak ada salah nya jika melakukan seleksi pada calon ipar. Penjudi atau tidak. Bila perlu bentuk tim khusus adakan penyelidikan sebelum lamaran diterima. Kakakakakak....

 - Bagaimana dengan para bayo regar penjudi yang seharusnya saya panggil abang, uda, atau uwa. Kakakakakakkk...manala berani awa kasih solusi. Belum awa kasih solusi uda di ancam duluan awa, "Hudorap konnon, paboto-botohon" ninna sambil  mambolnang awa. Akibatnya hilang parbinotoan awa. Mana ada lagi yang mau disampaikan.

Begitupun mungkin perlu di ingatkan, abang, uda, uwa, natigor adalah natigor, napelgok adalah napelgok. Ise najongjong di natigor batu mamak diandora, muda jongjong di napelgok tottu margoyang-goyang, judi i adalah pelgok Uda. Apakah uda tetap ingin bergoyang ditonton sama nanguda. Hahahahaha...

- Adapun solusi, bagi para iboto yang memang sudah terlanjur menikah dengan ipar penjudi, maka sulusinya ada pada lagu di bawah ini dengan kata kunci, "Perobahan tidak akan terjadi kecuali kita sendiri merobahnya" ninna.

 Musik...........! mana dia, lama kalipun. Musik....! ido.

 Suami/Amang :

Alani parjujion
pardalanan khi pe lam dao
mordong songon hulhulan
rambai pe pinodomando

Nang jabu na ponjot pinodoman
tinaon khon songon i di langkai dongan

Marbada pe jot-jot do,
dohot dongan si parjuji
dohot diparetongan
 mangaoripe jojot disi
 na akkal mangang kali di oloan
 juji doppak namanipu do tu dongan

Asa tung lea do hutaon disi
dang hujalo si pasingot nauli
nadi dokmi inang
ido anggo na denggan (2X)

 Inang/Istri :

Sugari olo au songon boru ni na asing
molo ikkon hepeng do gabe na lao namambaen sonang
dungi pangalaho hu pattangkhon
ai hajaga ro tu au ha ila on

molo mangula iba unang sai mardalani
molo sopagomoan do na lao manambai
asa unang di ulahon anggo juji
tubu bada nang ulaon gabe rugi

Molo na tutu sai paubama
anggiat gellengtai tu natama
parjujion mi amang sai paubama (2X)

Amang/Suami :

Marbada pe jot-jot do
dohot dongan si parjuji
dohot di paretongan
mangaori pe jojot disi
na akkal mangang kali di loloan
juji doppak namanipu do tu dongan

Baenma inang dalan panguba pangalohokki
dang aha siulahon asal dos roha mangulai
tudia pe ho lao hu ihut khon
martiga-tiga nang mangula tu balian

Asa tung lea do hutaon disi
dang hujalo si pasingot nauli
nadi dokmi inang
ido anggo na denggan (2X)

 Inang/Istri :

Molo mangula iba
ulang sai mardalani be
molo so pangomoan do
nalao gabe mambaen ture

Asa unang di ulahon anggo juji
tubu bada nang ulaon gabe rugi 

Godang manang otik
nahusari sian baliani
ima pina otik-otik
rap dohot angka gelleng tai
asalma rap sonang borngin arian
paima dapot pangomoan nagumodang

Molo na tutu sai paubama
anggiat gellengtai tu natama
parjujion mi amang
sai paubama (2X)

O ale tondi sai tangihonma
parjujion mi sai paubama
pogos pe au amang
 asal rap dohot kho

 Suami/Amang :

O..inang ni gellengku da na lagu
sai marpangulahi ma roham inang
hu oloi pe hatam
jorama au inang...gggg.

 Mantap Regar...! ________________________________________________________________ Hahahaha...semoga menjadi ilmu pengetahuan yang bermanfaat khususon bagi para iboto dan kita semua. Horas...! selamat pagi dan selamat beraktivitas. Enter...! _______________________________________________
http://youtu.be/TvEUJzmFtH4 Parjuji Talu www.youtube.com _______________________________________________
Dimas Regar dan Ramtani Ritonga menyukai ini.

Saturday, January 28, 2012

# L-O-S-O-K #

#SELAMAT PAGI TAPANULI# 
(Sekilas Pendapat Pada Masalah Psikologi)
________________________________________________________________
Biade Butet...! nango raho an tupokeni" ning sada umama tu boru nia na lagi juguk martukkolisang di jolo ni tatarangi. Mambege hal on, ijawab si Butet attong, "Inda uma. Uma mada kehe losok rohaku" ning si Butet musema sambil manyonduk gulei sian kuali dohot losok nia, sahinggo tukkap tu tataringi.

Adalah salah satu gambaran penerapan contoh losok di Tapanuli disamping losok-losok lainnya yang memang bisa saja terjadi pada semua orang dewasa baik laki-laki maupun perem. Perempuan maksudnya. Catatan ini ingin mamboto ataupe mengetahui, "Biasi jolma bisa losok ?".
________________
PANGERTIANNA
________________
Menurut (Edy Zaqeus: 2008) Rasa malas sangape losok dalam BBA (Bahasa Batak Angkola) diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Masuk dalam keluarga besar rasa malas adalah menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban,dll.

Cukup jelas narohakku parnyataan nai ginjangi haran ni i nangkon pola dipajelasbe, baik dalam bahasa indonesia maupun bahasa bataknya, sekaligus sebagai gambaran bahwa tulisan inipun masih dipengaruhi losok juga.

Pendapat lain menyebutkan bahwa malas juga merupakan salah satu bentuk perilaku negatif yang merugikan. Pasalnya pengaruh malas ini cukup besar terhadap produktivitas. Karena malas, seseorang seringkali tidak produktif bahkan mengalami stag. Badan terasa lesu, semangat dan gairah menurun, ide pun tak mengalir. Akibatnya tidak ada kekuatan apapun yang membuat Anda bisa bekerja. Kalau dibiarkan saja, penyakit malas ini akan semakin ‘kronis’.
_____________________________________
TUJUAN DOHOT ALASAN HARUS JELAS
_____________________________________
Anggo narohakku, salah satu panYebab manusia menjadi malas adalah tidak jelasnya sesuatu mengapa harus diperbuat. Artina dison, jika si Butet dalam contoh di atas tidak mau kepasar bukan tidak mungkin disebabkan oleh ketidak pahamannya mengapa harus kepasar, mau ngapain disana, mengapa harus saya, lebih bagus tidur, dll.
Semua hal ini jika tanpa alasan dan tujuan yang jelas dapat menyebabkan si butet menjadi malas ke pasar.
_________________________
MOTIVASI YANG RENDAH
_________________________
Motivasi yang rendah ini memang ada hubungannya dengan tujuan dan alasan yang harus jelas. Karena tanpa hal ini motivasi seseorangpun bisa rendah. diubah. Menurut pakar psikologi yang menurut saya nangkon pola sidok goar mandokkon, "seseorang berperilaku malas terhadap pekerjaan atau suatu kegiatan disebabkan karena dia tidak memiliki motivasi yang kuat setiap kali mengerjakan sesuatu.

Seorang yang malas bekerja, motivasinya terhadap pekerjaan tersebut sangat rendah. Sikapnya terhadap pekerjaan itu cenderung negatif akibat persepsi yang diberikannya terhadap pekerjaan itu kurang baik. Ini lantaran sistem nilai yang ada dalam dirinya membuat dia berperilaku malas untuk melakukan pekerjaan itu. Sementara terhadap pekerjaan lainnya mungkin tidak begitu".
 ______________________________
KEBIASAAN DAN LINGKUNGAN
______________________________
Kebiasan dan lingkungan juga sangat besar pengaruhnya pada "Losok". Kita tentunya cukup sering mendengar istilah "Kecil teranjak-anjak, besar terbawa-bawa" artinya seseorang yang terbiasa losok roha dari kecil akan sangat besar pengaruhnya pada saat beliau dewasa. Kalaupun dapat dirobah akan sangat membutuhkan waktu yang lama setelah keberhasilan melakukan adaptasi misalnya pada lingkungan yang serba sibuk. Lingkungan juga sangat besar pengaruhnya.

Artinya mereka yang tingggal di lingkungan keluarga yang serba malas dapat mempengaruhi dirinya untuk malas. Begitu juga dari segi lingkungan tetangga ataupun lingkungan tempat kita bekerja. Jika hal ini tak dapat kita hindari bukan tidak mungkin pula akan mempengaruhi pekerjaan kita pada suatu saat.
_______________
KESIMPULAN
_______________
Kiranya uraian diatas telah memberi gambaran pada kita, bahwa losok itu tidaklah terjadi begitu saja. Tapi jelas-jelas ada penyebabnya. Karena itu, jika kita ingin untuk "Tidak Losok Roha Namangoluon" maka mari kembali kita pelajari penyebabnya, kita analisa hingga dapat menjadi guru. Dan jika sudah namanya guru, tentu dapat kita parguru.

Pendek hata, "Mari sama belajar untuk dapat menghindari losok roha namangoluon". Dengan menghindari losok roha, berarti kita telah menghilang satu penghalang untuk dapat lebih marsonang ni roha di hangoluanon. Wassalam. '
________________________________________________
Bayo Parlungun menyukai ini.

"ANAK KHASIAN"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Sekilas Pendapat Pada Masalah Prilaku)
___________________________________________________________
Para dongan ataupun kongsi, para ito ataupun iboto yang di bona pasogit ataupun di huta sihadaon ataupun di huta na leban, apa kabar ?. Mohon ijin, saya ingin buat status analisis isi pesan di malam jum'at ini dari salah satu Lagu Batak yang berjudul, "Anak Khasian". Cipt. Mayjenpol Soaloon Simatupang, Msc.
___________________________
 ALASAN ANALISIS ISI PESAN
____________________________
Lagu ini menarik bagi saya bukan saja karena aransemen musiknya atau karena penyanyinya, tapi inti pesan pada lagu tersebut menurut hemat saya cukup mendidik khususnya bagi anak perantau atau anak parjalang. Mengapa tidak....!
Berikut sepenggal syair pembukanya sebagai pernyataan dari seorang ibu pada anaknya:

 "Anak khasiankuuuuuuuuuuuu....sinuan tunaskuuuuu, ingot maaaaaa sudeeeeee naung salpuiiiiiiiiiii, di napa borhat ho tu rattoiiiiiiiiii. Hujalang tanganmi mancai gomos, huhut manetek ilu....."

Dongan atapun kongsi.....! memaknai kata, "anak hasian" sudah meberi gambaran adanya kasih sayang orang tua yang tulus apalagi dengan dukung tambahan, "sinuan tunas khu". Rasa-rasanya tergambar pula adanya sejenis harapan agar si anak tetap menjadi orang baik dimanapun berada. Berikut rincian harapan Orang tua tersebut :

UNANG SONGON SARINDAN
Seperti kita ketahui, sariddan adalah sejenis tumbuhan yang menompang pada tumbuhan lain dan cukup sering terlihat melampau batas dari pohon yang di tumpanginya. Indah syairnya dikatakan demikian, "...unangggg.......gggg songon sarindan di dakka-dakkaa.....aaaaaaa. Lomokpe bulung ni...iiiii idaon, manang jekkar peiiiiiiiiiiii......tatapon. Alaiiiiii....iii jangar idaaaaa...aaaaaa on doi tahe, marguru tu nadeba....aaaa. Sipata di haholongi dibaen sipata mandaoni, alai nung di putikkoni tahe, gabe laos dibolongggggggggggggggkon".

Adalah gambaran dari keinginan orang tua agar sianak dikehidupan ini menjadi orang yang berguna, dan jangan sombong serta jangan malu bertanya. Begitu juga dengan kasih sayang, hendaknya orang yang tahu membalas budi orang lain.

SAI ULAMA SI ULAONMU
Mendapat kerja yang terbaik di tanah perantauan memang harapan semua orang, tapi nasib manusia bisa berbeda-beda. Karena itu pekerjaanpun bisa berbeda-beda pula. Ada yang dengan mudah mendapatkannya dan ada pula yang cukup sulit. Terhadap semua ini orang tua berpesan, "Sai ulama si ulaonmu, ulang lalap beho mangihutkon akka paremani. Burjuhoma marpadot anakku. Martangiang/mando'a maho mangula sa sude ula onmu. Ingot damang nang dainangmon. Namar mudu-muduho saleleng on. Ulang lilu ho anak khasianku. Sai ulama na denggani". Mantap bukan ?

PAPOSMA NANG ROHAM
Untuk dapat berhasil ditanah perantauan bukanlah hal yang mudah, macam tantangan akan di hadapi dan terhadap hal ini orang tua berpesan, "Asa unang bemasa sisongoni, lului na diho dalan ni ngolumi. Paposma nang roham o tondikku.....". kata si ibu tersebut sekaligus sebagai pemotivasi hidup di tanah perantauan.

ULANG LUPA MARDO'A
Sebagai orang yang beragama, tetunya kita percaya bahwa campur tangan Allah Swt pada kehidupan kita sangat besar. Karena itu, selalulah ber doa, meinta pada yang maha kuasa agar keinginan kita dapat tercapai, "Molo sipata pe lomos namangganggu rohami, pasahat ma dirim tu Tuhani, ido haporusanmi". ninna para dongan ataupun kongsi.

KESIMPULAN
Lagu, "Anak Khasianku" adalah suatu lagu yang berisikan harapan-harapan orang tua pada anaknya di "Tanah Perantauan" agar menjadi orang yang baik, mau bekerja untuk mendapatkan perobahan hidup yang lebih baik, selalu bersabar, bersykur dan ber do'a dalam setiap usaha yang kita laksanakan.

Semoga kita paham akan lagu tersebut dan dapat pula memaknainya sebagai satu motivasi untuk mendapatkan aha nadirohattabe. Amin ya robbal alamin.(rfs)

Thursday, January 19, 2012

"MUDA KOTCING JOJONG TOPAR HAMU"

#SELAMAT PAGI TAPANULI# 
(Sekilas Pendapat Pada Masalah Prilaku) __________________________________________
Tentunya kita sepakat, ukuran sopan santun bagi laki-laki pada saat buang air kecil adalah duduk/singgang. Meskipun demikian dibeberapa tempat khususnya Tapanuli hal ini belum mendapat perhatian, karena itu tak jarang pula kita temukan tulisan yang bemberitahu dan memberimakna dilarang Kencing Berdiri.

Salah satu tulisan yang menyolok dalam perhatian saya adalah tulisan di wc/tempat mandi salah satu masjid di Tapsel. Di dingding wc masjid tersebut dituliskan, "Muda kotcing jojong topar hamu". Masalahnya beranikan anda menopar orang yang kotjing jojong tersebut.....??????

Selamat pagi dan selamat beraktifitas, dan jangan lupa rapatkan barisan/shap jika sholat jum'at telah tiba. Hahahahahaha.....(Status khusus 'tuk pejantan tangguh. mohon maaf sebelumnya, hanya pemikiran untuk kebaikan prilaku).
_______________________________________________________________
Suka · · Bagikan · 22 Desember 2011 pukul 13:11 Elsa Rachel Tiahahu Hasibuan, Soel Bahrie Siregar, dan Ucok Lay Rayy menyukai ini.

"G-U-T-G-U-T"

#SELAMAT PAGI TAPANULI# 
 (Sekilas Pendapat Pada Prilaku)
__________________________
Nagutgut gutgutan do halak hita" adalah istilah yang sering saya dengar dari halak hita. Hita dalam arti yang luas bisa jadi uda niba, anggi niba, kakak niba, tulang niba, uwa niba, oppung niba dst...termasuk diri niba.

Jika dalam teori mengambil suatu keputusan kita mengenal istilah "Induktif" yaitu suatu penarikan kesimpulan dari yang khusus ke yang umum maka dapat disimpulkan sude jolma na adong di tapanulian adalah gut-gut. Tapi benarkah demikian ? Hanya Allah yang maha mengetahui. "Sungguh hati kecil itu tak dapat mendustakan apa yang di lihatnya" sudah memberikan gambaran pada saya bahaso masalah hati kecil / gut-gut adalah urusan pribadi masing-masing orang. Karena itu sungguh tak bijaksana jika ada pernyataan "Nagutgut-gutgutan do halak hita" tanpa menyebut siapa pribadi yang dimaksud halak hita itu.

Para kaum muslimin dan muslimat, "Selamat pagi semua", semoga kita terhindar dari gut-gut ini dan menjadi orang yang good-goodddddddddddddd.....ddd... kakakakakaka ... kkkk... dan "Selamat Hari Ibu Juga, semoga kita orang-orang yang berbakti pada orang tuanya".  Enter...! Marputar dopalang.(rfs)
__________________________________________________________________
Suka · · Bagikan · 21 Desember 2011 pukul 13:21 Shaifullah Isman Nasution, Nita Erlina, Elsa Rachel Tiahahu Hasibuan dan 3 lainnya menyukai ini.

Wednesday, January 18, 2012

"T-U-L-D-U-K"

#SELAMAT SORE TAPANULI#
(Sekilas Pendapat Pada Alat Pendeteksi Kebohongan Made in Tapanuli) _______________________________________________________
Para kawan saparcolekan dimanapun berada ditano ni Tuhanon, nangkon pola manari-naribe di baen tulisanon langsung masongoni tu inti persoalanna ima, "Ampuh dehe alat/cara on dalam mendeteksi kebohongan" tanda tanya. Dan tanda tanya ini yang mau saya jawab lewat tulisan ini.
______________________________
 Pengertian na majo patujolona ate :
______________________________
Tulduk di pikiranku ima cara padomuhon/padogohon ujung ni jari-jari situmudu ni antara dua halak na sama-sama ingin mengetahui margabus sanga inda sada halak diparkataan nia sangape perbuatan nia.
__________
 Kiteriana :
___________
- Molo kadua ujung ni jari-jari i pasuo maka halak nai tes kebohongan nai "Inda Margabus".
- Molo kedua ujung jari-jari nai inda pasuo maka halak nai tes kebohongan nai, "Margabus".

Kawan sapar diskusian, seperti kita ketahui informasi sungguh banyak dapat dari internet, maka untuk menjawab pertanyaan diatas saya akan menguraikan hal-hal yang berhubungan dengan "Bahasa Tubuh" dan bahasa tubuh inilah yang akan kita hubungkan pada alat pendeteksi ke bohongan ini. Berikut beberapa kutipan :

- ...ter nyata pesan dan makna bisa disampaikan tanpa menggunakan kata-kata. Inilah yang disebut body language, alias bahasa tubuh yaitu gerakan tubuh, ekspresi dan lain-lain yang membuat kita mengerti makna yang dimaksudkan orang lain.
- ...Di sinilah ter lihat bahwa intonasi menyumbang/ berperan dalam pembentukan suatu makna. Bahkan intonasi bisa mengubah makna pembentukan suatu makna. Juga bisa mengubah makna secara drastis.
- Bahasa tubuh orang berbohong :

1. Menutup mulut dan berbatuk.
 Orang secara refleks menutup mulutnya saat berbohong. Berusaha menghentikan mulutnya untuk mengeluarkan kebohongan. Lain lagi jika lawan bicara kita menutup mulut, itu artinya dia pikir kita berbohong.

2. Menyentuh hidung.
 Menyentuh hidung sebagai bentuk ‘pelesetan’ dari menutup mulut yang menjauh menjadi ke bawah hidung secara halus.

3. Memalingkan pandangan.
 Orang yang berbohong selalu ingin memalingkan pandangan ke arah lain.

4. Peningkatan kedipan mata.
 Peningkatan kedipan mata sebagai bentuk rasa gugup dari seseorang yang berbohong.

5. Menggaruk leher.
Gerakan ini merupakan respon saraf- saraf di sekitar leher pada saat berbohong akan terasa gatal. Hata hitana :

6. Mangapus ulu, manutup baba, maniopniop igung, padao panaili, mundukunduk waktu disapai, tarmasuk inda bisa tigor jari situmudi muda sengaja di suru tigor/tulduk.
_______________
 Kesimpulan :
_______________
1. Memahami lebih mendalam tentang bahasa tubuh diatas maka saya berpendapat "TULDUK SEBAGAI ALAT PENDETEKSI KEBOHGONGAN MADE IN ANGKOLA TERNYATA CUKUP EFEKTIF DIGUNAKAN DALAM MENGETAHUI KEBOHONGAN SESEORANG" dengan syarat orang yang mentest kebohongan tersebut mengerti bahasa tubuh. Artinya dongan, bisa saja tetap kita pakai tulduk sebagai alat pendeteksi tapi bahasa tubuh yang lain yang jadi jawabannya.

2. Artinya juga dison , bagi na bia pe carana ibaen manuldukna anggo namargabus do iba lek natong mai pelgok/tetap tardapot . Sarupo muse maon dohot "MUDA PELGOK BERARTI MARGABUS".

3. Siapa bilang halak hitai tidak hebat, bukan tidak mungkin sebelum halak Cino mempelajari bahasa tubuh madung parjolo do halak hitai mampelajarina, makanya Jackychan mandokkon ....artinya tuntutlah ilmu itu walau kenegeri batak sekalipun"

Kakakakakakakaka......kkkkk.....palua tubaribaan. Enter...! ter. Bacabo..jempolbo...aso sonang roha ni oppui.(rfs)

Tuesday, January 17, 2012

"M-A-R-D-O-C-A-K"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Sekilas Pendapat Pada Masalah Prilaku)
_________________________________________________________________

     Mardocak adalah satu prilaku yang tak penulis ketahui halal atau makruh. Pendapat penulis perbuatan ini tidak terpuji yang sering dilaksana kan di daerah Tapanuli. Demikian pukulan pertama ni tulisanon dongan sapardiskusian.

      Pukulan keduana, Mencari persamaan istilah dengan bahasa Melayu sebagai asalmula Bahasa Indonesia agak susah karena itu penulis hanya memberikan gambaran dalam pengucapan ; Ck...eck.....ckk.....cikk.... (Lidah Seperti dijepit gigi dan air ludah seperti mau di telan). Inilah yang disebut dengan “MARDOCAK” Hahahaha...polamanahubotoi nimmu mattong ibot.

    Biasanya hal ini di lakukan orang yang penuh masalah dan sedang mencari penyelesaian masalahnya. Masalahnya, bagaimana memecahkan suatu masalah adalah masalah juga. Dan cukup sering masalah yang di kita sudah selesai ternyata masih bermasalah juga. Ne botul dongan-dongan ?.

Para dongan pargitar...! Jika kita melihat prilaku orang yang bermasalah ini dalam bentuk mardocak, mungkin yang seperti dibawah inilah orangnya :

- Tak punya uang karena malas “mardocak”
- Punya uang merasa tak cukup “mardocak”
- Punya rokok tak pu nya kopi “mardocak”. Punya kopi tak merokok “mardocak”.
- Istri malas “mardocak” Istri rajin “Mardocak”
- Istri pake rok mini  “mardocak”. Istri marbasaen “Mardocak” pula.
- Anak tak sekolah “mardocak”. Anak sekolah“Mardocak” juga.
- Tak dibantu orang “mardocak”. Dibantu orangpun “mardocak”
- Tetangga punya mobil “Mardocak” kitapunya Padati/ pedati “mardocak” juga.
- Sepatu baru, Baju baru “Mardocak” muse.
- Adong gandak niba mardocak, naongpe mardocak juo
- Bayar kredit “mardocak” Lunas juga “mar docak”
- Ikkayu lalat lasiak tuktuk “mardocak”. Juhut Jo “mardocak” juga.
- Bikin status mardocak, baca status orang "mardocak" juo. Nadabedabeh.

   Demikian gambarannya para cs, dan sedikit dilebih- lebihkan aso seru, muse ummomo mangingotna sekaligus manghindarina, harana "mardocak" on kadang natabo begeon. Halakdo namarmasalah jadi rodo dirasa dohot iba terbebani. Olo, botul doda katua kapala.

    Para dongan sabaya yang sudah jadi aya-aya maupun  uma-uma... kakakakakak ...uma-uma. Nahebat mai, adong donganta mandokkon, "Anggo namangolu goarna akkon marmasalahdo baru tabo. Halak naso adong masalahna jolma naso marulu nomai" ninna.

Anggo narohakku, botul doi dongan-dongan. Begitu pun mungkin baik bagi kita untuk saling mengingatkan agar melibatkan sabar, pikiran dingin, tetap tenang dalam menyelesaikan setiap masalah sehingga perbuatan "mardocakta" dihangoluanon, lebih bisa hita hindari sangape kurangi. Botima puang. Enter....Enter...Enter...Enterenterente...!.(rfs) Kakakakakaka..kkk....kkk.(rfs).
_________________________________________________________________
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork